Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya Terhadap Hasil Belajar Guling Depan Febriyanti, Irma
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 8, No 1 (2024): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v8i1.10241

Abstract

Pendidik adalah elemen terpenting dalam kehidupan manusia. Kualitas pendidikan dapat menentukan kualitas suatu negara. Pendidik memainkan peran penting dalam proses pembelajaran. Seiring dengan perkembangan zaman, dunia pendidikan telah mengalami banyak perubahan, termasuk penggunaan metode pembelajaran. Metode pembelajaran dianggap memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan proses pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis adalah dengan menggunakan tutor sebaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar guling depan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Manyar kelas X dengan sampel 38 siswa. Penelitian ini akan dilakukan 4 kali. Teknik pengumpulan data menggunakan uji kemampuan guling depan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, pengujian normalitas, dan pengujian hipotesis untuk membuktikan pengaruh variabel besar pada variabel dependen. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji hipotesis 0,00 yang berarti 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan dari metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar guling depan.
Assessment of the Potential of Elementary School Students in Terms of Physical Fitness Suroto, Suroto; Yustanti, Wiyli; Prakoso, Bayu Budi; Priadana, Benny Widya; Febriyanti, Irma
Mimbar Sekolah Dasar Vol 11, No 2 (2024): On Progress
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v11i2.71731

Abstract

Primary education is an essential foundation for developing all the potential possessed by students, including physical fitness. The persistent inadequacy in children's physical fitness levels raises critical concerns regarding their overall health and well-being, necessitating urgent attention and intervention. This study aimed to assess the physical fitness of elementary school students, evaluate the effectiveness of the Indonesian Physical Fitness Test in measuring their physical fitness, and give policy recommendations. The quantitative descriptive method was used in this study due to its ability to provide numerical data analysis, facilitate systematic measurement, and allow comparative analysis and generalization. Incidental sampling was used to select 120 primary school learners in the Sidoarjo district. Two sets of fitness tests were administered based on child development phases: the Around the World Test for Phase B and a 600m running test for Phase C. Crosstabs analysis on SPSS revealed that male and female learners exhibited similar physical fitness levels, mainly within moderate and healthy categories. Differences were observed based on the phase or grade level (chi-squared=43.843, p=0.000), with Phase B learners generally having moderate to good fitness, while Phase C learners demonstrated lower and middle levels. Overall, there was a decline in fitness with higher grade levels, emphasizing the necessity to rejuvenate physical education for enhanced fitness. Instilling the importance of maintaining and enhancing physical fitness from a young age is crucial, and both teachers and students can actively contribute by enhancing their comprehension of physical literacy through training or by integrating it into the physical education curriculum.
THE POST-TRUTH OF RACIAL FRAMING IN BLACK LIVES MATTER ERA Febriyanti, Irma
Proceedings of English Linguistics and Literature Vol. 2 (2020): Seminar on Post-Truth in Cultural Construction through Literature, Linguistics, and C
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The year 2020 has a lot on its plate for African Americans to take and conquer. Not only that, they are dying from Covid-19 at higher rates compared to other races due to their pre-existing condition in the U.S., but they also still have to face the battle against racism in this era of Black Lives Matter. Ahmaud Arbery, George Floyd, Christopher Cooper, and Chris Beaty are just a glimpse of violence against Black Americans exposed by social media, showing the world how American society is still corrupted and plagued by white fragility sensibility. Moreover, Black Americans are two-and-a-half times as likely as white Americans to be killed by the police, even though Black Americans only make up 13 percent of the U.S. population. These horrible incidents come from a distinct understanding between White and Black Americans, where Blacks are positioned to have an unshaken presumption of guilt simply because of being Blacks. This study aims at revealing a longstanding disdain for the truth as White people claiming to be fragile and sensible while subverting the reality and perjure themselves to racially framing Black people. In a society that Whites are dominant, Bourdieu’s theory on field, habitus, and capital are used here to analyze the post-truth of racial framing along with White Fragility and White Sensibility in American society coined by Robin DiAngelo.
PENGARUH MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEPAK BOLA MAHASISWA FIKK UNESA Mochamad Ridwan; Dwi Lorry Juniarisca; Irma Febriyanti; Fajar Eka Samudra; Made Pramono
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3449

