Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Tari Bambu Terhadapkemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Fisikasiswa Kelas X SMA NEGERI 1 Sapuran Tahun Pelajaran 2013/ 2014 Siti Chotijah; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Tari Bambu terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas X di SMA N 1 Sapuran tahun pelajaran 2013/ 2014. Sampel penelitian berjumlah 2 kelas dengan jumlah siswa 40 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 20 siswa.Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert dan tes hasil belajar yang masing-masing sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda.Analisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t pada hasil belajar dan uji F pada kemampuan berpikir kritis. Dengan α = 0.05 menunjukkan (1) tobservasi = 6,900 > artinya H0 ditolak ( ), (2) thitung= 1,848 dengan keputusan uji H0 ditolak .Hal ini menunjukkan (1) model pembelajaran TariBambu memberikan hasil belajarfisika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensionalpada pokok bahasan Elastisitas dan Hukum Hooke; (2) model pembelajaran Tari Bambu berpengaruh terhadap hasil belajar. Dari hasil penghitungan menggunakan uji F diperoleh Fobservasi = yang artinya H0 ditolak (DK = {F | F > 5,59}). Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Tari Bambu berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Keaktifan Bertanya Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Aktif Tipe Card Sort pada Kelas X Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur Amin Subhan; Siska Desy Fatmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatkan keaktifan bertanya siswa pada pembelajaran Fisika dengan model pembelajaran aktif tipe Card Sort pada siswa kelas XA Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur. Model pembelajaran aktif tipe Card Sort ini diterapkan pada materi Besaran dan Satuan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilaksanakan selama 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur pada siswa Kelas XA Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 35 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, tes,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat meningkatkan keaktifan bertanya siswa dengan Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah sebesar minimal 60% siswa dapat aktif bertanya. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase keaktifan bertanya siswa pada setiap siklus. Sebelum digunakan model pembelajaran aktif tipe Card Sort persentase keaktifan bertanya siswa 8,86%. Setelah memanfaatkan model pembelajaran aktif tipe Card Sort pada siklus I meningkat menjadi 51,71% dan pada siklus II meningkat menjadi 70,71%. Sehingga model pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan keaktifan bertanya siswa. Sebaiknya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran Fisika menggunakan model pembelajaran aktif tipe Card Sort didukung dengan strategi motivasi, karena siswa akan lebih termotivasi untuk aktif bertanya.
Pemanfaatan Model Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Pada Siswa Kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo Rusman Rusman; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa SMP Negeri 22 Purworejo yang ditandai dengan rendahnya keberanian siswa untuk bertanya mengenai persoalan yang belum dipahami dan menjawab pertanyaan selama proses pembelajaran berlangsung. Bertujuan meningkatkan keaktifan belajar dengan memanfaatkan model pembelajaran Snowball Throwing. Sebagai subyek adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo tahun pelajaran 2011/ 2012, yang berjumlah 32 orang yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan memanfaatkan model pembelajaran Snowball Throwing dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo. Hal ini terlihat dari hasil observasi keaktifan belajar siswa sebesar 42,81% pada pra siklus, menjadi 53,91% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 72,27% pada siklus II. Sementara itu angket keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 81,56% dan meningkat menjadi 86,87% pada siklus II. Peningkatan keaktifan belajar siswa ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Rata-rata nilai siswa dari 57,53 dengan ketuntasan 31,25% pada pra siklus meningkat menjadi 65,31 dengan ketuntasan 50,00% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 70,93 dengan ketuntasan 71,86% pada siklus II. Sehingga model pembelajaran Snowball Throwing dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran yang mengupayakan peningkatan keaktifan belajar.
Penggunaan Model Pembelajaran The Power of Two Untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 Agus Kusbandi; Nur Ngazizah; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa dengan penggunaan Model Pembelajaran The Power of Two. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas VII.F SMP Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 32 siswa terdiri dari 16 laki-laki dan 16 perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran The Power of Two dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya rata-rata kemampuan analisis siswa yang sebelumnya 67,03% pada pra siklus, setelah menggunakan model pembelajaran The Power of Two kemampuan analisis siswa rata-rata 75,00% pada siklus I dan 86,88% pada siklus II, terdapat peningkatan sebesar 7,97% pada siklus I dan 11,88% pada siklus II. Selain kemampuan analisis siswa, hasil belajar siswa juga meningkat, hal ini terlihat pada nilai rata-rata dan ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat pada tiap siklus.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pemecahan Masalah Fisika Menggunakan Model Think Talk Write Berbasis Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir Arif Nurohman; Ashari Ashari; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 1 Tahun Pelajaran 2013/2014 dalam pemecahan masalah fisika menggunakan model Think Talk Write (TTW) Berbasis Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) pada pokok bahasan Fluida Dinamis hingga mencapai persentase kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah kurang lebih sebanyak 80%. Hasil penelitian yang dianalisa secara deskriptif menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah siswa yang awalnya memiliki persentase skor tes 64,9% di kegiatan prasiklus meningkat menjadi 72% di akhir siklus I dan meningkat kembali menjadi 80,2% di akhir siklus II. Hasil angket juga menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dari persentase 74,2% di kegiatan prasiklus, menjadi 77% di akhir siklus I dan meningkat kembali menjadi 79,9% di akhir siklus II. Hal tersebut menunjukkan bahwa model TTW berbasis SPPKB dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah fisika pada pokok bahasan fluida dinamis.
