Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Application of Natural Dyeing Technology through Eco-print for Eco-Friendly Textile Production in the Bantul Region Adiyanto, Okka; Utami, Endah; Bariyah, Choirul; Faishal, Muhammad; Mohamad, Effendi; Maksum, Ali
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v6i1.13688

Abstract

Background: Bantul Regency in Indonesia has strong potential to develop a sustainable creative economy through local crafts. However, many MSMEs still use synthetic dyes that harm the environment. This program aimed to introduce Eco-print, a natural dyeing technique using local leaves and flowers. Contribution: The initiative raised awareness about sustainable production, built technical skills, and encouraged home-based creative enterprises. It supported the community in adopting local resource-based innovations while promoting environmental responsibility and cultural expression. Method: This program using a Community Development approach, with six stages: needs assessment, collaborative planning, Eco-print training, mentoring, and evaluation. Training activities included plant identification, motif design, and natural dye fixation, conducted with the KSS Berkah Bersama community. Results: Post-training assessments showed a significant improvement in knowledge and skill, with test scores increasing from 40–50 to 80–90. Participants produced eco-friendly tote bags and expressed interest in continuing independent production and marketing efforts. Conclusion: The program effectively built sustainable textile skills, empowered community members through practical innovation, and supported inclusive local economic development rooted in environmental values and cultural identity.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi UKM Eko Bubut dengan Kolaborasi Pendekatan Konvensional 5 S dan Systematic Layout Planning (SLP) Rahmawan, Alfian; Adiyanto, Okka
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v6i1.72

Abstract

Pengaturan tata letak (layout) pabrik merupakan salah satu masalah yang sering dijumpai bahkan tidak dapat dihindari dalam dunia industi kecil maupun besar. UKM Eko Bubut merupakan UKM yang bergerak di bidang kerajinan kayu, UKM Eko Bubut ini memproduksi perlengkapan alat makan dari kayu berupa mangkok, piring, nampan, sendok, dan lain-lain Permasalahan yang dihadapi UKM Eko Bubut adalah pada tata letak lantai produksi yang tidak tertata rapi, dan tidak mempertimbangkan urutan proses pembuatan produk. Terdapat banyak departemen yang tidak tertata dengan baik, alat bantu / tools tidak ditata tetapi dibiarkan berserakan di area kerja. Bahan baku dan produk setengah jadi tidak tertata secara rapi dan banyak berserakan di area kerja. Kondisi ini mengakibatkan terganggunya aliran material masuk dan keluar pada setiap departemen sehingga jarak material handling menjadi lebih besar selain itu juga terdapat back tracking pada proses pembuatan mangkok kayu. Pendekatan yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan pada UKM Eko Bubut yaitu dengan menerapkan pendekatan 5S dan metode Systematic Layout Planning (SLP). Pendekatan 5S digunakan untuk melakukan perencanaan layout supaya tertata rapi, ringkas, serta menciptakan kondisi kerja yang baik untuk pekerja. Metode Systematic Layout Planning (SLP) dipilih karena digunakan untuk merancang ulang layout lantai produksi dengan tujuan dapat meminimalkan material handling dengan mempertimbangkan aliran material. Setelah dilakukan pengolahan data menggunakan perancangan tata letak dengan dan metode Systematic Layout Planning (SLP), maka didapatkan 5 alternatif layout dengan jarak perpindahan material dan nilai OMH yang berbeda-beda. Layout alternatif yang dipilih berdasarkan nilai jarak perpindahan dan OMH terkecil yaitu layout alternatif 5 dengan total jarak perpindahan sebesar 71,4 meter dan OMH sebesar Rp. 31.338,-
Work Systems in A Metal Casting Company Using MEAD Approach Ma'ruf, Farid; Mualief, Rafiq Fajar; Adiyanto, Okka
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 27 No. 2 (2025): December 2025 (In Progress)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metal casting MSMEs in Indonesia often experience production inefficiencies, excessive workload, and inadequate occupational health and safety measures, resulting in reduced productivity and high worker fatigue. This study addresses these challenges by employing a macro-ergonomic framework to analyze and redesign work systems, specifically focusing on integrating cardiovascular workload (%CVL) analysis to quantify physiological strain, an approach rarely applied in small-scale industrial settings. The research was conducted at a representative metal casting MSME using the ten-step Macro-Ergonomic Analysis and Design (MEAD) method. Data collection involved direct field observations, organizational assessments, worker interviews, and physiological monitoring using wearable pulse sensors. Workload was evaluated using %CVL and energy expenditure calculations, while noise levels were measured using a sound level meter. Initial findings revealed that the average %CVL among workers reached 38.99%, categorized as “needs improvement,” with notable issues including unsafe working conditions, excessive overtime, and noise exposure exceeding 95 dB. To mitigate these issues, interventions were designed, including developing standard operating procedures (SOPs) for personal protective equipment, improved supervisory practices, and an additional 10-minute work break based on rest time calculations. Post-intervention measurements showed a reduction in average %CVL to 23.35%, bringing most workers below the fatigue threshold of 30%, alongside reported improvements in safety awareness and work satisfaction. The results demonstrate that integrating %CVL-based workload analysis within a macro-ergonomic framework provides a practical and effective solution for enhancing occupational health and productivity in labor-intensive MSMEs. This approach offers a scalable model for policymakers and industry practitioners to address systemic ergonomic deficiencies in similar informal industrial sectors.
Edukasi pencegahan hipertensi menuju lansia sehat Maulidina, Cindy Merni; Widiantika, Alifa Rosa; Gunawan, Wahyu; Ikhsan, Muhammad Nurul; Adani, Atiqi Tiya; Syafa, Banasya; Arum, Amanda Sekar; Rahmadani, Suci; Powiec, Nichola Fillips; Adiyanto, Okka
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.21164

