Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Role of Parents in Guiding Children's Learning Activities at Home Pusparini, Gita Asih; Pamujo, Pamujo; Wijayanti, Okto
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.944 KB) | DOI: 10.56916/jirpe.v1i1.30

Abstract

This study aims to determine the role of parents in guiding learning activities from home in fourth-grade elementary school students. This type of research is descriptive qualitative research. This research was conducted at SDN Kaliwadas 01. The source of data used was primary data using interviews with teachers, parents and students, and secondary data in the form of documentation. The informant selection technique in this study used a purposive sampling technique. Analysis of the data used in this study using an interactive analysis model from Miles and Huberman which consists of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study on the role of parents in guiding learning activities from home during the covid-19 pandemic, the results of interviews, observations, and documentation regarding the role of parents in learning from home, there are several problems found in parents when guiding learning activities from home, some of these problems can conclude in this study: the lack of students in understanding the material so that it requires parents to study material that is not in their field, limited facilities, especially in terms of quotas, parents' educational backgrounds. The active role of parents in mentoring learning, directing children to study well, limiting children from playing with gadgets and parents providing facilities for children.
Pentingnya Pembelajaran Apresiasi Drama terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Cahyani, Anggun May; Putri, Rizky Amelia; Noviandini, Saraswati; Wijayanti, Okto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6908

Abstract

Penguatan pendidikan karakter bukan hanya terjadi secara teoritis di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan drama sebagai metode pembelajaran karakter dapat efektif karena drama memiliki keterkaitan yang erat dengan pembentukan karakter. Artikel bertujuan membahas afirmasi pembelajaran apresasi drama terhadap pentingnya pendidikan karakter untuk siswa. Peneliti menerapkan penelitian studi literatur, fokus pada pemanfaatan teks dan literatur perpustakaan sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran apresiasi drama secara rutin memiliki dampak positif pada perkembangan anak-anak. Melalui interaksi dalam dramatisasi kehidupan sehari-hari, anak-anak dapat mengembangkan kepribadian positif, memahami nilai-nilai seperti kerjasama dan tanggung jawab, dan menginternalisasi prinsip-prinsip moral. Hasil penelitian menyoroti kontribusi pada pembelajaran apresiasi drama signifikan terhadap pendidikan karakter anak-anak, mengajarkan mereka nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab. Selain itu, interaksi dalam kegiatan drama memainkan peran kunci dalam meningkatkan toleransi anak-anak terhadap perbedaan pendapat, latar belakang, dan budaya, menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik. Kehadiran seni drama baik di tataran sekolah dasar maupun salah satu mata kuliah yang ditawarkan di perguruan tinggi harus berdampak dengan merefleksikan penguatan pendidikan karakter pada era digital yang mulai meninggalkan poin penting pondasi kehidupan yakni upaya untuk membangun pribadi dan karakter baik
Peningkatan Prestasi Belajar Tangga Nada Melalui Metode Kodaly pada Pembelajaran Seni Musik Kelas IV SD Negeri 4 Panusupan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Fira Fahmi Fioni; Okto Wijayanti
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 2, September 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i2.20674

Abstract

Peningkatan prestasi belajar tangga nada melalui metode Kodaly pada pembelajaran seni music kelas IV SD Negeri 4 Panusupan. Berdasarkan observasi peneliti di SD Negeri 4 Panusupan pembelajaran seni musik merupakan pembelajaran dari kurikulum sekarang yaitu kurikulum merdeka dan merupakan pembelajaran pilihan yang dipilih oleh sekolah. Penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ditemukannya faktor penghambat dalam kelas yang berjumlah 23 siswa, ada beberapa siswa yang prestasi belajarnya kurang dari teman yang lainnya, siswa kurang paham ketika pembelajaran seni music materi tangga nada dan lagu nasional, sarana prasarana yang juga kurang memadai. Hal ini mengakibatkan kelas kurang kondusif.  
Role Playing dalam Pembelajaran Drama untuk Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Anggraeni, Safitri Dwi; Mutiah, Ani; Ardiningrum, Dewi Irma; Wijayanti, Okto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6166

Abstract

Tingkat percaya diri pada anak Sekolah Dasar saat ini masih kurang dan guru harus mampu meningkatkan atau mengembangkan hal tersebut. Salah satunya melalui model role playing dalam pembelajaran drama dimana anak mampu dalam menampilkan drama, memerankan tokoh yang di dapat, dan memberi masukan kepada temannya mengenai tokoh yang diperankan serta untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam memerankan tokoh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model role playing dalam pembelajaran drama dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan studi pustaka (library research) melalui berbagai literatur melalaui 11 artikel ilmiah terakreditasi dengan penelitian relevan yang membahas 1) Fungsi model role playing dalam pembelajaran drama untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa SD; 2) Efektivitas model role playing untuk meningkatkan rasa percaya diri; 3) Kelebihan dan kekurangan role playing. Penerapan metode role playing dalam pembelajaran mengajarkan anak dapat belajar berbicara, beragumen, berani, dan percaya diri untuk berbicara di depan umum. Pembelajaran yang efektif dan efisien melalui pembelajaran drama menggunakan role playing dapat dikaji untuk untuk penelitian lebih lanjut.
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Untuk Keterampilan Membaca Pratitis Kusumaning Asih; Shanty Hawanti; Okto Wijayanti
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: June 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i1.25404

