Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pemberian Pakan Buatan Bersumber Protein Limbah Tahu dan Kepala Udang terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Suryaningrat, Ana; Koniyo, Yuniarti; Juliana, Juliana
The NIKe Journal VOLUME 12 ISSUE 2 | JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v12i2.26562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pemberian pakan yang bersumber protein limbah ampas tahu dan kepala udang terhadap pertumbuhan, hubungan panjang berat dan kelangsungan hidup benih ikan patin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan yaitu tingkat pemberian pakan A (3%) pakan komersil PF-1000 sebagai kontrol, B (5%), C (10%) dan D (15%) dari bobot biomassa ikan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian, hubungan panjang berat dan kelangsungan hidup, sedangkan parameter pendukung yaitu kualitas air meliputi suhu, pH dan kandungan oksigen terlarut. Analisis terhadap data pertumbuhan, hubungan panjang berat dan kelangsungan hidup menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan hubungan linear positif rendah terhadap pertumbuhan panjang, dengan panjang tertinggi dihasilkan pada perlakuan D (15%) sebesar 1,35 cm, hubungan linear negatif terhadap pertumbuhan berat dan pertumbuhan berat tertinggi dihasilkan pada perlakuan A (3%) sebesar 1,30 gram, kelangsungan hidup tertinggi dihasilkan pada perlakuan B (5%) sebesar 8,67% dan kelangsungan hidup terendah dihasilkan pada perlakuan A (3%) dan D (15%) sebesar 73,33%. Hubungan panjang berat benih ikan patin menghasilkan hubungan linear positif rendah dan pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik negatif (pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertumbuhan berat).
Identifikasi Infeksi WSSV (White Spot Syndrome Virus) Pada Udang Vaname (Litopaneus vannamei) Dengan Metode PCR (Polimarace Chain Reaction) Di Kecamatan Wanggarasi Abudi, Candra Perdana; Koniyo, Yuniarti; Suherman, Sutianto Pratama; Lamadi, Arafi
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2023): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2023 - Juli 2023)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v2i1.28

Abstract

This study aims to identify White Spot Syndrome Virus (WSSV) infection in vannamei shrimp ponds cultivated in Wanggarasi Sub-district, Pohuwato Regency, using the Polymerase Chain Reaction (PCR) test method. The method applies descriptive analysis method, observation method, and laboratory analysis. The results showed that after being detected by PCR from 4 sampling stations, stations 3 was detected positive (+) for moderate virus infection at stations 1, 2, and 4. The results of identification using the PCR (Polymerase Chain Reaction) method at the Fish Quarantine Station and Quality Assurance of Gorontalo Province, the white spot syndrome virus (WSSV) was not detected in vannamei shrimp, or negative (-) with clinical symtomps, namely; pale color, slow movement, leaning against the embankment, there is a light spot on the head, swimming on the surface.
Efektivitas Ekstrak Buah Belimbing Wuluh (Averhoa blimbi L) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Aeromonas hydrophila Pada Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Buda, Siti Nurinda; Koniyo, Yuniarti; Lamadi , Arafik
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2023): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2023 - Januari 2024)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v2i2.42