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kesehatan yang tidak menular, saat ini menjadi perhatian serius dan merupakan penyebab utama dari insiden stroke, baik itu dalam tekanan darah sistolik maupun diastolik. Dikenal sebagai kelompok penyakit yang heterogen dan sebagai penyakit pembunuh, hipertensi menjadi faktor risiko yang dapat menyebabkan gagal jantung, gangguan otak bahkan sampai kematian dini. Tingginya angka penyakit ini, terutama pada orang lanjut usia, menunjukkan bahwa semakin bertambah usia, risiko hipertensi juga semakin meningkat. Proses penuaan menyebabkan perubahan struktural pada pembuluh darah besar, penyempitan lumen dan membuat dinding pembuluh darah lebih kaku, sehingga tekanan darah sistolik meningkat. Lansia memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi dan sering kali muncul tanpa gejala, dikenal sebagai "silent killer." Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang serius, seperti gagal jantung. Dalam upaya pencegahan penyakit hipertensi, edukasi masyarakat memegang peran penting. Pemeriksaan langsung tekanan darah dan penyuluhan, merupakan kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Melalui kegiatan ini, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat tentang langkah-langkah pencegahan hipertensi. Untuk mencegah penyakit hipertensi, penting bagi masyarakat untuk menjaga pola makan yang sehat dan melakukan pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan terdekat. Upaya pencegahan ini bertujuan untuk mengurangi angka kejadian hipertensi dan memastikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan jantung mereka.
Edukasi ecobrick sebagai solusi pengurangan dan pemanfaatan sampah anorganik Anhar, Ziyad Muzakki Dwi; Febriana, Rinawati; Wulandari, Ira Pebri; Amegia, Marissa Winimetha; Gibran, Haidar; Parera, Jihan; Suciati, Rhisyani; Anjani, Nuryan Ristita; Al-Fitri, Qurrota A’yun Nisa; Adiyanto, Okka
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.21349

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu aspek penyebab kerusakan lingkungan yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Kurangnya kesadaran masyarakat terkait pengolahan sampah mengakibatkan banyaknya sampah plastik yang tidak dimanfaatkan. Sampah plastik yang tidak dimanfaatkan dapat mengakibatkan dampak buruk terjadinya bencana alam seperti banjir, penyakit dan bau tidak sedap menyebar luas yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terkait sampah plastik. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan khususnya sampah plastik. Metode dalam sosialisasi ini yaitu Community Based Participatory Research (CBPR). Sosialisasi ini dilaksanakan dengan melibatkan warga RW 11 Kranon, Nitikan, Yogyakarta. Sosialisasi ini yaitu dengan cara melakukan pembuatan ecobrick. Ecobrick merupakan salah satu cara pemanfaatan sampah daur ulang sampah plastik untuk menjadi barang serbaguna seperti meja, kursi, dan sebagainya. Sedangkan pengolahannya adalah dengan menekan kumpulan cacahan sampah plastik yang sudah dibersihkan menggunakan batang kayu atau besi sehingga memadat agar dapat membentuk sebuah benda yang diinginkan dengan terjadinya perubahan volume akibat perubahan tekanan pada suhu konstan. Hasil dari sosialisasi ini dapat dilihat bahwa 70% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan ecobrick.
Pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick sebagai upaya pemanfaatan kembali sampah plastik Adiyanto, Okka; Faishal, Muhammad; Utami, Endah; Bariyah, Choirul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21793

