Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Google Sebagai Media Penunjang Pembelajaran Bagi Guru Sman 4 Bantaeng Ibandong, Ibandong; Rauf, Reski Febyanti; Rivai, Andi Alamsyah; Rahman, Khaidir; Rivai, Andi Muhammad
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v3i3.63307

Abstract

Abstrak. Pelatihan di SMAN 4 Bantaeng didasari oleh proses pembelajaran daring yang belum terlaksana secara optimal disebabkan oleh kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran maupun aplikasi digital yang mendukung proses pembelajaran daring. Selain itu, adanya kemauan dari guru belum mampu memaksimalkan proses belajar karena perlunya pendampingan langsung. Oleh karena itu, guru sangat membutuhkan pelatihan dan pendampingan khususnya dalam penggunaan aplikasi sebagai media penunjang proses pembelajaran. Adapun tahapan kegiatan meliputi pelaksanaan observasi dan pemetaan awal, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengisian instrumen pre-test post-test, dan dokumentasi dengan metode analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis statitstik menggunakan aplikasi SPSS. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta. Pendampingan yang dilakukan selama pelatihan dapat membantu peserta dalam menggunakan aplikasi Google secara optimal.    Kata kunci: Aplikasi Google, Media Penunjang, Pembelajaran Daring, Pendampingan
Analisis Kebisingan dan Getaran Mekanis Pengoperasian Mesin Pemipil Jagung pada Kelompok Tani Balagana Amalia, Sri Yeli; Jamaluddin, Jamaluddin; Rauf, Reski Febyanti
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 10 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v10i2.4641

Abstract

Mechanical shelling is by using a corn sheller machine. Where the use of a corn sheller machine produces sounds and vibrations that cause discomfort to the operator. This study aims to analyze the mechanical noise and vibration of the operation of the corn sheller machine at the Balagana Farmers Group. The research method uses an experimental approach, with descriptive data representation in the form of tables and graphs.. The resulting data is primary data. Observation parameters used in this study were noise and vibration. The results showed that the noise level of the corn sheller machine without load at a height of 120 cm obtained a noise level of 98-104.5 dB and at a height of 150 cm the noise level was 97.5-104.5 dB exceeding the NAB (>85 dB SNI). The noise level of the corn sheller machine with a load at a height of 120 cm obtained a noise level of 112.5-119.5 dB and at a height of 150 cm, namely 112-119.5 dB exceeding the NAB (>85 dB SNI). The mechanical vibration level of the corn sheller machine which was carried out at three measurement points was obtained on the machine floor of 5.1 m/s2, the medium vibration level on the upper operator floor was 3.1 m/s2 and the lowest vibration on the lower operator floor was 1.5 m /s2 is below NAV (<6 m/s2).
PKM Kelompok Usaha Ayam Broiler “Peternakan Ayam PATMA” Di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare Retyana Wahrini; Reski Febyanti Rauf; Ninik Rahayu Ashadi
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): Community Empowerment and Services
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/engagement.v2i4.40

