Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Strategi Kontrukticisme dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Kelas VIII E SMP N 22 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 Irfan Saputra; Sriyono Sriyono; Nur Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan penggunaan strategi konstruktivisme dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan partisipasi siswa kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di SMP Negeri 22 Purworejo. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII E yang berjumlah 30 siswa terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan Mei tahun 2013 dengan pokok bahasan Cahaya dan Optik. Pengumpulan data menggunakan empat teknik, yaitu: angket, lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan strategi konstruktivisme dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan partisipasi siswa di kelas VIII E SMP Negeri 22 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dilihat dari hasil observasi partisipasi siswa, diperoleh persentase rata-rata 32,86% pada pra siklus, 37,14% pada siklus I dan meningkat menjadi 77,86% pada siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dari nilai rata-rata awal 56,6 menjadi 63,44 pada siklus I dan menjadi 75,51 pada siklus II.
Pemanfaatan Sistem Lembar Masalah Terprogram dan Panduan Belajar dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Materi dan Aktivitas Belajar Mandiri pada Siswa SMA Muhammadiyah Kudus Noviana Tristiyanti; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi dan aktivitas belajar mandiri siswa melalui sistem lembar masalah terprogram dan panduan belajar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah Kudus berjumlah 38 siswa. Pengumpulan data menggunakan empat metode, yaitu: metode observasi, metode angket, metode tes dan metode dokumentasi. Analisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar mandiri siswa berdasarkan data hasil observasi dan angket diperoleh persentase rata-rata sebesar 56,56% pada pra siklus; 65,79% pada siklus I dan 81,64% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar pada pra siklus rata-rata nilai siswa 55,79 dengan ketuntasan 15,79% meningkat menjadi 61,05 dengan ketuntasan 42,11% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 71,32 dengan ketuntasan 73,68% pada siklus II. Sehingga dapat diketahui bahwa melalui sistem lembar masalah terprogram dan panduan belajar dapat meningkatkan pemahaman materi dan aktivitas belajar mandiri siswa di kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah Kudus.
Media Pembelajaran Materi Momentum dan Impuls Berbasis Mobile learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Aisyiyah Hidayah Ngurahrai; Siska Desy Farmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i1.5440

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran pada materi momentum dan impuls berbasis mobile learning, dengan tujuan untuk menganalisis kelayakan media pembelajaran berbasis mobile learning yang dikembangkan, peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dan efektivitas media yang digunakan dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan ialah pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Purworejo dengan subyek uji coba berjumlah 29 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa, tes hasil belajar, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Berdasarkan penelitian diperoleh data hasil validasi media pembelajaran berbasis mobile learning dari empat validator mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 3,56, termasuk dalam kategori baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Peningkatan kemampuan berpikir kritis tahap penerapan diperoleh N-gain 0,61 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Efektivitas media yang digunakan dalam pembelajaran ditunjukkan dengan angket tanggapan siswa mendapatkan persentase keseluruhan 84% dan termasuk kategori baik, serta ditunjukkan dengan lembar keterlaksanaan pembelajaran dengan persentase keseluruhan adalah 95,8% dan termasuk kategori sangat baik. Sehingga media pembelajaran berbasis mobile learning dapat digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran untuk membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Abstract: Research on the development of learning media has been carried out on momentum material and impulse based on mobile learning to determine the feasibility of mobile learning-based learning media developed, improvement of students' critical thinking skills, and the effectiveness of the media used in learning. The type of research used is a development that refers to the ADDIE development model, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research was conducted in SMA Negeri 5 Purworejo with the subject of the trial amounting to 29 students. The instruments used in this study were validation sheets, student response questionnaires, learning outcomes tests, and learning implementation sheets. Based on the research, data obtained from the validation of mobile learning-based learning media from the four validators obtained an overall score of 3.56, included in the category of good and appropriate for use in learning. The increase in critical thinking skills in the application stage was obtained by N-gain of 0.61 and included in the medium improvement category. The effectiveness of the media used in learning is shown by questionnaires. Students' responses get an overall percentage of 84% and are included in the good category, and are indicated by the learning implementation sheet with an overall percentage of 95.8% and including very good categories. So that learning media based on mobile learning can be used as alternative media in learning to help improve students' critical thinking skills.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis App Inventor Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik SMA Riani Putri Lestari; Ashari Ashari; Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS) Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jips.v2i1.586

