Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Pendekatan Holistik pada Pasien Gerd dan Faringitis melalui Kedokteran Keluarga: Studi Kasus Munthe, Rafif Muhaimin Ikhsan; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6201

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan faringitis merupakan dua kondisi yang umum terjadi dan dapat saling memperburuk jika tidak ditangani secara menyeluruh. Penatalaksanaan berbasis kedokteran keluarga dapat memberikan pendekatan holistik yang komprehensif dengan memperhatikan aspek biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan. Tujuan: Melakukan penatalaksanaan kasus GERD dan faringitis secara holistik pada pasien perempuan usia 58 tahun melalui pendekatan kedokteran keluarga di Puskesmas Simpur.Metode: Studi ini merupakan laporan kasus dengan pendekatan kedokteran keluarga. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, kunjungan rumah, serta edukasi pasien dan keluarga. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan rumah yang mencakup terapi farmakologis dan non-farmakologis. Responden utama adalah seorang perempuan usia 58 tahun dengan diagnosis GERD dan faringitis yang datang ke Puskesmas Simpur. Pasien tinggal bersama suami, dengan dukungan keluarga terbatas. Keluarga juga dilibatkan dalam proses intervensi sebagai bagian dari pendekatan kedokteran keluarga.Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan pemahaman pasien dan keluarga tentang penyakit, perbaikan pola makan, serta peningkatan aktivitas fisik. Keluhan utama berupa rasa terbakar di dada dan nyeri menelan berkurang signifikan. Nilai pre-test pasien meningkat dari 4 menjadi 10 pada post-test, menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna.Kesimpulan: Pendekatan kedokteran keluarga efektif dalam mengelola kasus GERD dan faringitis secara holistik. Intervensi menyeluruh yang melibatkan pasien, keluarga, dan lingkungan dapat meningkatkan hasil klinis dan kualitas hidup pasien.
Penatalaksanaan Holistik Gizi Kurang dan Stunting pada Balita Usia Dua Tahun Empat Bulan dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga Sahbani, Muhammad Hasbi; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6542

Abstract

Stunting adalah kondisi tinggi badan seseorang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya dengan usia yang sama. Menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat family approach, patient-centred dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien An. AL berusia 28 bulan tinggal bersama nenek, kakak, dua orang paman dan kedua orangtuanya. Orang tua pasien mengeluhkan bahwa kondisi tumbuh kembang anaknya tidak seperti anak seusianya di lingkungan rumahnya. Pasien di diagnosis sebagai gizi kurang dan Stunting. Pada kasus ini telah dilakukan evaluasi yaitu terdapat penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga pasien. Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga pada An. ALdan keluarga yang disesuaikan dengan EBM. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditandai dengan perbaikan pada diagnosis holistik akhir.
Penatalaksanaan Holistik Anak Usia 11 Tahun dengan Parotitis Epidemika melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Asyifa, Takhfa Nur; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6686

Abstract

Parotitis epidemika merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus paramyxovirus, ditandai dengan pembengkakan kelenjar saliva yang bersifat self-limiting dan menimbulkan rasa nyeri. Penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan saliva atau droplet di udara. Penatalaksanaan umumnya bersifat simptomatik, meliputi pemberian analgesik, kortikosteroid pada kasus berat, asupan cairan yang cukup, diet lunak, dan istirahat total. Studi ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan pelayanan dokter keluarga yang bersifat patient-centered, family-approach, dan community-based dengan berbasis Evidence-Based Medicine (EBM). Metode yang digunakan adalah laporan kasus pada pasien anak usia 11 tahun dengan diagnosis parotitis epidemika. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, kunjungan rumah, serta telaah rekam medis pasien. Hasil studi menunjukkan adanya faktor risiko internal seperti usia, pengetahuan, pola hidup bersih dan sehat, hygiene pribadi, serta pola makan yang kurang baik. Faktor eksternal mencakup kurangnya pengawasan keluarga terhadap kebiasaan konsumsi jajanan anak. Intervensi dilakukan secara holistik menggunakan media edukatif berupa poster informasi penyakit. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa penatalaksanaan parotitis secara holistik, berbasis EBM, dan melibatkan peran keluarga serta komunitas dapat meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga, mendorong perubahan perilaku sehat, serta mencegah komplikasi lebih lanjut.
Penatalaksanaan Holistik pada Anak Perempuan Usia Lima Tahun dengan Tinea Capitis Tipe Kerion melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Vinezzia, Dillyana; Alnisrina, Dea; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3726

