Claim Missing Document
Check
Articles

Mathematics Learning Syntax Model Using Open-Ended Problem Solving To Develop Students’ Creativity I Ketut Suastika; Dyah Tri Wahyuningtyas
Pancaran Pendidikan Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : The Faculty of Teacher Training and Education The University of Jember Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.489 KB) | DOI: 10.25037/pancaran.v6i4.118

Abstract

The focus of this research was to develop a syntax model for Mathematics learning using open-ended problem solving that can develop students’ creativity. The emphasis on creativity development was done since the curriculum and the experts also emphasize it. This can be understood since someone with high creativity can quickly make innovations or new breakthroughs. The design research used in this study followed Plomp’s design research (2007), which consisted of: (1) preliminary research phase; (2) prototyping phase; and (3) assessment phase. The syntax model produced in this research has five phases, namely: (1) introduction; (2) concept tracking; (3) open-ended problem presentation; (4) presentation of work; and (5) closing.
Developing addition and subtraction of integers learning moduleusing ctl (contextual teaching and learning) approach Based on curriculum 2013 Dyah Tri Wahyuningtyas; Raddin Nur Shinta; I Ketut Suastika
Pancaran Pendidikan Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : The Faculty of Teacher Training and Education The University of Jember Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.959 KB) | DOI: 10.25037/pancaran.v6i3.97

Abstract

This study aims todevelop alearning module foraddition and subtraction ofintegersusing Johnson’s CTL approach with some necessary adjustments. The development modelused inthis studywas designed based onPlompwhodivided itinto fivephases. However, the development design ofthis module only adopted four phases. The research instrumentpreparedin this studyconsistedof; (1) the questionnaire for the expertsandpractitioners, (2) the student questionnaire, (3) observationsheetsand questionnaires, (4) copies of the test. The subjectsof thisresearchwere thestudents of class IVBin SDN Kotalama 1. The finding showed that it met thecriteria forvalidity, practicality, andeffectiveness. The percentage of validity reached 90, 46%, while the percentageof the students who succeeded in the daily test[G1] was85 %, and the percentage ofstudent responseswas80%. In terms ofpracticality, the average score for validation resultwas 3, 6(high criteria) and the score from the observer’s questionnaire was 3, 2(high criteria). Since both resultsreachedhigh criteria,it could be concludedthat this developed modulewas practical.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Secara Online Siswa Kelas IV SDK Marga Bhakti Kota Malang Katarina Yuyun; I Ketut Suastika; Nyamik Rahayu Sesanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika secara online terhadap siswa kelas IV SDK Marga Bhakti Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan penggunaan pendekatan kualitatif sementara jenis penelitian ialah penelitian lapangan. Subjek penelitian yaitu guru kelas IV dan 8 orang siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Indikator yang dipergunakan pada penelitian ini meliputi pemahaman pembelajaran matematika secara online saat pandemi Covid-19, efektivitas pembelajaran matematika secara online, media yang dipergunakan siswa ketika pembelajaran online, model pembelajaran matematika yang efektif saat pembelajaran online, kendala pembelajaran matematika secara online. Hasil penelitian menunjukan efektivitas pembelajaran matematika pada siswa kelas IV di SDK Marga Bhakti Kota Malang diperoleh persentase 42% dengan kategori kurang baik dengan permasalahan yang dihadapi siswa saat belajar yaitu terkait pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika secara online. (1) pemahaman pembelajaran matematika secara online saat pandemi Covid-19 sebesar 25% dikategorikan kurang baik. (2) Efektivitas pembelajaran matematika secara online sebesar 50% dikategorikan cukup baik. (3) Media pembelajaran matematika secara online pada preferensi penggunaan media belajar menggunakan buku yakni sangat baik dengan persentase 100% lebih efektif untuk siswa dibandingkan dengan youtube ataupun video-video pembelajaran lainnya (5) Kendala pembelajaran matematika secara online pada alat komunikasi dan fasilitas pembelajaran dinilai telah mampu untuk diminimalisir.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS VIII SMP PGRI 4 KALIPARE MALANG Gogot Dwi Yulianto; I Ketut Suastika; Trija Fayeldi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.154 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2810

