Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Smart Traffic Light Berbasis Arduino Muhammad Reski; Khairi Budayawan
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 9, No 3 (2021): Vol. 9, No 3, September 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v9i3.112656

Abstract

Indonesia merupakan negara urutan ke-14 dengan jumlah lalu lintas terpadat sedunia dan sering mengalami kemacetan pada lampu merah dikarenakan pengaturan lama waktu lampu hijau menyala masih di inputkan secara manual,  waktu yang di seting kadang tidak optimal pada simpang-simpang tertentu, Penulis mencoba memberikan solusi dengan mengoptimalkan pengaturan lampu lalu lintas menggunakan pendeteksian tingkat kepadatan lalu lintas. Tujuan dari pembuatan perlengkapan ini merupakan buat menciptakan suatu perlengkapan berbentuk prototype yang bisa mengendalikan kemacetan pada sesuatu persimpangan. Perlengkapan ini bisa mengendalikan lama lampu hijau cocok dengan sensor yang terbaca kemuduian arduino hendak memproses semacam yang di inputkan pada program. Informasi yang didapatkan sehabis melaksanakan pembacaan sensor berbentuk tingkatan kemacetan serta lamanya lampu menyala disebuah persimpangan. Misalnya semacam pada tingkatan kemacetan lagi, lampu hijau hendak menyala sepanjang 30 detik. Tata cara pembuatan perlengkapan ini memakai tata cara reverse engineering, ialah sesuatu tata cara pengembangan suatu produk tertentu yang dijadikan selaku bahan acuan buat menciptakan suatu produk baru dengan pengembangan pada komponen tertentu. Hasil dari pembuatan perlengkapan/ prototype ini merupakan terciptanya suatu smart traffic light yang bekerja secara otomatis cocok dengan tingkatan kepadatan disebuah persimpangan. Bersumber pada hasil pengujian bisa dikenal kalau pada simpang 1 sensor 1, hasil pembacaannya ialah 4 centimeter, perihal itu menampilkan kalau sensor mengetahui terdapatnya kendaraan, hingga arduino hendak memastikan lama nyala lampu hijau cocok dengan program yang sudah diinputkan, ialah sepanjang 30 detik. Bersumber pada analisis hasil pengujian prototype ini bisa dinyatakan kalau perlengkapan ini sanggup bekerja dengan baik serta dapat di implementasikan sebagaimana tujuan pembuatan perlengkapan ini.Kata Kunci : smart traffic light, Arduino AT mega 2560, Ultrasonik.
Pemberdayaan Pemuda Dalam Pengembangan Atraksi Wisata Ikan Sakti Sungai Janiah Nagari Tabek Panjang Syukri . Syukri; Elfi Tasrif; Khairi Budayawan; Yuliana Yuliana
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20, No 2 (2020): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.961 KB) | DOI: 10.24036/sb.0520

Abstract

Pemberdayaan pemuda dalam pariwisata merupakan sebuah langkah yang tepat untuk mencapai dampak positif kegiatan tersebut. Identifikasi dimensi utama dari pemberdayaan pemuda adalah, seperti: (1) lingkungan yang aman dan lebih ramah; (2) partisipasi aktif; (3) pembagian peran dalam masyarakat; dan (4) upaya mencapai perubahan. Upaya melakukan pengembangan pariwisata melalui pemberdayaan pemuda mulai dilakukan karena pemikiran jangka panjang kelompok dewasa untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Pemuda dianggap memiliki kemampuan yang lebih besar dalam melakukan pengembangan atraksi untuk menarik kedatangan wisatawan. Permasalahan adalah sejauh mana inisiatif pemuda di Nagari Tabek Panjang untuk mengembangkan atraksi wisata Ikan Sakti Sungai Janiah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terkait kebutuhan pemuda dalam melaksanakan pengembangan dan siapakah yang dibutuhkan untuk membantu terlaksananya kegiatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif untuk memperoleh data dari informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawacara, data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan sehingga lebih mudah dipahami oleh pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda memerlukan pemicu untuk menghasilkan inisiatif bagi atraksi wisata Ikan Sakti Sungai Janiah. Program pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Padang merupakan salah satu solusi untuk memberdayakan para pemuda.
PELATIHAN TATA GRAHA RUMAH WISATA BAGI PENGELOLA HOMESTAY DI NAGARI HARAU Lise Asnur; Dadi Satria; Khairi Budayawan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i1.1212