Abstract

Abstract Learning skill is a form of language skill that is important for students to master. To adept reading, students ought to go through a fun reading learning process. One of the way to achieve it is by using learning media that is interesting and is able to help students read easier. This research is a research and development to develop a learning media for reading skill in form of a scrapbook. The background of this research is the lack of reading skill of 2nd grade students in Public Primary School 1 Majakerta with 20 students.  The design used for this research and development was referred to 4D stages that consist of Define, Design, Develop, and Disseminate. Based on result of expert validation, developed scrapbook as learning media is stated as decent to be used in learning of reading skill. After undergone through improvements, the final product has shown product appropriateness. The scrapbook learning media is declared to be suitable for use after it is produced. The result of teachers' response shows positive response to the final product as well, which means they state that the media is able to be used to help them teach learning skills to their students. Abstrak Keterampilan membaca merupakan satu bentuk keterampilan berbahasa yang penting dikuasai oleh siswa. Untuk terampil membaca, siswa harus mengalami proses belajar membaca yang menyenangkan, salah satunya adalah dengan menggunakan media berlatih membaca yang menarik dan mampu membantu siswa lebih mudah membaca. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (RnD) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran keterampilan membaca berbentuk scrapbook. Pengembangan media ini rendahnya keterampilan membaca siswa kelas II di SD Negeri 1 Majakerta dengan siswa berjumlah 20 siswa.  Desain penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah mengacu pada tahapan 4-D yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Berdasarkan hasil validasi ahli media scrapbook yang dikembangkan dinyatakan layak untuk pembelajaran keterampilan membaca. Setelah mengalami perbaikan sampai pada produk akhir menunjukkan kelayan produk. Media pembelajaran scrapbook dinyatakan layak digunakan setelah itu dilakukan produksi. Hasil respon guru juga menunjukkan respon positif terhadap media yang dikembangkan, artinya guru menyatakan bahwa media dapat digunakan untuk membantu mengajarkan keterampilan membaca siswa.   
Social Innovation in Character Learning: Supporting of Primary School Achievement Wijayanti, Okto; Wiarsih, Cicih; Dwiningrum, Siti Irene Astuti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 5 No 3 (2021): August
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.658 KB) | DOI: 10.23887/jere.v5i3.31630

Abstract

Research focuses on the process of social innovation, innovative ideas, changes in character for the better, the involvement of the principal in innovation, and forms of innovation to support school achievement on a micro level. Positive things related to school innovation can be recommendations for other primary schools. to support the achievement and quality of primary schools. This research uses descriptive qualitative method with a case study approach. The informants in this study were principals and teachers, students and social school innovation leaders. The research data collection technique uses an empirical approach, observes, records data from interviews and studies documentation in this case. The importance of social innovation connects ideas for problem solving with problem solutions to find change, making students, teachers and school members excited to learn and work in dynamic and fun school conditions. Social innovation provides inspiration, stimulates creativity, comfort and conduciveness. The involvement of the principal as a role model, providing empathy, innovators and motivators realizes the importance of providing stimulation and being a motivator so that social school innovation in character learning can be implemented so that it can support school achievement with the synergy of all school and community parties. The leadership of the principal shows a complex understanding of organizational learning so that it can bring about change as a guide for implementing school innovation effectively and sustainably.
TANTANGAN GURU ABAD 21 DALAM MENGAJARKAN MUATAN SBdP DI SEKOLAH DASAR Saputro, Ade; Wijayanti, Okto
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2021): September-December 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i3.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan, hambatan dan kinerja guru dalam mengajarkan muatan SBdP di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dengan subjek enam kepala sekolah dan dua belas guru yang ada di wilayah kecamatan kembaran. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran SBdP kurikulum 2013 di SD mengalami banyak kendala dan tantangan, beberapaa diantaranya yaitu muatan materi yang terlalu sedikit yang terdapat didalam modul sehingga guru harus mencari reverensi dari sumber lain untuk melengkapi materi, materi dianggap terlalu tinggi untuk anak SD sehingga selain guru yang kesulitan dalam menyampaikan materi siswapun kesulitan dalam menerimanya, guru terkendala ketika praktik karena memang rata – rata guru tidak mempunyai basic dibidang seni atau guru tidak disiapkan untuk menjadi guru yang menguasai seni, dan guru juga sering terkendala dalam hal media karena kebanyakan sekolah belum menyediakan sarana dan prasarana serta media yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran. Faktor yang mempengaruhi kinerja guru dalam mengajarkan muatan pelajaran SBdP di SD wilayah kecamatan kembaran yaitu guru dengan latar belakang pendidikan S1 PGSD mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan guru dengan latar belakang pendidikan PGSD UT hal tersebut dikarenakan guru lulusan S1 PGSD sudah mendapat bekal berupa mata kuliah konsep dasar seni baik itu seni rupa, musik dan tari, usia guru, guru dengan usia yang lebih muda cenderung mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan guru yang sudah senior hal tersebut karena guru dengan usia yang lebih muda mempunyai semangat yang besar dan lebih kreatif dalam mengajar dan dari status kepegawaian guru tersebut, guru dengan status PNS mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan guru dengan status belum PNS. Upaya untuk meningkatkan kinerja guru agar lebih baik yaitu dengan mencari tambahan materi dari reverensi lain, berdiskusi dengan guru yang mempunyai basic dibidang seni, dukungan penuh dari kepala sekolah baik secara moral ataupun teori dalam pembelajaran seni dan keikutsertaan pada pelatihan seni yang bekelanjutan agar tercapainya tujuan pembelajaran SBdP.
Patterns of Teacher Pedagogical Creativity in Cultural Arts and Crafts Subjects in Elementary Schools Wijayanti, Okto; Irawan, Dedy; Muryaningsih, Sri; Fah, Lay Yoon
Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 15 No. 1 (2023): Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/dinamika.v15i1.16808