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh UKM Peternakan Ayam Patma berkaitan dengan faktor-faktor produksi yang dapat menimbulkan resiko kerugian seperti pemberian pakan, tenaga kerja serta pemasarannya. Selama ini terdapat keluhan dari pekerja dimana pekerja harus membawa ember besar yang berisi pakan yang menyebabkan pekerjaan mengalami keterlambatan dalam pemberian pakan yang menyebabkan kematian pada ayam broiler. Permasalahan lainnya terjadi dimana ayam harus diangkut dengan tangan saat panen tiba menuju tempat penimbangan sebelum dijual yang mengakibatkan kelelahan terhadap pekerja dan juga dapat mengakibatkan guncangan pada ayam broiler sehingga kurang fit saat dijual sehingga dapat menimbulkan kematian terhadap ayam broiler sebelum dijual. Permasalahan lainnya adalah dari segi pemasaran. Pemasaran ayam broiler di Peternakan Ayam Patma selama ini masih mengandalkan pesanan dari tetangga yang membutuhkan daging ayam segar dan juga membuka lapak dipinggiran jalan untuk menarik konsumen dalam mengkonsumsi ayam broiler. Sistem pemasaran mitra sangat bergantung pada pesanan dari tetangga, kerabat dan informasi dari mulut kemulut. Adapun solusi dari beberapa permasalahan tersebut adalah membuat alat bantu Manual Material Handling (MMH) berupa sebuah tempat pakan ayam menggunakan rell yang berfungsi meringankan pekerjaan dalam pemberian pakan dan mempermudah pengangkutan ayam broiler saat panen. Sedangkan dalam segi pemasarannya solusi yang kami tawarkan berupa penjualan ayam broiler melalui situs website dan sosial media yang bertujuan untuk memudahkan proses penjualan ayam broiler sehingga peternak tidak lagi menjual di lapak pinggir jalan dalam memasarkan ayam broiler yang telah dipanen. Berdasarkan dari solusi yang ditawarkan, maka target luaran adalah penambahan aset mitra berupa 1 unit alat Manual Material Handling (MMH) berupa sebuah tempat pakan ayam menggunakan rel yang berfungsi meringankan pekerjaan dalam memberikan pakan dan mempermudah pengangkutan ayam broiler saat panen serta toko online berupa website. Kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya: (1) observasi, (2) tahap rancang bangun, (3) desain alat, (4) pembekalan mitra, (5) pelatihan mitra
MANAJEMEN PASCAPANEN RUMPUT LAUT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI PETANI DI DESA SANROBONE KABUPATEN TAKALAR Rauf, Reski Febyanti; Rivai, Andi Alamsyah; Jamaluddin; Ibandong; Rivai, Andi Muhammad
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v2i1.924

Abstract

Tantangan bagi negara penghasil dan pengekspor rumput laut adalah berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas rumput laut. Di sisi lain, pemahaman petani mengenai peran penanganan pascapanen terhadap kualitas rumput laut yang berdampak pada peningkatan ekonomi masih dinilai rendah. Penyuluhan tentang manajemen pascapanen perlu dilakukan untuk mengedukasi masyarakat khususnya pembudidaya rumput laut agar memahami pentingnya penerapan pascapanen untuk meningkatkan nilai jual dan mempertahankan kualitas. Untuk mengukur tingkat keberhasilan program maka dilakukan pengumpulan data melalui observasi dan pemberian pre-test post-test. Selanjutnya metode deskriptif analisis digunakan dalam menganalisis data hasil evaluasi pelaksanaan program kegiatan. Kegiatan penyuluhan manajemen pascapanen rumput laut sebagai upaya peningkatan ekonomi petani di Desa Sanrobone Kabupaten Takalar tergolong kegiatan yang efektif. Peserta mempelajari materi yang baru dan berdampak pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang manajemen rumput laut.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERBAHAN BAKU LIMBAH PERTANIAN DAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA BATULAYA KABUPATEN TINAMBUNG SULAWESI BARAT Putra, Reski Praja; Indrayani; Sukainah, Andi; Nur Rahmah; Rivai, Andi Alamsyah; Lestari, Nunik; Rauf, Reski Febyanti
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v2i1.927