Abstract

Abstrak Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memberikan kontribusi kepada Pengelola Homestay di Kenagarian Harau, Kecamatan Harau melaksanakan tata graha meliputi perancangan desain visual interior dan eksterior, pemeliharaan fasilitas, pembersihan dan penataan ruangan kamar dan kamar mandi rumah wisata sehingga membuat tamu nyaman dan aman, serta bermanfaat bagi wisatawan. Metode pengabdian yang digunakan adalah demonstrasi.Kegiatan pengabdian mulai dari tahap persiapan yakni observasi dan sosialisasi, sedangkan untuk pelaksanaan mulai dari penyajian materi, praktik, refleksi dan evaluasi.Hasil kegiatan pengabdian adalah: (1) Pelaksanaan kegiatan terselenggara dengan baik, berjalan lancar, dan peserta memiliki antusias yang luar biasa sepanjang kegiatan berlangsung; (2) Peserta sangat aktif dalam mempraktikan operasional tata graha dan mengikuti dengan motivasi yang tinggi, dan (3) Peserta pelatihan mendapatkan keterampilan baru dalam operasional tata graha, sehingga dapat diimplementasikan di homestay yang mereka kelola sehingga dapat meningkatkan kualitas homestay.
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Larutan Gula Menggunakan Radiasi Gelombang Mikro Ismail Ismail; Khairi Budayawan
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 10, No 1 (2022): Vol. 10, No 1, Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v10i1.116436

Abstract

Perkembangan teknologi pada saat ini sangat pesat, sehingga tercipta begitu banyak alat yang menggunakan teknologi yang canggih. Gelombang mikro adalah gelombang elektromagnetik super tinggi yang berada dalam rentang 3GHz-300GHz. Kelebihan gelombang mikro adalah perambatannya relatif cepat dikarenakan gelombangnya yang pendek. Salah satu pemanfaatan radiasi gelombang mikro ialah digunakan untuk alat ukur. Alat ukur tersebut digunakan untuk mengukur kadar larutan gula radiasi gelombang mikro yang akan digunakan sebagai alat ukur didapatkan dari antena mikrostrip yang akan memancarkan frekuensi sebesar 2,4GHz. Untuk mendapatkan hasil pengujian kadar larutan gula, digunakan metode pengukuran dengan menggunakan Power Detector dan Vector Network Analyzer (VNA). Nilai yang diukur adalah nilai S21(dB) dan nilai Phase(º).Hasil pengujian kadar larutan gula pada Power Detector menunjukkan bahwa semakin banyak kadar gula yang terdapat didalam larutan, maka nilai output dari Power Detector akan semakin tinggi.Kata kunci :Alat Ukur, Gelombang Mikro, Power Detector, Vector Network Analyzer (VNA) The development of technology at this time is very rapid, so that there are so many tools that use sophisticated technology. Microwaves are super high electromagnetic waves that are in the 3GHz-300GHz range. The advantage of microwaves is that they are relatively fast because of their short wavelengths. One of the uses of microwave radiation is to use it as a measuring instrument. The measuring instrument is used to measure the concentration of the sugar solution of microwave radiation which will be used as a measuring instrument obtained from a microstrip antenna which will emit a frequency of 2.4 GHz. To get the test results of the sugar solution content, the measurement method is used using a Power Detector and Vector Network Analyzer (VNA). The measured value is the value of S21(dB) and the value of Phase(º). The results of testing the sugar solution level on the Power Detector show that the more sugar content there is in the solution, the higher the output value of the Power Detector will be.Keywords: Measuring Instrument,Microwave, Power Detector, Vector Network Analyzer (VNA)
Desain dan Karakteristik Antena Microstrip Sebagai Sensor Non – Destructive Irfan Fadilah; Khairi Budayawan
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 10, No 2 (2022): Vol. 10, No 2, Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v10i2.116516

