Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Kejadian Keputihan dengan Servisitis pada Wanita Usia Subur Hangganingrum, Lugita Putri; Ariandini, Shanti
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 9 No 04 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Seko
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.348 KB) | DOI: 10.33221/jiki.v9i04.420

Abstract

Di Indonesia didapatkan total kasus IMS yang ditangani ada 140.803 kasus dari 430 layanan IMS tahun 2012. Di Indonesia jumlah kasus IMS terbanyak berupa cairan vagina abnomal 20.962 dan servisitis 33.025. IMS termasuk diantara 5 katagori penyakit dewasa yang mencari pelayanan kesehatan dan memiliki dampak besar pada kesehatan sesksual dan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian keputihan dengan servisitis pada WUS di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor. Penelitian ini bersifat analitik melalui pendekatan Cross Sectional, dengan populasi WUS yang datang ke Puskesmas Tanah Sareal 423 responden dan sampel 206 responden dari perhitungan Stratified Random Sampling. Hasil penelitian WUS yang mengalami keputihan 151 (73,3%) responden dan WUS yang tidak mengalami keputihan 55 (26,7%) responden. WUS yang mengalami keputihan dengan diagnosa servisitis 86 (41,7%) responden dan WUS yang mengalami keputihan tidak di diagnosa servisitis 120 (58,3%) reponden. Hasil uji statistic di dapatkan hubungan kejadian keputihan dengan WUS, hasil (ρ value : 0,000 dan OR : 0,430). Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara keputihan dengan kejadian servisitis pada WUS. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan kualitas pelayanan khususnya upaya melakukan pemeriksaan secara dini dan mendeteksikemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada WUS agar mampu menurunkan kejadian IMS salah satunya adalah servisitis.
Pengaruh Mitos-Mitos di Masyarakat Terhadap Kesehatan Ibu dan Anak Ariandini, Shanti; Sugiharto, Helgi Agristia; Diana, Savina Muna; Chamdiyatul, Siti; Sutiani, Sutiani; Oktaviani, Wanda
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 2 No. 1 (2024): Renata - April 2024
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.38

Abstract

Wujud kebudayaan yang lahir di Indonesia ini memiliki muatan nilai yang sejalan dengan kehidupan masyarakat, yaitu nilai religius, nilai toleransi, dan nilai peduli sosial. Faktor faktor sosial budaya khususnya mitos-mitos yang masih berlaku di suatu daerah tertentu merupakan salah satu penyebab komplikasi ibu hamil, bersalin dan nifas. Tujuan umum dari Praktik Intervensi Asuhan Kebidanan Komunitas ini dilaksanakan yaitu untuk mengedukasi agar meningkatkan pengetahuan masyarakat Terhadap Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak di RW 07 Desa Sirnagalih Kecamatan Tamansari. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2024. Sampel yang diambil berjumlah 32 orang, pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner yang berisi pernyataan dan selanjutnya diisi oleh responden. Hasil penelitian menunjukan angka pengetahuan ibu mengenai mitos di masyarakat pada pre test adalah 43,8% dan pada post test adalah 8,4%. Hal tersebut menunjukan adanya peningkatan pengetahuan ibu mengenai pengaruh mitos terhadap kesehatan ibu dan anak sebanyak 40,6%. Peneliti menyarankan untuk lebih memperhatikan kesehatan masyarakat terkait budaya yang berkembang secara turun temurun.
FAKTOR-FAKTOR ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR TAHUN 2023 Ariandini, Shanti
Sinar : Jurnal Kebidanan Vol 6 No 2 (2024): SINAR Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sinar.v6i2.23757

Abstract

Objective: This study aims to measure the incidence of anemia in pregnant women and study factors related to anemia in pregnant women in the work area of ​​the Sindang Barang Community Health Center, Bogor City in 2023 Methods: The research methodology used was cross-sectional. The population was 407 people, with a sample of 110 /pregnant women. The research results showed a figure of 55.5% (95% CI: 47%-67%).%). These findings indicate that the proportion of anemia remains high in the Sindang Barang Community Health Center working area. Results: In this study, indirect causal factors related to the incidence of anemia in pregnant women were the mother's age, gestational age, and the number of blood supplement tablets consumed. This research also found fundamental factors related to the incidence of anemia in pregnant women, namely education and family income Conclusion: It is recommended that the role of community health center midwives be to provide counseling and promotion of anemia prevention. Cadre activity is needed as a facilitator to monitor compliance with taking blood supplement tablets
Analisis faktor yang mempengaruhi perilaku pendidikan seks usia dini Ariandini, Shanti; Fauziah, Nurul Azmi; Rahmadani, Fikria Nur; Kusmiati, Meti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1322