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan langkah Polya dan penyebab kesalahan siswa dalam melakukan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP PGRI 4 Kalipare Malang. Prosedur pengumpulan data menggunakan tes untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah, wawancara untuk mengetahui penyebab kesalahan siswa, dan validasi untuk memvalidasi tes. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) hasil validasi soal dari validator yaitu soal valid dan dapat digunakan dengan sedikit revisi, (2) hasil tes menunjukkan tingkat 1 terdapat 13 siswa, tingkat 2 terdapat 3 siswa, tingkat 3 terdapat 5 siswa dan tingkat 4 terdapat 1 siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu siswa dibagi menjadi 4 tingkatan kemampuan pemecahan masalah menurut langkah Polya yaitu tingkat 1 tidak mampu menyelesaikan langkah pemecahan masalah Polya sama sekali, tingkat 2 siswa hanya mampu memahami masalah, tingkat 3 siswa mampu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian, dan tingkat 4 siswa mampu melaksanakan 4 langkah pemecahan masalah Polya.Beberapa penyebab kesalahan siswa yaitu siswa tidak memahami materi dan teknik menyelesaikan soal, kurang konsentrasi, tidak membuat kesimpulan akhir, dan kurang teliti.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMBELAJARAN GEOMETRI PADA PROGRAM STUDI PGSD I Ketut Suastika; Dyah Triwahyuningtyas
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.652 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i2.3629

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul berbasis inkuiri untuk matakuliah Pembelajaran Geometri pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Tahapan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahapan pengembangan Plomp meliputi: investigasi awal, prototipe, dan asesmen. Pada tulisan ini, peneliti hanya fokus pada pemaparan hasil dari investigasi awal. Investigasi awal dilakukan pada prodi PGSD di kampus yang berafiliasi PGRI di Jawa Timur. Hasil yang diperoleh pada investigasi awal: (1) materi yang disajikan pada pembelajaran geometri meliputi materi bangun datar dan materi bangun ruang, (2) pembelajaran yang dilaksanakan didominasi oleh dosen, (3) ada bahan ajar yang digunakan sebagai pegangan, namun masih belum menggunakan e-modul, (4) bahan ajar yang digunakan masih belum memberikan porsi yang cukup untuk mahasiswa menemukan konsep.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Bagi Calon Guru Youtuber Vivi Suwanti, I Ketut Suastika Trija Fayeldi, Nur Farida, Tatik Retno Murniasih, Timbul Yuwono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Pengabdian kepada Masyarakat (Ngabdimas)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.585 KB) | DOI: 10.53712/ngu.v1i2.1364

Abstract

Pemanfaatan youtube sebagai alat penyampaian pembelajaran tidak boleh meninggalkan kaidah utama dari proses pembelajaran itu sendiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu calon guru matematika yang saat ini merupakan mahasiswa persiapan magang sekolah Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dalam membuat video pembelajaran yang baik dan sesuai dengan kaidah pembelajaran yang baik. Metode pelaksanaan yang ditawarkan dalam pengabdian ini antara lain berupa pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara daring, disimpulkan bahwa 1) calon guru memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi video editing, akan tetapi masih kurang mahir dalam menyajikan konten video pembelajaran yang baik, 2) calon guru memiliki kreativitas dalam menggunakan animasi sebagai penambah daya tarik video pembelajaran yang disajikan, 3) calon guru perlu memperbanyak studi literatur mengenai konsep-konsep matematika yang disajikan, hal ini terlihat dari beberapa kesalahan konsep pada video yang dipresentasikan.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Pecahan Berbasis Masalah Untuk Penguatan Literasi Numerasi Mahasiswa PGSD Dyah Triwahyuningtyas; I Ketut Suastika
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i4.8253

Abstract

Literasi numerasi merupakan salah satu dari 6 (enam) literasi dasar yang perlu diberikan kepada siswa. Sebagai calon guru di sekolah dasar, mahasiswa PGSD perlu dibekali dengan kemampuan literasi numerasi. Calon guru yang memiliki kemampuan literasi numerasi yang baik akan memberikan dampak baik pada penanaman literasi numerasi ketika terjun ke dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan e-modul pembelajaran pecahan berbasis masalah untuk penguatan literasi numerasi mahasiswa PGSD yang memenuhi kriteri valid, praktis, dan efektif. Untuk menilai kevaalidan e-modul digunakan Lembar Validasi e-modul. Untuk menentukan kepraktisan e-modul digunakan Angket Respon Mahasiswa. Untuk menentukan keefektifan e-modul digunakan tes. Berdasarkan hasil validasi oleh validator, e-modul dinyatakan valid. E-modul yang sudah valid diujicobakan untuk menentukan kepraktisan dan keefektifannya. Ujicoba dilakukan pada mahasiswa PGSD yang menempuh matakuliah Pembelajran Bilangan. Berdasarkan hasil Angket Respon yang telah dianalisis diperoleh e-modul memenuhi kriteria kepraktisan. Begitu juga berdasrkan hasil tes, diperoleh e-modul memenuhi kriteria efektif.
Pengembangan E-LKPD untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Afriano Andri Sarman; I Ketut Suastika; Tatik Retno Murniasih
Jurnal Tadris Matematika Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2023.6.1.49-66

