Elanda Fikri
1) Department Of Environmental Health, Bandung Health Polytechnic, North Cimahi, West Java 40514, Indonesia. 2) Center Of Excellence On Utilization Of Local Material For Health Improvement, Bandung Health Polytechnic, 40171,

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pembuatan Hand Sanitizer Alami dari Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis Jalapa) dalam Upaya Penanganan Covid-19 oleh Masyarakat Pasirkaliki Nany Djuhriah; Neneng Yetty Hanurawati; Elanda Fikri
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.9171

Abstract

Background: Covid-19 merupakan penyakit pandemik global yang terjadi di seluruh dunia, penularan penyakit ini dapat diminimalisir dengan menerapkan pola hidup bersih dan membiasakan cuci tangan dengan sabun. Hand sanitizer dapat dijadikan sebagai alternatif penggunaan sabun, tetapi penggunaan yang terlalu sering dapat menyebabkan iritasi kulit. Maka dari itu diperlukan hand sanitizer alami. Metode: Penelitian ini menggunakan metode berupa diskusi interaktif, penyuluhan, dan pendampingan dalam pembuatan hand sanitizer alami Hasil: Dari pelaksanaan penelitian ini didapatkan kader di RW 07 Kelurahan Pasirkaliki yang berusia diatas 50 tahun sebesar 46% dengan tingkat pendidikan tertinggi nya setingkat SMA berjumlah 72,7%, dan rentang waktu 5-10 tahun dalam menjadi kader sebanyak 54,5%. Peningkatan pengetahuan tentang Covid-19 dari kategori cukup menjadi baik 100%, peningkatan pengetahuan terkait manfaat daun Mirabilis jalapa mengalami peningkatan dari kurang menjadi cukup sebesar 54,55% dan dari kategori cukup menjadi baik sebesar 72,73%. Kesimpulan: Pengetahuan tentang manfaat daun Mirabilis jalapa selama ini masyarakat masih kurang, karena Mirabilis jalapa merupakan tumbuhan liar. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, daun Mirabilis jalapa dapat lebih dimanfaatkan.
Pembuatan Hand Sanitizer Alami dari Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis Jalapa) dalam Upaya Penanganan Covid-19 oleh Masyarakat Pasirkaliki Nany Djuhriah; Neneng Yetty Hanurawati; Elanda Fikri
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.9171

Abstract

Background: Covid-19 merupakan penyakit pandemik global yang terjadi di seluruh dunia, penularan penyakit ini dapat diminimalisir dengan menerapkan pola hidup bersih dan membiasakan cuci tangan dengan sabun. Hand sanitizer dapat dijadikan sebagai alternatif penggunaan sabun, tetapi penggunaan yang terlalu sering dapat menyebabkan iritasi kulit. Maka dari itu diperlukan hand sanitizer alami. Metode: Penelitian ini menggunakan metode berupa diskusi interaktif, penyuluhan, dan pendampingan dalam pembuatan hand sanitizer alami Hasil: Dari pelaksanaan penelitian ini didapatkan kader di RW 07 Kelurahan Pasirkaliki yang berusia diatas 50 tahun sebesar 46% dengan tingkat pendidikan tertinggi nya setingkat SMA berjumlah 72,7%, dan rentang waktu 5-10 tahun dalam menjadi kader sebanyak 54,5%. Peningkatan pengetahuan tentang Covid-19 dari kategori cukup menjadi baik 100%, peningkatan pengetahuan terkait manfaat daun Mirabilis jalapa mengalami peningkatan dari kurang menjadi cukup sebesar 54,55% dan dari kategori cukup menjadi baik sebesar 72,73%. Kesimpulan: Pengetahuan tentang manfaat daun Mirabilis jalapa selama ini masyarakat masih kurang, karena Mirabilis jalapa merupakan tumbuhan liar. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, daun Mirabilis jalapa dapat lebih dimanfaatkan.
Pendampingan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dengan Tambahan Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis Jalapa) di Kota Bandung Djuhriah, Nany; Hanurawati, Neneng Yetty; Fikri, Elanda
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16234

Abstract

Pendahuluan: Peralatan makan yang tidak memenuhi syarat bakteriologis dapat menjadi sumber penyakit. Kontaminasi bakteri sering disebabkan oleh proses pencucian yang tidak tepat. Selain membersihkan kotoran, sabun pencuci diharapkan mampu mengurangi mikroorganisme pada alat makan. Penambahan bahan alami seperti ekstrak bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) yang mengandung flavonoid dan saponin memiliki potensi antibakteri. Metode: Kegiatan ini melibatkan pelatihan pembuatan sabun pencuci piring cair dengan bahan tambahan larutan daun bunga pukul empat. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan di RW 01, Kelurahan Sukawarna, Kota Bandung. Metode meliputi penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan dalam pembuatan sabun cair. Hasil: Terdapat peningkatan tingkat pengetahuan peserta dari skor rata-rata 54 menjadi 75,5 setelah pelatihan. Kader kesehatan menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik pembuatan sabun cair berbahan alami. Kesimpulan: Pelatihan ini memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan kader kesehatan tentang pembuatan sabun pencuci alat makan yang efektif dan ekonomis. Inovasi menggunakan ekstrak bunga pukul empat sebagai bahan tambahan pada sabun cair membantu masyarakat mengurangi pengeluaran serta meningkatkan kebersihan peralatan makan.  
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe Vera) Sebagai Edable Coating Dalam Memperpanjang Masa Simpan Tomat (Solanum Lycopersicum) Di Sukajadi Bandung Hanurawaty, Neneng Yety; Djuhriah, Nany; Fikri, Elanda
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13168

Abstract

Background: Tanaman lidah buaya pada bagian gel nya, dapat dimanfaatkan sebagai pelapis (edable coating) buah atau sayuran. Menggunakan gel lidah buaya sebagai pelapis merupakan alternative dari penggunaan pengawet kimia. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pemanfaatan gel lidah buaya sebagi pelapis buah dalam tomat (Solanum lycopersicum). Metode: Diskusi interaktif ini diikuti oleh 22 kader RW. 01 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Penyuluhan, dan pendampingan dalam pembuatan Gel lidah buaya untuk pengawet buah tomat juga dilakukan setelah diskusi interaktif terlaksana. Hasil: adanya peningkatan pengetahuan tentang bahan tambahan makanan meningkat 5%, pengetahuan tentang manfaat gel lidah buaya sebagai pelapis tomat meningkat 84,6 %. Keterampilan dalam membuat gel lidah buaya sebagai bahan pelapis buah tomat, meningkat sebanyak 36,4%. Kesimpulan: Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan gel lidah buaya sebagai pelapis alami buah tomat.