Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Aplikasi Pengelolaan Data Wilayah Menggunakan RESTfull API Pada Kementerian ESDM Bagas Ahmad Faizal; Budi Sudrajat; Hasta Herlan Asymar
Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jitkom.v10i1.008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pengelolaan data wilayah administratif berbasis RESTful API dengan menggunakan framework Laravel. Sistem ini dirancang guna mendukung kebutuhan pengelolaan data wilayah yang meliputi empat entitas utama, yaitu provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. Pengelolaan data wilayah seringkali dilakukan secara manual atau belum terintegrasi dengan baik, sehingga memunculkan kendala dalam hal efisiensi, akurasi, serta aksesibilitas data. Untuk menjamin keamanan akses, sistem menerapkan autentikasi pengguna berbasis JSON Web Token (JWT) sehingga setiap pengguna yang mengakses sistem memiliki otorisasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Sistem ini menyediakan implementasi fungsi CRUD (Create, Read, Update, Delete) pada setiap entitas, yang memungkinkan proses pengelolaan data dilakukan secara lebih mudah, cepat, dan terstruktur. Proses pengembangan dilakukan dengan pemisahan antara sisi back-end dan front-end, di mana keduanya saling berkomunikasi melalui HTTP request. Dengan pendekatan ini, sistem menjadi lebih fleksibel, skalabel, serta mudah diintegrasikan dengan aplikasi lain sesuai kebutuhan instansi. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa autentikasi serta fungsi CRUD pada setiap entitas dapat berfungsi dengan baik dan menghasilkan keluaran sesuai input. Dengan adanya sistem ini, diharapkan instansi terkait mampu mengelola data wilayah secara efisien, meningkatkan kualitas layanan publik, mendukung integrasi data, serta mempercepat proses digitalisasi pemerintahan yang berkelanjutan.
PERBANDINGAN ALGORITMA RANDOM FOREST DAN LOGISTIC REGRESSION DALAM PREDIKSI PENYAKIT DIABETES Zidan Januri Zumantara; Budi Sudrajat; Hasta Herlan Asymar
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.998

Abstract

This study aims to compare the performance of the Random Forest and Logistic Regression machine learning algorithms in predicting diabetes using the Pima Indians Diabetes dataset from Kaggle. The dataset contains data on 768 adult female patients with eight health indicators and a target outcome variable indicating diabetes status. This quantitative study uses a comparative approach. The research stages include initial data analysis, preprocessing (zero-value cleaning), splitting the data into 70% training and 30% test, model development, evaluation using accuracy, precision, recall, and F1-score metrics, and feature analysis. The results show that Random Forest achieved 75% accuracy and Logistic Regression 74%. Random Forest also slightly outperformed Logistic Regression in precision, recall, and F1-score. This study differs from previous research in that it not only focused on evaluation metrics but also analyzed the most influential features. The analysis results show that Glucose is the most dominant indicator in Random Forest, while DiabetesPedigreeFunction is the most influential in Logistic Regression. These findings provide additional insight into the key risk factors in diabetes prediction.Penelitian ini bertujuan membandingkan performa algoritma machine learning Random Forest dan Logistic Regression dalam memprediksi penyakit diabetes dengan menggunakan dataset Pima Indians Diabetes dari Kaggle. Dataset berisi 768 data pasien wanita dewasa dengan delapan indikator kesehatan serta variabel target Outcome yang menunjukkan status diabetes. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif, tahapan penelitian meliputi analisis data awal, pra-pemrosesan berupa pembersihan nilai nol, pembagian data menjadi 70% training dan 30% testing, pembangunan model, evaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score, serta analisis fitur penting. Hasil menunjukkan bahwa Random Forest memperoleh akurasi 75% dan Logistic Regression 74%. Random Forest juga sedikit lebih unggul pada precision, recall, dan F1-score dibanding Logistic Regression. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu adalah tidak hanya berfokus pada metrik evaluasi, tetapi juga menambahkan analisis fitur paling berpengaruh. Hasil analisis menunjukkan bahwa Glucose merupakan indikator paling dominan pada Random Forest, sedangkan DiabetesPedigreeFunction paling berpengaruh pada Logistic Regression. Temuan ini memberikan pemahaman tambahan mengenai faktor risiko utama dalam prediksi penyakit diabetes.
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA RANDOM FOREST DAN NAÏVE BAYES DALAM KLASIFIKASI PENYAKIT AIDS Muhamad Tedi Saprudin; Budi Sudrajat; Hasta Herlan Asymar
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.1002