Abstract

Literasi sains menjadi bagian penting dalam pembelajaran di era pandemi covid-19 saat ini. Salah satu media pembelajaran berbasis smartphone dirasa perlu agar memudahkan peserta didik belajar serta dapat meningkatkan kemampuan literasi sains. Dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran berbasis App Inventor pada smartphone android. Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Purworejo dengan subjek penelitian 77 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket peserta didik, tes hasil belajar, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil analisis data yaitu: (1) hasil validasi media pembelajaran berbasis App Inventor mendapatkan nilai keseluruhan sebesar 3,59, termasuk kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Uji reliabilitas diperoleh percentage agreement 97,8% sehingga data yang dihasilkan reliabel. (2) peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik menggunakan media pembelajaran berbasis App Inventor diperoleh N-gain 0,38 termasuk kategori peningkatan sedang. Dengan demikian media pembelajaran berbasis App Inventor pada smartphone android yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran serta dapat meningkatkan kemampuan literasi sains kelas X SMA
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Group Investigation Untuk Menguatkan Karakter Peserta Didik Dalam Memecahkan Masalah Imam Ridho Assalam; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jips.v1i2.792

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan LKPD berbasis Group Investigation guna (1) mengembangkan lembar kegiatan peserta didik, (2) mengetahui kelayakan LKPD yang dikembangkan dan respon peserta didik (3) menguatkan karakter peserta didik. Jenis penelitian ini pengembangan yang mengacu model ADDIE [6]. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 6 Purworejo. Hasil analisis data yaitu: (1) Validasi LKPD berbasis Group Investigation dari tiga validator mendapatkan 3,45 dengan kategori cukup baik dan uji reliabilitas sebesar 95,6% dengan kategori reliabel. (2) Tanggapan peserta didik terhadap LKPD berbasis Group Investigation pada uji coba terbatas 77,5% dengan klasifikasi baik dan uji coba luas 84,3% dengan klasifikasi baik. (3) Menguatkan karakter pada peserta didik pada aspek jujur mendapatkan nilai rata-rata 3,13 dengan klasifikasi cukup baik, aspek toleransi mendapatkan nilai rata-rata 3,02 dengan klasifikasi cukup baik, aspek bekerjasama mendapatkan nilai rata-rata 3,03 dengan klasifikasi cukup baik sehingga LKPD fisika berbasis Group Investigation dapat dijadikan lembar kerja alternatif dalam proses pembelajaran untuk menguatkan karakter peserta didik.
DESKRIPSI ANALISIS IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) SEBAGAI PENGUATAN REGULASI DIRI MAHASISWA nurhidayati nurhidayati
Indonesian Journal of Education and Learning Vol 2, No 2 (2019): Indonesian Journal of Education and Learning
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v2i2.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1.Untuk mengetahui  deskripsi penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dalam memperkuat regulasi diri mahasiswa program studi pendidikan Matematika. 2.Untuk mengetahui apakah terdapat penguatan/peningkatan regulasi diri mahasiswa program studi Pendidikan Matematika melalui model pembelajaran Group Investigation (GI).Jenis penelitian ini adalahmetode penelitian classroom action research. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo.Subjek penelitian ini adalah kelas IVC pada mata kuliah menejeman sekolah. Pengambilan data menggunakan  angket.Hasil penelitian ini menunjukkan 1.Model Group Investigation merupakan model pembelajaran dengan tahapan pembelajaran: Pengelompokan, Perencanaan, Penyelidikan, Pengorganisasian, Presentasi, dan Evaluasi . 2. Terdapat peningkatan atau penguatan regulasi diri mahasiswa VID Pendidikan Matematika  UM Purworejo tahun ajaran 2017/2018 dengan menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI). Hal ini terlihat dari ketercapaian masing-masing rerata aspek pada regulasi diri yaitu siklus 1 diperoleh rerata aspek metakognitif 67, aspek motivasi 67 dan aspek perilaku 64 dan siklus 2 rerata aspek metakognitif 73, aspek motivasi 76 dan aspek perilaku 74. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Group Investigasi dapat dijadikan alternatif penerapan model pembelajaran untuk memperkuat/ meningkatkan regulasi diri mahasiswa, sehingga prestasi mahasiswa dapat tercapai secara optimal.
Pengembangan RPP Revisi 2019 Dengan Model Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan Kardiman Kardiman; Rintis Rizkia Pangestika; Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2386

