Claim Missing Document
Check
Articles

Inventarisasi Jenis-Jenis Ikan Genus Pangasius Di Sungai Kampar Kiri Provinsi Riau Hermirita, Silvia; Elvyra, Roza
Biospecies Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v13i2.8560

Abstract

The available data and complete information regarding the species of fish from Pangasius in the waters of the Kampar Kiri River is still lack, therefore the research done about the inventory of the species on fish from Pangasius in the waters of Kampar Kiri River. This study aims the list fish from Pangasius in the waters of the Kampar Kiri River, Kampar regency, Riau Province. Fish samples were collected from local fishermen from December 2017 to December 2018. The fish samples were then identified at the Zoological Labolatory of the Biology Department, University of Riau. In this study, the result showed that the fishes from Pangasius found in the Kampar Kiri River consists patin getah (P. nasutus), patin putih (P. hypophthalmus), and patin keramba (P. pangasius).
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK IKAN BAUNG (Hemibagrus hoevenii, Bleeker 1846) DI DESA LANGGAM DAN TAMBAK, SUNGAI KAMPAR, PROVINSI RIAU: Morphometric Characteristics of Baung Fish (Hemibagrus hoevenii, Bleeker 1846) in Langgam and Tambak Village, Kampar River, Riau Province Firiola, Sezhianindi; Elvyra, Roza
Biospecies Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i2.12887

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan morfometrik ikan H. Hoevenii jantan dan betina di Desa Langgam dan Tambak Sungai Kampar menggunakan metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 60 ekor ikan jantan dan 60 ekor ikan betina di masing-masing lokasi penelitian. Ikan H. hoevenii jantan di desa Langgam memiliki kisaran panjang total 118-214 mm dan betina 129-223 mm sedangan kisaran H. hoeveniii jantan pada Desa Tambak 140-231 mm dan betina 130-270 mm. Hasil uji t menunjukkan terdapat beberapa perbedaan antar karakter H. hoevenii jantan dan betina di Desa Langgam dan Tambak yaitu karakter panjang standar, panjang predorsalm panjang preanal, panjang prepelvic, panjang prepectoral, panjang sirip adiposa, panjang duri pectoral, jaral setelah adiposa, lebar kepala, kedalaman kepala, dan diameter mata.
Molecular characterization of Tapah fish (Wallago leerii, Bleeker 1851) from Riau Province based on Cytochrome b gen Roza Elvyra; Nurasiah Nurasiah; Agung Setia Batubara
Depik Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.33161

Abstract

Tapah fish (Wallago leerii) is a fish with high economic value in Riau Province. Molecular research on W. leerii is very important to do. This study aims to determine the molecular characteristics of W. leerii from Riau Province based on the Cytochrome b gene. The universal primer Cytochrome b is used for the Polymerase Chain Reaction (PCR) process. The PCR result is a partial Cytochrome b gene with a length of 373 bp. Multiple alignments were performed on nucleotide sequences of the Cytochrome b gene of W. leerii from river of Tapung and Indragiri Riau with the cytochrome b gene of other fish from Genbank and analyzed using the MEGA program version 6.0. Phylogenetic construction using the Cytochrome b gene can distinguish W. leerii from river of Tapung and Indragiri Riau, with other species.Keywords:AlignmentsMolecularGenBank
STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN SUNGAI TANGKERANG, KECAMATAN BUKIT RAYA, KOTA PEKANBARU, PROVINSI RIAU Tifani Fadhila; Roza Elvyra
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 11 No. 2 (2026): Bioma : Juli - Desember 2026
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tangkerang merupakan anak sungai Sail yang rentan terjadi pencemaran, yang disebabkan oleh berbagai aktivitas penduduk di sekitar sungai. Berdasarkan kondisi itu, dilakukan pemantauan kualitas sungai menggunakan plankton yang peka terhadap perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas plankton sebagai bioindikator kualitas perairan Sungai Tangkerang. Pengambilan sampel plankton menggunakan metode purposive sampling. Sampel diambil di bagian hulu, tengah, dan hilir sungai, lalu dilakukan identifikasi dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan komposisi kelas terbanyak diperoleh kelas Cyanophyceae, Euglenophyceae, dan Chlorophyceae. Spesies dengan kelimpahan tertinggi adalah Oscillatoria sp. Kelimpahan yang didapatkan pada stasiun 1 sebesar 2.133 ind/L, stasiun 2 2.233 ind/L, dan stasiun 3 1.133 ind/L. Kelimpahan plankton di tiga stasiun tergolong dalam perairan oligotrofik hingga mesotrofik. Nilai keanekaragaman tertinggi didapatkan stasiun 1 dengan (1,77), sedangkan yang terendah pada stasiun 2 (0,77). Nilai keanekaragaman yang didapat menunjukkan bahwa Sungai Tangkerang tercemar sedang hingga berat. Nilai dominansi tertinggi terdapat pada stasiun 2 bernilai 0,63, sedangkan yang terendah 0,22 pada stasiun 2. Nilai keseragaman terendah bernilai 0,4 pada stasiun 2 dan yang tertinggi pada stasiun 3 dengan nilai 0,77.