Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Perspektif Manusia terhadap Satwa Liar Macaca hecki Masuk ke Perkebunan Masyarakat, Kecamatan Taluditi, Pohuwato Gorontalo Frandika K. Toiyo; Muhammad Yusuf; Mohamad Zainudin Usman; Hasim Hasim; Mahludin H. Baruwadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6485

Abstract

Konflik antara manusia dan satwa liar khususnya spesies Macaca hecki, telah menjadi isu yang semakin mendesak di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Pohuwato, Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif masyarakat lokal terhadap keberadaan Macaca hecki dan mengidentifikasi penyebab serta dampak dari konflik yang terjadi akibat konversi hutan menjadi lahan pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) dengan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi hutan menyebabkan penyusutan habitat alami Macaca hecki yang mendorong satwa liar untuk mencari makanan di area perkebunan. Hal ini menimbulkan kerugian ekonomi bagi petani akibat kerusakan tanaman budidaya. Jarak antara lahan perkebunan dan hutan berpengaruh signifikan terhadap tingkat gangguan yang dialami oleh petani, di mana semakin dekat lahan dengan hutan, semakin tinggi tingkat gangguannya.Masyarakat menganggap Macaca hecki sebagai hama, Kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian habitat masih terhalang oleh kebutuhan ekonomi yang mendesak. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan pengelolaan satwa liar yang berkelanjutan.
Jasa Ekosistem Kawasan Perairan Teluk Tomini Desa Lamu yang Bernilai Ekonomi pada Sektor Pariwisata Fuad Pontoiyo; Ahmad Faqih; Muh. Arfah Syam; Ardiyanto Saleh Modjo; La Alio; Dewi Wahyuni K. Baderan; Ramli Utina; Hasim Hasim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.7165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai ekonomi jasa ekosistem kawasan perairan Teluk Tomini Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, yang berperan penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah Total Economic Value (TEV) , yang mencakup jasa penyedia, jasa pendukung, jasa budaya, dan nilai keanekaragaman hayati. Data diperoleh melalui survei langsung dengan metode Contingent Valuation Method (CVM) untuk analisis kesediaan membayar ( Willingness to Pay/WTP ) dan metode Travel Cost Method (TCM) untuk penilaian jasa kultural, serta data sekunder dari dokumen resmi dan studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan total nilai ekonomi kawasan mencapai Rp. 137.642.538,40 per tahun, yang didominasi oleh kontribusi jasa pendukung (33,88%), diikuti oleh jasa kultural (33,16%) dan jasa penyedia (32,96%) . Ekosistem mangrove berperan penting dalam menyediakan manfaat ekologi dan ekonomi, seperti tempat pembiakan, pencarian makan biota laut, dan potensi wisata berbasis alam. Kesimpulannya, perlindungan dan pengelolaan berbasis konservasi perlu diperkuat melalui pelibatan aktif masyarakat lokal dan integrasi nilai jasa ekosistem ke dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan strategi untuk mendukung keseimbangan ekonomi dan ekologi di kawasan perairan kawasan perairan Teluk Tomini Desa Lamu.
Modal Sosial Masyarakat Terhadap Jasa Ekosistem Ikan Cumi di Teluk Tomini: Studi Festival Sejuta Cumi Ardiyanto Saleh Modjo; Ahmad Faqih; Fuad Pontoiyo; Muh. Arfah Syam; La Alio; Dewi Wahyuni K. Baderan; Ramli Utina; Hasim Hasim
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7391

Abstract

Festival Sejuta Cumi di Desa Langgula, Kecamatan Batudaa Pantai, merupakan manifestasi modal sosial dalam mendukung pelestarian jasa ekosistem ikan cumi di Teluk Tomini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran nilai gotong royong, norma adat, dan etika tradisional dalam memperkuat keberlanjutan ekosistem dan hubungan sosial. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial masyarakat, yang terdiri dari partisipasi kolektif, kepatuhan terhadap tradisi, dan penghormatan budaya lokal, berkontribusi signifikan dalam menjaga ekosistem laut. Sebanyak 82% responden menyatakan festival ini meningkatkan kesadaran ekologis mereka, sementara 76% menyatakan hubungan sosial menjadi lebih erat, dan 65% merasakan dampak positif pada ekonomi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa Festival Sejuta Cumi tidak hanya menjadi alat budaya, tetapi juga media edukasi lingkungan yang efektif. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara tradisi lokal dan kebijakan modern untuk mencapai pelestarian ekosistem yang berkelanjutan.