Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Adopsi Qris Sebagai Metode Pembayaran Pada Umkm Di Kota Dan Kabupaten Bandung Dengan Pendekatan Toe Framework Menggunakan Pls-Sem Dan R Programming Fariz Prima; Widyatasya Agustika Nurtrisha; Muhardi Saputra
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hadir sebagai inovasi pembayaran nontunai yang diinisiasi oleh Bank Indonesia untuk mendorong efisiensi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, tingkat adopsi QRIS oleh pelaku UMKM mikro di Bandung Raya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat adopsi QRIS dengan menggunakan pendekatan Technology–Organization–Environment (TOE) Framework. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 99 pelaku UMKM mikro di wilayah Bandung Raya. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software RStudio dengan bantuan paket SEMinR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived benefits dan competitive pressure memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap adoption of QRIS. Sementara itu, faktor security, technology readiness, dan infrastructure availability tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi manfaat QRIS dan tekanan kompetitif dari lingkungan eksternal menjadi pendorong utama dalam keputusan adopsi QRIS oleh UMKM mikro. Penelitian ini memperkuat validitas TOE Framework dalam konteks adopsi teknologi di sektor UMKM serta memberikan rekomendasi bagi regulator dan penyedia layanan keuangan untuk memfokuskan strategi peningkatan adopsi QRIS. Kata kunci— QRIS, UMKM, Adopsi Teknologi, TOE Framework, PLS-SEM, Bandung Raya
Analisis Niat Penggunaan QRIS oleh UMKM di Kota dan Kabupaten Bandung dengan Model TPB Menggunakan PLS-SEM dan R Programming Ni Made Sarasamhita Kirana Sadu; Widyatasya Agustika Nurtrisha; Muhardi Saputra
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Kota dan Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi lokal, namun adopsi teknologi pembayaran digital seperti QRIS belum dimanfaatkan secara maksimal. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor psikologis terhadap intensi penggunaan QRIS oleh pelaku UMKM, dengan menggunakan kerangka TPB yang diperluas melalui dua variabel eksternal, yaitu persepsi keamanan dan keunggulan relatif yang dirasakan. Data dikumpulkan dari 95 responden UMKM di Kota dan Kabupaten Bandung dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS dan RStudio. Hasil menunjukkan bahwa attitude dan perceived behavioral control berpengaruh signifikan terhadap niat perilaku penggunaan QRIS, sedangkan subjective norms tidak berpengaruh signifikan. Variabel eksternal terbukti memperkuat variabel dalam TPB secara tidak langsung. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan berbasis desain sistem informasi yang mengutamakan pengalaman pengguna dan keamanan digital untuk mendorong adopsi QRIS yang berkelanjutan. Kata kunci— QRIS, Theory of Planned Behavior, UMKM, security, relative advantage, PLS-SEM.
Assessment Dalam Mendukung It Service Management (Itsm) Pada Practice Service Desk, Incident Management, Dan Problem Management Menggunakan Framework Itil Pada Diskominfo Kabupaten Xyz Raynaldi Aprilliano; Widyatasya Agustika Nurtrisha; Ridha Hanafi Hanafi
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan arah dari Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang menyebutkan bahwa terdapat 3 proses yang dapat mewujudkan penyelenggaraan manajemen layanan SPBE diantaranya: Penanganan keluhan, gangguan, masalah, permintaan, serta perubahan layanan SPBE yang disampaikan oleh pengguna, pemanfaatan dan pemeliharaan infrastruktur serta aplikasi SPBE, serta perancangan dan pengembangan aplikasi yang mengacu pada metodologi yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian Tugas Akhir ini agar meningkatkan pengelolaan manajamen layanan teknologi informasi pada practice service desk, incident, dan problem management sesuai arah PP No. 95 Tahun 2018. Hingga akhirnya dapat memberikan layanan TI yang optimal serta meniliai sejauh mana Diskominfo Kabupaten XYZ melakukan penerapan manajemen layanan TI. ITIL 4 menjadi framework penelian process pada penelitian ini, hal ini dikarenakan ITIL merupakan framework yang menjelaskan secara khusus tentang manajemen layanan TI dengan versi terbaru mereka yaitu ITIL 4. Penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai acuan oleh Diskominfo Kabupaten XYZ dalam melakukan aktivitas service desk serta mengelola incident dan problem management berdasarkan ITIL 4. Kata Kunci – Manajemen Layanan TI, ITIL 4, Service Desk, Incident Management, Problem Management
