Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

RESPON SIFAT KIMIA TANAH PADA PERLAKUAN KOMPOS KOTORAN TERNAK SAPI DAN TONGKOL JAGUNG Makapaki, William Oemboe Koedoe; Jawang, Uska Peku
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 13 No. 2 (2025): Juni: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v13i2.6417

Abstract

This study aims to investigate the impact of a compost fertilizer combination consisting of cow dung and corn cobs on soil chemical properties. This study employed a completely randomized design (CRD) consisting of five treatments: P0 = No Treatment, P1 = 10% / Polybag, P2 = 15% / Polybag, P3 = 20% / Polybag, and P4 = 25% / Polybag. Each treatment was repeated four times. The results showed that the application of compost fertilizer had a significant effect on soil chemical characteristics, specifically organic matter, total N, CEC, P?O?, and K?O. The treatment with the highest increase was in the P4 = 25% / polybag treatment. With every increase in dose, there is an increase in soil chemical characteristics. Compost fertilizer, made from a combination of cow dung and corn cobs, can be used as an organic fertilizer to improve soil quality.
PELATIHAN PEMBUATAN KONDIMEN TINGGI PROTEIN BERBAHAN DASAR GONAD BULU BABI PADA KELOMPOK MASYARAKAT DESA KUTA Umbu Henggu, Krisman; Aldi Babu Taraparengu; Uska Peku Jawang; Elfis Umbu Katongu Retang; Elieser Irno Bulu; Umbu Domu Wora
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Abdi Wina Edisi Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/abdiwina.v5i1.1247

Abstract

Keberadaaan Echinoidea cukup melimpah di pesisir Desa Kuta dan pemanfaatannya sangat terbatas yakni hanya memanfaatkan gonad bulu babi untuk produk sekali konsumsi. Oleh sebab itu, salah satu bentuk penerapan IPTEK ialah pelatihan pembuatan kondimen tinggi protein yang berasal dari Bulu babi (Echinoidea). Kondimen yang dihasilkan dari gonad bulu babi dapat disimpan dalam jangka panjang dan dapat berperan sebagai penyedap rasa makanan. Selain itu, kondimen tersebut juga merupakan ekstrak derivat protein yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Penerapan IPTEK dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dasar dan keterampilan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi perikanan Desa Kuta. Kegiatan pendampingan dan pelatihan pembuatan kondimen gonad bulu babi (Echinoidea) telah dilakukan pada kelompok masyarakat Desa Kuta dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan pelatihan dilakukan dengan memperkenalkan ekologi dan pemanfaatan gonad bulu babi, pelatihan pembuatan kondimen hingga evaluasi keberdayaan Mitra. Level keberdayaan mitra dalam kegiatan ini memiliki tingkat kepuasan 77% (sangat puas) dan 23% (puas). Akan tetapi, diperlukan pendampingan lebih lanjut terkait strategi bisnis dan pemasaran produk kondimen gonad bulu babi.
Pengenalan Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif melalui Media Pembelajaran Berbasis Android pada Pusat Pengembangan Anak IO-664 Eben Haezer Mauhau Ndapamuri, Melycorianda Hubi; Makatita, Audrey Loiuise; Kiha, Amelia Florida; Mira, Trisari Dewi N. B.; Pekuwali, Arini Aha; Djara, Ferdinan Yonathan; Rada, Yustina; Ndahawali, Suryaningsih; Jawang, Uska Peku
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.411

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk pengenalan  konsep dasar perkembangbiakan tumbuhan kepada anak-anak binaan di Pusat Pengembangan Anak (PPA) IO-664 Eben Haezer Mauhau melalui media pembelajaran berbasis Android yang interaktif dan menyenangkan. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran menjadi pendekatan yang relevan untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap materi sains dasar, khususnya biologi tumbuhan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi awal, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Android, serta pelatihan dan pendampingan kepada anak-anak dalam penggunaannya. Proses evaluasi pun dilakukan dengan menggunakan pretest manual dan dibandingkan posttest setelah belajar melalui Android. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap jenis dan cara perkembangbiakan tumbuhan serta meningkatnya minat belajar melalui media digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengajaran kontekstual yang dapat direplikasi di pusat-pusat pendidikan anak lainnya, khususnya di daerah terpencil.
Evaluasi Potensi Lahan Pengembangan Komoditas Strategis Perkebunan Kabupaten Sumba Tengah Provinsi Nusa Tenggara Timur Jawang, Uska Peku; Simanjuntak, Bistok Hasiholan; Prihtanti, Tinjung Mary
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 8 No 3 (2018): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.8.3.396-405

