Claim Missing Document
Check
Articles

Inventory of Fish Species of the Bagridae Family in the Siak River, Siak District, Riau Province Devi Dafiana; Roza Elvyra
Berkala Perikanan Terubuk Vol 51, No 3 (2023): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/terubuk.51.2.1907-1915

Abstract

Siak River is one of the main rivers in Riau Province which is a source of water for people living around it, both for household, fisheries, industrial and transportation purposes. In addition, the Siak River is also a habitat for various aquatic biota, one of which is fish species from the Bagridae family. This study aims to determine the number of fish species of the Bagridae family based on morphological characters in the waters of the Siak River, Riau Province. This research was conducted in December 2022-February 2023. The method used in this research is survey method. Identification of fish samples was carried out at the Zoology Laboratory, Department of Biology, Riau University. The results of the study found a total of 239 individuals from the Bagridae family consisting of 3 genus namely the genus Bagroides, Hemibagrus, Mystus, and 4 species namely Bagroides melapterus (29) individuals, Hemibagrus nemurus (143) individuals, Mystus nigriceps (55) individuals, and Mystus gulio (12) individuals. The most common Bagridae family fish species was Hemibagrus nemurus (60%), while the least common Bagridae family fish species was Mystus gulio (5%).
Morphometric Character Analysis Kryptopterus bicirrhis, Valenciennes 1840 in Kampar River, Langgam Village, Riau Province Widya Hidayana; Roza Elvyra; Feby Dwi Restuningsih
Berkala Perikanan Terubuk Vol 51, No 3 (2023): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/terubuk.51.1.1916-1924

Abstract

The study aims to possibility of using morphometric characters to see differences between male and female fish Kryptopterus bicirrhis in Kampar river. This research was conducted in November 2018 – Maret 2019 using the survey method. The number of samples obtained was 60 Kryptopterus bicirrhis 30 male fish had a total length 113-155 mm and 30 female fish had a total length range 130-170 mm. Kryptopterus bicirrhis have most of the growth satus of positive allometric in male and female. Relationship between the total length and morphometric characters shows very weak, weak medium, strong, and very strong.
Perkembangan gonad, fekunditas dan diameter telur Hemisilurus heterorhynchus, Bleeker 1854 di sungai paparan banjir, Desa Mentulik, Kampar Kiri, Riau Roza Elvyra; Febrian Lailatul Fitri; Yusfiati Yusfiati; Khairijon Khairijon; Imelda Wardani
Jurnal Biologi Udayana Vol 27 No 2 (2023): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2023.v27.i02.p04

Abstract

Sungai paparan banjir (floodplain river) merupakan salah satu ciri khas perairan tawar dari Provinsi Riau. Ikan Selais Bungkuk (Hemisilurus heterorhynchus) merupakan ikan air tawar yang bersifat demersal dan biasanya hidup di daerah tropis dengan sungai yang termasuk tipe sungai paparan banjir. H. heterorhynchussering ditangkap tanpa melihat ukuran sehingga ikan-ikan yang belum dewasa atau belum matang gonad juga ikut tertangkap. Apabila kondisi tersebut terus terjadi kemungkinan H. heterorhynchus akan mengalami penurunan populasi. Oleh sebab itu perlu adanya penelitian mengenai biologi reproduksi H. heterorhynchus untuk mengetahui perkembangan gonad, indeks kematangan gonad (IKG), diameter telur, fekunditas, hubungan fekunditas dengan panjang dan berat tubuh, musim pemijahan serta pola pemijahan ikan sehingga dapat dijadikan dasar upaya konservasi dan budidaya H. heterorhynchus. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober sampai bulan Maret di sungai Kampar Kiri. Ikan jantan dan betina matang gonad paling banyak ditemukan pada awal musim hujan di bulan Oktober dan November. IKG jantan tertinggi didapat pada bulan Oktober (0,24%) dan betina pada bulan November (2,80%).Fekunditas ikan H. heterorhynchus berkisar antara 6444-20654 butir. Pola pemijahan ikan H. heterorhynchus adalah sekali pemijahan dalam satu tahun (total spawner).
Pengembangan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Terpadu di Desa Libo Jaya, Kandis Fitmawati, Fitmawati; Elvyra, Roza; Anisa, Nur; Sinaga, Adinda Patricia Adelina; Hakim, Zalika Auliasari; Agustin, Hawa Merdika; Fajrin, Joane; Nurfadhila, Amanda
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v5i2.3067