Abstract

Desa Batulaya dapat ditemukan di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar di provinsi Sulawesi Barat. Tahap pertama yang dilakukan untuk melakukan kerjasama dengan mitra adalah tahap observasi. Diketahui bahwa pertanian dan peternakan merupakan mata pencaharian utama mereka. Selama bertani, penggunaan pupuk merupakan salah satu masalah yang dikeluhkan oleh mitra. Hasil diskusi yang dilakukan selama proses observasi menunjukkan mitra sangat antusias ingin mengetahui pembuatan pupuk alternatif yang cukup murah serta dapat memperbaiki tekstur tanah dan menghasilkan hasil panen yang optimal. Produksi pupuk organik yang diolah dari limbah hasil pertanian lokal dan limbah organik rumah tangga merupakan jawaban atas kesulitan yang dihadirkan dalam proyek pengabdian masyarakat ini. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan dan pemberian materi, demonstrasi, serta pendampingan dan evaluasi. Pembuatan pupuk organik dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bersumber dari bahan-bahan yang mudah diperoleh di Desa Batulaya, terdiri dari batang pisang, buah dan sayuran busuk, makanan sisa, jerami padi, daun gamal, daun lamtoro, kotoran sapi, dan air cucian beras. Sumber karbon sederhana yang digunakan adalah larutan gula merah yang telah diencerkan dengan memanfaatkan effective microorganism 4 (EM4) sebagai biokultivator. Metode yang dilakukan yaitu fermentasi anaerob secara mikroaerofilik menggunakan terpal atau ember sebagai wadah fermentasi. Proses fermentasi dilakukan selama 2 minggu. Berdasarkan evaluasi, peserta kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Batulaya mampu secara mandiri melakukan proses pembuatan pupuk organik berbasis limbah pertanian dan limbah organik rumah tangga dengan memanfaatkan EM4 sebagai biokultivator. Pupuk organik yang dihasilkan berwarna kehitaman dengan aroma yang menyerupai khas tanah.
Pemanfaatan Tanaman Refugia untuk Mengendalikan Hama Tanaman Padi di Desa Simbang Kabupaten Maros Mustarin, Amirah; Rauf, Reski Febyanti; Patang; Wiharto, Muhammad; Asrijal
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v1i3.606

Abstract

PKM utilization of refugia plants to control paddy pests is a simple technology implemented to answer the problem of difficulties in controlling pests without the use of pesticides in Maros Regency. The utilization of refugia plants in ecological engineering is a crucial component of integrated pest control (IPM) technology. Its primary objective is to establish a biological balance between pests and natural enemies, ensuring that pest populations remain below the economic threshold. Habitat engineering, achieved through the strategic planting of refugia in paddy fields, offers spatial and/or temporal shelter for natural enemies, such as predators and parasitoids. Additionally, it supports various components of biotic interactions in ecosystems, including vital pollinators. Furthermore, certain refugia plants possess the potential to serve as effective biological agents for controlling pests in paddy plants. The resulting products consist of knowledge regarding integrated pest control (IPM) and refugia planting in paddy fields. This PKM (Community Service Program) is carried out in two stages, namely the training stage, which lasts for one day, and the practical stage involving farmer groups and assistance. Zinnia flowers and kenikir flowers are types of refugia plants that were introduced to the partner group in Simbang Village, Maros Regency. The use of kenikir plants and ziinia plants in paddy fields is proven to minimize the use of synthetic pesticides. A group of partners will conduct rice planting with refugia plant pest control, starting with the cultivation of refugia plants to meet the needs of farmer groups.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMK Pembangunan Pertanian Negeri Rea Timur Rivai, Andi Alamsyah; Jamaluddin, Jamaluddin; Rauf, Reski Febyanti; Rivai, Andi Muhammad; R., Mantasiah
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i1.73919

Abstract

Abstrak. Peranan guru dalam menghadapi tantangan dan peluang era 4.0 dituntut untuk menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan, sehingga guru secara profesional siap melayani peserta didik dari generasi milenial dalam hal pedagogi, keterampilan digital, literasi dasar, literasi teknologi, literasi manusia, pendidikan karakter, dan kemampuan bertahan hidup. Dalam proses belajar, siswa mudah bosan dan sulit menyerap materi yang diajarkan oleh guru. Selain itu, aplikasi sebagai media penunjang belajar juga tidak dimanfaatkan oleh guru dengan alasan keterbatasan informasi dan fasilitas. Oleh karena itu, pelatihan media pembelajaran untuk meningkatkan profesionalisme guru dilaksanakan khususnya di SMK-Pembangunan Pertanian Negeri Rea Timur. Adapun bentuk pendekatannya menerapkan metode partisipasi kelompok mitra yang meliputi observasi, sosialisasi, praktik, konsultasi, pendampingan, dan evaluasi. Data hasil pengisian angket dan instumen pre-test post-test, maupun informasi terkait wawancara dan dokumentasi dikumpulkan untuk dilakukan analisis dengan metode deskriptif, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan media pembelajaran berbasis teknologi digital efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta sebesar 82,5%. Peserta memperoleh manfaat dari pelaksanaan kegiatan pelatihan media pembelajaran.    Kata kunci: Media, Pelatihan, Pendampingan, Profesionalisme Guru, Teknologi
Peningkatan Pemahaman Guru mengenai Penerapan Model Pembelajaran Inovatif di Sulawesi Barat R., Mantasiah; Rivai, Andi Alamsyah; Rauf, Reski Febyanti; Rivai, Andi Muhammad; Rivai, Andi Tenri Ola
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i2.56391