Perancangan Enterprise Architecture di Divisi HRGA Pada Perusahaan Wahana Musik Indonesia Menggunakan Framework TOGAF 10 Calvin Albert Alfaro Sitepu; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Enterprise Architecture (EA) pada Divisi Human Resource and General Affairs (HRGA) di Wahana Musik Indonesia (WAMI), sebuah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di industri musik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya integrasi sistem informasi antar divisi dan dominasi proses manual dalam pengelolaan data sumber daya manusia, yang berdampak pada efisiensi operasional dan lambatnya pengambilan keputusan. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menggunakan kerangka kerja TOGAF versi 10 dengan pendekatan Architecture Development Method (ADM), serta metodologi Design Science Research Methodology (DSRM) untuk pengembangan dan evaluasi artefak. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan forum diskusi. Hasil penelitian berupa rancangan arsitektur menyeluruh yang mencakup domain bisnis, data, aplikasi, dan teknologi, serta roadmap implementasi. Rancangan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat akses informasi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara real-time. Selain manfaat praktis bagi WAMI, penelitian ini juga berkontribusi secara akademik dalam penerapan EA berbasis TOGAF untuk pengelolaan SDM. Kata Kunci— enterprise architecture, TOGAF, sistem informasi, HRGA, arsitektur bisnis
Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Lisensi dan Bisnis Departement Wahana Musik Indonesia Menggunakan Framework TOGAF 10 Mohamad Faisal Bahri; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang enterprise architecturepada Wahana Musik Indonesia (WAMI) Divisi Lisensi dan Bisnisdengan framework TOGAF 10. Latar belakang penelitian iniadalah belum terintegrasinya sistem informasi yang menyebabkanhambatan proses bisnis dan efisiensi operasional. Penelitiandilakukan dengan metode Design Science Research melaluitahapan TOGAF ADM dari preliminary phase hingga migrationplanning. Hasilnya berupa blueprint arsitektur bisnis, data,aplikasi, dan teknologi yang mendukung integrasi sistem,digitalisasi, serta peningkatan kualitas layanan. Blueprint inidiharapkan menjadi acuan implementasi enterprise architectureuntuk mendukung strategi bisnis dan transformasi digital WAMI.Kata kunci— enterprise architecture, TOGAF 10, WAMI,lisensi musik, integrasi sistem, digitalisasi
Perancangan Manajemen Risiko Keamanan Informasi Pada Aset It Pt. Super Pembayaran Indonesia Berdasarkan Iso/Iec27005:2022 Muh. Alfian Asri; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan ISO/IEC 27005:2022 dalam manajemen risiko keamanan informasi pada aset IT di PT. Super Pembayaran Indonesia (PT. SPI). Saat ini, PT. SPI memiliki manajemen risiko yang belum terstruktur khususnya terkait dengan aset IT, seperti hardware, software, dan data sensitif yang akan sangat berisiko terhadap operasional dan reputasi perusahaan. Penelitian ini melakukan evaluasi terhadap risiko yang ada pada aset IT PT. SPI dengan mengacu pada tahapan Context Establishment, Risk Assessment, dan Risk Treatment berdasarkan ISO/IEC27005:2022. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki 47 risiko untuk ditangani. Dari 47 risiko tersebut, penelitian ini mengidentifikasi 9 risiko dengan grade A sebagai prioritas utama yang perlu segera ditangani. Risiko-risiko ini mencakup ancaman pada aset utama dan perangkat keras yang dapat mempengaruhi data sensitif serta infrastruktur fisik perusahaan. Rekomendasi mitigasi yang diberikan mengacu pada kontrol annex A pada ISO/IEC/ IEC 27001:2022 yang mencakup langkah-langkah penting seperti peningkatan kontrol akses, penggunaan enkripsi untuk data sensitif, serta penguatan pengamanan infrastruktur fisik untuk mencegah kerusakan dan kebocoran data. Penelitian ini juga memberikan panduan yang berharga bagi perusahaan fintech lainnya dalam meningkatkan manajemen risiko keamanan informasi di dunia digital yang terus berkembang. Kata kunci : Manajemen Risiko, Keamanan Informasi, ISO/IEC27005:2022, ISO/IEC27001:2022, Aset IT, PT. Super Pembayaran Indonesia, Fintech.
