Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sekolah Ramah Jiwa: Psikoedukasi Penguatan Peran Guru Sebagai Garda Terdepan Kesehatan Mental Siswa Eva Herik; Uniadi Mangidi; Astri Yunita; Linda Fajriah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.697

Abstract

Kesehatan mental adalah aspek krusial bagi perkembangan akademik dan sosial remaja di sekolah. Namun, data Riskesdas menunjukkan peningkatan masalah mental seperti kecemasan dan perundungan di sekolah. Meski guru memiliki peran strategis dalam deteksi dini, banyak yang belum dibekali pengetahuan memadai tentang kesehatan mental siswanya. Oleh karena itu, program pengabdian: Sekolah Ramah Jiwa melalui KKN-Tematik mendesak untuk dilaksanakan guna menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran aktif guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah jiwa melalui pemberian psikoedukasi. Hasil uji paired sample t-test terhadap 34 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 13,94 (SD 1,071) menjadi 14,12 (SD 1,200) setelah psikoedukasi, yang mengindikasikan adanya perbaikan pemahaman peserta. Selain itu, dari 21 responden yang mengisi umpan balik, seluruhnya menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan pendidik, sehingga dapat disimpulkan bahwa program pengabdian dalam bentuk psikoedukasi ini berhasil memberikan pengaruh positif dalam mengoptimalkan peran guru menjaga kesehatan mental siswa di sekolah.
Daya Dukung Daerah Aliran Sungai berbasis Indokator Sosial-Ekonomi: Studi Kasus di DAS Tiworo, Pulau Muna La Gandri; La Ode Muhammad Erif; La Baco Sudia; Herlan Hidayat; Anita Indriasary; Al Rubayn Al Rubayn; Sjamsu Alam Lawelle; Uniadi Mangidi; Vivi Fitriani
Jurnal Ilmu Kehutanan Vol 20 No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jik.v20i1.27934

Abstract

Watershed degradation in small islands is increasingly influenced by socio-economic pressures such as population growth, poverty, and weak governance. Therefore, this research aimed to assess the socio-economic carrying capacity of Tiworo Watershed on Muna Island. This research was conducted from March to June 2022 across Muna Regency and West Muna Regency. The analysis used three parameters in accordance with Ministerial Regulation No. P.61/Menhut-II/2014, namely population pressure, population welfare, as well as the existence and enforcement of rules. The researchers collected primary data through purposive sampling from local stakeholders and households, while secondary data originated from Badan Pusat Statistik (BPS) and local agencies. The results showed that the population pressure was 1.39 ha/household, indicating a moderate level. The population welfare level was categorized as poor (29.5% of households), with increasing dependence on forest resources and the potential for land conversion. Rule existence and enforcement were categorized as good because local communities still maintain local norms and practices, including spring protection and agroforestry. The overall socio-economic carrying capacity score was 105, placing the watershed in the moderate category. Strengthening welfare, land-use planning, and local wisdom-based management is necessary to support sustainable watershed governance.