Abstract

This study aims to compare the performance of the Random Forest and Naïve Bayes algorithms in classifying AIDS based on patient data. The dataset was obtained from the Kaggle platform and consists of 2,139 data points with 23 attributes, including medical information such as age, weight, haemoglobin level, gender, treatment type, and CD4 and CD8 cell counts. The research method comprises several stages: data collection, pre-processing, model building, and evaluation. The model was evaluated using metrics such as accuracy, precision, recall, F1-score, confusion matrix, and AUC-ROC. The results showed that the Random Forest algorithm outperformed Naïve Bayes. Random Forest achieved an accuracy of 88.16% and an AUC of 91.25%, while Naïve Bayes only achieved an accuracy of 81.46% and an AUC of 81.40%. These findings indicate that Random Forest is better able to handle complex, non-linear medical data and provides more stable, reliable classification results. Therefore, Random Forest is recommended as a more effective algorithm for classifying AIDS cases based on the dataset used in this study.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Random Forest dan Naïve Bayes dalam melakukan klasifikasi penyakit AIDS berdasarkan data pasien. Dataset yang digunakan diperoleh dari platform Kaggle dan terdiri atas 2.139 data dengan 23 atribut, yang mencakup informasi medis seperti usia, berat badan, kadar hemoglobin, jenis kelamin, jenis pengobatan, serta jumlah sel CD4 dan CD8. Metode penelitian meliputi beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, pra-pemrosesan, pembentukan model, dan evaluasi. Model dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, F1-score, confusion matrix, dan AUC- ROC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memiliki performa lebih baik dibandingkan Naïve Bayes. Random Forest mencapai akurasi sebesar 88,16% dan nilai AUC sebesar 91,25%, sedangkan Naïve Bayes hanya memperoleh akurasi 81,46% dengan AUC 81,40%. Temuan ini menunjukkan bahwa Random Forest lebih mampu menangani data medis yang kompleks dan non-linear, serta memberikan hasil klasifikasi yang lebih stabil dan andal. Oleh karena itu, Random Forest direkomendasikan sebagai algoritma yang lebih efektif untuk klasifikasi kasus AIDS menggunakan dataset pada penelitian ini.
Penerapan Transfer Learning Menggunakan Arsitektur Deep CNN ResNet-50 untuk Klasifikasi Jenis Sampah Adi saputra Marbun; Budi Sudrajat; Hasta Herlan Asymar
Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jitkom.v10i1.009

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia akibat tingginya timbulan sampah dan rendahnya tingkat daur ulang. Salah satu solusi inovatif yang dapat diterapkan adalah sistem klasifikasi sampah otomatis berbasis citra. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi jenis sampah menggunakan arsitektur Deep Convolutional Neural Network ResNet-50 dengan pendekatan transfer learning. Dataset yang digunakan berasal dari Kaggle dan mencakup lima kelas: cardboard, glass, metal, paper, dan plastic. Data telah melalui tahap pra-pemrosesan, augmentasi, dan pembagian secara stratifikasi. Model dilatih selama 50 epoch menggunakan optimizer AdamW dan fungsi kehilangan CrossEntropyLoss. Hasil pelatihan menunjukkan akurasi validasi tertinggi sebesar 85%. Evaluasi dengan confusion matrix dan classification report menunjukkan model mampu melakukan klasifikasi secara akurat dan seimbang pada tiap kelas. Sistem ini juga dilengkapi antarmuka interaktif untuk prediksi gambar tunggal, memperlihatkan potensi penerapan nyata dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi. Hasil penelitian membuktikan bahwa transfer learning dengan ResNet-50 efektif untuk klasifikasi citra sampah dan berpotensi mendukung solusi lingkungan berbasis kecerdasan buatan
Literasi Digital Untuk Penjualan Bagi Komunitas UMKM Kuliner Pasar Lama Tangerang Sudrajat, Budi; Roma Doni, Fahlepi; Herlan Asymar, Hasta
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v1i2.211