Abstract

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana pelakasanaan pembelajaran yang akan selalu berubah mengikuti perubahan perkembangan zaman dan berpedoman dengan silabus dan kurikulum yang digunakan, maka dari itu perlu dilakukannya penyederhanaan RPP yang sesuai dengan Permendikbud terbaru. Adanya covid 19 menyebabkan dilakukanya penyederhanaan RPP yang bertujuan meringkas dari RPP yang tadinya RPP berlembar-lembar menjadi satu lembar.  Model pembelajaran merupakan cara atau teknik yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran agar dalam pembelajaran siswa ikut berperan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran adalah PAIKEM. PAIKEM adalah singkatan dari pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan pembelajaran yang memfokuskan pada siswa. Hasil dari penelitian pengembangan RPP revisi 2019 dengan model PAIKEM yang telah dikembangkan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Berdasarkan uji kevalidan yang yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan guru mendapatkan rerata skor 3,6. Uji kepraktisan melalui angket respon siswa yang dilakukan dengan uji coba lapangan terbatas dan luas mendapatkan rerata skor 3,9 dan dikategorikan keefektifan dalam ketuntasan belajar adalah 88%.
Karakteristik dan Multiple Intelegensi Pada Anak Usia Dini Bagi Warga Desa Sucen Juru Tengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo Nurhidayati Nurhidayati; Itsna Iftayani
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.311

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan informasi kepada warga desa sucenjurutengah tentang akan pentingnya memahami karakteristik dan multipple guru yang konstruktif dan membantu guru untuk dapat meningkatkan kompetensinya dalam mengajar. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang positif dari para peserta. Hal ini dibuktikan adanya keinginan dari para peserta agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan ini semangat para warga dalam mendampingi dan mendidik anak usia dini secara tepat sesuai dengan karekteristiknya dan sesuai dengan kecerdasan yang dimiliki anak. Harapannya ketika orang tua sudah memahami karakteristik perkembangan anak anak usia dini dan ragam multiple intelegensi yang dimiliki anakusia dini, maka anak akan berkembang dengan optimal sesuai dengan kecerdasan yang dimiliknya
Gerakan Lierasi Sekolah Berbasis Kecerdasan Majemuk Berorientasi Pembelajar Sepanjang Hayat Bagi Guru Sd/Mi di Padureso Kebumen Khabib Soleh; Nurhidayati Nurhidayati
Surya Abdimas Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v1i1.312

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pedagogik dan literasi guru berorientasi pembalajar sepanjang hayat melalui gerakan literasi berbasis kecerdasan majemuk. Metode kegiatan yang dilakukan adalah (1) memberikan pemahaman tentang pentingnya pembelajar sepanjang hayat menggunakan literasi berbasis kecerdasan majemuk; (2) melakukan simulasi kegiatan pembelajar sepanjang hayat menggunakan literasi berbasis kecerdasan majemuk; dan (3) melakukan monitoring dan evaluasi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 42 guru dan 9 kepala SD/MI se-Kecamatan Padureso, Kebumen. Sebagian besar peserta telah memahami dan tiga peserta bahkan telah mempraktikkan gerakan literasi berbasis kecerdasan majemuk untuk pembelajar sepanjang hayat.
Pendampingan Kegiatan Active Learning Berbasis Digital di SD N 2 Mranti Purworejo Arum Ratnaningsih; Nurhidayati Nurhidayati; Ike Yunia Pasha
Surya Abdimas Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v2i1.317

Abstract

The purpose of community service activities is to facilitate teachers in mastering digital-based Active Learning learning. The method in community service activities uses the mentoring method. Based on the results achieved in the Active Learning assistance activities consisted of three things with the following explanation. First, increasing participants' insights on innovation in learning. This can be seen in the way learning has been done by trainees using the Active Learning approach, so that the realization of active, fun, and innovative learning is realized. Second, foster curiosity about technological innovation. The realization of the attitude of participants who always try various digital applications that can support the learning process. Third, provide direct learning experiences to participants. The learning experience was directly felt by the participants with the practical activities of the Active Learning approach that collaborates with digital applications. The purpose of learning activities using the Active Learning approach makes it easy for students to understand learning material so that learning becomes fun. Participation of partners in the implementation of community service programs includes providing a place in the form of Mranti 2 Elementary School building, providing facilities such as mic, sound, seating, LCD, computer, and food banquets, and participants who are enthusiastic in participating in community service activities.