Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MTsN BIREUEN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN ALAT PERAGA POMPA HIDROLIK SEDERHANA KONSEP TEKANAN Marnita Marnita
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa MTsN Bireuen disebabkan karena pelaksanaan pembelajaran fisika yang dilakukan oleh guru masih menggunakan metode ceramah serta jarang menggunakan alat peraga atau melakukan praktikum. Sehingga pembelajaran fisika masih dianggap sulit oleh peserta didik. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah, (2) aktivitas guru dan siswa, dan (3) respon siswa MTsN Bireuen melalui model pembelajaran berbasis masalah berbantuan alat peraga pompa hidrolik sederhana konsep tekanan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian PTK yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) analisis data ketuntasan belajar siswa terjadi peningkatan sebesar 27,03%, pada siklus I sebesar 62,16% dan siklus II sebesar 89,19%, (2) aktivitas guru meningkat dari 85,63% pada siklus I menjadi 95,42% pada siklus II, sedangkan dari pihak siswa meningkat dari 84,17% pada siklus I menjadi 93,33% pada siklus II, (3) respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan alat peraga pompa hidrolik sederhana tergolong sangat baik, dengan persentase angket respon yang menyatakan sangat setuju mencapai 96,22% dan 3,78% siswa menjawab setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berbantuan alat peraga pompa hidrolik sederhana dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa MTsN Bireuen pada konsep tekanan. Kata Kunci :  Berpikir kritis, Pembelajaran Berbasis Masalah, Pompa Hidrolik sederhana.
MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA POKOK BAHASAN KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS VII MTSN Marnita Marnita
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 5 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA pada hakekatnya adalah suatu pembelajaran yang lebih menuntut keaktifan siswa didalam kelas. Siswa diharapkan dapat menemukan sendiri suatu konsep yang sedang ditawarkan. Oleh karenanya untuk mengajarkan IPA diperlukan suatu model atau metode tertentu yang dapat mengaktifkan siswa didalam kelas. Salah satu model pembelajaran tersebut adalah Reflektif Learning. Dalam pembejaran Reflektif Learning siswa akan diajak untuk aktif dan kreatif dalam menemukan berbagai fakta ilmiah. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah “1). Apakah model pembelajaran Reflektif  Learning dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan penguasaan konsep siswa kelas VII MTsN pada pokok bahasan kalor dan perpindahannya ; (2). Bagaimanakah aktivitas guru dan siswa melalui penerapan model pembelajaran Reflektif Learning di MTsN Dewantara ; (3). Bagaimanakah respon siswa terhadap proses belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif Learning pada pokok bahasan kalor dan perpindahannya di MTsN Dewantara. Jenis penelitian ini adalah Class Room Action research. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN Dewantara yang berlangsung dari 26 Maret sampai tanggal 04 April 2015. Sedangkan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII1 yang berjumlah 22 orang. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah data hasil belajar siswa dan data hasil observasi (pengamatan). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa terjadi peningkatan keterampilan proses sain dan penguasan konsep siswa MTsN Dewantara kelas VII1 melalui penerapan model pembelajaran Reflektif Learning, aktivitas guru dan siswa juga meningkat pada setiap siklusnya, dan respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif learning sangat baik dan mereka sangat setuju untuk belajar dengan menggunakan model pembelaqjaran Reflektif Learning. Kata Kunci: Reflektif Learning, Keterampilan Proses Sains, dan Penguasaan Konsep
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA MELALUI MEDIA POWERPOINT BERBASIS PBL Marnita Marnita
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Rendahnya daya seram siswa terhadap proses belajar yang berlangsung di kelas menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini di sebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang tidak mampu menarik perhatian siswa.Adapun tujuan yang ingin di capai dalama penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan hasil belajar siswa, untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, dan untuk mengetahui respon siswa terhadap proses pembelajaran dengan media Powerpoint berbasis Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII₂ SMP Negeri 1 Gandapura yang berjumlah 20 siswa pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan melalui butir soal tesdan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) adanya peningkatan hasil belajar siswa pada materi kalor dan perpindahannya melalui media power point berbasis Problem Based Learning yaitu siklus I 60%, siklus II 80% dan siklus III 90%; 2) aktivitas guru pada siklus I 78,3%, siklus II 81,6% dan siklus III 93,3%, sedangkan aktivitas siswa pada siklus I 76,6%, siklus II 80,0% dan siklus III 90,0%; dan 3) hasil respon menunjukkan bahwa 80% siswa menyukai  proses pembelajaran dengan menggunakan media Powerpoint berbasis Problem based learning Kata Kunci: Problem based learning, Media Powerpoint, Kalor dan Perpindahannya.
Perspekti Kreativitas dalam Pendidikan Melalui Thinking Out Side The Box Marnita Marnita; M. Taufiq; Aan Komariah; Nur Aedi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10156

