Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGGUNAAN ALAT PERAGA DALAM MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA NEGERI 1 SIBLAH KRUENG PADA MATERI GELOMBANG CAHAYA Yusrawati Yusrawati; Marnita Marnita
JEMAS : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 2 No. 2 (2021): September | Jurnal Edukasi Matematika dan Sains |
Publisher : Program studi Pendidikan Fiska

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan alat peraga dalam model Pembelajaran Sains Berbasis Keunggulan Lokal (PSBKL) untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa SMA Negeri 1 Siblah Krueng pada materi gelombang cahaya. Perumusan masalah dari skripsi ini adalah bagaimana peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng melalui penggunaan alat peraga dalam model pembelajaran sains berbasis keunggulan lokal pada materi gelombang cahaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng melalui penggunaan alat peraga dalam model pembelajaran sains berbasis keunggulan lokal pada materi gelombang cahaya. Hasil observasi yang dilakukan oleh 2 pengamat pada pelaksanaan aktivitas guru siklus I memperoleh persentase 74,4%, kemudian meningkat menjadi 99,2% pada siklus II. Sementara hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada siklus I memperoleh persentase 77,4% dan meningkat menjadi 97,5% pada siklus II. Hasil belajar terjadi peningkatan disetiap siklusnya yaitu pada siklus I diperoleh 61% dan siklus II diperoleh 91% mengalami peningkatan sebesar 30%. Respon siswa terhadap model pembelajaran Sains Berbasis Keunggulan Lokal (PSBKL) dengan penggunaan alat peraga tergolong sangat baik yaitu dengan perolehan persentase sebesar 91,7%.
Pengembangan Umkm Di Era Masyarakat Digitalisasi Syarifah Maihani; T.M. Nur; Yusrawati Yusrawati
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i2.7518

Abstract

Abstrak-- Era masyarakat 5.0 adalah era di mana individu ditempatkan sebagai pusat dan teknologi berfungsi sebagai fondasi untuk menangani masalah global. Era ini berkaitan dengan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kemanusiaan. Manfaat proses digitalisasi bagi pengelola UMKM adalah hasil terukur, tidak dibatasi oleh geografi, dan waktu, biaya lebih rendah, meningkatkan komunikasi dua arah, dapat menjangkau pengunjung lebih luas. UMKM memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Implementasi pada proses digitalisasi UMKM memiliki kompleksitas, hambatan, dan risiko yang perlu diperhatikan dengan serius. Kegagalan dalam penerapan digitalisasi berdampak merugikan. Hal ini karena, UMKM membutuhkan investasi yang signifikan dalam sumber daya dan kompetensi. Karenanya, penelitian ini mengidentifikasi strategi digitalisasi yang tepat dan mengetahui faktor yang mempengaruhinya untuk meminimalkan risiko kegagalan dan meraih keberhasilan. Pada penelitian ini digunakan tinjauan literatur review dengan mengaplikasikan teori Kitchenham Charters (2007). Hasil penelitian, memberikan rekomendasi strategi digitalisasi kepada UMKM yang menginginkan digitalisasi dengan tingkat keberhasilan tinggi di era masyarakat 5.0, yaitu dengan penerapan konsep Green Economy. Diketahui juga berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi strategi digitalisasi UMKM. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut dan menerapkan strategi digitalisasi yang sesuai kondisi, UMKM dapat meraih keberhasilan dalam menghadapi digitalisasi di era masyarakat 5.0 yang semakin maju dan kompetitif.Kata kunci: Strategi, Digitalisasi, UMKM. Abstract-- The era of Society 5.0 is an era where individuals are placed at the center and technology serves as the foundation for addressing global issues. This era is concerned with the balance between technological progress and humanity. The benefits of the digitization process for MSME managers are measurable results, not limited by geography, and time, lower costs, improved two-way communication, can reach a wider audience. MSMEs have an important and strategic role in national economic development. Implementation of the MSME digitalization process has complexities, obstacles, and risks that need to be taken seriously. Failure to implement digitalization has a detrimental impact. This is because MSMEs require significant investment in resources and competencies. Therefore, this study identifies appropriate digitalization strategies and the factors that influence them to minimize the risk of failure and achieve success. This study used a literature review by applying Kitchenham Charters's (2007) theory. The results of the study provide recommendations for digitalization strategies for MSMEs that want digitalization with a high success rate in the era of society 5.0, namely by applying the Green Economy concept. It is also known that various internal and external factors can affect the digitalization strategy of MSMEs. By paying attention to these factors and implementing a digitalization strategy that suits the conditions, MSMEs can.Keywords: Strategy, Digitalization, MSME
The Impact Of Lifestyle And Product Attractiveness On Purchasing Decisions Aceh SMEs Coffee Products Yusrawati; Syarifah Maihani; Saputra, Al Mahfud; Emi Safrina; Sri Murniyanti
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 6 (2024): December 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i6.3264