Abstract

Terdapat empat komoditi strategis perkebunan yang dikembangkan di wilayah Kabupaten Sumba Tengah yaitu kopi, kakao, jambu mete dan kemiri. Informasi potensi lahan pengembangan komoditi strategis masih terbatas. Tujuan penelitian: 1) Menentukan keunggulan komoditi terpilih, 2) Kesesuaian lahan, dan 3) Arahan wilayah pengembangan. Metode penelitian: Studi literature, Komoditas unggulan dengan metode LQ, Kelas kesesuaian lahan secara spasial dengan metode matching krakteristik lahan dan persyaratan tumbuh tanaman, dan arahan wilayah potensi pengembangan. Komoditas terpilih dengan wilayah basis. Kakao di Kecamatan: Katiku Tana, Katiku Tana Selatan, dan Mamboro. Kopi di Kecamatan: Katiku Tana dan Katiku Tana Selatan. Jambu Mete di Kecamatan Mamboro dan Umbu Ratu Nggay. Kemiri di Kecamatan : Mamboro dan Umbu Ratu Nggay Barat. Tingkat luas wilayah kelas kesesuaian lahan komoditas, Kakao dengan luas kelas S1: 103.327,5 ha, S2: 83.365,4 ha dan N: 225 ha. Kopi dengan luas kelas S1 123.664 ha, S2: 63.027,7 ha dan N: 226. Jambu mete dengan luas kelas S1: 5.716 ha, S2: 126.661,3 ha, S3: 54.313,1 ha dan N: 228 ha. Kemiri dengan luas kesesuian kelas S1: 165.567 ha, S2: 21.128,3 ha dan N: 223 ha. Arah wilayah pengembangan komoditas berdasarkan potensi lahan. Kakao di Kecamatan Katiku Tana, Katiku Tana Selatan dan Mamboro. Kopi di kecamatan Katiku Tana dan Katiku Tana Selatan. Jambu Mete wilayah pengembangan cukup potensi di kecamatan Mamboro, Umbu Ratu Nggay dan Umbu Ratu Nggay Barat. Kemiri wilayah pengembangan di kecamatan Katiku Tana Selatan, Mamboro dan Umbu Ratu Nggay Barat. Kata Kunci: Evaluasi Potensi Lahan, Komoditas Unggulan Perkebunan, Kelas Kesesuaian, Arahan Pengembangan Wilayah.
Sosialisasi aneka sorgum lokal Sumba dan pembuatan pupuk organik cair untuk meningkatkan pertumbuhannya di desa Kuta – Sumba Timur Lewu, Lusia Danga; Ndapamuri, Melycorianda Hubi; Nganji, Marten Umbu; Jawang, Uska Peku; Killa, Yonce Melyanus; Kapoe, Suryani K. K. L.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23562