Abstract

This research aims to reveal the creativity of teacher pedagogy with creative and participatory learning in provoking the curiosity, activeness and enthusiasm of students. The application of pedagogical creativity as a search or an effective way to develop pedagogical creativity makes it possible to establish that innovative technologies have great potential in developing pedagogical creativity . Method The qualitative method was chosen to explore and give in-depth meaning to the data obtained and to be able to present more meaningful pedagogic creativity research results. Data analysis used descriptive analysis, starting with grouping the same data, then interpretation was carried out to give meaning to each sub-aspect and the relationship between one another. To carry out an analysis or interpretation of all aspects to understand the meaning of the relationship between one aspect and another which is the focus of further research is interpreted or interpreted. development of pedagogical creativity of teachers and students. The research findings show that many challenges to pedagogical creativity in pedagogical practice are manifested in the pattern of: 1) the effective application by a person of the experiences created in new conditions; 2) in repair known according to the new task; in the development of science and development; 3) in the ability to prove intuitive and pre-prepared decisions; 4) in the ability to dream, see near and distant prospects; 6) in the ability to develop ideas and see a series of options in their decisions; 7) to reveal the unknown regularity of previous training and education; 8) in the ability to conduct experiments, deeper research work. Thus, these findings can become the basis for further studies on improving and creating new approaches to the development of pedagogical creativity in the process of arts and culture craft education.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) BERBASIS APLIKASI TINA ADVENTURE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI TARI DI KELAS V SDN 1 TAMBAKSOGRA Ramadhani, Dea; Wijayanti, Okto
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2025.004.02.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran seni tari melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) berbasis Aplikasi Tina Adventure di kelas VB SDN 1 Tambaksogra. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang didasari oleh rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran serta kurangnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran seni tari. Dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes yang kemudian diolah dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan dari skor 2,39 (kategori cukup) pada siklus I pertemuan 1 menjadi 2,5 (kategori baik) pada siklus I pertemuan 2. Selanjutnya, pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 2,71 (kategori baik), dan pada pertemuan 4 mencapai 2,89 (kategori baik). Dan berhasil meningkat target ketercapaian siswa dari 56,5% menjadi 80,85%. Peningkatan juga terjadi pada prestasi belajar siswa, yakni dari rata-rata nilai 63,7 dengan persentase ketuntasan 41% (kategori cukup) pada siklus I menjadi rata-rata 78,2 dengan persentase ketuntasan 82% (kategori baik sekali) pada siklus II. Dengan demikian, penggunaan model STAD berbasis Aplikasi Tina Adventure dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas VB SDN 1 Tambaksogra.
Multiple Intelligences in Learning Musical Dramas for Prospective Primary School Teachers Wijayanti, Okto; Rukiyati, Rukiyati
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

Prospective teachers who get the 7th semester of Drama and Dance Education courses must have competence, one of which is that the teacher can present interesting learning for children with a drama approach, as a multidisciplinary knowledge that can be taught using role playing methods that are taught more interesting, fun, meaningful, interactive and rich experience. As a student, you can develop multiple intelligence in this subject. Programmed and scheduled musical drama training systems are indeed interesting, because each student is given the freedom to give assessments, provide reinforcement, support, correct weaknesses, mistakes and even object to the work of other groups with the strengths and points of view of the subjectivity expressed by each. students. As a result, sportsmanship is needed in this regard. Through an empirical qualitative approach, with lesson study-based inductive thinking logic. This study aims to describe the various intelligences that appear in learning dance drama, especially the work practice of dance drama projects (musical dramas), both individually and in groups obtained from the performance appraisal contained in the instrument. Important notes in the discussion found several findings about the application of Multiple Intelligences in learning dance and drama, namely: 1) Tools to achieve success that are more concerned with the process of achieving results, 2) Integrative Learning dance drama combines various intelligences, 3) Learning dance and dance drama becomes full of challenges, and more fun, 4) Care for the individual differences of students so that emotional management is needed, 5) Instructional based learning is firm and clearly measurable, 6) The importance of reflection for further improvement, 7) Clarity of goals, achievement of competence and each student's feedback needs to be done.