Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN WALET DAN POC KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L) Ahmad Anshari; Satriani Satriani; Fitrianti Fitrianti
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 3 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i3.5190

Abstract

Tanaman buncis merupakan sayuran berprotein nabati yang termasuk dalam famili kacang-kacanganyang berbentuk semak atau kolom dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Terdapatinteraksi antara kotoran faring dan POC kulit pisang yang memberikan pengaruh paling baik terhadappertumbuhan dan hasil buncis. Serasah burung walet memberikan pengaruh paling baik terhadappertumbuhan dan hasil kacang. POC kulit pisanglah yang mempunyai pengaruh paling baik terhadappertumbuhan dan hasil biji. Pemanfaatan pupuk limbah walet dan POC kulit pisang untukpertumbuhan tanaman dan produksi kacang-kacangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikaninformasi kepada para petani dan pedagang buncis serta dapat menjadi bahan referensi untukpenelitian lebih lanjut mengenai peningkatan produksi buncis. Metode yang digunakan dalampenelitian ini menggunakan RAK dengan struktur faktorial dua faktor, yang pertama adalah pupukkandang burung walet (W) yang terdiri dari tiga taraf yaitu: W1: pupuk kandang burung walet 1,5kg/petak W2: kotoran burung angsa. 3 kg per petak W3 : pupuk instan 4,5 kg per petak Faktor lainnyaadalah penggunaan POC Kulit Pisang (K) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan pada penelitian inidan masing-masing kombinasi diulang 3 kali sehingga terdapat 27 unit penelitian dan masing-masingunit . Tanaman pada unit penelitian berjumlah 9 tanaman, sehingga jumlah tanaman yang digunakansebanyak 108 tanaman.
UJI EFEKTIVITAS VITAMIN B1 YANG DIAPLIKASIKAN PADA TANAMAN MONSTREA (Monstrea deliciosa ) DENGAN PERBANYAKAN MELALUI SULUR Rosdiana Rosdiana; Dahlia Nurdin; Satriani Satriani
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i2.6254

Abstract

Monstera deliciosa merupakan salah satu tanaman hias indoor yang memiliki daun yang sangat indah yang dapat dinikmati sepanjang tahun. Seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat permintaan akan tanaman hias pun ikut meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan suatu Teknik pembudidayaan yang diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang maksimall sehingga kebutuhan dan permintaan akan tanaman Monstera deliciosa dapat terpenuhi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat berlangsung dari bulan Pebruari sampai April 2022, bertujuan untuk mengetahui Uji Efektifitas Vitamin B1 yang diaplikasikan pada tanaman hias Monstera deliciosa dengan Perbanyakan melalui Sulur Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu Faktor yaitu Pemberian berbagai dosis Vitamin B1 kepada setek sulur pucuk dengan kombinasi S0 = Tampa Perlakuan, S1 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 1 cc/l air, S2 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 2 cc/l air, S3 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 3 cc/l air, S4 = Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 4 cc/l air, sehingga terdapat lima kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi diulang sebanyak tiga kali dan setiap perlakuan terdapat tiga tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 45 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian Vitamin B1 dengan dosis 3 cc/l air (S3) berpengaruh sangat nyata pada parameter waktu munculnya tunas, namun tidak mempengaruhi Tinggi tanaman, Jumlah Daun dan Jumlah Sulur.
Pengaruh Dosis Pupuk Npk Phonska Dan Berbagai Jenis Zat Perangsang Tumbuh Alami Terhadap Bibit Tanaman Kopi Arabika(Coffea arabica L) Anugra Susanto; Harli A Karim; Satriani Satriani
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6079

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mannababa, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan September sampai November 2021. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu Dosis Pupuk NPK Phonska (P) yang meliputi tiga taraf: (P1) NPK Phonska 7 gram, (P2) NPK Phonska 14 gram, (P3) NPK Phonska 21 gram. Faktor kedua yaitu: pemberian ZPT Alami (Z) yang meliputi empat taraf yaitu: (ZO) Tanpa ZPT, (Z1) ZPT Bawang Merah, (Z2) ZPT Rebung, (Z3) ZPT Jagung Mudah. Tanaman Kopi  (Coffea Arabica L) merupakan tanaman yang menghasilkan biji-bijian yang digunakan sebagai pembuatan minuman dengan kata lain kopi adalah  bahan baku sebagai pembuatan minuman yang dapat menyegarkan pikiran. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang budidaya tanaman kopi, maka perlu dilakukan penelitian agar mengetahui faktor-faktor yang menentukan pertumbuhan seperti pemberian pupuk NPK Phonska dan berbagai jenis Zat Perangsang Tumbuh Alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Phonska dengan Dosis 21 gram pertanaman memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter jumlah daun pada umur 12 mst.