Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Aktualisasi Nilai Pancasila dalam Memperkuat Negara Hukum Indonesia Perspektif Sosiologis Pujiati, Si; Muhsin, Ilyya
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5 No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5i2.2676

Abstract

Pancasila lahir dan tumbuh bersama dengan sejarah berdirinya bangsa Indonesia. Negara Indonesia lahir dengan latar belakang kultur sosial masyarakat yang sangat beragam. Hal ini membuat pengaktualisasian nilai Pancasila membutuhkan pemahaman yang mendalam terutama dalam konteks sosial masyarakat Indonesia di zaman modern seperti saat ini. Apabila salah dalam mengaktualisasikan  nilai Pancasila maka, dapat melemahkan negara hukum Indonesia. Dengan demikian bangsa Indonesia memerlukan pemahaman secara komprehensif terutama dikalangan masyarakat tentang pengimplementasian nilai pancasila yang sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. Tulisan ini merupakan hasil pemikiran serta kajian terhadap pengaktualisasian nilai Pancasila di negara hukum Indonesia secara komprehensif. Pengaktualisasian nilai Pancasila perlu memperhatikan kedudukan dan fungsi Pancasila di negara hukum Indonesia mengingat Pancasila merupakan sumber tertib hukum. Kemudian melihat dari sudut pandang hukum Indonesia terhadap konsep penelitian hukum di Indonesia yang harus memperhatikan hukum dari segi sosiologis, tidak hanya segi normatif saja. Sehingga urgensi dari prespektif sosiologis dalam binkai masyarakat Pancasila akan memperkuat negara hukum Indonesia.Actualization of Pancasila Values in Strengthening Indonesia State of Law from Sociological Perspective. Pancasila was born and grew together with the history of the founding Indonesian nation. The State of Indonesia was born with a very diverse social cultural background. This makes the actualization of the value of Pancasila requires a deep understanding, especially in the social context of Indonesian society in modern times like today. If it is wrong in actualizing the value of Pancasila, it can weaken the rule of law of Indonesia. Thus the Indonesian people need a comprehensive understanding, especially among the people about the implementation of the value of Pancasila in accordance with their function and position. This paper is the result of thoughts and studies on the actualization of the value of Pancasila in the Indonesian law state comprehensively. Actualization of the value of Pancasila needs to pay attention to the position and function of Pancasila in the Indonesian law state, considering that Pancasila is a source of orderly law. Then looking at it from the point of view of Indonesian law on the concept of legal research in Indonesia which must pay attention to the law from a sociological perspective, not just the normative aspect. So that the urgency of the sociological perspective in the Pancasila community will strengthen the Indonesian rule of law
Islamic Revivalism: Dynamics of Islamic Parties in Legalizing Islamic Law Policies in Indonesia and Malaysia Dewi, Siti Malaiha; Syamsudin, Muhammad Hasan; Alatas, Alwi; Muhsin, Ilyya
AL-ISTINBATH : Jurnal Hukum Islam Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jhi.v9i1.8514

Abstract

This study aims to fill the gap and explore how Islamic parties have attempted to legalize Islamic law in both countries over the past three decades. Most scholarly works on Islamic revivalism in Indonesia and Malaysia focus on it as a sociocultural phenomenon. However, there is a lack of scholarship investigating Islamic revivalism through a political approach. This article employs qualitative research methodology, drawing on academic books, journal articles, reports, and online news to examine the efforts of Islamic parties to legalize Islamic law in Indonesia and Malaysia. The findings suggest that the accessibility of political channels significantly influences these efforts. During the Mahathir era in Malaysia, the availability of political channels facilitated the goal of legalizing Islamic law. Conversely, the agenda for legalizing Islamic law was hindered in Indonesia during the Soeharto era due to limited political channels. Additionally, the moderation of Islamic parties affects the agenda for legalizing Islamic law in both countries. In post-Soeharto Indonesia, the incorporation of moderation by Islamic parties has led to a decrease in prioritizing the agenda of legalizing Islamic law. On the other hand, in Malaysia during and after the Mahathir era, the persistence of the obsession with legalizing Islamic law was due to Islamic parties distancing themselves from moderate positions.
DAMPAK PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE NINETEEN TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA DI PROVINSI LAMPUNG Ja’far, Kumedi; Gumiri, Erik Rahman; Muhsin, Ilyya; Zaelan, Abdul Qodir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23847

Abstract

Persoalan utama wabah coronavirus disease nineteen (Covid-19) terhadap kelanggengan keluarga adalah distorsi ekonomi. Imbasnya, sejak tahun 2019-2021 angka perceraian menurut data Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Lampung mencatat kenaikan signifikan setiap tahun 20-30% dengan motif perselisihan dan perseturuan terus menerus. Disitulah letak signifikansi dari penelitian ini yang mengawinkan problem dan solusi. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya menjadi tiga masalah: 1) apa dampak Covid-19 terhadap keharmonisan rumah tangga, 2) faktor-faktor apa saja yang menciptakan keharmonisan dan ketidakharmonisan keluarga di masa pandemi, 3) bagaimana cara menciptakan keharmonisan keluarga di masa Covid-19. Metode penelitian menggunakan kualitatif analitis dengan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi dengan kumulasi analisis reduksi, editing dan penarikan kesimpulan. Setelah dilkukan penelitian ditemukan temuan: 1) dampak terjadi pada perubahan sosial ekonomi. Dampak tersebut mengandung dua sisi; berdampak pada ektor ekonomi keluarga sampai batas tidak mampu memenuhi kebutuhan primer dan di sisi lain merubah setting sosial keluarga dengan melibatkan isteri dalam mencari nafkah. 2) faktor-faktor yang melatarbelakangi tingginya angka perceraian di Provinsi Lampung adalah keringnya spiritualitas, poligami tanpa izin isteri pertama, meninggalkan hak dan kewajiban, ekonomi, terjadinya pertengkaran dan perseteruan dalam keluarga secara berlarut-larut. 3) untuk membangun keluarga yang harmonis di tengah krisis ekonomi dimasa pandemi Covid-19 maka dibutuhkan langkah taktis dimulai dari kedewasaan berkeluarga oleh isteri agar mampu mengelola keuangan dengan sangat efisien.