Abstract

This research aimed to determine the optimal concentration of wuluh star fruit extract in feed as an effort to prevent the growth of Aeromonas hydrophila bacteria in common carp. The study was conducted from may to june 2023. The treatments in this study consisted of different levels of wuluh star fruit extract in the feed, comprising five (5) levels:A = 0ml wuluh star fruit extract per kg of feed + injection of Aeromonas hydrophila (positive control = PC), B = 0ml wuluh star fruit extract per kg of feed ( nrgative control – NC), C = 10ml wuluh star fruit extract per kg of feed + injection of Aeromonas hydrophila, D = 15ml wuluh star fruit extract per kg of feed + injection of Aeromonas hydrophila, and E = 20ml wuluh star fruit extract per kg of feed + injection of Aeromonas hydrophila. Each treatment had three (3) replications. The common carp used was 10 cm in size, collected from a fish farm. The fish were kept in aquariums with a stocking density of 5 fish per aquarium. Prior to treatment, the fish were acclimated to the environment for 1 week. During acclimation, the fish were fed commercial pelletswith a protein content of 36% twice a day. ANOVA analysis results showed that the addition of wuluh star fruit extract significantly influenced the growth rete and survival rate of common carp, aiding in the recovery of common carp infected with Aeromonas hydrophila BACTERIA AND PREVENTING the growth of the bacteria. The optimal concentration of wuluh star fruit extract was 15ml per kg of feed to prevent the growth of Aeromonas hydrophila bacteria.
Wadah Budidaya Crab Ball pada Kedalaman yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kepiting Bakau (Scylla Sp) di Tambak Taiyeb, Moh Furqan M Dj; Koniyo, Yuniarti; Suherman, Sutianto Pratama
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2023): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2023 - Januari 2024)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v2i2.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peletakan wadah budidaya pada kedalaman yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau (Scylla sp). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai mei 2022. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan yaitu perlakuan A (permukaan tambak) dan perlakuan B (dasar tambak) dengan sepuluh kali ulangan, masing-masing wadah berisikan satu ekor kepiting bakau. Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan mutlak, sedangkan parameter pendukung yaitu kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH, dan DO.pengukuran pertumbuhan dilakukan pada setiap 10 hari. Analisis terhadap data pertumbuhan kepiting bakau menggunakan analisis uji T (Independent Sampel T Test). Kepiting bakau yang digunakan dalam penelitian ini berukuran 150-200 gr/ekor dan diberikan pakan ikan rucah sebanyak 5% pada Pagi Hari dan 5 hari pada Malam hari Selma penelitian. Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukan perbedaan pada pertumbuhan berat dan panjang, namun tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan lebar kepiting bakau (Scylla sp). Hasil pengamatan terbaik pada pertumbuhan kepiting bakau (Scylla sp) terdapat pada perlakuan A (Permukaan tambak) dengan nilai rata-rata berat 3,4 gr, panjang 0,11 cm, dan lebar 0,19 cm dan pertumbuhan terendah terdapat pada perlakuan B (dasar tambak) dengan nilai rata-rata berat 1,6 gr, panjang 0,17 cm, dan lebar 0,17 cm.
Pengaruh Pemberian Artemia Sp. yang Diperkaya Minyak Cumi dengan Dosis Berbeda dalam Meningkatkan Kelangsungan Hidup Larva Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Gumohung, Siti Amelia; Koniyo, Yuniarti; Lamadi, Arafik