Abstract

Non-destructive adalah teknik non-invasif untuk menentukan integritas bahan, struktur objek tanpa menghancurkan benda uji. Antena microstrip adalah suatu konduktor metal yang menempel diatas groundplanendiantaranya terdapat bahan dielektrik.Perancangan antena mikrostrip pada penelitian ini menggunakan CST StudioSuite2019. 1) Menghasilkan rancangan pada CST suite studio antena mikrostrip dengan karakteristik yang telah ditentukan.2) Dapat memahami perancangan antena mikrostrip dengan menggunakan CST suite studio. 3) Mengaplikasikan antena mikrostrip yang dirancanag sebagai sensor Non-destuctive pada alat uji pada kadar larutan gula. 4)dapat merancang antena mikrostrip menggunakan bahan FR-4 (lossy).perancangan antena ada berberapa harus dilakukan,yaitu menentukan parameter antena,menentukan bahan substrate,patch,ground plane dan melakukan perhitungan terhadap dimensi patch,substrate dan ground.Pengujian Antena A&B menggunakan VNA. Hasil pengukuran S11 Antena A, semakin pekat kadar gula dalam larutan, maka S11 meningkat, sedangkan Phase tidak teratur. Hasil pengukuran S11 Antena B, semakin pekat kadar gula dalam larutan, nilai S11 tidak teratur, sedangkan Phase konstan naik. Hasil pengujian antena A untuk kadar larutan gula menggunakan VNA menunjukan semakin meningkat kadar gula dalam air, maka nilai S11 antena konstan naik sedangkan pada phase menjadi tidak teratur. Hasil pengujian antena B untuk kadar larutan gula menggunakan VNA, meningkatnya kadar gula dalam air  maka nilai S11 tidak teratur sedangkan pada phase konstan naik.Kata kunci : Non-destructive (NDT), Antena Mikrostrip , Sensor  Non-destructive is a non-invasive technique to determine the integrity of the material, the structure of the object without destroying the test object. The microstrip antenna is a metal conductor attached to the ground plane in which there is a dielectric material. The design of the microstrip antenna in this study used CST StudioSuite2019. 1) design on the CST suite studio microstrip antenna with predetermined characteristics. 2) Can understand the design of the microstrip antenna using the CST suite studio. 3) Applying a microstrip antenna which is designed as a Non-destructive sensor on the test equipment on the concentration of sugar solution. 4) can design a microstrip antenna using FR-4 (lossy) material. There are several antenna designs that must be done, namely determining the antenna parameters, determining the substrate material, patch, ground plane and calculating the dimensions of the patch, substrate and ground. Testing A&B antennas using VNA. The results of the measurement of S11 Antenna A, the more concentrated the sugar content in the solution, the S11 increases, while the Phase is irregular. The results of the measurement of S11 Antenna B, the more concentrated the sugar content in the solution, the S11 value is irregular, while the constant phase increases. The results of testing antenna A for sugar solution content using VNA showed an increase in sugar content in the air, the S11 value of the antenna increased while the phase became irregular. The results of the antenna B test for the sugar solution content using VNA, the sugar content in the air then the S11 value is irregular while in the constant phase it increases.Keywords: Non-destructive (NDT), Microstrip Antenna, Sensor 
Meta-Analisis: Pengaruh Blended Learning terhadap Peningkatan Hasil Pembelajaran Khairi Budayawan; Agung Setiawan; Ambiyar Ambiyar; Muhammad Giatman; Wakhinuddin Simatupang; Nurhasan Syah
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 10, No 2 (2022): Vol. 10, No 2, Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v10i2.118134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penggunaan teknologi terhadap hasil belajar melalui meta-analisis. Artikel ini membahas pengaruh pencapaian blended learning, dianalisis secara kuantitatif, mendeskripsikan data berupa ukuran sampel, mean dan standar deviasi dan dipublikasikan dalam jurnal yang terindeks Google Scholar. Desain analisis menggunakan analisis kontras kelompok dengan model efek acak yang ukuran efeknya dikoreksi. Analisis menggunakan perangkat lunak JASP untuk menghitung selisih rata-rata, Forrest plot, dan bias publikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai I2 = 99,823, confidence 0,95% dan summary effect 8,24 antara 3,39 hingga 13,09, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan blended learning dan konvensional. Dalam proses belajar kelompok, siswa yang menggunakan blended in learning memiliki hasil belajar yang lebih baik daripada yang tidak menggunakan blended. Berdasarkan hasil analisis, sangat jelas urgensi penerapan blended dalam mendukung proses pembelajaran.Kata Kunci: Blended Learning, Hasil Belajar, Abad 21, Era Industri 4.0 This study aims to describe the impact of using technology on learning outcomes through meta-analysis. This article discusses the effect of blended learning achievement, analyzed quantitatively, described the data in the form of sample size, mean and standard deviation and published in a journal indexed on Google Scholar. The analysis design used group contrasts analysis with a random effects model whose effect sizes were corrected. The analysis uses JASP software to calculate the mean difference, forest plot, and publication bias. The results of the analysis show that the value of I2 = 99.823, confidence 0.95% and summary effect 8.24 between 3. 39 to 13.09, there is a significant difference between the groups using blended learning and conventional. In the group learning process, students who use blended in learning have better learning outcomes than those who do not use blended. Based on the results of the analysis, it is very clear the urgency of the application of blended in supporting the learning process.Keywords: Blended Learning, Learning outcomes, 21st century, Industrial era 4.0
Pengaruh Literasi Digital, Dan Internet Addiction Terhadap Online Learning, Dan Dampak Selanjutnya Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Departemen Teknik Elektronika Yeka Hendriyani; Ronaldo Ronaldo; Dedy Irfan; Khairi Budayawan; Zulhendra Zulhendra
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 10, No 4 (2022): Vol. 10, No 4, Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v10i4.119854

