Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN BALL FEELING DAN AGILITY TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SMP NEGERI 8 LUBUKLINGGAU Negara, Yitra Jaya; Yeni Asmara; Muhammad Supriyadi
Silampari Jurnal Olahraga Vol 3 No 2 (2023): Silampari Journal Sport
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/sjs.v3i2.513

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen karena penelitian ini memerlukan perlakuan. Perlakuan yang dilakukan pada variabel bebas dan dilihat hasilnya pada variabel terikatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik kemampuan tendangan long pass club sepakbola SSB YF 13 . Subjek penelitian ini adalah pelatih dan atlet SSB YF 13. Populasi dalam penelitian ini 18 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling dan variabel dalam penelitian ini yaitu latihan squat jump. Analisis data menggunakan statistik uji-t. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes kemampuan tendangan long pass. Hasil analisis pre test dan posttest, diketahui nilai taraf signifikan > 0,05, maka nilai residual data berdistribusi normal. Dari hasil ini menunjukkan bahwa data berdistribusi normal karena nilai signifikan yang diperoleh nilai signifikansi 0,200 > (0,05), hal ini sesuai dengan kriteria penetapan kenormalan, maka sampel tersebut berasal dari populasi yang berdistribusi normal, Sedangkan Hasil tabel di atas, diketahui hasil post test hasil penerapan metode latihan di peroleh taraf signifikan sebesar 0,200. Dari hasil ini menunjukkan bahwa data berdistribusi normal.
REVITALIZING HISTORY LEARNING THROUGH A HISTORICAL LITERACY APPROACH AT THE GARUDA SRIWIJAYA SUBKOSS MUSEUM Agus Susilo; Yeni Asmara
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i1.53688

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah seringkali masih bersifat tekstual dan kurang memberikan pengalaman langsung, sehingga mengakibatkan rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap sejarah. Dalam konteks ini, museum sebagai sarana pembelajaran nonformal dapat berperan strategis dalam mendukung proses pendidikan sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi pembelajaran sejarah melalui pendekatan literasi sejarah dengan memanfaatkan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya sebagai sumber belajar yang kontekstual dan otentik. Pendekatan literasi sejarah menekankan pada kemampuan siswa dalam memahami, menganalisis, dan merefleksikan peristiwa sejarah berdasarkan bukti-bukti nyata, seperti artefak, dokumen, dan narasi yang tersaji di museum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran sejarah di museum dengan pendekatan literasi sejarah mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa. Mereka tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga aktif dalam membangun pemahaman sejarah melalui analisis kritis terhadap sumber-sumber sejarah. Museum Subkoss Garuda Sriwijaya, sebagai situs sejarah perjuangan militer di Sumatera Selatan, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks lokal, memperkuat identitas nasional, dan menumbuhkan rasa nasionalisme. Revitalisasi ini juga mendorong para guru untuk mengembangkan model pembelajaran yang kolaboratif dan interaktif berbasis lingkungan sejarah. Dengan demikian, pendekatan ini tidak hanya membuat sejarah menjadi lebih bermakna dan hidup, tetapi jugamengembangkan kemampuan berpikir kritis dan literasi sejarah siswa secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama antara institusi pendidikan dan pengelola museum untuk menciptakan ekosistem pembelajaran sejarah yang lebih inovatif, relevan, dan menyentuh pengalaman langsung peserta didik.
Kehidupan Masyarakat Etnis Tionghoa dan Arab Dalam Perspektif Sejarah Perdagangan di Kota Palembang Agus Susilo; Yeni Asmara; Fitriyan Dela Widyaningrum
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 5 No 1 (2023): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v5i1.1948

Abstract

The background in this research is about the history of the ethnic Chinese and Arabs in Palembang due to trade in the past that led to relations with the Malay community. The purpose of this study was to determine the life of the Chinese and Arab ethnic communities in the perspective of the history of trade in Palembang City. The method in this research is the historical research method. In this historical research method, there are steps that include: Heuristics (collection of sources) obtained from the results of journal and scientific book reviews, then criticism which consists of external criticism and internal criticism), the data that has been criticized is then adjusted to be suitable for use. in writing scientific articles, the last step is hirtoriography, namely writing history from the results of these sources into scientific writing. The results and discussion are the social life of the Chinese and Arab communities in Palembang, namely the Chinese and Arab communities in Palembang can develop well. Social interaction with the Malay community and other immigrant communities is well maintained. This good relationship creates cultural acculturation through marriage ties with the local community which gives birth to a new culture. Meanwhile, the relationship between the local community and the ethnic Chinese and Arab communities in Palembang was created because of good communication and both as social beings to need each other. Various sentiments against the Chinese and Arab communities over time can be avoided. People can live in peace and harmony by helping the prosperity of the city of Palembang as a city that maintains local history and traditions. The conclusion is that the Malay community can coexist with other ethnic groups that develop in the city of Palembang. This harmonious life is marked by cultural acculturation which adds to the uniqueness of the city of Palembang today.)
Jejak Sejarah Alsara Ulu Di Lubuklinggau Warisan Literasi Masyarakat Uluan Rahayu, Nyimas; Wiji Rahayu; Indri Maya Sari; Zandia Murti; Yeni Asmara
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 9 No. 3 (2026): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jy25qr79

Abstract

This study aims to describe the historical traces, development, function, and preservation efforts of the Ulu script as a literary heritage of the Uluan community in Lubuklinggau City. The study employed a qualitative approach with a descriptive-historical method. Data collection was conducted through literature review utilizing various sources, such as books, scientific journal articles, research reports, and documents discussing the history, literacy, and preservation of the Ulu script. Data analysis was conducted descriptively and qualitatively through the processes of classification, interpretation, and synthesis of information from various sources, while data validity was strengthened using source triangulation. The results indicate that the Ulu script is a traditional writing system that developed in the upper reaches of the Musi River from around the 9th century until reaching its peak in the 13th century AD. This script serves as a medium for recording local history, customary law, religious teachings, literature, and traditional medical knowledge, thus demonstrating the development of the Uluan community's literacy tradition. However, developments, globalization, and the dominance of the Latin script have caused the use of the Ulu script to decline and become less familiar to the younger generation. Various preservation efforts have been undertaken through education, literacy training, manuscript documentation, digitization, and cultural outreach. This study concludes that the Ulu script is a cultural heritage with high historical, educational, and local identity value. Therefore, synergy between the government, educational institutions, cultural communities, and the community is needed to ensure its continued preservation in the digital age. Keywords: Cultural Heritage, Cultural Preservation, Literacy, Uluan Community, Ulu Script.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 56 LUBUKLINGGAU Via Indriana Putri; Yeni Asmara; Sujarwo
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.635

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPA siswa kelas IV setelah diterapkan model search, solve, create, and share (SSCS). Jenis penulisan yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes (pre-test dan post-test). Metodenya Pre-Experimental Design. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada tes awal sebesar 42,58 dan pada tes akhir menjadi 77,08 dan siswa mengalami peningkatan rata-rata sebesar 34,50. Pada data post-test siswa yang tuntas mencapai KKM 65 dari total siswa kelas IV dengan 19 siswa mengalami tuntas dan 5 mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil analisis Uji z. Post-test dengan nilai zhitung (3,50) ≥ ztabel (1,64). Dari data rata-rata nilai post-test mengalami peningkatan dengan jumlah siswa kelas IV yaitu 24. Dapat disimpulkan bahwa setelah diterapkan model search, solve, create, and share (SSCS) pada pembelajaran IPA siswa kelas IV secara signifikan tuntas. Kata kunci : Search, Solve, Create, and Share, Hasil Belajar IPA