Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Abdimas

MODEL KELAS IBU HAMIL UNTUK PEMETAAN RISIKO KEHAMILAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI PERSALINAN Fibriana, Arulita Ika; Azinar, Muhammad
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) merupakan masih sulit dicapai di Indonesia sampai saat ini. Angka kematian ibu di kabupaten Kendal masih sangat tinggi. Penyebab kematian ibu secara langsung adalah perdarahan, preeklampsi/ eklampsi, dan infeksi. Sedangkan secara tidak langsung, penyebab kematian ibu diperberat oleh keadaan “3 terlambat” (terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai tempat rujukan, terlambat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan). Selain itu, diperberat dengan kondisi “4 terlalu” (terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak, dan terlalu rapat jarak kelahiran). Kondisi geografis wilayah kecamatan Singorojo yang jauh dari pusat layanan kesehatan rujukan persalinan, rendahnya pengetahuan dan sikap masyarakat, serta masih banyaknya kasus persalinan muda (di bawah usia 18 tahun) sangatlah merupakan faktor risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Melihat fakta-fakta tersebut, maka sebagai upaya pemetaan risiko kehamilan sejak dini dan pencegahan komplikasi persalinan pada ibu hamil, maka perlu dilakukan inovasi yaitu dengan model Kelas Ibu Hamil. Rumusan masalah yang akan dipecahkan dalam kegiatan ini adalah bagaimana model Kelas Ibu Hamil ini dapat dikembangkan untuk upaya pemetaan risiko kehamilan sejak dini dan pencegahan komplikasi persalinan pada ibu hamil di wilayah kecamatan Singorojo kabupaten Kendal. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu hamil, Kader Posyandu, Bidan Desa, Perangkat desa, dan pengurus PKK Desa di wilayah kecamatan Singorojo kabupaten Kendal. Setelah secara intensif kelas ibu hamil ini dilaksanakan: 1) pengetahuan peserta kelas ibu hamil menjadi meningkat, 2) sikap peserta ibu hamil menjadi lebih baik, 3) praktik pencegahan risiko dan komplikasi kehamilan oleh ibu hamil menjadi lebih baik, 4) Peserta kelas ibu hamil menjadi lebih intensif melakukan kunjungan ANC setiap bulan ke Bidan Desa setempat. Saran yang diajukan berdasarkan hasil kegiatan ini adalah: 1)Pemerintah Desa diharapkan mampu mengkoordinir dan memfasilitasi kegiatan kelas ibu hamil di semua wilayah RT/ RW, 2) Bidan Desa diharapkan secara intensif melakukan fasilitasi dan pendampingan terhadap pelaksanaan kelas ibu hamil, 3) Puskesmas dan Dinas Kesehatan diharapkan memberikan dukungan untuk efektifitas pelaksanaan kelas ibu hamil dengan bentuk penguatan program, fasilitasi sarana prasarana, bantuan motivasi maupun pendanaan
PENDIDIKAN MELALUI EDUTAINMENT FILM UNTUK MENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SEJAK DINI TENTANG BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Fibriana, Arulita Ika; W, Anik Setyo
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kasus narkoba, khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Pemahaman tentang bahaya narkoba perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak agar mereka nantinya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang. Pendidikan melalui edutainment film ini cukup efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap siswa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan skor pengetahuan dan sikap peserta setelah dilakukannya kegiatan pendidikan tersebut.Disarankan : (1) bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas, penyuluhan kesehatan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba perlu selalu dilaksanakan di sekolah-sekolah sejak dini mungkin, (2) bagi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, kegiatan ini perlu terus dikembangkan dan ditindaklanjuti agar anak-anak didik mampu mengenali jenis-jenis narkoba, mengetahui bahaya dan dampak narkoba bagi kesehatan serta mampu menolak dan mencegah perilakuperilaku negatif, pengabdian selanjutnya diharapkan media yang digunakan dapat lebih variatif dan inovatif lagi.
PENDIDIKAN MELALUI EDUTAINMENT FILM UNTUK MENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SEJAK DINI TENTANG BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Fibriana, Arulita Ika; W, Anik Setyo
