Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Kompetensi Komunikasi Organisasi dan Model 4C Guna Branding dan Membangun Reputasi Melalui Media Sosial Rosmawaty Hilderiah Pandjaitan; Leila Mona Ganiem; Yoyoh Hereyah
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v3i1.1428

Abstract

The Association of Indonesian Catering Experts (Ikaboga Indonesia) is a social organization with 28 DPDs in 28 Provinces, providing many courses and training in Catering. It is not easy to control; it requires organizational communication competence because it is essential to lead and maintain the organization's running and effectively achieve organizational goals. In the 4C Model, competencies (critical thinking, communication, collaboration, and creativity) are 21st Century Skills. So that Ikaboga Indonesia's activities are widely known and trusted, this can include using social media as a branding and reputation-building medium. Moreover, it is known that 60% of Indonesia's population uses social media. Branding is essential because it can place an organization's name above other competitors, and reputation is critical because it can carry positive attributes and provide sustainable profits. This is the urgency and background of this training. The aim is for Ikaboga Indonesia Chairs to improve their organizational communication competence and the 4C Model, both for branding and building reputation through social media. This activity was carried out hybrid (offline and online) on February 6, 2024, in the Hall, Fl. 7 Tedja Buana Building, Menteng, Central Jakarta. It uses presentation, question and answer, discussion, practice, and simulation methods. One hundred fifty-nine participants participated, 44 (27.8%) offline and 115 (72.2%) online. Get positive responses, rated as needed, helpful, and engaging.
Manajemen komunikasi risiko terhadap bencana kebakaran gedung Andrianto, Rahadian; Gusfa, Henni; Hereyah, Yoyoh
Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2024): Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/histeria.v3i1.1043

Abstract

Bahaya kebakaran merupakan bencana yang tidak dapat di prediksi kapan datangnya. Kerugian harta benda maupun nyawa seakan ada didepan mata. Komunikasi merupakan kunci keberhasilan dalam mitigasi risiko kebakaran, kesiapsiagaan, respon dan antisipasi kejadian kembali. Proses manajemen komunikasi risiko kepada pengelola dan penghuni gedung dapat mengurangi kerugian baik harta benda maupun jiwa dan mengantisipasi bencana kebaran terjadi lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi risiko berbabasis bangunan tinggi di Provinsi Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, paradigma konstruktivis teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan pada saat pra penelitian, selama penelitian dan pasca penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumen. Subjek penelitian adalah pengelola gedung dan Disgulkarmat Provinsi DKI Jakarta. Hasil dari penelitian ini adalah manajamen komunikasi risiko dapat menjadi kunci dalam menghadapi bahaya bencana kebakaran, kemudian diperlukan strategi dalam penyampain pesan komunikasi risiko kebakaran pada pengelola gedung.
Strategi Desain Pesan Dalam Integrated Marketing Communication Bisnis Hospitality Untuk Peningkatan Loyalitas Pengunjung (Studi Kasus Pada Hotel Aryaduta Lippo Village) Rama Fajrianto; Yoyoh Hereyah; Enjang Pera Irawan
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i4.58

Abstract

Tangerang merupakan kota besar yang  berada di Provinsi Banten yang memiliki banyak sekali perusahaan yang bergerak pada bidang Pariwisata , tidak heran jika Tangerang memiliki banyak sekali beberapa perusahaan Hotel yang bergerak dalam jasa dan pelayanan, salah satunya adalah Hotel Aryaduta Lippo Village. Perusahaan hotel sangatlah banyak diminati masyarakat khususnya yang ingin meluangkan berbagai macam liburan dengan menginap ataupun merasakan fasilitas-fasilitas hotel lainnya. Hotel juga menjadi berbagai macam kebutuhan yang diperlukan oleh seseorang yang sedang melakukan perjalanan jauh atau berlibur yang lumayan panjang, dan tidak hanya saat liburan hotel juga terkadang menjadi tempat untuk segala banyak instansi untuk melakukan pertemuan yang penting dan rapat yang diperlukan oleh setiap instansi. Industri Perhotelan merupakan aspek yang mempunyai peranan penting dalam perkembangan pariwisata di Tangerang, perhotelan ini menyediakan banyak jasa yang dapat memenuhi kebutuhan para konsumen, salah satunya dengan pelayanan, jasa, tempat tidur, makan, olahraga, hingga kenyamanan bagi pengunjung ataupun konsumen, semakin banyaknya permintaan kunjungan disetiap perhotelan merupakan peningkatan kebutuhan khususnya dipariwisata sebagai penunjang perekonomian.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan memiliki sifat deskriptif yang bertujuan untuk meneliti strategi Desain Pesan Dalam Integrated Marketing Communication Bisnis Hospitaliy Untuk Peningkatan Jumlah Pengunjung. Secara sistematis, factual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, dan hubungan fenomena (fenomenologi yang akan diselidiki dalam meningkatkan profit perusahaan terhadap promosi melalui media sosial).
Communication Strategy For Handling Public Service Complaints On Instagram Account @disdukcapilkabtangerang Sunardi, Didi; Hereyah, Yoyoh; Putra, Afdal Makkuraga
International Journal of Social and Management Studies Vol. 4 No. 1 (2023): International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS)
Publisher : IJOSMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5555/ijosmas.v4i1.269