Abstract

Latar Belakang: Karena dianggap pornografi, vulgar, dan menjijikkan, pendidikan seksual pada anak usia dini di Indonesia masih menjadi topik yang tabu untuk dibicarakan. Informasi tentang pendidikan seks di Indonesia masih kontroversial; banyak orang masih tidak setuju bahwa pendidikan seks harus diberikan baik di rumah maupun di sekolah. Namun, kasus kekerasan anak di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Ini adalah alasan mengapa penelitian harus dilakukan tentang Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pendidikan Seks Usia Dini di Sekolah Dasar Negeri X Kota Bogor.Metode: Analisis  kuantitatif diaplikasikan dengan pendekanan cross sectional pada siswa/i SD dengan jumlah peserta sebanyak 103 dengan pengukuran berupa kuesioner  online . Data ditelaah dengan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas orang tua memberikan pendidikan seks usia dini pada anaknya 51,5%, sebanyak 97,1% orang tua memiliki pengetahuan yang baik,  70,9% orang tua memiliki persepsi yang positif dan 95,1% orang tua memiliki sikap setuju. Dengan variabel persepsi dan sikap berhubungan erat dengan perilaku pendidikan seks usia dini pada anak (P<0,005).Kesimpulan: Perilaku pemberian pendidikan seks usia dini memerlukan dukungan yang komprehensif dari berbagai faktor, bukan hanya pengetahuan saja, namun juga persepsi dan sikap dari orang tua.
Edukasi pemberian ASI ekslusif Ariandini, Shanti; Lestari, Diani Hadi; Alpiyanah, Nita; Apriliani, Putri; Utami, Siti Sri
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i01.1306

Abstract

Latar Belakang :ASI eksklusif merupakan makanan terbaik pada masa awal kehidupan. Pemberian  ASI eksklusif dilakukan dengan pemberian ASI saja tanpa makanan atau minuman tambahan selama 6  bulan. Asi memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk pemenuhan energi dan pembangun tubuh seperti laktosa, lemak, protein  dan beberapa mineral (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2022) (WHO, 2021). Tujuan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan menyusui tentang ASI eksklusif, penyuluhan ini dirancang.Metode: Bentuk kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi. Adapun sasaran pelaksanaan kegiatan ini sebanyak 30 orang yang terdiri ibu hamil dan ibu menyusui. Pre-test sebelum dilakukan memberikan materi dan instruksi tentang ASI Eksklusif kepada kelas ibu. Post-test dilakukan untuk mengukur kualitas kelas ibu.Hasil : Ada pengaruh pada pendidikan ASI eksklusif, menurut hasil perhitungan statistik, dengan nilai T sebesar -3.525 dan P sebesar 0,001 (P<0,05). Hasil yang meningkat dari 140 nilai pada pre-test menjadi 170 nilai pada post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta.Kesimpulan: ada peningkatan pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui untuk meningkatkan kualitas ASI.
Faktor-faktor yang mempengaruhi bendungan ASI pada ibu nifas Ariandini, Shanti; Kusmiati, Meti; Yusnia, Nina; Rahmawati, Ayu
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.717

Abstract

Latar Belakang: Peristiwa Bendungan ASI yang diakibatkan oleh pengeluaran air susu yang tidak mudah, sebab bayi tidak kerap menyusu pada bundanya. Bendungan ASI merupakan bendungan  yang terjalin pada kelenjar buah dada oleh sebab perluasan serta tekanan dari produksi serta penampungan ASI. Bendungan ASI terjalin pada hari ke 3-5 sehabis persalinan (Kemenkes RI, 2013). Riset ini bertujuan untuk mengenali aspek-aspek yang pengaruhi bendungan ASI pada ibu nifas Tahun 2022. Riset analitik dengan pendeketan  cross sectional, dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2022, ilustrasi yang diambil merupakan 37 responden serta melaksanakan pengumpulan informasi lewat penyebaran kuisioner yang berisi persoalan serta berikutnya diisi oleh responden. Metode: Pengolahan data yang dilakukan berupa data univariat dan bivariat menggunakan metode Chi-Square. Hasil: Berdasarkan 37 Responden didapatkan hasil bahwa ibu nifas yang beresiko mengalami bendungan ASI lebih besar pada kelompok posisi menyusui tidak benar 24 orang (73.9%), pada kelompok pengetahuan kurang baik 17 orang (84.4%), pada kelompok tidak melakukan perawatan 20 orang (90.0%), pada kelompok frekuensi menyusuinya tidak benar ternyata lebih besar 20 orang (90.0%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara frekuensi pemberian ASI dan perawatan pada ibu nifas dengan kejadian  bendungan ASI, serta tidak ada hubungan antara posisi menyusui dan pengetahuan ibu nifas dengan kejadian bendungan ASI.
Edukasi Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dengan Pemberian Tablet Fe Ariandini, Shanti; Ramadani, Fikria Nur
Jurnal Abdi Mahosada Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdi Mahosada
Publisher : STIKES Advaita Medika Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/abdimahosada.v1i1.150