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kasus narkoba, khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Pemahaman tentang bahaya narkoba perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak agar mereka nantinya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang. Pendidikan melalui edutainment film ini cukup efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap siswa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan skor pengetahuan dan sikap peserta setelah dilakukannya kegiatan pendidikan tersebut.Disarankan : (1) bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas, penyuluhan kesehatan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba perlu selalu dilaksanakan di sekolah-sekolah sejak dini mungkin, (2) bagi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, kegiatan ini perlu terus dikembangkan dan ditindaklanjuti agar anak-anak didik mampu mengenali jenis-jenis narkoba, mengetahui bahaya dan dampak narkoba bagi kesehatan serta mampu menolak dan mencegah perilakuperilaku negatif, pengabdian selanjutnya diharapkan media yang digunakan dapat lebih variatif dan inovatif lagi.
MODEL KELAS IBU HAMIL UNTUK PEMETAAN RISIKO KEHAMILAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI PERSALINAN Fibriana, Arulita Ika; Azinar, Muhammad
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) merupakan masih sulit dicapai di Indonesia sampai saat ini. Angka kematian ibu di kabupaten Kendal masih sangat tinggi. Penyebab kematian ibu secara langsung adalah perdarahan, preeklampsi/ eklampsi, dan infeksi. Sedangkan secara tidak langsung, penyebab kematian ibu diperberat oleh keadaan “3 terlambat” (terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai tempat rujukan, terlambat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan). Selain itu, diperberat dengan kondisi “4 terlalu” (terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak, dan terlalu rapat jarak kelahiran). Kondisi geografis wilayah kecamatan Singorojo yang jauh dari pusat layanan kesehatan rujukan persalinan, rendahnya pengetahuan dan sikap masyarakat, serta masih banyaknya kasus persalinan muda (di bawah usia 18 tahun) sangatlah merupakan faktor risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Melihat fakta-fakta tersebut, maka sebagai upaya pemetaan risiko kehamilan sejak dini dan pencegahan komplikasi persalinan pada ibu hamil, maka perlu dilakukan inovasi yaitu dengan model Kelas Ibu Hamil. Rumusan masalah yang akan dipecahkan dalam kegiatan ini adalah bagaimana model Kelas Ibu Hamil ini dapat dikembangkan untuk upaya pemetaan risiko kehamilan sejak dini dan pencegahan komplikasi persalinan pada ibu hamil di wilayah kecamatan Singorojo kabupaten Kendal. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu hamil, Kader Posyandu, Bidan Desa, Perangkat desa, dan pengurus PKK Desa di wilayah kecamatan Singorojo kabupaten Kendal. Setelah secara intensif kelas ibu hamil ini dilaksanakan: 1) pengetahuan peserta kelas ibu hamil menjadi meningkat, 2) sikap peserta ibu hamil menjadi lebih baik, 3) praktik pencegahan risiko dan komplikasi kehamilan oleh ibu hamil menjadi lebih baik, 4) Peserta kelas ibu hamil menjadi lebih intensif melakukan kunjungan ANC setiap bulan ke Bidan Desa setempat. Saran yang diajukan berdasarkan hasil kegiatan ini adalah: 1)Pemerintah Desa diharapkan mampu mengkoordinir dan memfasilitasi kegiatan kelas ibu hamil di semua wilayah RT/ RW, 2) Bidan Desa diharapkan secara intensif melakukan fasilitasi dan pendampingan terhadap pelaksanaan kelas ibu hamil, 3) Puskesmas dan Dinas Kesehatan diharapkan memberikan dukungan untuk efektifitas pelaksanaan kelas ibu hamil dengan bentuk penguatan program, fasilitasi sarana prasarana, bantuan motivasi maupun pendanaan
PENDIDIKAN MELALUI EDUTAINMENT FILM UNTUK MENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SEJAK DINI TENTANG BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Arulita Ika Fibriana; Anik Setyo W
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v17i1.9787

Abstract

Meningkatnya kasus narkoba, khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Pemahaman tentang bahaya narkoba perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak agar mereka nantinya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang. Pendidikan melalui edutainment film ini cukup efektif dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap siswa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan skor pengetahuan dan sikap peserta setelah dilakukannya kegiatan pendidikan tersebut.Disarankan : (1) bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas, penyuluhan kesehatan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba perlu selalu dilaksanakan di sekolah-sekolah sejak dini mungkin, (2) bagi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, kegiatan ini perlu terus dikembangkan dan ditindaklanjuti agar anak-anak didik mampu mengenali jenis-jenis narkoba, mengetahui bahaya dan dampak narkoba bagi kesehatan serta mampu menolak dan mencegah perilakuperilaku negatif, pengabdian selanjutnya diharapkan media yang digunakan dapat lebih variatif dan inovatif lagi.