Abstract

Dermatofitosis atau jamur pada kulit infeksi jamur superfisial yang disebabkan oleh Trichophyton sp., Epidermophyton sp., dan Microsporum sp (jenis jamur dermatofita). Tinea capitis adalah infeksi jamur yang menyerang area kulit kepala dan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif sesuai masalah yang ditemukan pada pasien, dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evidence Based Medicine yang bersifat patient centered, dan family approach. Studi ini merupakan studi laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah untuk melengkapi data keluarga dan menilai lingkungan fisik. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi. Pasien An.AKS usia lima tahun datang ke poli umum Puskesmas X di antar oleh ibunya dengan keluhan timbul benjolan di kepala sebesar koin lima ratus rupiah sejak lima hari yang lalu, disertai nyeri, gatal, terdapat kebotakan di area benjolan dan terdapat bintil-bintil kecil sebesar kepala jarum pentul. Pasien didiagnosa dengan tinea capitis dengan jenis kerion. Pasien diberikan intervensi farmakologi dan non farmakologi berupa pengetahuan dan pengobatan tinea kapitis yang juga diberikan pada keluarga.
Penatalaksanaan Holistik Pasien Nn. F Usia 18 Tahun dengan Vertigo di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Sinum, Muhammad Burdadi Adiwinoto; Ernawati, Tutik; Sasmita, Anggi Marta Dwi; Sayoeti, M. Fitra Wardhana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3744

Abstract

Vertigo adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Latin, vertere, yang berarti memutar. Secara umum, vertigo dikenal sebagai ilusi bergerak atau halusinasi gerakan. Vertigo ditemukan dalam bentuk keluhan berupa rasa berputar – putar atau rasa bergerak dari lingkungan sekitar (vertigo sirkuler) namun kadang – kadang ditemukan juga keluhan berupa rasa didorong atau ditarik menjauhi bidang vertikal (vertikal linier).Tujuan: Menerapkan pendekatan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif dalam mendeteksi factor risiko, masalah klinis,serta penatalaksanaan pasien berbasis evidence based medicine dan bersifat family-approached dan patient-centered Metode: Analisis studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien di Puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif Hasil: Nn. F usia 18 tahun dating ke Puskesmas dengan keluhan pusing berputar sejak 2 hari sebelum datang ke puskesmas. Pusing berputar timbul mendadak, dirasakan terus-menerus dan semakin parah saat pasien mengangkat kepalanya untuk duduk maupun berdiri setelah tidur. Keluhan disertai dengan mual, muntah, dan keringat dingin. Muntah dialami pasien sebanyak dua kali. Kekhawatiran pasien yaitu keluhan bertambah berat dan mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Pasien didiagnosis dengan vertigo berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Pasien kurang mengetahui mengenai penyakit yang dideritanya. Pengetahuan keluarga tentang Vertigo masih rendah. Dilakukan intervensi non- medikamentosa dan medikamentosa pada pasien dan keluarganya dengan edukasi terkait penyakit pasien dalam 3 kali kunjungan rumah. Hasil evaluasi yang didapatkan adalah keluhan pasien berkurang dan pengetahuan pasien serta keluarganya terkait vertigo meningkat. Kesimpulan: Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga Ny. F usia 18 tahun dengan Vertigo yang disesuaikan berdasarkan diagnostik holistik awal. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan pasien dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditunjukkan dengan perbaikan pada diagnostik holistik akhir.
Penatalaksanaan Holistik pada Wanita Usia 34 Tahun dengan HIV melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Rizqillah, Laili Yumna; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.5106

Abstract

Pada studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko internal dan eksternal, masalah klinis pada pasien, serta menerapkan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif berdasarkan suatu masalah yang ditemukan dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evidence Based Medicine yang bersifat Family-approach ­dan Patient-centered. Studi ini menggunakan metode berupa laporan kasus. Data primer diperoleh dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah. Data sekunder diperoleh dari rekam medis. Penilaian berdasarkan diagnostik holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny. U, usia 34 tahun, memiliki HIV sejak 2020 dan rutin mengonsumsi ARV pada 2022 setelah mengalami gejala sangat mudah lelah, badan terasa panas dingin yang terus menerus, serta mengalami penurunan berat badan hingga 10 kg. Pasien juga mengaku sempat menyusui bayi keduanya hingga dua bulan dan bayi tersebut kemudian diketahui mendapat hasil positif HIV. Suami pasien juga terdiagnosis positif HIV namun masih enggan berobat. Hasil evaluasi setelah dilakukan intervensi didapatkan peningkatan pengetahuan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada pasien serta keluarga.