Abstract

Karya tulis ini adalah hasil review buku yang di tulis oleh John Adair dengan judul Decision Making and Problem Solving Strategies. Isi kajian buku ini mengungkapkan strategi pengambilan keputusan melalui metode Thinking Outside The Box. Berbagai kajian literatur yang dilakukan dalam artikel ini, memberi gambaran kepada penulis bahwa thinking outside the box dapat di terapkan dalam Pendidikan sebagai sebuah pendekatan dalam proses pembelajaran. Hal ini karena Thinking Outside The Box merupakan suatu pendekatan dengan mengedepankan kemampuan berpikir  kreatif dan menemukan solusi. Daya kreativitas tersenbut sangat tepat untuk menjawab kebutuhan peserta didik yang merupakan generasi Z untuk memasuki dunia kerja. Hasil literatur review dari berbagai artikel, menunjukkan bahwa (1). Konsep Thinking Outside The Box adalah salah satu konsep berpikir untuk pengambilan keputusan yang dapat diterapkan di dalam dunia Pendidikan, (2). Thinking Outside the box adalah pola berpikir kreativ yang di luar kebiasaan yang dapat menjadi salah satu konsep berpikir bagi siswa yang di siapkan untuk memasuki dunia kerja, (3). Sekolah dapat menggunakan metode ini sebagai salah satu pendekatan untuk mempersiapkan outcome yang siap bersaing secara global di dunia kerja
The Effectiveness of Elementary Teacher Digital Literacy Competence on Teacher Learning Management Marnita Marnita; Diding Nurdin; Eka Prihatin
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.602 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v4i1.444

Abstract

An educator or teacher must have adequate ability to use digital technology and communication tools to access, use, and even evaluate digital-based learning processes. This ability is referred to as the digital competence of a teacher in training his students to build new knowledge actively and creatively, which is very closely related to the lives of Generation Z who are active students today. The purpose of this study is to analyze the Digital Literacy Competence of Elementary School Teachers on Teacher Learning Management in Gandapura District. The sample in this study were elementary school teachers with thematic learning. The technique of data analysis through data reduction is by selecting every incoming data through observation, interviews, and documentation which are then summarized and selected according to the indicators needed. The findings of this study are that public elementary schools in Gandapura District have teachers who understand digitalization with low, medium, and high levels of understanding. So, it can be concluded that the digital competence of teachers has a good contribution to the development of effective and efficient teacher learning management. Teachers' digital literacy competencies can create student enthusiasm and harmony between teachers and students in the class on thematic lessons, especially science which is usually more difficult for students.
Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Kuliah IPBA Fatimah Fatimah; Marnita Marnita
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v14i1.25524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap kemmapuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah IPBA. Literasi digital sebagai bentuk inovasi pembelajaran dimana pada proses implementasinya memanfaatkan media pembelajaran digital yang terintegrasi dalam Learning Management System (LMS). Dalam hal ini media digital yang dikembangkan adalah berbentuk video pembelajaran animasi dan teori dalam bentuk modul pembelajaran yang diunggah pada LMS. Literasi digital ini diharapkan dapat menjadi solusi atau strategi pembelajaran yang dapat mengoptimalkan hasil belajar mahasiswa khusunya pada mata kuliah IPBA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dalam bentuk One Group Design pretest dan post test. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 mahasiswa yang ikut mata kuliah IPBA. Setelah data hasil tes terkumpul, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji t dengan derajat kebebasan untuk daftar distribusi t adalah (N-1 = 19) dan peluang (1-a) atau pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis tes rata-rata diperoleh bahwa thitung > ttabel yaitu 20,79 > 1,73, maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa literasi digital dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah IPBA di Universitas Almuslim.
Model Pembelajaran STEAM Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Peusangan Rosdiana Rosdiana; Marnita Marnita; Nanda Safarati
JEMAS : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September| Jurnal Edukasi Matematika dan Sains |
Publisher : Program studi Pendidikan Fiska