Abstract

This study aims to examine the purchasing decision factors of Small and Medium Enterprise (SMEs) coffee products in Bireun Regency, Aceh, Indonesia. Lifestyle and Product Attractiveness were tested as key predictors. Meanwhile, consumer attitudes as mediation. We approached as many as 500 coffee-loving youths to be sampled. However, 200 of them finally responded. Furthermore, the data was analyzed using the Structural Equation Modeling (AMOS-SEM) method. Based on the test results, lifestyle markedly has a positive and significant impact on attitudes, thus leading to purchasing decisions. Product attractiveness is known to have a significant impact on attitudes but cannot significantly impact purchasing decisions. Consumer attitudes are a link in influencing the lifestyle and attractiveness of local coffee products. Finally, it can be stated that the decision to purchase local coffee products has become the lifestyle of Acehnese youth today young people and the attractiveness of innovative products will help coffee SMEs players increase sales.
Optimalisasi Prinsip Good Governance Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Di Kabupaten Bireuen Ernalis, Fitri; Jahidin, Taufik; Yusrawati, Yusrawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15764

Abstract

Konsep good governance memiliki peranan yang krusial dalam menciptakan pemerintahan daerah yang efektif, efisien, dan mandiri, terutama dalam bidang administrasi kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bireuen berusaha keras untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance, namun masih dihadapkan pada berbagai tantangan yang menghambat optimalisasi pelayanan publik. Tantangan tersebut mencakup kinerja aparatur birokrasi yang belum sepenuhnya optimal, kurangnya transparansi dan akuntabilitas, serta birokrasi yang berbelit-belit, yang semua ini mengakibatkan masyarakat merasa terhambat dalam memenuhi kebutuhan administratif mereka. Selain itu, rendahnya partisipasi masyarakat dan sektor swasta dalam pembuatan kebijakan serta evaluasi program menciptakan kesenjangan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, yang seringkali mengakibatkan kebijakan yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan analisis berlandaskan pada prinsip good governance menurut Lembaga Administrasi Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik, khususnya dalam pembuatan e-KTP, masih belum berjalan optimal. Hal ini terlihat dari kesenjangan antara kebijakan yang ditetapkan dan realitas di lapangan, di mana masyarakat masih menghadapi berbagai hambatan dalam mendapatkan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, penting bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, meningkatkan keterlibatan masyarakat, dan memastikan bahwa prinsip-prinsip good governance diterapkan secara konsisten untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan rakyat
Program Pengembangan Kompetensi Entrepreneurship bagi Generasi Muda Putus Sekolah Menuju Kemandirian Finansial (Fokus Pada Anak Muda Putus Sekolah) Syarifah Maihani; Yusrawati; Azhar, Rossy; Zahraini; Safrina, Emi; Rizki, Fina
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rambideun : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v8i1.3221

Abstract

The improvementt of entrepreneurship competency is an initiative to empower the young generation of school dropouts to achieve financial independence through entrepreneurship. This program is motivated by the high dropout rate in Indonesia due to family economic constraints. The main objective of this community service activity is to equip participants with practical entrepreneurial knowledge and skills, as well as develop an innovative entrepreneurial mindset. The method of implementing activities was in the form of intensive training, business mentoring, and the formation of weekly discussion groups. A total of 50 young school dropouts participated in this activity. The provided materials included the basics of entrepreneurship, financial management, digital marketing, and product development. This program provides access to initial capital through a partnership scheme with microfinance institutions. The results achieved were the formation of 10 small business groups, the birth of 15 young entrepreneurs who started businesses, and the creation of a support system network between participants. This program contributes to reducing unemployment among young school dropouts and improving the socio-economic status of participant families. Sustainability is carried out through a continuous mentoring system and periodic evaluation to ensure the development of participants' businesses.
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe Nurhayati1, Nurhayati; Yusrawati, Yusrawati; Safrina, Emi; Zahraini, Zahraini; Iskandar, Umar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan perbankan syariah yang semakin kompetitif di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe, di mana pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh untuk memastikan representasi data yang akurat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, studi dokumen, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Sebelum data dianalisis, dilakukan uji kualitas data yang meliputi uji validitas dan reliabilitas guna memastikan instrumen penelitian konsisten dan akurat. Metode analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda, uji F (simultan), uji T (parsial), serta uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, hasil uji T membuktikan bahwa masing-masing variabel independen, yaitu motivasi dan disiplin kerja, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan capaian kerja individu, sehingga seluruh hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh nilai R Square sebesar 0,532 atau 53,2%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel motivasi dan disiplin memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan, sementara sisanya sebesar 46,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam model ini. Implikasi dari penelitian ini menyarankan manajemen bank untuk terus memperkuat sistem penghargaan dan ketegasan regulasi internal guna menjaga performa organisasi.