Abstract

Abstrak. Strategi pembelajaran yang didasarkan pada pembelajaran inovatif dapat menghasilkan pendidikan inovatif yang kreatif. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan pelatihan untuk peningkatan pemahaman guru mengenai penerapan model pembelajaran inovatif di Sulawesi Barat. Pendekatan yang dipersonalisasi digunakan selama proses pelatihan. Selama pelatihan, pendekatan ceramah, diskusi, praktik, dan bimbingan digunakan untuk memberikan pemahaman mengenai model pembelajaran inovatif kepada pesera. Setelah mengiktui pelatihan ini, pemahaman guru meningkat secara signifikan, yaitu sebesar 83 persen. Guru telah memahami dengan baik mengenai model pembelajaran inovatif dan dapat menerapkannya di kelas mereka masing-masing. Guru menganngap bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan profesionalitas mereka dan pemkembangan peserta didik mereka. Kata kunci: inovatif, pelatihan, guru, project based learning, Sulawesi Barat
Pelatihan Pemanfatan Limbah Pertanian Dan Limbah Kotoran Kambing Menjadi Produk Kompos Di Desa Bonde Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat Novitasari, Ervi; Rahman, Khaidir; Putra, Reski Praja; Rivai, Andi Alamsyah; Rauf, Reski Febyanti
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue No. 2: January 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v1i2.20247

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Bonde Utara, Kecematan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat dalam memanfaatkan limbah pertanian dan limbah kotoran hewan sebagai salah satu alternatif dalam mengurangi penggunaan pupuk urea. Selain itu, masyarakat juga diberikan pendampingan dalam pembuatan kompos. Subjek pelatihan ini adalah masyarakat Desa Bonde Utara Kecmatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Pelaksanaan pelatihan dilakukan 3 tahap meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik dan terakhir tahap evaluasi dengan metode pemberian kuisioner. Hasil pelatihan dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan dan analisis disimpulkan bahwa peserta pelatihan sangat antusias, semangat, terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan serta pengalaman yang baik dalam mengolah limbah pertanian menjadi pupuk kompos.
Pengaruh Suhu Pengeringan pada Food dehydrator terhadap Karakteristik Psikokimia dan Mutu Hedonik Asam Mangga Kering Rauf, Reski Febyanti; Andi Alamsyah, Rivai
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 9 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v9i2.667

Abstract

Salah satu metode pengeringan yang potensial untuk produk asam mangga adalah dengan food dehydrator. Namun, infomasi mengenai food dehydrator untuk pengeringan asam mangga masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu pengeringan pada food dehydrator terhadap terhadap karakteristik psikokimia dan mutu hedonik asam mangga. Mangga yang masih muda dikeringkan dengan food dehydrator pada suhu 40oC, 50oC, dan 60oC sampai dengan kadar air kesetimbangan. Variabel psikokimia (penyusutan berat, rendemen, warna, vitamin C, dan total asam tertitrasi) dan hedonik (penampakan keseluruhan, warna, tekstur, aroma, dan rasa) dari asam mangga diamati dalam penelitian ini. Analisis varians dan Tukey HSD digunakan untuk mengetahui perbedaan pada ketiga perlakuan suhu yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap nilai vitamin C, total asam tertitrasi, warna (Lab* dan BI), dan mutu hedonik penampakan keseluruhan serta warna dari asam mangga yang dikeringkan (p<0.05). Pengeringan asam mangga pada suhu 40oC menghasilkan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan level suhu lainnya, namun memiliki waktu pengeringan yang paling lama. Informasi dari penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengeringan asam dengan food dehydrator.