Abstract

Multimedia memiliki peran untuk meningkatkan hasil belajar sepakbola yang meliputi aspek pengetahuan maupun keterampilan. Penting bagi dosen untuk menerapkannya agar pembelajaran menjadi lebih variasi dan bermakna sehingga tidak menimbulkan kejenuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh multimedia pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar sepakbola. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu kuantitatif dalam bentuk eksperimen semu dengan desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest. Sampel ini sebanyak 87 mahasiswa dengan penelitian dilakukan selama 4 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen tes hasil belajar pengetahuan dan keterampilan. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji t dengan taraf signifikan < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemanfaatan multimedia mampu memudahkan mahasiswa dalam menerima materi, waktu belajar menjadi fleksibel, tidak terbatas ruang dan akses yang cepat. Oleh karena itu, dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan multimedia pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar sepak bola mahasiswa FIKK Unesa. Diharapakan dosen dalam melaksanakan perkuliahan hendaknya menggunakan multimedia pembelajaran agar mahasiswa lebih semangat dan senang sehingga menimbulkan hasil belajar yang diharapkan.
Analisis Trend Senam Artistik Lantai Putri Pada Sea Games 2022 Vietnam Melalui Digital Video Material Febriyanti, Irma; Abrorry, Lucky; Hariyanto, Agus
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v5i2.55536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui trend senam lantai final senam putri (8 pesenam) di Sea Games 2022 melalui materi video digital. Rekaman video final lantai dikumpulkan melalui youtube Entertainment-Mediacorp . Hasil final lantai telah dicek oleh ke tiga juri. Pada 8 pesenam yang mengikuti final lantai, untuk   memenuhi D-score gerakan yang banyak dilakukan   adalah kelompok gerakan pada grup satu sebanyak   33 gerakan, dengan dominasi gerakan gymnastic leaps, jumps dan hops, serta turn. Pada   double salto tuck di udara dilakukan oleh pesenam sebanyak 7 pesenam, Salto fwd stretched with 1/1 twist (360 °) sebanyak 7 pesenam, Leap fwd with leg change sebanyak 7 pesenam, Switch leap with ½ turn (180 °) in flight phase sebanyak 6 pesenam. Hasil ini memberikan informasi dimana muncul kecenderungan nilai skor D yang dimiliki oleh para atlet jaraknya lebih besar daripada skor E.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DAMPAK COVID-19 DI KELURAHAN BABAT JERAWAT PAKAL KOTA SURABAYA Nurhayati, Faridha; Wahjuni, Endang Sri; Febriyanti, Irma; Kuncoro, Bambang Ferianto Tjahyo; Hamdani, Hamdani; Kaharina, Arifah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.663 KB)

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan meningkatkan kepedulian dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak akibat covid-19 di Kota Surabaya, melalui penyuluhan terkait bagaimana upaya pencegahan covid-19 di lingkungan keluarga dan pembagian sembako kepada warga Babat Jerawat Pakal Kota Surabaya. Keberlanjutan dari program ini adalah warga dapat menerapkan pola pencegahan covid-19 melalui gerakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) serta pembagian sembako dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilakukan di balai RW XI kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Surabaya pada warga yang terdampak Covid-19 sebanyak 60 orang. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa warga memberikan respon positif dan antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan.Kata Kunci: Covid-19, Penyuluhan, Sembako AbstractThis community service program aims to provide socialization and increase awareness in efforts to prevent and the impact of Covid-19 in the City of Surabaya, through counseling on how to prevent Covid-19 in the family environment and distribution of basic necessities to residents of Babat Jerawat village Pakal district, Surabaya city. The continuity of this program is that residents can apply the pattern of prevention of Covid-19 through the 3M movement (wearing masks, washing hands and keeping their distance) and the distribution of groceries can help meet basic needs. The community service program was carried out at the RW XI hall of the Babat Jerawat Village, Pakal District, Surabaya for 60 people affected by Covid-19. Based on the results of the activity, it can be concluded that the residents responded positively and were enthusiastic about the activities carried out
Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Daring dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Masa Pandemi Covid-19 Nurhayati, Faridha; Wibowo, Sapto; Febriyanti, Irma
Jurnal Porkes Vol 5 No 1 (2022): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v5i1.5313

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of online learning and student learning outcomes majoring in Sports Education Sport Science Faculty Universitas Negeri Surabaya during the Covid-19 pandemic. This research is a type of survey research. The population in this study was Sports Education students in the class of 2018, 2019 and 2020 with a technique sampling through purposive sampling, with the number of samples was 117 students. The instruments used are questionnaires via google form and student grades from Siakadu. Data analysis techniques using percentage. Based on the results of the study can be explained;1) related to the understanding of students to the material delivered by lecturers, 43.6% understanding, 41.9% not all understanding and 14.5% not understanding, 2) the use of video tutorials, 53.8% using, 41% not all uses and 5.1% not using,3) online learning assessment satisfaction, 24.8% satisfied, 56.4% quite satisfied and 18.8% dissatisfied, 4) the learning process, 82.1% offline and 19.9% online. While the results of the analysis of student learning value data in the even semester 2020/2021 there are 14 practical subjects and the average grades are A and A-. The conclusion in this study is; 1) the online learning process is going well, because students can understand the material provided by lecturers, 2) the value of average student learning outcomes well, that's A and A-.
Pengaruh ”Octagon Mat” terhadap Tingkat Kecemasan dan Hasil Belajar Siswa Avita, Andini Leni; Febriyanti, Irma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan octagon mat terhadap tingkat kecemasan dan hasil belajar gerak dasar meroda pada siswa kelas VI SDN 2 Sepanjang Gondanglegi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian seluruh peserta didik kelas VI dengan jumlah sampel sebanyak 54 peserta didik kelas 6A dan 6B. Pengumpulan data melalui praktik gerak dasar meroda, pengisian angket kecemasan, serta pretest-posttest untuk mengukur hasil belajar. Hasil analisis data sebagai berikut terlihat dari rata-rata kecemasan siswa pada kelas perlakuan (6A) sebesar 59,34, lebih rendah kelas kontrol (6B) sebesar 68,07. Dari segi keterampilan, rata-rata hasil belajar siswa kelas perlakuan (6A) adalah 79,50, lebih tinggi, kelas kontrol (6B) yang memperoleh rata-rata 69,46. Data telah diuji normalitasnya terbukti berdistribusi normal, sehingga penggunaan octagon mat terbukti berpengaruh positif. Namun, hasil uji korelasi antara tingkat kecemasan dan hasil belajar menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan (0,559 >a0,05).
Hubungan Flat Foot terhadap Keterampilan Gerak Siswa Arifianto, Alif Fajar; Febriyanti, Irma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30983

