Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Public Relations Startup Ngampooz Melalui Program Ngampooz Internship Fatona, Anindya; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
Jurnal Pustaka Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Accredited by Kemendikbud Dikti SK No. 79/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v8i1.4059

Abstract

This research discusses the Public Relations (PR) strategy of the Ngampooz Startup through the Ngampooz Internship program. The aim is to understand and analyze the strategic steps taken by Ngampooz in maintaining business and building long-term relationships with its public. This research uses a qualitative approach with a case study method, involving interviews, documentation, and observation. The research refers to the Cutlip, Center, and Broom PR strategy model, which involves Defining the Problem, Planning and Programming, Taking Action and Communication, and Evaluating the Program. The research results show that Ngampooz is effective in carrying out these processes through the Ngampooz Internship. In defining the problem, Ngampooz carried out opportunity analysis, internal brainstorming, and idea generation. The planning stage involves planning goals, objectives, program packaging strategies, and program information delivery strategies. The process continues with action and communication via Instagram and company networking. Program evaluation is carried out through monthly monitoring. The research results confirm that Ngampooz's PR strategy through the Ngampooz Internship has succeeded in building public trust and long-term relationships. With structured and proactive steps, Ngampooz creates a positive impact on the company's communications and interactions with its public.
KOMUNIKASI BUDAYA SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN: STUDI NETNOGRAFI PADA AKUN TIKTOK @PESONAINDONESIA Fariza, Muhammad Rio; Milyane, Tita Melia; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Rohimakumullah, Muhammad Al Assad; Widyaningrum, Septiana Yustika
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v8i2.23840

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi budaya yang digunakan oleh akun TikTok resmi Kementerian Pariwisata Indonesia @pesonaindonesia dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya lokal kepada generasi Z. Dengan menggunakan pendekatan netnografi, studi ini menganalisis lima konten dengan tingkat interaksi tertinggi yang diposting antara Januari hingga Mei 2025. Model encoding/decoding Stuart Hall digunakan untuk memahami bagaimana audiens menafsirkan konten berdasarkan latar budaya masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi budaya melalui format digital yang kreatif dan mengikuti tren viral efektif dalam membangun keterlibatan audiens. Temuan juga menunjukkan bahwa penggunaan gaya komunikasi non-formal serta audio viral dapat memperkuat atau, namun disisi lainnya,  dapat mengaburkan pesan utama promosi budaya. Studi ini menegaskan pentingnya penyesuaian strategi komunikasi budaya dalam konteks digital guna mencapai efektivitas pesan dan keterlibatan audiens secara optimal.
Strategi Komunikasi Eksternal Humas PT Len Industri (Persero) dalam Membangun Hubungan Dengan Stakeholder Lahfah, Aurellia Khairunnisa; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas strategi humas PT Len Industri (Persero) pada kegiatan komunikasi eksternal dalammembangun hubungan dengan stakeholder untuk mencapai target Top 50 Global Defence Industry. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif dengan melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini mengacupada model strategi komunikasi eksternal menurut Smith (2021) yang mencakup empat tahapan strategis yaitu risetformatif, strategi, taktik, dan riset evaluatif. Tahap penyusunan key message merupakan tahap utama strategikomunikasi eksternal humas PT Len Industri (Persero). Proses pengolahan tahap strategi komunikasi eksternal humasPT Len Industri (Persero) melibatkan tiga tahap utama yaitu penyusunan key message dengan unit marketing,pengolahan key message oleh bagian publikasi dan dokumentasi, serta pengolahan key message oleh bagianprotokoler. Meski tujuan utama humas dengan unit marketing secara umum berbeda, namun melalui strategikomunikasi yang terintegrasi, humas PT Len Industri (Persero) dapat memaksimalkan interaksi dalam membangunhubungan dengan stakeholder melalui penyusunan pesan yang sesuai dengan tujuan perusahaan dan kebutuhanstakeholder, sehingga pada gilirannya dapat mencapai tujuan dan target perusahaan sebagai industri pertahanannegara. Kata kunci: Hubungan Masyarakat, Key Message, PT Len Industri (Persero), Stakeholder, Strategi KomunikasiEksternal.
PUBLIC SPEAKING BAGI PELAJAR MAN 1 PANGANDARAN: Penguatan Soft Skill dan Kompetensi Komunikasi Remaja Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Fariza, Muh. Rio
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JP2N: Mei - Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/fe3f8x14