Abstract

AbstrakSorgum merupakan salah satu komoditas pangan alternatif yang sedang dikembangkan di Indonesia. Desa Kuta Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur merupakan salah satu wilayah sasaran yang memiliki beranekaragam tanaman sorgum lokal. Tetapi, sorgum menjadi komoditas yang hampir punah seiring dengan kecenderungan masyarakat yang lebih mengutamakan beras padi sebagai sumber pangan utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali aneka sorgum lokal sekaligus memberikan informasi tentang pembuatan pupuk organik cair  yang dapat dibuat dari bahan lokal yang terdapat di sekitar lokasi penanaman sorgum. Pupuk organik cair ini berfungsi untuk menunjang kegiatan usaha tani khususnya dalam peningkatan pertumbuhan sorgum. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui tahap perencanaan, wawancara sepintas dengan metode FGD (Focus Group Discussion), pelaksanaan kegiatan dan evaluasi akhir. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah peserta dapat mengenal jenis sorgam lokal serta mampu membuat  pupuk organik cair dan langsung diaplikasikan pada tanaman sorgum. Berdasarkan evaluasi keberhasilan dalam pengamatan 5 HST diperoleh bahwa tanaman sorgum yang diaplikasikan pupuk organik cair berkecambah dan tumbuh lebih subur dibandingkan tanaman tanpa aplikasi pupuk cair. Kata kunci: sorgum lokal ; Sumba ; pengabdian ; pelatihan ; pupuk organik cair AbstractSorghum is an alternative food commodity that is being developed in Indonesia. Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency is one of the target areas which has a variety of local sorghum plants. However, sorghum is becoming a commodity that is almost extinct in line with the tendency of society to prioritize rice as the main food source. This community service activity aims to reintroduce a variety of local sorghum as well as provide information about making liquid organic fertilizer which can be made from local materials found around the sorghum planting location. This liquid organic fertilizer functions to support farming activities, especially in increasing sorghum growth. The method used in this activity is through the planning stage, cursory interviews using the FGD (Focus Group Discussion) method, implementation of activities and final evaluation. The results of this activity were that participants were able to get to know local types of sorghum and were able to make liquid organic fertilizer and apply it directly to sorghum plants. Based on the evaluation of success in observations after 5 days, it was found that sorghum plants that were applied with liquid organic fertilizer germinated and grew more fertile than plants without the application of liquid fertilizer. Key words: local sorghum; Sumba; devotion; training ; liquid organic fertilizer
Optimalisasi Limbah Sorgum Lokal Sumba Sebagai Pupuk Organik dan Pengaruhnya Terhadap Sifat Kimia Tanah Uska Peku Jawang; Febyningsi Rambu Ladu Mbana; Darius Meta Yewa; Arman Kambaru Windi; Ones Pajaru Mbita; Frans Meta Pangga Liau
Vegetalika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.99287

