Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Penentuan Pusat-pusat Pertumbuhan dan Komoditi Basis Pertanian di Kabupaten Pasaman Barat Ananda Syahputra; Yonariza yonariza; Hasnah Hasnah
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i2.231

Abstract

Analisis penentuan pusat pertumbuhan wilayah dan komoditi basis merupakan upaya untuk mengoptimalkan pembangunan wilayah Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dapat dijadikan referensi kebijakan pembanguan bagi pemerintah Kabupaten Pasaman. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kecamatan yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan mengidentifikasi komoditi pertanian basis masing-masing kecamatan Kabupaten Pasaman serta mengidentifikasi interaksi antara pusat pertumbuhan (growth pole) dengan daerah sekitarnya (hinterland). Penelitian ini menggunakan tiga metode analisis data, yaitu analisis Skalogram, Indeks Sentralitas, Location Quotient serta analisis Gravitasi. Berdasarkan hasil analisis skalogram dan indeks sentralitas didapatkan bahwa dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman, teridentifikasi sebanyak 4 kecamatan sebagai pusat pertumbuhan. Empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Lubuk Sikaping dengan komoditi basis ikan sawah dan budidaya perairan umum, Kecamatan Rao Selatan memiliki komiditi basis utama kangkung dan nenas, Kecamatan Panti memiliki komoditi basis utama kelinci dan sapi potong, dan Kecamatan Tigo Nagari memiliki komoditi basis utama ikan sawah dan ikan sungai. Pemerintah Kabupaten Pasaman disarankan menetapkan kebijakan spesialisasi komoditi basis pada masing-masing kecamatan dan memperkuat keterkaitan antar wilayah, sehingga dapat mendorong pergerakan perekonomian secara merata.
Strategi Pengembangan Usaha Kecil Kafe Kopmil Ijo di Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat Debby Okti Maharani; Yonariza Yonariza; Rian Hidayat
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 3, No 3 (2021): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i3.428

Abstract

Jumlah UKM di Kota Payakumbuh selalu mengalami peningkatan sehingga membuat tingginya tingkat persaingan. Hal tersebut mengharuskan UMKM mengambil keputusan yang tepat dalam meraih pangsa pasar dan mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis lingkungan strategis internal dan eksternal dalam pengembangan usaha Kafe Kopmil Ijo dan merumuskan strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan oleh Kafe Kopmil Ijo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Analisis data penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui lingkungan perusahaan baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. Sedangkan analisis kuantitatif digunakan pada matriks IFE dan EFE, matriks SWOT dan Matriks QSPM. Tujuan dari pengembangan yang ingin dicapai adalah untuk meningkatkan pendapatan dan bertahan pada tingkat persaingan yang tinggi. Dirumuskan beberapa strategi untuk mencapai tujuan sebagai berikut:  (1) Meningkatkan  kualitas pelayanan  (2) Melakukan  pengembangan  lokasi usaha (3) Pengembangan produk (4) Meningkatkan  inovasi usaha. Strategi terbaik yang harus dilakukan saat ini berdasarkan hasil analisis yaitu Kafe Kopmil Ijo disarankan untuk menggunakan strategi penetrasi pasar
Strategi Pengembangan Usaha Kecil Kafe Kopmil Ijo di Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat Debby Okti Maharani; Yonariza Yonariza; Rian Hidayat
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 3 (2021): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i3.428

Abstract

Jumlah UKM di Kota Payakumbuh selalu mengalami peningkatan sehingga membuat tingginya tingkat persaingan. Hal tersebut mengharuskan UMKM mengambil keputusan yang tepat dalam meraih pangsa pasar dan mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis lingkungan strategis internal dan eksternal dalam pengembangan usaha Kafe Kopmil Ijo dan merumuskan strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan oleh Kafe Kopmil Ijo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Analisis data penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui lingkungan perusahaan baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. Sedangkan analisis kuantitatif digunakan pada matriks IFE dan EFE, matriks SWOT dan Matriks QSPM. Tujuan dari pengembangan yang ingin dicapai adalah untuk meningkatkan pendapatan dan bertahan pada tingkat persaingan yang tinggi. Dirumuskan beberapa strategi untuk mencapai tujuan sebagai berikut:  (1) Meningkatkan  kualitas pelayanan  (2) Melakukan  pengembangan  lokasi usaha (3) Pengembangan produk (4) Meningkatkan  inovasi usaha. Strategi terbaik yang harus dilakukan saat ini berdasarkan hasil analisis yaitu Kafe Kopmil Ijo disarankan untuk menggunakan strategi penetrasi pasar
Analisis Usaha dan Manajemen Produksi pada Usaha Tempe Amanah di Kota Padang Khariena Armanda; Yonariza Yonariza; Yusmarni Yusmarni
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v8i1.912

Abstract

Fluktuasi harga bahan baku kedelai menjadi permasalahan utama agroindustri tempe, termasuk Usaha Tempe Amanah di Kota Padang yang memiliki harga jual relatif rendah dan belum pernah dianalisis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran umum dan aspek manajemen usaha serta menganalisis keuntungan, margin kontribusi, titik impas, dan sensitivitas usaha terhadap perubahan harga kedelai. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Tempe Amanah merupakan industri rumah tangga berskala kecil yang beroperasi sejak tahun 2011 dengan 17 tenaga kerja, memproduksi lima varian tempe, dan memasarkan produk melalui sistem titip jual di pasar tradisional. Selama periode 1–30 September 2025, usaha memperoleh laba bersih Rp41.801.650 dengan tingkat keuntungan 15% dan telah melampaui titik impas sebesar Rp56.577.683. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga kedelai menurunkan tingkat keuntungan serta meningkatkan nilai titik impas usaha. Kesimpulan penelitian menunjukkan usaha layak dijalankan, namun sensitif terhadap kenaikan harga bahan baku secara ekonomi berkelanjutan
Analisis Social Return on Investment (SROI) Program CSR PT Bukit Asam pada Kelompok Peternak Dusun Kayu Gadang Kota Sawah Lunto Provinsi Sumatera Barat Nuraini Budi Astuti; Yonariza; Mahdi; Cut Mutiani
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v8i1.957

Abstract

Keberadaaan suatu aktivitas bisnis saat ini tidak hanya ditunjukkan untuk mendapatkan keuntungan tapi juga memberikan manfaat bagi linkungndan dan masyarakat sekitarnya. Hal tersebut dapat dilakukan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan investasi sosial. Untuk mengukur efektivitas suatu program, perlu dilakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program CSR PT Bukit Asam (PT BA) pada kelompok peternak Dusun Kayu Gadang dengan menggunakan metode Social Return On Investment (SROI). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan implementasi program CSR PT BA dan menganalisis keberhasilan program melalui hasil nilai SROI. Hasil perhitungan dalam 10 tahun setelah investasi nilai SROI dalam program ini menunjukkan rasio 5,18, artinya setiap Rp. 1,- investasi yang dilakukan PT BA akan memberikan manfaat sebesar Rp. 5,18,-. Program ini dapat dikategorikan berhasil karena dapat melebihi rasio 1 dalam SROI. Jika dilihat dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, program ini memiliki potensi keberlanjutan yang baik dan layak untuk dilanjutkan.