Abstract

The quality of public services is still not sufficient to achieve community satisfaction. This is indicated by the presence of public complaints about public services. The government's implementation of public services still faces ineffective and inefficient government systems, and public dissatisfaction with public services is common due to the inadequate quality of human resources. Tangerang Provincial Provincial Ordinance No. 07 of 2010 on the Implementation of Population Control stipulates that the Population and Citizenship Status Service is obliged to issue population documents within 14 working days after receiving complete and accurate required documents. says. The purpose of this study is to describe communication strategies for dealing with public service complaints on the @disdukcapilkabterang Instagram account.This research examines communication strategy, organizational communication, digital communication, new media theory, social media, social media characteristics, public characteristics (intagram followers), handling public service complaints to increase public satisfaction.This study uses a case study method with a qualitative approach, with a constructivism paradigm and data collection techniques by interviewing eight people who have an important role on social media Instagram @disdukcapilkabtangerang. With data validity techniques using data triangulation.The results showed that there was a communication strategy for handling public service complaints on Instagram @disdukcapilkabtangerang, namely the Strategy for Handling Public Service Complaints at the Tangerang Regency Population and Civil Registration Service, Interactive Communication Strategy with the Community (Follower Instagram), Strategy for Sharing Tasks for Managing Instagram @disdukcapilkabtangerang, and Implementation Strategy Complaint Handling SOP. These communication strategies have been going well since the formation of Instagram and the entry of public complaints against public services in 2019.
Interpersonal Communication Strategies Between Supervisors and Subordinates to Improve Operational Performance Sumardi Sumardi; Yoyoh Hereyah; Santa Lorita Simamora; Afdal Makkuraga
Journal of Social Research Vol. 4 No. 9 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i9.2714

Abstract

This study examines the implementation of interpersonal communication strategies between superiors and subordinates in the operational context of PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) Jobsite IPR. The main focus is directed at how communication interactions shape work relationships and influence the process of achieving production targets. Using a qualitative descriptive approach and case study method, this study explores the experiences, perceptions, and communication practices that occur in the field. The findings indicate that open, empathetic, and trust-based communication is an important foundation in building work synergy. However, there are a number of communication barriers that arise, such as differences in perception, incongruent communication styles, and limited time and space for interaction, technical disruptions caused by disrupted radio or internet signals, which ultimately pose real challenges in accelerating work, errors in execution, and ultimately disrupt work productivity. This study recommends the need to strengthen interpersonal communication capacity through training and continuous evaluation of internal communication systems.
MARKETING PROMOTION ASSISTANCE FOR TRADITIONAL HEALERS IN WONOSOBO IN DEALING WITH CANCER PATIENTS Dr. Indiwan Seto Wahyu Wibowo; Yoyoh Hereyah; Claudia Shinta Octa Wibowo
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10802

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya. Pengobatan konvensional seperti kemoterapi, radioterapi, dan pembedahan kerap menimbulkan efek samping yang berat, sehingga mendorong masyarakat mencari alternatif pendamping berupa Terapi Komplementer dan Alternatif (TKA) melalui pengobatan tradisional. Wonosobo memiliki potensi besar dalam pengembangan pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) melalui peran aktif Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI). Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah lemahnya strategi promosi dan komunikasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan promosi para pengobat tradisional di Griya Sehat Hudaya Bhakti, Wonosobo, melalui pelatihan pemasaran digital berbasis media sosial. Metode yang digunakan ialah pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, perencanaan, dan pelatihan pembuatan video promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme pengobat tradisional terhadap penggunaan media sosial sebagai sarana promosi edukatif dan etis. Implikasinya, strategi promosi digital berbasis konten edukatif dan testimoni dinilai efektif untuk memperluas jangkauan, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat eksistensi pengobatan tradisional di era digital.
Media Massa: Pencipta Industri Budaya Pencerahan yang Menipu Massa Studi Simulacra dan Hiperrealitas Film AVATAR Yoyoh Hereyah
ULTIMA Comm Vol 3 No 2 (2011): ULTIMA Comm
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimacomm.v3i2.204

Abstract

Globalization affects virtually all aspects of the society, including cultural aspects. Culture can be defined as values embraced by society or perception held by citizens of various things. Globalization as a symptom of the range of the values and culture of particular overlooks the world (so that it becomes ‘world culture') have been seen since long. The Film is a form of mass media that bring values, cultures and ideologi of his creator. The concept of cultivations of cultural values is embedded through the ideas, stories, characters, special effects and the distribution of a film. Avatar upholds the value and ideologi from its producers. Keywords: film studies, globalization, hegemony, hyperreality, simulacra