Abstract

Dimasa pandemi covid-19 yang bisa mengancam kehidupan kita baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun bernegara dan menganjurkan seluruh masyarakat untuk mengurangi kegiatan diluar rumah. Harapannya supaya masyarakat bisa terhindar dari virus corana atau yang lebih dikenal covid-19, maka dari itu kami dari prodi Teknik Komputer Universitas Bina Sarana Informatika melakukan Pengabdian Masyarakat dengan tema atau materi tentang Dampak Teknologi dan Literasi Digital Bagi Pelaku UMKM untuk penjualan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM), mengapa demikian karena hampir seluruh kegiatan ataupun aktivitas masyarakat dapat dilakukan dirumah. Misalnya dalam kegiatan jual beli dapat dilakukan dirumah, beribadah dirumah, dan juga kegiatan sosial lainnya dan seefektif mungkin kita lakukan di dalam rumah agar kita bisa terhindar dari paparan virus corona atau covid-19 tujuan dari dilakukannya kegiatan ini agar pelaku UMKM khususnya dan masyarakat pada umumnya tetap beraktifitas terutama selama masa pandemi. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang meningkat bagi peserta, memberikan perubahan dengan meningkatnya omzet dan keuntungan bagi pelaku UMKM dan dapat menambah jumlah wirausaha yang mau bergerak di bidang UMKM
Edukasi Penggunaan Internet Sehat Dan Aman Bagi Warga Sekitar Musholla An Nur Tanjung Duren Selatan Sudrajat, Budi; Roma Doni, Fahlepi; Herlan Asymar, Hasta; Darrusalam, Muhammad
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v2i2.441

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat di berbagai bidang, sangat mempengaruhi kehidupan manusia terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi yang bebas nilai sehingga bisa diimplementasikan di berbagai nilai kehidupan. Ponsel sudah bukan barang yang mewah untuk dimiliki, tetapi sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan manusia. Untuk itu semua lapisan masyarakat harus dapat mengikuti alur perkembangan teknologi ini. Dengan pelatihan ketrampilan diharapkan Warga Sekitar Musholla An Nur Kelurahan Tanjung Duren Selatan Jakarta Barat dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari seperti yang tertuang pada misi Kelurahan Tanjung Duren yakni “Terwujudnya Ketrampilan Yang Bermutu Dan Berakhlak Mulia Serta Mampu Menjadi Pelopor Bagi Kemajuan Masyarakat Dan Negara”. Untuk membekali Warga Sekitar Musholla An Nur Kelurahan Tanjung Duren Selatan Jakarta Barat dalam pengetahuan teknologi maka pengabdian masyarakat perlu dilakukan dengan tujuan memperkenalkan Internet Sehat, Aman dan aman untuk Peningkatan Pengetahuan Teknologi Bagi Warga Sekitar Kelurahan Tanjung Duren Selatan Jakarta Barat. Melihat fenomena saat ini hampir semua benda dapat kita gunakan seperti yang kita inginkan hanya dengan menekan tombol pada ponsel. Benda-benda yang “cerdas” karena pada benda tersebut telah dilengkapi dengan alat-alat teknologi sesuai dengan kebutuhan manusia. Inilah konsep pada Internet yakni benda-benda yang cerdas dengan dilengkapi teknologi
Edukasi Pemanfaatan Perkembangan Teknologi Untuk Peningkatan SDM Berkualitas Bagi Warga Kelurahan Sukasari Tangerang Sudrajat, Budi; Roma Doni, Fahlepi; Herlan Asymar, Hasta; Darrusalam, Muhammad
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i1.530

