Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Humas PT Mega Bintang Persada Dalam Rebranding Prawira Bandung Melalui Media Sosial Instagram Fitriani, Rizky; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan identitas yang dilakukan oleh Garuda Bandung menjadi Prawira Bandung. Salah satu hal yang dilakukan oleh Humas PrawiraBandung adalah dengan melakukan rebranding melalui sosial media Instagram Prawira Bandung. Rebranding dilakukan melalui sosialmedia Instagram untuk memberikan informasi kepada publik terkait perubahan yang terjadi akibat adanya akuisisi saham oleh PTPersib Bermartabat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif untuk menjelaskan bagaimana proses rebrandingyang dilakukan oleh Prawira Bandung dalam bentuk narasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembentukanpesan rebranding Prawira Bandung yang dilakukan melalui media sosial Instagram @prawirabandung. Pada penelitian ini penelitimelakukan wawancara bersama Humas Prawira Bandung, social media specialist Prawira Bandung dan pengikut Instagram PrawiraBandung, serta melakukan observasi terhadap Instagram @prawirabandung. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa rebrandingyang dilakukan oleh Humas Prawira Bandung dapat dikatakan berhasil, sebab informasi yang disampaikan kepada publik dapattersampaikan dengan baik.Kata Kunci-Instagram, public relations, rebranding
Analisis Framing Pemberitaan Aksi Peretasan Hacker Bjorka Di Detik.Com Arisa, Nadiyah Nur; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul <Analisis Framing Pemberitaan Aksi Peretasan Hacker Bjorka di Detik.com=. Tujuandilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui konstruksi pemberitaan yang dilakukan oleh Detik.com terhadapberita aksi peretasan oleh hacker Bjorka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metodekonstruktivis serta merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan analisis framing dengan modelWilliam A. Gamson dan Mogdialini sebagai acuan utamanya. Penelitian ini mengacu kepada penelitian-penelitianterdahulu yang fokus penelitiannya merupakan analisis framing, dengan model analisi framing yang berbeda maupunyang serupa dengan penelitian ini. Penelitian ini memilih Detik.com sebagai portal berita online untuk diteliti denganmengambil 5 (lima) buah berita pada rentang waktu bulan September 2022. Mengacu kepada rumusan dan tujuandalam penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa Detik.com melakukan konstruksi terhadap berita yang dimuatnyadengan menyudutkan sosok Bjorka sebagai pelaku tunggal dalam rangkaian aksi yang ia lakukan. Detik.com jugamemuat pernyataan-pernyataan dari sosok Bjorka yang mendukung mereka untuk membangun narasi dan konstruksisosok Bjorka yang bersifat congkak dan angkuh selama dia melakukan aksi peretasan. Namun Detik.com tidakmengarahkan pembaca kepada urgensi bahwa keamanan siber di Indonesia tidak dijaga dengan baik oleh pemerintah,sehingga menyebabkan serangkaian kejadian aksi peretasan oleh pihak tidak bertanggung jawab terus berulang kaliterjadi tanpa solusi.kata kunci-bjorka, detik.com, framing, hacker, peretasan
Analisis Penerapan Budaya Organisasi Di Lingkungan Start-Up Nolimit Yasmin, Farisa; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan budaya organisasi pada start-up sangat diperhatikan oleh masyarakat khususnya generasi saat ini, karena dinilai memiliki kecenderungan budaya yang bersifat lebih fleksibel dibandingkan dengan perusahaan pada umumnya. Namun berdasarkan data hasil survei menunjukkan bahwa 91% karyawan pada start-up memilih untuk mempertimbangkan mengundurkan diri dari perusahaan salah satu alasannya yaitu terkait budaya dan fleksibilitas. Berbeda halnya dengan Start-up NoLimit yang memperhatikan budaya organisasi sehingga dianggap baik oleh anggotanya. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui penerapan dari budaya organisasi pada Start-up NoLimit sehingga terciptanya lingkungan kerja yang baik di tengah beban kerja yang berat. Riset penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Kemudian eknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori elemen budaya organisasi yang dikemukakan oleh McKenna dan Beech (2004: 15) meliputi artifacts, espoused values, dan basic underlying assumption. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Start-up NoLimit memiliki caranya tersendiri untuk menerapkan elemen dari setiap budaya. Pada artifacts, NoLimit telah menyisipkan kesan transparan, kenyamanan, ketenangan, kepercayaan, dan kekeluargaan. Lalu untuk espoused values berupa tagline NoLimit dengan penerapan budaya melalui kegiatan yang melibatkan anggota. Untuk basic underlying assumption/ asumsi dasar yaitu berupa kedisiplinan dan komunikasi yang baik.Kata Kunci-budaya organisasi, fleksibilitas, start-up