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan keterampilan esensial yang perlu dimiliki pelajar dalam menghadapi tantangan akademik, social dan professional termasuk para pelajar MAN 1 Pangandaran. Keterampilan ini menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung kemajuan Kabupaten Pangandaran yang memiliki potensi alam dan budaya yang melimpah yang membutuhkan para generasi muda yang aktif dan percaya diri. Tim dosen S1 Digital Public Relations, Universitas Telkom hadir untuk memberikan pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi public speaking siswa MAN 1 Pangandaran. Pelatihan disusun secara terstruktur dan berbasis praktik, melibatkan simulasi, diskusi interaktif, serta pendampingan oleh praktisi komunikasi. Evaluasi menunjukkan respons positif dari peserta, dengan tingkat kepuasan tinggi pada seluruh aspek kegiatan, mulai dari kesesuaian program dengan kebutuhan hingga harapan keberlanjutan program. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi siswa secara signifikan. Kegiatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pembelajaran berbasis soft skill, tetapi juga memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi dunia akademik dan sosial yang lebih luas.
Eiger Adventure Communication Strategy at Women Jungle Survival Course (WJSC) Event Eriani, Kerti; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v13i1.39418

Abstract

This research discusses the Eiger Adventure communication strategy in the Women Jungle Survival Course (WJSC) program. The aim is to understand and analyze the strategic steps taken by Eiger Adventure as a guideline for communication planning and communication management at WJSC events. This research uses a qualitative approach with a case study method, involving interviews, documentation and observation. This research refers to the PR strategy model of Cutlip, Center and Broom (2009), which involves four steps in the PR process, namely determining the problem, planning and programming, taking action and communicating, and program evaluation. The research results show that Eiger Adventure was successful in designing and implementing WJSC with an effective communication strategy. Even without carrying out special segmentation in its approach, in reality the number of WJSC registrants exceeds the target, which shows Eiger's reputation among nature activists.
Collaborative communication strategy between Diskominfo and Biro ADPIM in managing BEJA as West Java Vision implementation Rahardjo, Muthia Khairunnisa; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v13i1.39419