Abstract

Masalah  yang  muncul  saat musim tanam di tingkat  petani  adalah  terbatasnya  ketersediaan  pupuk,  maka  pemenuhan  kebutuhan pupuk  wajib  dilakukan. Langkah konkret  yang  diambil  yaitu  dengan  memanfaatkan  potensi  bahan  organik  lokal,  guna  membuat  pupuk.  Sorgum  merupakan  jenis serealia yang  memiliki  potensi  yang  dapat  dikembangkan  melalui  limbah  hasil  produksi.  Sumba  Timur  memiliki  keanekaragaman  sorgum  yang  dapat  memberikan  potensi  bahan  organik  untuk  bahan  dalam  pembuatan  pupuk  organik  yang  berkualitas.  Penelitian  ini  merupakan penelitian eksperimen  dengan  dua  tahapan  yaitu  mengomposkan  limbah  empat  jenis  sorgum  lokal  dan  2)  pemberian  perlakuan  kompos  limbah  sorgum  ke  tanah.  Kelima  jenis  kompos  dianalisis  untuk  mengetahui  kualitas  pupuk  berdasarkan  SNI  19-7030-2004.  Pupuk  hasil  kompos  dari  beberapa  limbah  sorgum di  aplikasikan  ke  tanah  untuk  melihat  pengaruh  terhadap  sifat kimia tanah  dengan menggunakan  rancangan  acak  lengkap.  Rancangan  perlakuan  yaitu  6  perlakuan  dan  diulang  sebanyak 4 kali.  Jenis  perlakuan  yaitu  S0: kontrol, S1:  kompos Jarada  Anahida,  S2:  kompos Jarabi  Anahida,  S3:  kompos  Jaraga  Anahida,  S4: kompos  Jarala  Anahida,  dan  S5: Jarahammu  Anahida.  Pada  uji  kualitas  pupuk  parameter  ujinya adalah  temperatur,  warna, aroma,  pH, kadar air, bahan organik,  nitrogen,  fosfor, kalium dan  C/N  rasio. Uji  pengaruh  kompos pada  sifat  kimia  tanah  parameter yang  diuji  yaitu  pH,  c-organik, nitrogen,  fosfor, kalium dan  kapasitas  tukar  kation.  Berdasarkan  hasil  pengujian  terhadap  kelima  jenis  pupuk  kompos  lokal  berbahan  dasar  limbah  sorgum  yang memenuhi  standar  SNI  19-7030-2004 yaitu  kompos  Jarabi  Anahida.  Keempat  jenis  kompos  Jarada  Anahida,  Jaraga  Anahida, Jarala  Anahida, dan Jarahammu Anahida belum memenuhi SNI. Parameter uji yang  mempengaruhi  ketidaksesuaian  dengan  SNI  pupuk kompos  yaitu  warna,  pH  dan  bahan  organik. Kompos  berpengaruh  terhadap  sifat  kimia  tanah  pada  pH  terjadinya  penurunan  pH sedangkan  pada C-organik, N-total, P, K  dan KTK  mengalami  peningkatan.  Kompos  yang  berpengaruh  terhadap sifat  kimia tanah dengan nilai tertinggi yaitu  pemberian kompos Jarahammu Anahida  (S5). Rekomendasi  perbaikan untuk  dapat  meningkatkan  kualitas pupuk  kompos  yaitu dengan memperhatikan bahan organik yang digunakan, media dan lama  mengomposkan.  
Co-Authors Adelita P. Maranda Adelita P. Maranda Alan, Silvester Umbu Aldi Babu Taraparengu Alfius Umbu Yewa Amelia Florida Kiha Antonius Nd. Nduang Arman Kambaru Windi Bistok Hasiholan Simanjuntak Darius M. Yewa Darius Meta Yewa Djara, Ferdinan Yonathan Duang, Antonius Ndana Elfis Umbu Katongu Retang Elieser Irno Bulu Erin Pekuwali Febyningsi Rambu Ladu Mbana Feronika Ratunggading Fiter Karenga Frans Meta Pangga Liau Gerhard Kory, Wiliam Hana, Maya R. Henggu, Krisman Umbu Ina, Putriani Tamu Indrayani Rambu Apu Kapoe, Suryani K. K. L. Kapoe, Suryani KKL Kapoe, Suryani Kurniawi Kahi Leba Karepi Kahendu, Trisno Kawawu M. Tana Kawawu M. Tana Kilimandang, Ebenheizer Umbu Killa, Yonce Melianus Killa, Yonce Melyanus Kita, Yakobus Landu Niki, Umbu Hiri Lewu, Lusia Danga Lewu, Lusia Danga Lusia Lewu Makapaki, William Oemboe Koedoe Makatita, Audrey Loiuise Maranda, Adelita P. Marten U. Nganji Marten Umbu Nganji Maya R. Hana Maya R. Hana Melycorianda H. Ndapamuri Mira, Trisari Dewi N. B. Nduang, Antonius Nd. Nganji, Marten Umbu Nikodemus Dongga Panda Oktavianus Talu Marak Ones Pajaru Mbita Pekuwali, Arini Aha Pekuwali, Erin Rada, Yustina Ratu, Edmilson Umbu Saragih, Elsa Christin Semsidin Kota Pa Sonia S. Helen Sri Ita Tarigan Surnyani K. K. L. Kapoe Suryani K. K. L. Kapoe Suryani K. K. L. Kapoe Suryani K.K.L Kapoe Suryani Kurniawi Kahi Leba Kapoe Suryaningsih Ndahawali Syamsiar, Syamsiar Tana, Kawawu M. Tarigan, Sri Ita Tinjung Mary Prihtanti Umar Bin Muhammad Soud Umbu Domu Wora Umbu Hiri Landu Niki Umbu Rihi L. Niki Wadu, Junaedin Yermias Windi Yermias Windi Yonce Melianus Killa Yusmina Wori Hana