Abstract

Pembelajaran online diterapkan oleh perguruan tinggi sebagai dampak dari penyebaran virus COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan. Revolusi industri 4.0 yang berkembang juga menjadi tantangan bagi lulusan untuk meningkatkan kemampuan individunya. Motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran online menjadi acuan terpenting yang perlu diperhatikan. Metode analisis yang digunakan dalam menentukan apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa adalah PLS-SEM. Pengambilan sampel dalam penelitian ini melalui metode Proportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh literasi digital dan internet addiction terhadap online learning¸serta dampaknya terhadap motivasi belajar. Subyek dalam penelitianmeruapakn mahasiswa departemen teknik elektronika yang mengikuti pembelajaran online sebanyak 229 mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh signifikan terhadap online learning (66,3%), internet addiction berpengaruh signifikan terhadap online learning (22,6%), literasi digital berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (34,9%), internet addiction berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (49,6%), online learning serta berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (15%).  Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar melalui mediasi online learning (9,9%) dan internet addiction berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar melalui mediasi online learning (4%). Dengan hasil temuan ini, motivasi belajar mahasiswa dapat ditingkatkan dengan membatasi internet addiction dan meningkatkan literasi digital dalam mengumpulkan informasi-informasi.Kata kunci: Literasi Digital, Internet Addiction, Online Learning, Motivasi Belajar, SEM Online learning implemented by universities as a result of the spread of the COVID-19 virus is a challenge for educational institutions. The developing industrial revolution 4.0 is also a challenge for graduates to improve their abilities. Student learning motivation in online learning is the most important reference that needs to be considered. The analytical method used in determining what affects student learning motivation is PLS-SEM. Sampling in this study through the method of Proportionate Stratified Random Sampling. This study aims to examine the effect of digital literacy and internet addiction on online learning and their impact on learning motivation. The subjects in the study were students of the electronics engineering department who took part in online learning as many as 229 students. The results show that digital literacy has a significant effect on online learning (66.3%), internet addiction has a significant effect on online learning (22.6%), digital literacy has a significant effect on learning motivation (34.9%), internet addiction has a significant effect on learning motivation (49.6%), online learning and significant effect on learning motivation (15%). Digital literacy has a significant effect on learning motivation through online learning mediation (9.9%) and internet addiction has a significant effect on learning motivation through online learning mediation (4%). With these findings, students' learning motivation can be increased by limiting internet addiction and increasing digital literacy in gathering information.Keywords: Digital literacy, Internet Addiction, Online Learning, Learning Motivation, SEM
Analisis Jalur (Path Analysis) Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa TKJ SMK Negeri 5 Padang Aulia Gustia Putri; Khairi Budayawan
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 10, No 4 (2022): Vol. 10, No 4, Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v10i4.119832

