Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penguatan Nilai Karakter Siswa Melalui Peningkatan Keterampilan Literasi Digital Kurikulum Merdeka Refika Andriani; Destina Kasriyati; Kurniawan Kurniawan
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i2.1858

Abstract

Penguasaan literasi digital khususnya bagi peserta didik dalam implementasi kurikulum merdeka sangatlah penting. Hal ini membantu siswa untuk melihat manfaat dan dampak negatif penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari ataupun kegiatan belajar. SMAN 13 Pekanbaru telah melakukan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui pendidikan literasi digital yang baik kepada siswa. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menghindarkan siswa dari dampak negatif sistem digital dalam pendidikan. Oleh karena itu, SMAN 13 Pekanbaru memerlukan suatu program atau acara yang dapat membantu siswa dalam memperkuat nilai-nilai karakter melalui peningkatan keterampilan literasi digital. Berdasarkan latar belakang di atas, tim pengabdian masyarakat Universitas Lancang Kuning menawarkan program sosialisasi kepada mahasiswa tentang penguatan nilai-nilai karakter mahasiswa melalui keterampilan literasi digital dalam kurikulum merdeka. Program ini dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang. Mereka telah memberikan semua pengetahuan yang berkaitan dengan topik tersebut. Setelah mengikuti program terlihat adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap literasi digital dan nilai-nilai karakter. Dengan memiliki gagasan tentang istilah tersebut, berarti siswa akan mampu meningkatkan nilai-nilai karakternya melalui keterampilan literasi digital. Kesimpulannya, meskipun istilah literasi digital dan nilai-nilai karakter sangat populer di kalangan akademisi khususnya siswa sekolah menengah, namun nyatanya istilah-istilah tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh mereka. Hal ini sangat disayangkan mengingat literasi digital dan nilai-nilai karakter menjadi dua sasaran utama dalam penerapan kurikulum merdeka bagi peserta didik. Sebab pada kenyataannya, kemampuan literasi digital melalui integrasi teknologi dalam pembelajaran yang baik secara otomatis akan mampu memperkuat nilai-nilai karakter peserta didik sebagai generasi penerus bangsa yang menyongsong era society 5.0.
An Analysis of Students’ Ability in an Interpretive Listening Course Destina Kasriyati; Refika Andriani; Herdi Herdi
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol. 9 No. 2 (2022): December
Publisher : Faculty of Culture, Management, and Business Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v9i2.6009

Abstract

The world of education currently requires students to study from home through online learning because of the covid 19 pandemic. Online learning has been going on for almost 2 years so learning is no longer face-to-face. Students faced some problems when they should learn interpretive Listening courses through online learning. One of the problems such as; Students got some difficulties understanding the material. This is the concern of researchers to analyze students’ learning outcomes in an interpretive listening course during online learning. This research approach uses descriptive quantitative utilizing descriptive statistics. There were 55 students who participated in this research. The data was gathered by an online test. The test is available at https://www.examenglish.com. The result suggests students had an average of score 69.4 of the total sample, namely 55 students. Then there is a minimum or lowest score of 30 and the highest is 77. This score has conversion based on score of the Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Therefore, it indicated that student learning outcomes in interpretive listening courses can be categorized as advanced. Where they have an advanced level in understanding and comprehending of listening activities.  Even with limited facilities and sometimes unsupported internet networks, the learning outcome was running well.