Abstract

This study analyzes the collaborative communication strategies between the West Java Communication and Information Agency (Diskominfo Jabar) and the West Java Bureau of Administration and Leadership (Biro Adpim Jabar) in managing the Bewara Jawa Barat (BEJA) program to support the vision of West Java Province. Using a qualitative approach and descriptive method through observation and interviews, the study refers to Cutlip and Center’s four-step public relations strategy model: defining the problem, planning, implementation, and evaluation. The results show that collaboration between the two agencies is effective at every stage. In the problem-definition phase, internal teams are formed to facilitate communication and task division. The planning stage focuses on issues relevant to news value and public interest. Implementation is carried out through the BEJA platform using well-managed communication strategies. Evaluation is conducted internally and externally to assess performance and public response. The consistently collaborative communication strategy makes BEJA a model of integrated and responsive public communication.
Analisis Penerapan Budaya Organisasi BRILiaN Ways Pada PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Luthfi, Yasmin Salsabila; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan budaya organisasi yang dimiliki BRI yaitu BRILiaN Ways merupakan pedoman perilaku yang diterapkanoleh seluruh karyawan BRI. Perusahaan BRI mendorong pertumbuhan dan perkembangan karyawannya, maka dariitu BRI meraih penghargaan khusus HR Asia DEI – Diversity, Equity & Inclusion Award 2023. BRI menjadi satusatunyaperusahaan BUMN yang meraih penghargaan tersebut, karena BRI mempunyai pedoman perilaku yangberfokus kepada konsep kemajemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya organisasiBRILiaN Ways dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori Mckenna and Beech (2004) yang terdapat artefak, espousedvalues dan basic underlying assumptions. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa BRI menerapkan budaya nyadengan baik dan memiliki keunikan tersendiri dari setiap elemen artefak, dan espoused values. Namun peneliti tidakmenemukan adanya temuan yang tepat pada elemen basic underlying assumptions, karena keyakinan yang dimilkikaryawan sudah tercantum dalam elemen espoused values, sedangkan peneliti meneliti penerapan yang dilakukan olehperusahaan bukan persepsi karyawan. Kata Kunci-budaya organisasi, pedoman perilaku, perbankan.
Analisis Strategi Komunikasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dalam Diseminasi Informasi Terkait Aplikasi Sapawarga-Jabar Super Apps Hendriyani, Chalista Devi; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi danInformatika Provinsi Jawa Barat (Diskominfo Jabar) dalam menyebarkan informasi mengenai aplikasi Sapawarga-Jabar Super Apps. Aplikasi ini merupakan inovasi digital yang dikembangkan untuk mempermudah akses masyarakatterhadap layanan publik dan informasi pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptifdengan paradigma post-positivisme, memanfaatkan data dari wawancara dan observasi untuk mengeksplorasi strategikomunikasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital melalui media sosialseperti Instagram dan TikTok mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih cepat dibandingkan metodekonvensional. Meskipun menghadapi tantangan rendahnya literasi digital masyarakat, Diskominfo Jabar berhasilmengatasi kendala ini dengan mengedukasi masyarakat melalui konten informatif dan interaktif. Sebaliknya, strategikomunikasi tradisional melalui survei dan kampanye efektif dalam meningkatkan kesadaran di wilayah tertentu tetapimemiliki keterbatasan dalam jangkauan. Oleh karena itu, strategi komunikasi digital dinilai lebih unggul dalammemperluas jangkauan dan efektivitas penyebaran informasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagipengembangan strategi komunikasi pemerintah lainnya, serta memberikan saran praktis untuk meningkatkanpartisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi Sapawarga-Jabar Super Apps. Kata Kunci_Diskominfo, diseminasi informasi, komunikasi pemerintah, Sapawarga Jabar Super Apps, strategikomunikasi
Strategi Humas PT. Pos Indonesia Dalam meraih Penghargaan Ayul, Rosse Zahwa; Sutarjo, Moch. Armien Syifa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas strategi Humas PT Pos Indonesia (Persero) dalam meraih penghargaan <Excellent InCommunication Related To Information Disclosure= Pada Ajang BUMN Track 2023. Tujuannya adalah memahamidan menganalisis langkah-langkah strategis yang diambil oleh PT Pos Indonesia (Persero) dalam meraih penghargaan<Excellent in Communication and Collaboration Related to Information Disclosure=. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Risetmerujuk pada model strategi humas Cutlip & Center (Broom & Sha, 2013), yang melibatkan MendefinisikanMasalah, Perencanaan dan Pemrograman, Mengambil Tindakan dan Komunikasi, Mengevaluasi Program. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa PT Pos Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan keterbukaan informasi publikhingga meraih penghargaan <Excellent In Communication Related To Information Disclosure= Pada Ajang BUMNTrack 2023. Dalam mendefinisikan masalah, PT Pos Indonesia (Persero) melakukan analisis kebutuhan publik,brainstorming internal, dan penetapan ide. Tahap perencanaan menentukan tujuan & sasaran program, membuatperencanaan strategi, perencanaan strategi dalam penyampaian informasi program. Proses berlanjut dengan tindakandan komunikasi melalui sosial media dan website PT Pos Indonesia (Persero). Evaluasi program dilakukan melaluimedia monitoring. Hasil penelitian menegaskan bahwa strategi humas PT Pos Indonesia (Persero) berhasilmeningkatkan keterbukaan informasi publik hingga meraih penghargaan <Excellent In Communication Related ToInformation Disclosure= Pada Ajang BUMN Track 2023. Kata Kunci-keterbukaan informasi publik dan strategi humas.
Strategi Komunikasi Dalam Pemanfaatan Aplikasi Si Abah Jawara Terhadap Sosialisasi Bantuan Sosial Di Wilayah Kabupaten Subang Nurhidayah, Assyifa; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Si Abah Jawara sebagai Sistem Aplikasi Hibah dan Bansos. Si Abah Jawara adalah aplikasi Sistem PemerintahanBerbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Subang. Aplikasi Si Abah Jawara yang dirancang khusus untukmempermudah penyaluran hibah dan bantuan sosial ini merupakan salah satu bentuk transparansi pengelolaan egovernment.Aplikasi ini adalah aplikasi yang berfungsi untuk memproses pengajuan hibah dan bansos darimasyarakat kepada pemerintah. Masalah atau fenomena yang diteliti pada penelitian ini yaitu strategi komunikasiuntuk pemanfaatan dari Si Abah Jawara ini ke masyarakat yang masih dianggap belum terkomunikasikan dengan baik.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti menemukan masyarakat masih banyak yangpengajukan langsung ke kantor pemerintahan , hal ini karena pada proses menyampaikan informasi diskominfo selakukomunikator memiliki hambatan anggaran dan kurangnya sumber daya manusia.Kata kunci-e-government, strategi komunikasi, si abah jawara