Abstract

This research aims to develop a valid, practical, and effective electronic student worksheet based on Liveworksheets that can enhance students’ mathematical problem-solving abilities. The indicator for these abilities include problem identification, procedure design, problem-solving, and conclusion drawing. The research and development of these electronic student worksheets have the benefit of providing interactive teaching materials for mathematics learning. The ADDIE development model was used in this research and development process. The research instruments include expert validations sheets, teacher and student response questionnaires were employed to measure practicality. The effectiveness of the electronic student worksheet was evaluated based on activity scores, response scores, and student test scores. The validity percentage of this electronic student worksheet was 78.67% for materials and 90% for media. The practicality of the electronic student electronic student worksheet was determined through the percentage of positive responses, with 96% from teacher and 84.33% from students. The average student activity score was 55.12, the response score was 45.06, and the student test score was 68.08. The electronic student worksheet developed in this study successfully enhanced students’ mathematical problem-solving abilities according to the predefined indicators.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN TAHAPAN KASTOLAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL PECAHAN MATERI ALJABAR KELAS VII DI SMPN 1 SUMBERPUCUNG Artaning Lidiawati; I Ketut Suastika; Nur Farida
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal pecahan dalam materi aljabar menurut tahapan Kastolan. Hasil obervasi peserta didik pada kelas VII H dalam penilaian ujian tengah semester di mata pelajaran matematika menunjukkan peserta didik yang sudah mencapai KKM sebanyak 16% peserta didik dan yang belum mencapai KKM sebanyak 84%. Kesalahan yang dilakukan peserta didik terjadi saat mengerjakan soal harian maupun ulangan. Pengklasifikasian kesalahan peserta didik menggunakan tahapan kesalahan Kastolan ada 3 yaitu: kesalahan koseptual, kesalahan prosedural dan kesalahan teknikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dan analisis penelitian ini berupa tes menyelesaikan soal pecahan materi aljabar, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan subjek dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu dengan metode pemilihan subjek secara sengaja untuk mendapatkan sampel 3 peserta didik kelas VIIH, dengan ketentuan kategori peserta didik berkemampuan tinggi, berkemampuan sedang dan berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan konseptual terdapat 13 kasus atau 26% dari keseluruhan, pada kesalahan prosedural ini terdapat 18 kasus atau 36% dari keseluruhan, pada kesalahan teknikal terdapat 19 kasus atau 38% dari keseluruhan. Kesalahan yang paling banyak dilakukan perseta didik adalah kesalahan teknikal yaitu 38%. Kesalahan konseptual karena tidak menuliskan metode, kesalahan prosedural karena tidak mengetahui langkah-langkah untuk menyelesaikan soal, kesalahan teknikal karena salah dalam operasi hitung dan kurang teliti maka masih banyak kesalahan berdasarkan tahapan Kastolan dalam menyelesaikan materi aljabar. Saran untuk lebih banyak mencari referensi atau sumber penelitian yang mendukung dalam penelitian.
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA KARTU BILANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Hidayah, Annisa Zulfa Alfina; Suastika , I Ketut; Sesanti , Nyamik Rahayu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan berbagai proses psikologis siswa, dan menemukan konsep dengan menyerap berbagai pengetahuan yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model discovery learning berbantuan media kartu bilangan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Designdengan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi di dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V yang berjumlah 56 siswa. sampel pada penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V, Kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 28 siswa . Data dari hasil Pasca-Test kemudian dianalisis dengan uji-T. Pada hasil uji-T didapatkan nilai signifikasi (Sig.-2 tailed) sebesar 0,00 < 0,05, maka dihasilkan bahwa ada pengaruh model discovery learning, rata-rata hasil belajar siswa pada kelas V A menggunakan model pembelajaran discovery learning berbantuan media kartu bilangan diperoleh rata-rata nilai (92,96) dengan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas V B menggunakan model konvensional diperoleh rata-rata nilai (51,07). Maka dapat di simpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning berbantuan media kartu bilangan.