Strategi Rebranding Pelindo Solusi Digital pada Era Digital Bil Balqis, Putri Shalsa; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses rebranding perusahaan memiliki strategi public relations sebagai hal penting, karena rebranding menggunakan rencana perubahan branding yang hendak disampaikan pada masyarakat. Penelitian ini membahas strategi rebranding Pelindo Solusi Digital pada era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Pelindo Solusi Digital dalam melakukan rebranding perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus serta pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan strategi public relations menurut Cutlip Center dan Broom dalam Nova (2014) yakni fact finding, planning, communication, dan evaluation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelindo Solusi Digital melakukan proses rebranding perusahaan dengan mengacu pada teori Cutlip Center dan Broom. Dalam fact finding terdapat fakta bahwa rebranding terjadi karena terjadi perubahan pada strategi perusahaan, planning adalah membuat strategi yang akan digunakan selama proses rebranding, kemudian communication adalah tahapan mengimplementasikan proses rebranding, dan evaluation menjadi acuan mengukur keberhasilan dari strategi yang telah diimplementasikan.Kata Kunci-Pelindo Solusi Digital, rebranding, strategi public relations
Analisis Strategi Public Relations Shopee Indonesia Melalui Program Shopee Affiliate Fasha, Rayhan Muhamad; Sutarjo, Moch Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Public Relations (PR) Shopee Indonesia melalui program ShopeeAffiliate. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, peran PR menjadi krusial dalam mempromosikan produkdan membangun hubungan dengan pemangku kepentingan. Penelitian ini difokuskan pada analisis strategi PR yangditerapkan oleh Shopee Indonesia melalui program Shopee Affiliate, yang merupakan program yang melibatkanmasyarakat umum dalam mempromosikan produk Shopee.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatifdengan mengumpulkan data melalui wawancara dan literature view. Paradigma yang digunakan adalah postpositivisme.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee Indonesia telah berhasil menerapkan strategi PR yangefektif melalui program Shopee Affiliate. Program ini memungkinkan masyarakat umum untuk menjadi mitra dalammempromosikan produk Shopee dan mendapatkan penghasilan tambahan. Melalui pemanfaatan media sosial dandistribusi konten visual, Shopee Indonesia berhasil meningkatkan kesadaran merek, meningkatkan lalu lintaspengunjung, dan membangun hubungan yang positif dengan pemangku kepentingan. Kata Kunci-public relations, PR strategies, Shopee Indonesia, Shopee affiliate program, e-commerce.
Implementasi Strategi Komunikasi Eksternal PT Hutama Karya Dalam Membangun Citra Positif Perusahaan Ahmad, Fathiya Nuralifia; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Hutama Karya dengan salah satu proyeknya yakni Jalan Tol Trans Sumatera memicu menimbulkan krisis karenabeberapa faktor pembangunan, sehingga diperlukan strategi komunikasi agar bisa menjalin relasi dengan stakeholderuntuk mengatasi hal tersebut . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi eksternal yang dilakukanHutama Karya dilihat dari kesesuaian pada teori komunikasi external menurut Suranto AW (2015) dengan memuatunsur pola komunikasi eksternal antara perusahaan dengan stakeholder. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilpenelitian ini menunjukan komunikasi eksternal di Hutama Karya dilakukan melalui tahapan manajemen komunikasiyaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Implementasinya dilakukan melalui beberapaprogram seperti campaign, Focus Group Discussion, optimalisasi media sosial, audiensi bersama pemerintah daerah,dan membina media. Komunikasi eksternal membantu Hutama Karya dalam menjalin relasi yang baik dan kerjasamadengan para stakeholder. Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan Hutama Karya di bidang komunikasi yangdidapat sepanjang 2022. Kata Kunci-citra perusahaan, komunikasi eksternal, strategi komunikasi
Penerapan Digital Employee Experience (DEX) dalam Strategi Komunikasi Internal Telkom Indonesia Cantika, Mega Prima; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak transisi digital besar-besaran kepada perusahan Indonesia, tetapi PT TelkomIndonesia Tbk berhasil menghadapi percepatan digitalisasi tersebut sembari terus mendapatkan penghargaan dengankategori Best Workplace setiap tahunnya selama pandemi. Hal itu menjadi bukti nyata bahwa internal PT TelkomIndonesia Tbk memiliki pengalaman positif selama masa pandemi, baik secara digital dan secara emosional. Penelitianini bertujuan untuk melihat aspek digital dari strategi komunikasi internal employee experience (EX), yaitu digitalemployee experience (DEX) di Telkom Indonesia. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan metodestudi kasus tunggal dan paradigma konstruktivis untuk melihat proses penerapan DEX. Hasil penelitian yangdidapatkan bahwa Telkom Indonesia menggabungkan pola pikir digital yang berkepanjangan dengan pendekatanSDM humanis untuk menerapkan DEX melalui penyediaan alat dan media komunikasi digital, adaptasi dan literasidigital, sikap leadership, budaya dan lingkungan kerja digital, dan timbal balik dan evaluasi.Kata Kunci-komunikasi internal, digitalisasi, digital employee experience, DEX