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2024): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2024 - Juli 2024)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v3i1.72

Abstract

This study aims to determine the effect of giving Artemia sp. enriched with squid oil at different doses to increase the survival of vannamei shrimp larvae (Litopenaeus vannamei). This study is conducted using the experimental method. The test animals used are 600 v an a m ei shrimp larvae (Litopenaeus vannamei), with treatment A (Control), B (20 individuals/head), C(25 individuals/head), and D(30 individuals/head). The containers used are 12 pieces of styrofoam with a volume of 30 L, and each contains 50 vaname shrimp larvae (Litopenaeus vannamei). This study lasted for 30 days. Furthermore, the design used ni this study is a Completely Randomized Design (CRD) using Analysis of Variance (ANOVA). Further tests are carried out using the Least Significant Difference (BNT) test. The research findings indicate that the administration of Artemia sp. enriched with squid oil at varying doses significantly impacts the survival rates of vannamei shrimp larvae. Treatment D, with a dose of 30 individuals per larvae, exhibited the highest survival rate at 62%, whereas Treatments C, B, and A had lower survival rates of 54%, 49%, and 41%, respectively. Treatment D was considered the most effective in this study. These findings offer valuable insights for the development of more effective and efficient vannamei shrimp farming practices.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Keterampilan Usaha Olahan Hasil Perikanan Yuniarti Koniyo
Journal of Community Services on Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Community Services on Multidisciplinary Sciences
Publisher : Ahsan Mafaza Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah 1) Meningkatkan sikap peduli, empati mahasiswa terhadap kondisi perekonomian masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) dalam olahan hasil perikanan serta memberikan pelayanan keilmuan praktis dan bantuan teknologi riil yang sangat dibutuhkan masyarakat. 2) Mengembangkan semangat entrepreneurship dengan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah dan persoalan kelompok masyarakat dengan mengembangkan pola kemandirian usaha perikanan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) dalam olahan hasil perikanan. 3) berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bone Bolango. 4) melakukan pemberdayaan masyarakat dengan sentuhan ilmu dan teknologi bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan ekonomi lokal kelompok pengolah hasil perikanan. Metode yang diterapkan dalam kerangka pemberdayaan kelompok masyarakat pada program pengabdian adalah antara lain: kegiatan observasi, wawancara, focus group discussion (FGD), penyuluhan, pelatihan,pendampingan, pembimbingan, monitoring dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa capaian program utama dan program tambahan pengabdian di Desa Modelomo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango oleh semua mahasiswa peserta kegiatan pengabdian dapat dilaksanakan dan terealisasi 100% sesuai dengan rencana dan kesepakatan semua pihak termasuk aparat desa, masyarakat dan peneliti. Hasil evaluasi tingkat pemahaman tentang penguasaan materi pengabdian diperoleh hasil bahwa masyarakat sekitar 85 % terjadi peningkatan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang penerapan ilmu dan teknologi dalam pembuatan olahan hasil perikanan beruoa krupuk cakalang dan sosis ikan.
PELATIHAN PENULISAN JURNAL ILMIAH TERINDEKS SINTA DAN SCOPUS BAGI MAHASISWA JURUSAN BUDIDAYA PERAIRAN Taufiq Abdullah; Yuniarti Koniyo; Juliana, Juliana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9326