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang sangat mendesak untuk dapat diselesaikan. Berbagai program sudah dirancang untuk dapat menekan jumlah sampah yang semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Salah satu bentuk manajemen pengelolaan sampah yaitu dengan adanya organisasi kemasyarakatan yang berhubungan dengan sampah. Salah satu organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Bantul yaitu Kelompok Sedekah Sampah (KSS) Berkah Bersama. KSS Berkah Bersama memiliki beberapa permasalahan yang perlu diselesaikan salah satunya yaitu pemanfaatan sampah plastik yang belum optimal. Oleh karena itu, program pendampingan masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bernilai salah satunya ecobrick. Pada program pendampingan masyarakat ini dilakukan dengan metode Community Development dimana masyarakat akan sangat berperan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil dari pendampingan dapat dilihat dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan dengan membuat kuesioner dan disebarkan sebelum dan sesudah program pendampingan. Terdapat 4 indikator yang ditanyakan yaitu kreativitas, pengetahuan, keberlanjutan, dan juga manfaat dari program. Hasil kuesioner menunjukkkan terdapat peningkatan dari ke empat indikator yang ditanyakan.
ASSESSING MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) OF WORKERS OF FIRED CLAY BRICKS INDUSTRY Budiyanto, Tri; Adiyanto, Okka; Ma'ruf, Farid; Haryadi, Hari
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 24 No. 1 (2024): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v24i1.24-30

Abstract

Ergonomics is important for sustainable development in many fields, including architecture, health, product design, safety, and workplace design. Ergonomic assessments are essential in the workplace to prevent musculoskeletal disorders (MSDs). Currently, Indonesia has a standardized ergonomic assessment, SNI 9011:2021. This assessment standard is widely used to evaluate human posture. This study aims to evaluate the position of a traditional brick-maker in which the posture identification system is based on the SNI 9011:2021. This study employed a cross-sectional design with a sample of workers in conventional brick manufacturing. The primary findings of this study were visual ergonomic assessment for posture identification, identification of ergonomic assessment categories with high risk in brick manufacturing, and the prevalence of nagging pain among workers in the brick moulding and drying process. To reduce occupational ergonomic risk, particularly for brick-making workers, ergonomic intervention is required in the form of additional work aids such as chairs. This has been shown to reduce the evaluation score based on SNI 9011: 2021, thereby reducing the occurrence of musculoskeletal disorders
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN EKOWISATA KALI PAPAH Adiyanto, Okka; Budi Waluyo, Wisnu; Primasari, Isana Arum
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 4 No. 2 (2025): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v4i2.343

Abstract

The community service program at Tour Kali Papah (TKP) ecotourism area was carried out to address the problem of unmanaged waste that threatens environmental sustainability and the quality of tourism. The program employed a participatory empowerment approach through socialization, education, and mentoring activities involving local youth community, residents, and visitors. The activities included the delivery of materials on waste management and ecotourism, interactive discussions, demonstrations of waste sorting, and the introduction of the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle). To measure the program’s effectiveness, pre-test and post-test evaluations were conducted. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, with the average score rising from 55.3% to 87.8%. Qualitative observations also indicated a strong enthusiasm from participants, with some proposing the formation of waste management groups and the development of recycled products with economic value. This program has proven effective in improving environmental awareness and behavior while opening opportunities for circular economy innovation at the community level. Follow-up programs are recommended to strengthen waste utilization skills and ensure sustainable management of the ecotourism area.
Transfer Teknologi Melalui Program Kemitraan Masyarakat untuk UKM Kayu Tunas Karya Gumawang Adiyanto, Okka; Faishal, Muhammad; Supriyanto, Supriyanto
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.4086

Abstract

Dusun Gumawang merupakan salah satu desa wisata yang ada di wilayah Gunung Kidul. Dusun Gumawang merupakan salah satu dusun yang terkenal akan kerjainan kayu. UKM UKM Tunas Karya ini bergerak pada bidang ekonomi produktif.UKM Tunas Karya memiliki 14 anggota yang semuanya merupakan warga Dusun Gumawang. Produk yang dihasilkan dari UKM Tunas Karya berupa topeng permainan edukatif, souvenir, dan masih banyak yang lainya. Banyakanya permintaan konsumen ini membuat UKM Karya Lestari memilikpersoalan yang belum terselesaikan. Permasalahan-permasalahan utama yang diangkat dalam pengabdian ini yaitu pada proses pengeringan kayu sering terhambat terutama pada saat musim penghujan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pada pengabdian masyarakat ini tim membuat mesin pengering kayu yang dapat membantu mempercepat proses produksi UKM Tunas Karya. Berdasarkan hasil rancangan maka didapatkan besar mesin pengering yaitu 3x 2 m dan terdiri dari 2 bagian utama. Bagian utama tersebut yaitu tungku dan cerobong serta bangunan pengering dan rak pengering. Pengabdian masyarakat ini UKM Tunas Karya mendapatkan mesin pengering kayu sehingga dapat membantu proses produksi.