Abstract

Kondisi telapak kaki yang bentuknya berbeda dengan bentuk telapak kaki pada umumnya yakni tidak memiliki lengkungan atau bahkan seluruh permukaan telapak kaki rata dengan tanah disebut flat foot (kaki rata). Hal ini dikarenakan adanya faktor eksternal dan internal, yang dimaksud pada faktor eksternal yakni bisa melalui lingkungan, alas kaki yang sering digunakan, dan tumpuhan berat badan. Untuk faktor internal yakni dari usia, umumnya kondisi kaki rata sendiri sebagian besar dialami oleh anak-anak. Hal ini menunjukkan adanya variasi dalam pengaruh flat foot terhadap keterampilan gerak dasar, misalnya tingkat fleksibilitas kaki, atau aktivitas gerak. Keterampilan gerak seperti kecepatan, kelincahan, dan keseimbangan merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dikembangkan. Karena anak-anak di kelas 3 sekolah dasar berada di fase pentingnya perkembangan motorik, kemampuan dasar motorik seperti berlari, melompat, dan menjaga keseimbangan harus diasah sejak dini untuk menunjang aktivitas fisik mereka sehari-hari. Oleh sebab itu, penting untuk memahami bagaimana kondisi seperti flat foot dapat mempengaruhi kemampuan gerak, sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat, dalam pemberian penggunaan alat bantu seperti insole atau penyangga lengkungan kaki. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 67 dari 175 siswa kelas 3 di SD Negeri Wiyung I/453 memiliki kondisi kaki rata (flat foot) dengan presentase 38,3%. Selanjutnya data dari penelitian termasuk ke dalam data yang tidak normal, sehingga pengujian hubungan menggunakan Spearman Rank. Hasilnya menunjukkan kecepatan sebesar 0,86>0,05, kelincahan sebesar 0,38>0,05, dan keseimbangan sebesar 0,38>0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan. Dengan begitu Ha yang diterima tidak ada hubungan yang signifikan antara flat foot terhadap keterampilan gerak siswa.
Pengembangan model permainan dalam pembelajaran senam lantai terhadap hasil belajar guling depan Mawardani, Syalsabila Ira; Prakoso, Bayu Budi; Febriyanti, Irma; Dinata, Vega Candra; Khusairi, Akhmad
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No 3 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13i3/188

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pembelajaran senam lantai, khususnya gerakan guling depan dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), menghadapi berbagai tantangan. Siswa sering kesulitan menguasai teknik guling depan karena metode konvensional yang monoton dan kurang menarik. Kondisi ini menurunkan motivasi serta hasil belajar siswa, sehingga dibutuhkan pendekatan inovatif melalui model permainan. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji kelayakan model permainan dalam pembelajaran senam lantai guna meningkatkan hasil belajar guling depan peserta didik. Metode: Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, dan pada tahap implementasi menggunakan desain One-Group Pretest–Posttest selama tiga kali pertemuan. Sampel ditentukan dengan cluster random sampling melalui undian kertas dari 9 kelas paralel, dan terpilih kelas VII-C berjumlah 30 siswa (16 laki-laki, 14 perempuan). Instrumen pengetahuan dan keterampilan telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data dilakukan dengan uji Shapiro–Wilk pada selisih skor, dan Wilcoxon Signed-Rank Test ketika distribusi tidak normal. . Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (pretest = 11,80; posttest = 15,30; peningkatan sebesar 3,50 poin atau 29,66%; Z = −4,873; p < 0,001; r = 0,89) dan keterampilan (pretest = 24,07; posttest = 45,80; peningkatan sebesar 21,73 poin atau 90,32%; Z = −4,912; p < 0,001; r = 0,90). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa model permainan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknik, dan motivasi siswa. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran PJOK untuk memperkuat kualitas pendidikan jasmani di sekolah.