Strategi Personal Branding Mahasiswa Bandung Melalui Media Sosial Instagram Hayya, Fadya Annisa; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal branding adalah hal yang penting dilakukan oleh mahasiswa karena memiliki berbagai manfaat, terutamadengan menggunakan teknologi media sosial Instagram. Penelitian ini membahas tentang strategi mahasiswa KotaBandung dalam membangun personal branding melalui media sosial Instagram. Tujuan dari riset ini adalah untukmengetahui pendapat mahasiswa Kota Bandung dalam melakukan personal branding serta mengetahui cara merekamelakukannya melalui media sosial Instagram. Riset penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodedeskriptif mengenai mahasiswa Kota Bandung yang memanfaatkan Instagram sebagai portofolio mereka. Metodepengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian inimenggunakan konsep delapan konsep pembangun personal branding menurut Peter Montoya (2002) Hasil penelitianini adalah peneliti menemukan bagaimana cara para mahasiswa Kota Bandung dalam membangun personal brandingmereka di media sosial Instagram, serta mengetahui perbedaan dari mahasiswa Kota Bandung yang membangunpersonal branding mereka menggunakan konsep delapan pembangun personal branding milik Peter Montoya denganmahasiswa Kota Bandung yang tidak membangun menggunakan konsep tersebut. Tetapi tujuan dari membangunpersonal branding berbeda jadi hasilnya juga relatif tergantung dari tujuan mereka membangun personal branding diInstagram. Kata Kunci-mahasiswa Kota Bandung, media sosial Instagram, personal branding
Analisis Strategi Rebranding Pt Len Industri Melalui Pergantian Logo Perusahaan Rizky, Muhammad; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat dalam dunia bisnis dan persaingan yang semakin ketat mendorong banyak perusahaan untukmelakukan strategi rebranding sebagai upaya untuk memperkuat identitas merek mereka. PT Len Industri, sebuahperusahaan BUMN juga mengadopsi strategi ini dengan mengubah logo perusahaan mereka. Penelitian ini membahasStrategi rebranding PT Len Industri sebagai induk holding pertahanan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui strategi PT Len Industri dalam melakukan rebranding perusahaan. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode deskriptif serta pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknikwawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan strategi public relation menurut Cutlip Centerdan Broom (2009) yakni fact finding, planning, communication, dan evaluation. Berdasarakan hasil penelitian, tahapfact finding terdapat fakta bahwa rebranding terjadi karena adanya perubahan pada strategi perusahaan, planningdiwujudkan melalui empat elemen utama rebranding yaitu repositioning, renaming, redesigning, dan relaunching,kemudian communication adalah tahapan mengimplementasikan proses rebranding, dan evaluation menjadi patokankeberhasilan dari strategi yang telah diimplementasikan. Kata kunci-rebranding, strategi public relation
PELATIHAN PERSONAL BRANDING DAN STRATEGI KOMUNIKASI BAGI TUTOR MUDA (TROOPERS) ARMIDALE ENGLISH COLLEGE (AEC) Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Diniati, Anisa; Mukhlisiana, Lusy
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): JP2N: September - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/bnse1712

Abstract

In the midst of competition in the digital era like today, every individual is required to be able to always improve their abilities in order to continue to compete. Every individual must improve their abilities. Two things that are very important in facing a competitive business environment are personal branding and communication strategies. Therefore, we, the Telkom University Community Service team, would like to fully support the Armidale English College (AEC) Troopers to develop their knowledge and skills regarding personal branding and communication strategies by providing offline training. Building a good personal branding requires continuous knowledge enrichment and training. With the knowledge of the importance of building a strong personal branding and managing good communication strategies, it is hoped that these young tutors can set a good example for their juniors and also prepare themselves to face the increasingly fierce competition in the future where each individual must be able to showcase their own strengths. By participating in the training and mentoring program for a predetermined period of time. Partners will gain specific knowledge and skills in implementing personal branding, from introduction to evaluation.