Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Tunagrahita di Sekolah Dasar Luar Biasa BuluBaan, Addriana; Gunawan, Gunawan; Abduh, Ikhwan
Jurnal Porkes Vol 8 No 2 (2025): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i2.29442

Abstract

Gross motor skills of children, especially children with special needs, are sometimes a problem that requires special intervention. In this study, treatment will be carried out on children with special needs by playing traditional games and then seeing the effect on children's gross motor skills. The sample involved was 30 children with special needs, the instrument used was the TGMD-2 instrument. The types of traditional games that will be carried out are the mongalas game, nobangan which is a game that is widely practiced in Central Sulawesi, besides that, the hadang game will be used as a form of treatment. Data analysis techniques that will be carried out are frequency distribution analysis and t test. The results showed that the value of the t test in the 3 schools where the research was conducted, namely at the ABC SLB school 4.154, Cahaya Nurani SLB 3.825 and SLBN 1 Palu 4.382 the overall significance value < α 0.05 so it can be concluded that the treatment of traditional games has an effect on improving the gross motoric abilities of students with special needs in the 3 schools where the research was conducted.
Sports Development Index as a Reflection of Disparities and Challenges in Sports Sector Equity Saparia, Andi; Humaedi, Humaedi; Abduh, Ikhwan
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.87953

Abstract

Ideal sports development is characterized by equal distribution of quality and access to sports across all regions. However, sports development in several regions still shows significant disparities. This study aims to analyze the Sports Development Index (SDI) in depth by synthesizing the values ​​of the dimensions of sports development to provide an objective picture of the condition and disparities in sports development. This study is an observational study with a quantitative descriptive design. The research subjects were the general public, sports practitioners, and government officials selected using a multistage random sampling technique, with 30 respondents. Data were collected through questionnaires, interviews, documentation, and physical fitness tests, using questionnaires and interview sheets as instruments. Data analysis was carried out by calculating the average SDI value for each region and comparing it with national norms. The results show that the three regions studied are in the low category. Each region has relative advantages in different dimensions, but not yet strong enough to improve the overall SDI classification. The conclusion of this study indicates that sports development in the Pasigala region is not evenly distributed and still requires more focused policy intervention. This research provides important implications for regional government strategic planning in accelerating equity and improving the quality of sustainable sports development.
Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Kesegaran Jasmani Siswa Berkebutuhan Khusus Bulu Baan, Addriana; Gunawan, Gunawan; Abduh, Ikhwan; Saparia, Andi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19078

Abstract

Permainan yang melibatkan aktifitas fisik di SD LB Negeri 1 Palu terlihat tidak variative sehingga siswa tidak begitu termotivasi melakukan karena jenis permainan yang dilakukan masih bersifat konvensional sehingga membutuhkan hal baru. Pengabdian yang bertujuan untuk mensosialisasikan permainan ular tangga yang telah di modifikasi isi dari kolom media permainannya. Metode yang digunakan secara garis besar adalah sosialisasi dengan 4 tahapan yaitu koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan sosialisasi, praktik permainan, evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman dan praktik yang dilakukan oleh peserta sangat baik nilai rata-rata jawaban pada pre test untuk guru sebesar 67.4 dan siswa 34.2 sedangkan nilai pada post test mengalami peningkatan pemahaman dengan nilai rata-rata 97,5 pada guru dan 51,2 pada siswa. Kepala sekolah, guru dan siswa berharap kegiatan yang berbeda dapat dilakukan kembali di sekolah tersebut. Pemahaman siswa dan guru mengenai konsep permainan tersebut sangat baik sehingga dapat dilakukan dengan baik saat praktek.    
Inovasi Program Literasi di SDN 9 Banawa: Mengatasi Problematika Literasi Sekolah Mursak, Muliati; Edwita, Edwita; Yatimah, Durotul; Abduh, Ikhwan; Usbah, Muhammad
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4883