Abstract

Purpose: The service carried out aims to increase the role of the community in Libo Jaya Village, Kandis District, Riau Province in managing an integrated and economically valuable environment. This is motivated by the growth of the agricultural and plantation sectors in Indonesia, especially in Riau Province, which is driven by the wealth of natural resources, especially through oil palm planting Methodology: This community service uses a combination of quantitative and qualitative approaches. Data was collected through surveys, interviews and participant observation to evaluate the program's impact on increasing community awareness and their involvement in environmental management efforts. Results: The results of the activities show that the ecoprint and ecoenzym Training Program has succeeded in increasing the role of society in environmental management. Through the application of environmentally friendly technologies such as ecoprint and ecoenzym, the people of Libo Jaya Village not only get economic benefits, but also become agents of change in preserving their environment. Conclusions: This activity has successfully enhanced the knowledge and skills of the local community. In line with community expectations, the level of public understanding of ecoprint and ecoenzyme has increased significantly by up to 55%. The achievements gained through this initiative mark a strong starting point for integrated and economical environmental management in a sustainable manner. Limitation: The number of participants in the service program was limited. This activity involved various elements of local society, especially housewives in Libo Jaya Village, Kandis District, Siak with a total participation of around 30 people. Contribution: This program also encourages collaboration between communities, local governments and the private sector in creating sustainable solutions to environmental problems.
Karakteristik Morfometrik Ikan Baung (Hemibagrus nemurus, Valenciennes 1840) Di Sungai Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Elviana, Mona; Elvyra, Roza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.7594

Abstract

Sungai Siak termasuk salah satu sungai terbesar yang berada di Provinsi Riau yang melewati empat Kabupaten dan satu wilayah kota. Ikan baung (Hemibagrus nemurus) termasuk salah satu jenis ikan air tawar asli Indonesia yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan dalam sektor budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfometrik, pola pertumbuhan dan nisbah karakter morfometrik Ikan baung yang berada di Sungai Siak, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 – Februari 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 120 ekor ikan dengan 60 ekor ikan jantan dan 60 ekor ikan betina di masing-masing lokasi penelitian. Hubungan panjang berat ikan baung di sungai Siak adalah allometrik positif dan negatif. Hasil penelitian ditemukan H. nemurus jantan di Kampung Langkai memilii kisaran panjang total 120-275 mm dan betina 110-245 mm, sedangkan kisaran H. nemurus jantan pada Kampung Buantan Besar 120-280 mm dan betina 120-350 mm. Hasil Uji t menunjukan terdapat satu karakter tidak berbeda nyata H. nemurus jantan di Kampung Langkai dan Buantan Besar yaitu karakter kedalaman batang ekor.  
Sosialisasi Tanaman Penurun Gula Darah Di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Radith Mahatma; Dyah Iriani; Yusfiati, Yusfiati; Nery Sofiyanti; Roza Elvyra; Fadel Nugraha
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.8055

Abstract

Negative impact of the development over time in the health aspect is the change in lifestyle or unhealthy dietary habits, particularly through the consuming of instant foods, which can trigger diabetes. Excessive sugar consumption can lead to increasing weight and blood sugar levels, and potentially cause type-2 diabetes (DM). The community of Koto Ringin Village has developed a family medicinal plant program (TOGA) as part of a strategy to improve community health. This program demonstrates proactive steps in addressing health challenges in Koto Ringin Village, both through disease management and community-based health initiatives like TOGA. The purpose of this community service is to improve the understanding of the PKK (Family Welfare Movement) members of Koto Ringin Village by educating them about plants that are useful for lowering blood sugar levels. This community service is also intended for transferring knowledge from the academic environment to the community at large, especially to the members of PKK Koto Ringin Village, Mempura District, Siak Regency, Riau Province. This activity was attended by 18 women from the PKK of Koto Ringin. The results of the activity showed that the participants’ knowledge improved from 41.1 to 90.0.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Alami Di Kelurahan Sumahilang Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru Iriani, Dyah; Sofiyanti, Nery; Elvyra, Roza; Chahyadi, Ennie; Arini, Arini
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 5 No. 2 (2021): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v5i2.3106