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa dengan menggunakan metode STEAM pada materi Gerak Lurus Berubah Beraturan kelas X SMA Negeri 2 Peusangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA5 berjumlah 25 orang siswa, semester ganjil tahun 2022/2023. Dari hasil tes siklus 1 diperoleh data siswa yang mendapatkan skor ≥ 65 adalah 64%, sedangkan pada siklus II diperoleh 92 %. Dari hasil tersebut terjadi peningkatan sebesar 28%. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I adalah 82,25% meningkat menjadi 95,3% pada siklus II. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I adalah 77,65% meningkat menjadi 93,8% pada siklus II termasuk ke dalam kategori sangat baik. Dengan demikian kriteria keberhasilan belajar dan proses pembelajaran siklus II sudah berhasil menggunakan model pembelajaran STEAM. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STEAM yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa pada materi Gerak Lurus Berubah Beraturan kelas X IPA5 SMA Negeri 2 Peusangan.
Pelatihan Penyelesaian Soal Matematika SD Berbasis Literasi dan Numerasi di Desa Bandar Bireuen Novianti Novianti; Siti Khaulah; Bulan Nuri; Friantiani Safitri; Marnita Marnita
Aceh Journal of Community Engagement (AJCE) Vol 1 No 2: Desember 2022
Publisher : LPPM Umuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ajce.v1i2.1718

Abstract

The low level of literacy and numeracy skills for elementary school students is something that deserves attention so that it can change the level of children's abilities to be better at strengthening literacy and numeracy. The purpose of this activity is to increase the learning interest of elementary school students from various levels related to literacy and numeracy skills. This activity was carried out in Bandar Bireuen Village by utilizing existing village facilities and places. In addition, the service team from the lecturers and students also brought and provided some reading materials and mathematics learning media that could be used as a reference for children while studying. This activity took place in an orderly manner, the children looked enthusiastic with innovative and fun learning methods so as not to make children get bored quickly in learning. The children's vacation time is utilized by useful activities which are continuously accompanied and facilitated by a team of lecturers and students from the Mathematics Education Study program Almuslim University.
Pelatihan Penyusunan Instrumen PTK dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru SD Kabupaten Bireuen Novianti Novianti; Siti Khaulah; Rahmi Rahmi; Marnita Marnita; Bulan Nuri
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v3i2.208

Abstract

Pengabdian ini dilakukan untuk dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun instrumen Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan mempu merancang pembelajaran PTK dengan sistematika hingga tahap refleksi dan evaluasi sehingga dpaat dilakukan perbaikan terhadap hasil yang kurang optimal pada tahap atau siklus selanjutnya. Pendekatan yang dilakuan pada kegiatan pengabdian ini adalah participant active learning dimana peserta ikut berpastisipasi dalam kegiatan pengabdian secara aktif. Jumlah peserta yag mengikuti adalah 20 orang yang terdiri dari beberapa perwakilan dari Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil Pengabdian dan proses evaluasi pada kegiatan ini diperoleh bahwa terjadi peningkatan kemampuan para guru dalam merancang intrumen PTK dan melaksanakan PTK yang sebenarnya secara sistematis dan hasil respon yang diperoleh juga dengan capaian respon yang sangat baik.
PENINGKATAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU MELALUI KEGIATAN PENGEMBANGAN BERKELANJUTAN GURU SMP NEGERI SE-KABUPATEN BIREUEN Marnita Marnita; Diding Nurdin; Eka Prihatin; Marwan Marwan
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i1.2419

Abstract

A community service activity in the form of continuous development for teachers were carried out to improve teacher learning management in the 21st century. Continuous Professional Development (PKB) is the development of teacher competency which is carried out according to needs, in stages, on an ongoing basis. The benefit of this community service for teachers is that it provides provisions for scientific development, especially managing teacher learning in the classroom. Meanwhile, students will receive better quality learning management and be able to generate student motivation to learn effectively. The method for implementing the activities was carried out in the form of a workshop for preparing 21st century skills-oriented learning tools. The number of participants in the activity was 120 participants, divided into three groups which were held from 14-20 December 2022. From the results of implementing this activity, it was found that: 1) this activity can improve the quality of junior high school teachers' learning, as seen through the results of designing learning tools and media teach teachers, and 2) teachers are enthusiastic about participating in the activity and based on the response questionnaire, 98% of teachers hope that this activity will be sustainable. The obstacle faced in this activity was the implementation time when the school was actively studying which caused the teacher's concentration to be distracted.