Abstract

Pelatihan penulisan jurnal ilmiah terindeks Sinta dan Scopus bagi mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah yang sesuai dengan standar publikasi internasional. Kegiatan ini diikuti oleh 70 mahasiswa dan dilaksanakan melalui video conference menggunakan platform Zoom Meeting. Materi pelatihan mencakup aspek teknis penulisan jurnal, seperti struktur artikel, penyusunan abstrak, tata cara pengelolaan referensi dengan Mendeley, serta proses submit dan review. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada setiap aspek penulisan jurnal ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis jurnal ilmiah, mempersiapkan mahasiswa untuk menulis artikel yang layak dipublikasikan di jurnal terindeks Sinta dan Scopus.
PENAMBAHAN LIMBAH CAIR TAHU PADA MEDIA WALNE UNTUK PERTUMBUHAN SPIRULINA SP Nur Jihan Fareranty Piu; Yuniarti Koniyo; Syamsuddin Syamsuddin
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 1 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i1.8

Abstract

Pakan  alami  merupakan  salah satu  faktor  penting  yang  mempengaruhi keberhasilan usaha budidaya ikan. Sebagian besar pakan alami ikan adalah plankton yaitu fitoplankton dan zooplankton. Kandungan zat gizi pakan alami sangat menentukan pertumbuhan larva yang dipelihara. Plankton sebagai jasad pakan alami merupakan sumber protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi larva yang dipelihara (Sukardi & Winanto 2011). Salah satu jenis fitoplankton adalah Spirulina sp. yang sering digunakan sebagai pakan alami bagi zooplankton, Rotifer, larva oyster, kerang mutiara, Abalone, udang, kakap, kerapu dan lainnya (Isnansetyo dan Kurniastuty, 1995). Spirulina sp. memiliki bentuk tubuh yang menyerupai benang yang merupakan rangkaian sel yang berbentuk silinder dengan dinding sel yang tipis, berdiameter 1-12 pm. Filamen Spirulina sp. hidup berdiri sendiri dan dapat bergerak bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah cair tahu pada media walne untuk pertumbuhan spirulina sp, serta mengetahui dosis terbaik pada media walne untuk pertumbuhan Spirulina sp. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Rancangan Percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 5 perlakuan  dan  3  kali  ulangan.  Perlakuan  yang  diberikan  1  ml/L  walne  dan ditambahkan dengan limbah cair tahu A (2.5%), B (3%), C (3.5%), D (4%) dan E(0%).  Hasil  analisis  ragam  (ANOVA)  menunjukkan  Penggunaan  penambahan limbah cair tahu pada media walne untuk pertumbuhan Spirulina sp. sangat berbeda nyata dan perlakuan yang terbaik didapatkan pada perlakuan E (0%) limbah cair tahu.
PENGARUH PERBANDINGAN PEMBERIAN TEPUNG WORTEL (Daucus corata L) DAN LABU KUNING (Cucurbita moschata D) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN KOI (Cyprinus carpio) Nasri Julaini; Yuniarti Koniyo; Mulis Mulis
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 1 No. 2 (2023): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v1i2.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pemberian tepung wortel dan labu kuning pada pakan buatan terhadap peningkatan kualitas warna ikan koi. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 3 kali ulangan. Perlakuan A =(100% Pelet), Perlakuan B =(85% pelet, 15% tepung wortel), Perlakuan C =(85% pelet, 15% tepung labu kuning), Perlakuan D =(70% pelet, 15% tepung wortel, 15% tepung labu kuning). Hasil penelitian menunjukan perlakuan D memberikan pengaruh terhadap peningkatan kecerahan warna ikan mas koi dengan nilai rata-rata sebesar 8.44, kemudian diikuti perlakuan B dengan nilai 7.69, perlakuan C dengan nilai 6.25, dan perlakuan A dengan nilai 5.14. Penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan tepung wortel dan tepung labu kuning dalam pakan berpengaruh terhadap warna ikan mas koi.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA KONSERVASI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA TABULO SELATAN KABUPATEN BOALEMO Mile, Lukman; Pasisingi, Nuralim; Koniyo, Yuniarti; Hamzah, Sri Nuryatin; Sulistijowati, Rieny; Naiu, Asri Silvana; ., Juliana; Harmain, Rita Marsuci
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.42023

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Tabulo Selatan Kabupaten Boalemo Kecamatan Mananggu, Boalemo, Provinsi Gorontalo dengan pertimbangan hasil survey penelitian dan permasalahan penanaman mangrove dan pengembangan pemanfaatan rumput laut. Warga setempat belum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang optimal akan pentingnya ekosistem mangrove dan pemanfaatan rumput laut. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Oktober tahun 2024 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat wilayah pesisir Desa Tabulo Selatan dan membantu mereka memaksimalkan potensi sumber daya lokal yang tersedia khususnya mangrove dan rumput laut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, sekaligus memberikan informasi yang relevan bagi pihak-pihak terkait. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi dan aktivitas penanaman bibit mangrove. Keterlibatan masyarakat dalam konservasi mangrove sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak pada kestabilan lingkungan pesisir. Dengan adanya peningkatan permukaan air laut dan frekuensi bencana alam yang lebih tinggi, keberadaan mangrove menjadi semakin krusial. Beberapa komunitas telah memulai inisiatif untuk menanam kembali mangrove, tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem ini. Kata kunci: Ekosistem, mangrove, Desa Tabulo. ABSTRACT Community service was conducted in South Tabulo Village, Mananggu District, Boalemo Regency, Gorontalo Province, based on the findings of research surveys addressing challenges in mangrove planting and the development of seaweed utilization. The local community has yet to acquire optimal knowledge and understanding of the critical role of mangrove ecosystems and the potential benefits of seaweed. Implemented in October 2024, these activities aimed to enhance the awareness of coastal communities in South Tabulo Village while assisting them in maximizing the sustainable use of local resources, particularly mangroves and seaweed. The initiative also sought to improve public understanding of the ecological functions of mangrove ecosystems in maintaining the sustainability of coastal environments and to provide valuable information for relevant stakeholders. The program was conducted in two phases: socialization and practical mangrove seedling planting. Community participation in mangrove conservation is essential, particularly in addressing the challenges of climate change, which significantly impacts coastal ecosystem stability. With rising sea levels and the increasing frequency of natural disasters, the preservation and restoration of mangroves have become more critical than ever. Several community-driven efforts to replant mangroves have emerged, aiming to mitigate existing environmental damage and foster greater awareness of the indispensable role these ecosystems play in coastal resilience and biodiversity conservation. Keywords: Ecosystem, mangrove, Tabulo Village