Abstract

Anemia menjadi faktor penyebab kejadian morbiditas dan mortalitas bagi ibu hamil dan bayi di seluruh dunia, di Indonesia sendiri diperkirakan ada 44,20% ibu hamil mengalami anemia. Anemia dalam kehamilan memiliki hubungan yang erat dengan risiko terjadinya kematian maternal dan perinatal, BBLR, preeklampsia, kelahiran premature, stunting dan persalinan dengan tindakan cesarean. Anemia selama kehamilan dapat diatasi dengan menambahkan zat besi atau suplemen vitamin sebagai rutinitas harian. Karena itu perlu adanya edukasi dan diskusi terkait dengan pengetahuan ibu dalam mencegah terjadinya anemia dalam kehamilan. Metode yang dilakukan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Sebelum dilakukan edukasi peserta melakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah (pretest dan postest) kegiatan. Hasil kegiatan edukasi ini dapat digunakan oleh fasilitator untuk terus meningkatkan pengetahuan anemia dalam kehamilan.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Ibu tentang Pentingnya Posyandu di RW 03 Desa Babakan Shanti Ariandini; Angelika Putri; Neng Aryani; Dela Amalia; Reffy Septyani
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jurai.v3i2.2847

Abstract

One of the major issues commonly found in Indonesia, particularly within communities, is the problem of unbalanced nutrition. This has contributed to a decrease in the function and performance of Posyandu by approximately 40%. Therefore, community support and equitable health development in every village are essential (Indrasari et al., 2024). This study is an analytical observational research with a cross-sectional design, conducted by four university students in RW 03, Babakan Village, Ciseeng Subdistrict, Bogor Regency, in January 2025. The method used in this community service project is health education, as we believe it to be an effective approach for increasing interest and participation in Posyandu, particularly among mothers with infants and toddlers. The researchers observed that many mothers already understand the importance of Posyandu, especially for the health of their babies and toddlers. However, based on data collected from Posyandu cadres prior to the counseling session, some mothers were still hesitant to bring their children to Posyandu, which hindered its effectiveness. After the counseling session, there was a noticeable improvement—mothers' knowledge increased, and their awareness of the importance of Posyandu was significantly enhanced (Hafifah & Abidin, 2020).
Edukasi Kesehatan Ibu Hamil Melalui Kelas Ibu Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor Ariandini, Shanti; Nurjanah, Imas; Awalia, Mutia; Silviani, Ranti; Akmali, Hetti Nur; Kholisoh, Siti Nurul
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan   ibu   hamil   merupakan   perhatian   besar   bagi   pemerintah.   Ibu   hamil, membawa  calon  generasi  penerus  bangsa  yang  secara  produktif  akan berkontribusi  besar terhadap kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu setiap ibu hamil memerlukan asuhan selama masa kehamilannya. Kegiatan pengabdian kepada ibu hamil bertujuan untuk memberikan informasi mengenai edukasi kesehatan ibu hamil  melalui kelas ibu. Tujuan dilakukan kelas ibu ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan ibu hamil. Penelitian ini dilakukan kepada 25 ibu hamil di Posyandu Dahlia RW 02 dengan cara membandingkan hasil pre test dan post test setelah edukasi. Hasil uji statistik diperoleh nilai t sebesar -4.707 dan ?=0,000 (p<0,05) artinya ada pengaruh terhadap edukasi kesehatan ibu hamil melalui kelas ibu. Terjadi peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata skor pretest 1,44 menjadi rata-rata posttest 1,92. Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang edukasi kesehatan ibu hamil memalui kelas ibu.
Determinan Yang Memengaruhi Sikap Mengenai Kekerasan Seksual Pada Remaja Di SMA Kosgoro Kota Bogor Tahun 2023 Shanti Ariandini; Nina Yusnia; Sunarti Sunarti; Epa Parida; Zelitha Ayu; Iik Iklimah; Tria Amanda; Resti Ananda
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v2i1.3132

Abstract

Unwanted sex-related behavior, such as demands for sex and other physical and verbal sexual abuse, is known as sexual violence or harassment. These actions certainly have a significant and broad impact on people's lives, especially children and teenagers. The impact of sexual violence can last long after the experience ends and is closely related to the life circumstances of children and adolescents both during and after sexual interactions. Finding factors that influence the prevalence of sexual violence among adolescents is the aim of this research. In this study, 390 samples were randomly sampled using a cross-sectional strategy. Chi square was used in univariate and bivariate analysis. The analysis findings show that gender, age, knowledge, peers, and information media are the variables that have the strongest relationship with adolescent violence (p value <0.05). Sexual violence against teenagers is taught in schools, and as a preventive measure, local governments should expand their services for victims of sexual harassment.