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat dilakukan dalam rangka membantu program Pemerintah untuk meningkatkan mutu dari Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dibidang edukasi pemanfaatan dan perkembangan teknologi. Implementasi teknologi dalam masyarakat bisa mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh warga sekitar Kelurahan Sukasari Tangerang dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Berdasarkan hasil identifikasi, program pengabdian masyarakat ini disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan mitra. Materi meliputi pemahaman tentang peningkatan mutu SDM dalam bidang teknologi.Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk seminar yang melibatkan peserta secara aktif. Hasil dari Pengabdian Masyarakat ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat membantu dan meningkatkan efisiensi pekerjaan, meminimalisasi kesalahan dan mempermudah mengakses informasi. Selain itu, teknologi juga sebagai fasilitas untuk mengembangkan ketrampilan baru, meningkatkan produktivitas dan motivasi.Tantangan yang ditemukan dalam pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini masih kurangnya pengetahuan dan ketrampilan teknis dari para peserta. Dapat disimpulkan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan bisa membantu masyarakat sekitar Kelurahan Sukasari Tangerang untuk meningkatkan kompetensi dan bisa mengetahui lebih banyak lagi mengenai pemanfaatan teknologi yang ada di era digital saat ini  
Edukasi Penggunaan Internet Sehat, Aman dan Produktif Untuk Santri Pondok Pesantren Al Mansyuriah Sepatan Kabupaten Tangerang Banten Sudrajat, Budi; Roma Doni, Fahlepi; Herlan Asymar, Hasta; Darrusalam, Muhammad; Mahmud, Ade; Zakiyatun Nufus, Tatu
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i2.627

Abstract

Tujuan edukasi penggunaan internet sehat, aman dan produktif ialah proses edukasi yang memberikan pembelajaran yang memadai mengenai penggunaan internet sehingga mengedepankan dampak positif dan menekan dampak negatif dan menjadikan para santri menjadi cerdas dan produktif. Internet bisa membantu kegiatan manusia menjadi lebih ringan, lebih efektif dan efisien serta tidak sedikit dampak yang menjadikan internet sebagai sarana cyber crime, cyber bullying dan bentuk kekerasan lainnya. Hal ini menjadi tantangan bagi semua pihak ,terutama di zaman yang serba canggih untuk itu dibutuhkan edukasi yang memberikan pembelajaran serta pendampingan supaya para santri bisa memilih dan berhati-hati mengani konten internet. Hasil dari pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini tersusun materi sosialisasi , makalah dalam bentuk modul maupun presentasi berisikan materi penggunaan internet sehat, aman dan produktif. Peserta dalam hal ini santri pondok pesantren Al mansyuriah mendapatkan banyak manfaat dari pelaksanaan pengabdian Masyarakat yaitu mengetahui dampak positif dan negatif dari teknologi internet. Para santri juga mendapatkan teknik dasar dalam mencegah dan menanggulangi konten negatif yang ada didalam konten internet. Mengetahui tips dan trik berselancar di dunia internet terutama dalam menggunakan media sosial secara sehat dan aman, serta produktif.
Edukasi Pemanfaatan Internet dan IoT Untuk Meningkatkan Pengetahuan Bagi Pekerja Sosial Masyarakat Kelurahan Sukasari Tangerang Sudrajat, Budi; Roma Doni, Fahlepi; Herlan Asymar, Hasta; Darrusalam, Muhammad
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.829

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja sosial masyarakat (PSM) di Kelurahan Sukasari, Tangerang melalui edukasi pemanfaatan Internet dan Internet of Things (IoT). Dalam era digital, kemampuan mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi menjadi krusial untuk efektivitas kerja PSM. Kondisi saat ini menuntut warga sekitar Kelurahan Sukasari Kota Tangerang harus dapat bertransformasi dalam pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang dewasa ini, di masa seperti ini mereka dituntut bisa menggunakan teknologi seperti media internet dan penggunaan smartphone. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan pelatihan. Program edukasi ini mencakup pengenalan dasar internet, penggunaan aplikasi penting dalam pekerjaan sosial, serta penerapan IoT untuk memonitor dan mengelola data kesejahteraan masyarakat secara lebih efisien. Hasil dari penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan PSM terkait teknologi digital. Para peserta mampu mengakses informasi lebih cepat, berkomunikasi lebih efektif, dan memanfaatkan perangkat IoT untuk tugas-tugas operasional seperti pemantauan kondisi kesehatan dan lingkungan. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah bahwa edukasi mengenai Internet dan IoT sangat bermanfaat bagi PSM, tidak hanya untuk meningkatkan kinerja mereka tetapi juga untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dengan demikian, program edukasi ini diharapkan dapat dijadikan model untuk diterapkan di kelurahan-kelurahan lain guna memberdayakan pekerja sosial di seluruh Indonesia