Abstract

Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus Corona telah menjadi permasalahan global, tidak terkecuali di Pekanbaru. Hampir seluruh lokasi di Pekanbaru telah terdampak akibat adanya pandemi Covid-19, salah satunya di Kelurahan Sumahilang, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru. Untuk mengatasi masalah Covid-19, pemerintah menghimbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Namun terkadang jika kita bepergian, tidak di semua tempat dan ruangan terdapat air dan sabun, maka hand sanitizer atau cairan antiseptik bisa menjadi alternatif untuk mencuci tangan yang bisa diandalkan. Alkohol sebagai komponen utama hand sanitizer, berfungsi sebagai antiseptik pada permukaan kulit. Alkohol pada pemakaian berulang menyebabkan kekeringan dan iritasi pada kulit. Agar penggunaan alkohol efektif tanpa menimbulkan dampak bagi penggunanya, maka perlu dilakukan inovasi produk antiseptik handsanitizer dengan menggunakan ekstrak tanaman yang mengandung sifat antibakteri. Ekstrak daun sirih dan jeruk nipis dapat memberikan solusi akibat yang ditimbulkan dari hand sanitizer yang menggunakan alkohol. Kegiatan Pelatihan Pembuatan Handsanitizer Alami di Kelurahan Sumahilang dilakukan pada hari Rabu 18 Agustus 2021. Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari ibu-ibu Posyandu dan PKK Kelurahan Sumahilang. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan peserta pelatihan mengenai pembuatan hand sanitizer alami meningkat dari 20% menjadi 85% Kata kunci: Covid-19, hand sanitizer alami, jeruk nipis, kelurahan Sumahilang, sirih
Seminar Kesehatan Mental dan Kaitannya terhadap Adiksi dan Dopamin Riryn Novianty; Elvyra, Roza; Amtarina, Rina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era modern menyebabkan teknologi semakin canggih dan mampu memanjakan masyarakat global terutama remaja, sebagai pengguna terbanyak, dapat memenuhi berbagai kebutuhannya melalui internet. Mereka dapat mencari berbagai informasi, bersosialisasi, hingga memenuhi kebutuhan hiburan dengan menggunakan fasilitas internet. Akan tetapi, penggunaan teknologi digital secara berlebihan dapat menimbulkan kesenangan instan dan berujung pada tingkat kecanduan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan produktivitas menurun. Para pemuda yang tergabung ke dalam Barisan Muda Riau mengaku sulit untuk menentukan skala prioritas dan menjadi kurang produktif dalam berbagai kegiatan organisasi maupun perkuliahan karena mulai kecanduan bermain game online, bersosial media, serta kegiatan adiksi lainnya. Oleh karena itu, tim pengabdian Universitas Riau yang melibatkan dosen-dosen yang ahli di bidang Biokimia, Kedokteran (Spesialis Kedokteran Jiwa), dan Biologi serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi, menginisiasi kegiatan seminar yang bertajuk “Kesehatan Mental yang berkaitan dengan Adiksi dan Dopamin”. Kegiatan ini melibatkan Barisan Muda Riau, yang diharapkan setelah dibekalkan ilmu terkait tips untuk membangun kebiasaan baik, para pemuda dapat emnjadi trendsetter bagi masyarakat.
Molecular characterization of Tapah fish (Wallago leerii, Bleeker 1851) from Riau Province based on Cytochrome b gen Elvyra, Roza; Nurasiah, Nurasiah; Batubara, Agung Setia
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.33161

Abstract

Tapah fish (Wallago leerii) is a fish with high economic value in Riau Province. Molecular research on W. leerii is very important to do. This study aims to determine the molecular characteristics of W. leerii from Riau Province based on the Cytochrome b gene. The universal primer Cytochrome b is used for the Polymerase Chain Reaction (PCR) process. The PCR result is a partial Cytochrome b gene with a length of 373 bp. Multiple alignments were performed on nucleotide sequences of the Cytochrome b gene of W. leerii from river of Tapung and Indragiri Riau with the cytochrome b gene of other fish from Genbank and analyzed using the MEGA program version 6.0. Phylogenetic construction using the Cytochrome b gene can distinguish W. leerii from river of Tapung and Indragiri Riau, with other species.Keywords:AlignmentsMolecularGenBank
Molecular characterization of Tapah fish (Wallago leerii, Bleeker 1851) from Riau Province based on Cytochrome b gen Elvyra, Roza; Nurasiah, Nurasiah; Batubara, Agung Setia
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.33161

Abstract

Tapah fish (Wallago leerii) is a fish with high economic value in Riau Province. Molecular research on W. leerii is very important to do. This study aims to determine the molecular characteristics of W. leerii from Riau Province based on the Cytochrome b gene. The universal primer Cytochrome b is used for the Polymerase Chain Reaction (PCR) process. The PCR result is a partial Cytochrome b gene with a length of 373 bp. Multiple alignments were performed on nucleotide sequences of the Cytochrome b gene of W. leerii from river of Tapung and Indragiri Riau with the cytochrome b gene of other fish from Genbank and analyzed using the MEGA program version 6.0. Phylogenetic construction using the Cytochrome b gene can distinguish W. leerii from river of Tapung and Indragiri Riau, with other species.Keywords:AlignmentsMolecularGenBank