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bentuk untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa Indonesia. Kegiatan belajar utama tergantung pada motivasi siswa untuk belajar. Internet addiction, literasi digital, dan lingkungan rumah adalah beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar. Metode yang digunakan adalah path analysis. Random sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh internet addiction, literasi digital dan lingkungan keluarga. Subjeknya yaitu siswa Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Padang sebanyak 71 siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa: internet addiction berpengaruh besar terhadap motivasi, literasi digital berpengaruh besar terhadap motivasi, lingkungan keluarga berpengaruh besar terhadap motivasi, internet addiction berpengaruh signifikan terhadap motivasi melalui mediasi lingkungan keluarga, dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap motivasi melalui mediasi lingkungan keluarga. Temuan ini memberikan acuan internet addiction akan mempengaruhi motivasi belajar jika tidak dikontrol dengan bijak selain itu kemampuan dalam literasi digital serta lingkungan keluarga juga akan memberikan dampak pada motivasi belajar siswa.Kata kunci: internet addiction, literasi digital, lingkungan keluarga, motivasi belajar Education is one form of educating the lives of Indonesian children. The main learning activities depend on students' motivation to learn. Internet addiction, digital literacy, and home environment are some of the factors that influence learning motivation. The method used is path analysis. Random sampling is used in sampling. The purpose of this study was to examine the effect of internet addiction, digital literacy, and the family environment. The subjects are TKJ students of SMK Negeri 5 Padang with as many as 71 students. The results show that: internet addiction has a big effect on motivation, digital literacy has a big effect on motivation, the family environment has a big effect on motivation, internet addiction has a significant effect on motivation through the mediation of the family environment, and digital literacy has a significant effect on motivation through the mediation of the family environment. This finding provides a reference that internet addiction will affect learning motivation if it is not controlled wisely. In addition, the ability in digital literacy and the family environment will also have an impact on students' learning motivation.Keywords: internet addiction, digital literacy, family environment, learning motivation
Pengembangan Teknologi Digital Cerita Sains Terintegrasi Kearifan lokal untuk Anak Usia Dini Delfi Eliza; Trisna Mulyeni; Khairi Budayawan; Sri Hartati; Fisna Khairiah; Ayu Intan Permana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3640

Abstract

Pembelajaran sains belum terlaksana dengan optimal di TK. Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya media pembelajaran yang dapat memfasilitasi anak untuk belajar sains. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh data hasil analisis kebutuhan yang merupakan acuan untuk mengembangkan media pembelajaran sains yaitu cerita sains bergambar terintegrasi kearifan lokal berbasis teknologi untuk anak usia dini.   Penelitian ini merupakan preliminary research yang merupakan bagian dari penelitian Research and Development model ADDIE, yakni fase analisis.  Penelitian pada fase analisis ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yakni dengan melakukan analisis kebutuhan yang menjadi dasar pengembangan produk berupa cerita sains berbasis budaya lokal.  Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen berupa kurikulum.  Subyek penelitian ini adalah anak TK Al-Huffazh. Dari penelitian ini diperoleh hasil analisis peserta didik, analisis kurikulum, dan anilisis pembelajaran sains.
Sistem Informasi Prediksi Kelulusan Menggunakan Metode Naive Bayes Classifer (Studi Kasus: Prodi Pendidikan Teknik Informatika) Kemal Refta Diska; Khairi Budayawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.893 KB)

Abstract

Prediksi (prediction) adalah kegiatan memprediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Karena masalah pengambilan keputusan adalah masalah yang harus dihadapi, demikian juga peramalan. Karena prediksi sangat erat kaitannya dengan pengambilan keputusan. Prediksi kelulusan mahasiswa merupakan upaya untuk membantu mahasiswa mengetahui status kelulusannya. Metode yang digunakan yaitu metode prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangkat lunak yang menggunakan pendekatan untuk membuat rancangan dengan cepat dan bertahap sehingga dapat segera dievaluasi oleh calon pengguna/klien. Aplikasi prediksi mahasiswa ini diuji menggunakan data mahasiswa PTI angkatan 2014 dan 2015 sebagai data training berjumlah 94 data, dan data mahasiswa angkatan 2016 sebagai data testing berjumlah 46 data. Pada aplikasi ini klasifikasi naïve bayes classifier digunakan untuk melakukan klasifikasi data berdasarkan hasil studi 6 semester dan total sks. Hasil klasifikasi dari aplikasi ini menyatakan bahwa dari 46 data testing memperoleh hasil accuracy 82,61%, precision 91,66%, recall 61,11%. Aplikasi ini dapat membantu memprediksi hasil kelulusan mahasiswa tepat waktu atau tidak tepat waktu berdasarkan hasil studi.