Perancangan Pengelolaan Risiko Keamanan Informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Menggunakan ISO 27005:2022 Zhillan Andru Atharsad; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi merupakan aspek krusial dalam era digital, terutama bagi instansi pemerintah seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor. Berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serangan siber di Indonesia meningkat signifikan, dengan sektor pemerintahan sebagai salah satu target utama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengelolaan risiko keamanan informasi di Diskominfo Kabupaten Bogor menggunakan standar ISO/IEC 27005:2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Design Science Research (DSR). Data dikumpulkan melalui wawancara, analisis dokumen, dan studi literatur. Proses manajemen risiko mengikuti kerangka kerja ISO/IEC 27005:2022, meliputi context establishment, risk assessment, dan risk treatment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 119 risiko, terdiri dari 3 risiko sangat tinggi, 2 risiko tinggi, 18 risiko sedang, 16 risiko rendah, dan 80 risiko sangat rendah. Risiko dengan tingkat sangat tinggi hingga sedang yaitu sebanyak 23 risiko kemudian diberi rekomendasi kontrol sesuai ISO/IEC 27001:2022. Kata kunci— manajemen risiko, keamanan informasi, SNI ISO/IEC 27005:2022
Perancangan Pengelolaan Risiko Keamanan Informasi Pada PT. XYZ Menggunakan ISO 27005:2022 Rico Galuh Pamungkas; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi adalah aspek krusial bagi kelangsungan bisnis, termasuk bagi PT. XYZ yang bergerak di bidang konstruksi dan properti. Perusahaan ini belum memiliki sistem manajemen risiko keamanan informasi yang terstruktur dan juga belum memiliki prioritas terhadap resiko yang telah dilakukan, sehingga rentan terhadap berbagai ancaman digital. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem pengelolaan risiko keamanan informasi dengan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 27005:2022. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Divisi TI PT. XYZ, penelitian ini mengacu dan mengikuti pada tahapan sistematis standar tersebut yang meliputi penetapan konteks, penilaian risiko, dan penanganan risiko. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 87 potensi risiko dari total aset TI yang dimiliki perusahaan. Setelah dievaluasi berdasarkan kriteria penerimaan risiko, ditemukan 18 risiko dengan level sedang hingga sangat tinggi yang memerlukan penanganan lebih lanjut melalui implementasi kontrol keamanan yang spesifik. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan pengelolaan risiko yang tervalidasi dan siap menjadi fondasi bagi PT. XYZ untuk meningkatkan tata kelola keamanan informasinya secara efektif. Kata Kunci: manajemen risiko, keamanan informasi, ISO/IEC 27005:2022, aset TI, studi kasus
Perancangan Pengelolaan Risiko Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 2019 pada Area Risk di PT. Gading Bhakti Utama Vabrizio Rivelino Ramadhan Moreno; Widyatasya Agustika Nurtrisha; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi (TI) mendorong perusahaan seperti PT. Gading untuk segera melakukan transformasi digital guna meningkatkan efisiensi operasional, keamanan informasi, dan daya saing di industri. Namun, tantangan yang sering dihadapi adalah kurang optimalnya tata kelola dan manajemen risiko TI, yang dapat mengakibatkan kegagalan implementasi inisiatif digital dan meningkatnya potensi risiko teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga domain prioritas dalam tata kelola dan manajemen risiko TI di PT. Gading, yaitu DSS05 Managed Security Services, MEA04 Managed Assurance, dan APO01 Managed I&T Framework. Ketiga domain ini selanjutnya dianalisis lebih lanjut berdasarkan tujuh komponen kemampuan tata kelola TI untuk menghasilkan rekomendasi, perancangan solusi, serta roadmap implementasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi PT. Gading dalam memperkuat tata kelola dan pengelolaan risiko TI yang berkelanjutan, serta menjadi referensi praktis bagi organisasi lain dalam mengembangkan manajemen risiko TI yang selaras dengan strategi bisnis. Kata kunci : tata kelola TI, manajemen risiko, COBIT 2019, IT governance, PT.
Co-Authors Afif, Fuad Al Akbar, Rafli Firdaus Akram, Muhammad Nawal Al` Arobi, M Misbachul Ummah Andyas, Muhammad Anugerah Arief , Aqilah Auni Arimurti, Nurfadhilah Azzahra Arti, Rohimin Imani Asti Amalia Nur Fajrillah Aydila, Aisyah Wulan Azuraliyawan, Tiara Baiq Vidisasca Suhita Burhanudin, Rifki Calvin Albert Alfaro Sitepu Dahlan , Rayan Fahlevi Danindra, Muhammad Dhata Praditya Dino Caesaron Djamal, Anjani Aulia Zahra Falahah . Fariz Prima Fauzi, Rokhman Fawaji, Moch Rafi Fawwazdzaky, Raif Fitriyana Dewi Gustriandita, Tiara Shalsabilla Hidayah, Sabrina Hilal Arqaan Pratama Hilal Arqaan Pratama Ichsan, Fairuz Iqbal Santosa Jannah, Putri Raudatul Khaerunisa Nur Ikrima Khairunnisa, Suffy Aurora Lailatuth Thohiroh, Elvira Luthfi Ramadani Madjid , Cheta Kusuma Margareta Hardiyanti Mifta Ardianti Mohamad Faisal Bahri Muh. Alfian Asri Muhammad Haikal Qolby Muhardi Saputra Nabeel Azhar Garnida Nabila Cindy Putri Nadhifah, Kamilia Nurun Najla Alya Rahadianti Narayana , Gede Dipta Narayana, Gede Dipta Ni Made Sarasamhita Kirana Sadu Nugraha, Ryan Adithya Paramasanti , Bernadeta Regina Pasaribu, Magdalena Edelways Enjelina Pramoedya, Rydho Helmy Putra Fajar Alam Rachmadita Andreswari Raden Roro Hanin Ramadhan Yusriyahti Rahmat Mulyana Rahmat Mulyana Rahmat Mulyana Ramadani, Lutfhi Raynaldi Aprilliano Rico Galuh Pamungkas Ridha Hanafi Ridha Hanafi Hanafi Ryan Adhitya Nugraha Safrina, Savanny Putri Salman Alfarisi, Dhiaulhaq Shanty, Ni Putu Prema Sinung Suakanto Suhita, Baiq Vidisasca Sujadi, Salma Andini Vabrizio Rivelino Ramadhan Moreno Wagge, Al Ferdaus Leon Widjaya, Kadek Cahya Mira Yuli Adam Prasetyo Yusriyahti, Raden Roro Hanin Ramadhan Zhillan Andru Atharsad