Persepsi Guru terhadap Kualitas Buku Ajar Cetak Fisika Kelas XI SMA Negeri seKabupaten Purworejo Siti Amiatun Nazilah; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap buku ajar fisika kelas XI SMA Negeri SeKabupaten Purworejo, yang diantaranya buku Yudistira, Erlangga, Essis, Aneka Ilmu, dan Phibeta.Populasi dalam penelitian ini adalah guru Fisika SMA Negeri Se-Kabupaten Purworejo yang berjumlah 19 guru. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sehingga memperoleh 4 sekolah dari wilayah kota, semikota, dan desa dengan jumlah 7 guru dan teknik sampling purposive untuk memperoleh sampel buku yaitu buku Yudistira, Erlangga, Essis, Aneka Ilmu, dan Phibeta. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas buku Yudistira dalam kategori baik; (2) kualitas buku Erlangga dalam kategori baik; (3) kualitas buku Essis dalam kategori baik; (4) kualitas buku Aneka ilmu dalam kategori baik; (5) kualitas buku Phibeta dalam kategori baik; (6) buku yang paling berkualitas menurut persepsi guru SMA Negeri SeKabupaten Purworejo adalah buku Erlangga sebagai buku yang paling baik.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Fisika Kelas X Menggunakan Model Problem Posing Learning di SMA Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 Intan Widiarti; Siska Desy Fatmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui model problem posing learning. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Petanahan. Subyek penelitian adalah 29 peserta didik dari kelas X SOS 1. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei tahun 2014 pada pokok bahasan Alat-alat Optik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model problem posing learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dilihat dari data hasil observasi kemampuan berpikir kritis peserta didik, diperoleh persentase 40,80% pada pra siklus, meningkat menjadi 60,63% pada siklus I dan menjadi 75,86% pada siklus II. Hasil tes kemampuan berpikir kritis peserta didik juga mengalami peningkatan dari skor awal 55,10% menjadi 67,93% pada siklus I dan 78,45% pada siklus II. Kemampuan berpikir kritis peserta didik juga dilihat dengan peningkatan hasil angket dari 39,37% pada pra siklus, 54,31% pada siklus I dan 71,55% pada siklus II.
Pengaruh Gender, Gaya Belajar, dan Reinforcement Guru terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri Se- Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 Sulistiana Sulistiana; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh gender, gaya belajar, reinforcement guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo yang berjumlah 1220 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive random sampling sehingga diperoleh sebanyak 302 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi hasil UKK. Analisis data dilakukan dengan menggunakan ANAVA 2 jalan (Two Way ANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh gender, gaya belajar, dan reinforcement guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa karena nilai probabilitas (P) semua < 0,05.
Pengaruh Spatial Visualization dan Hobi Siswa terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Nining Isnaeni; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang, (1) pengaruh spatial visualization terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo, (2) pengaruh hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo, (3) pengaruh hobi siswa terhadap spatial visualization, dan (4) pengaruh spatial visualization dan hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi 980 siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 258 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes dan angket yang selanjutnya dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, linieritas dan uji independensi dilakukan sebagai uji prasyarat dan selanjutnya data di uji hipotesis dengan menggunakan regresi linier. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara spatial visualization terhadap pemahamanan konsep fisika yang ditunjukkan pada R2 (0,075) dengan korelasi (0,274). Terdapat pengaruh antara hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika ditunjukkan pada R 2 sebesar (0,018) dengan (-0,134). Tidak terdapat pengaruh hobi siswa terhadap spatial visualization. Dan terdapat pengaruh antara spatial visualization dan hobi siswa terhadap pemahamanan konsep fisika yang ditunjukkan pada R 2 (0,095).
Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Strategi Pembelajaran Inkuiri Untuk Siswa Kelas X SMK Widya Kutoarjo Tahun Pelajaran 2013/2014 Dwi Febri Setyohadi; Nurhidayati Nurhidayati; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran sains (Fisika), sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan metode inkuiri Khususnya mata pelajaran fisika pada siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan strategi pembelajaran inkuiri dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo. Peningkatan motivasi belajar tersebut ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai prosentase angket motivasi blajar yaitu sebelum dikenakan tindakan (kondisi awal) motivasi belajar terhadap pembelajaran fisika yaitu sebesar 60,27%, setelah dikenai tindakan pada siklus I motivasi belajar terhadap pembelajaran fisika meningkat menjadi 69,06%, dan pada siklus II prosentase motivasi naik menjadi 78,40%. Dengan demikian metode pembelajaran inkuiri dapai meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo khususnya dalam mata pelajaran Fisika.