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas literasi di sekolah dasar, khususnya di daerah dengan keterbatasan sumber daya seperti SDN 9 Banawa, untuk mengatasi tantangan literasi lokal sekaligus memperkaya literatur inovasi literasi di tingkat nasional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas literasi di sekolah dasar, khususnya di daerah dengan keterbatasan sumber daya seperti SDN 9 Banawa. Penelitian ini tidak hanya berfokus pada pemecahan masalah literasi di tingkat lokal, tetapi juga berupaya memperkaya literatur tentang inovasi literasi di tingkat nasional. Penelitian dilakukan pada September 2024 dengan desain deskriptif, melibatkan dua guru dan kepala sekolah yang merupakan koordinator serta bagian dari tim evaluasi program sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara daring dan analisis dokumen nilai literasi sekolah dari tahun 2022 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program seperti Pembiasaan Membaca 15 Menit dan Pojok Literasi berhasil meningkatkan nilai literasi sebesar 27,30% pada periode 2022–2023, dengan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca teks informasional (41,41%). Selain itu, inisiatif kreatif seperti Mading Sekolah dan kompetisi literasi turut mendongkrak keterampilan membaca kritis dan reflektif siswa. Namun, tantangan seperti penurunan keterlibatan siswa, kurangnya integrasi teknologi, dan terbatasnya keragaman kegiatan literasi menyebabkan penurunan performa pada periode 2023–2024, dengan penurunan 7,84% dalam kemampuan mengakses konten teks dan penurunan 0,21% dalam membaca teks sastra. Keterbatasan sumber daya perpustakaan dan infrastruktur teknologi juga menjadi hambatan dalam efektivitas program. Meskipun demikian, faktor pendukung seperti kebiasaan membaca yang konsisten, keberadaan perpustakaan digital, dan kolaborasi antara guru dan orang tua tetap menjadi aspek penting. Rekomendasi untuk masa depan mencakup integrasi teknologi dalam kegiatan literasi, diversifikasi bahan bacaan, serta optimalisasi pengelolaan perpustakaan. Penelitian juga menyarankan studi jangka panjang dan analisis regional untuk mengembangkan program literasi yang berkelanjutan, inklusif, dan inovatif.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSI DI SDN 13 BANAWA: TANTANGAN DAN STRATEGI Muliati Mursak; Asep Supena; Totok Bintoro; Ikhwan Abduh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 December 2024 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20195

Abstract

Inclusive education serves as a means for special needs students to receive equal learning opportunities alongside their peers in regular schools. This study aims to: 1) Identify the primary challenges faced by SDN 13 Banawa in implementing inclusive education, and 2) Analyze the strategies employed by the school to address these challenges. This qualitative research employs a case study approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The study, conducted in October 2024, involved three subjects: one school principal, one teacher, and one parent of a student. The data analysis techniques included data preparation, coding, and interpretation of research findings to draw conclusions. The results reveal five key challenges: 1) low teacher competence, 2) lack of specialized instructors for special needs students, 3) absence of dedicated funding, 4) the non-implementation of a special curriculum for special needs students, and 5) inadequate learning facilities. To overcome these challenges, the school has implemented several strategies, including: 1) self-guided training through the Merdeka Mengajar Platform (PMM) to enhance teacher competence in inclusive education, 2) utilization of the independent curriculum, 3) collaboration with parents, and 4) leveraging BOS (School Operational Assistance) funds for financing. The findings suggest that these strategies are short-term solutions and may encounter challenges in the long term. Future research is recommended to explore more sustainable strategies and assess the long-term impacts of the measures undertaken by schools.
ANALISIS KETERAMPILAN OLAHRAGA PETANQUE SULAWESI SELATAN M. Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Muhammad Kamal; Ikhwan Abduh; Andi Sultan Brilin Susandi Eka Wahyudi
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol 10 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/tjsspe.v10i1.2017

Abstract

Penguasaan keterampilan dasar pada setiap cabang olahraga mutlak harus dimiliki untuk meraih prestasi termasuk pada cabang olahraga petanque. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan olahraga Petanque Sulawesi Selatan. Penelitian yang di lakukan mengadopsi jenis penelitian kuantitatif yang mendeskripsikan hasil penelitian yang ditemukan. Teknik pengumpulan data dilakuakn denga tahap yakni tahap persiapan instrument keterampilan shooting dan pointing dan pada tahap kedua adalah tahap pengumpualan data dilapangan dengan pendekatan observasi dan mencatat hasil yang di capai oleh sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet Petanque Sulawesi Selatan yang berjumlah 30 atlet yang di tetapkan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif frekuensi yang menggunakan 5 pengkategorian. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa secara umum tingkat keterampilan olahraga petanque atlet Petanque Sulawesi Selatan termasuk kategori “cukup” baik pada keterampilan shooting maupun pointing dengan nilai rata-rata sebesar 35.30. dari hasil analisis tersebut maka dapat disimpulakn bahwa keterampilan dasar bermaian olahraga petanque atlet Sulawesi selatan masih dalam kategori “cukup” hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan evalusi bagi pengurus, paletih dan atlet dalam melakukan pendekatan dan metode latihan yang tepat guna meraih prestasi yang lebih baik.