Articles
Identifikasi Miskonsepsi Siswa SMA Se-OKU Timur Pada Mata Pelajaran Ekonomi Menggunakan Tes Diagnosik Two-Tier Multiple Choice
Miftakhur Rohmah;
Resti Septika Sari;
Sigit Priyono
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol. 15 No. 1 (2023): January Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jti.v15i1.1174
Masalah miskonsepsi sering kali terjadi pada proses pembelajaran, seperti halnya pada pembelajaran ekonomi. Ilmu ekonomi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari menciptakan konsep dan teori pembaharuan mengikuti perkembangan zaman. Kurikulum 2013 dengan pendidikan yang berbasis student center mengakibatkan pengetahuan yang diperoleh peserta didik beraneka ragam dan dari sumber yang beraneka ragam sehingga hal tersebut dapat membentuk kekeliruan dalam pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi, Factor penyebabnya, dan pengumpulan informasi yang nantinya mampu memberikan Solusi. Metode yang digunakan yakni mixed methode dimana untuk melihat hasil miskonsepsi menggunakan tes, dokumentasi dan wawancara untuk mengidentifikasi secara kualitatif kemudian hasil data akan diolah dengan tekhnik kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Se-Oku Timur. Penentuan sampel yakni dengan purposive sampling. Hasil presentase miskonsepsi siswa di klasifikasikan dengan 3 indikator, yakni indikator Kurang dalam menelaah konsep 19,25%, Kesalahan dalam menelaah hubungan antar konsep 7,5%, dan Kurang dalam menelaah hubungan antar konsep 16,6%.
Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal melalui Pendampingan sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur pada Mahasiswa Prodi Ekonomi
Miftakhur Rohmah;
Sigit Priyono;
Rafika Rahmadani;
Muhamad Nanang Rifa'i;
Nuri Liana Sari
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2022): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/jimi.v4i2.2058
Indonesia is currently transforming from a developing country into a developed country, with one of the conditions being that 14% of the total population is an entrepreneur. Higher education is a forum that is expected to be able to contribute to increasing the number of entrepreneurs in Indonesia. However, this will be difficult to realize if graduates from tertiary institutions have the mindset that they are only ready to find work but are not ready to create jobs. From these problems, the service team provides a solution, namely by providing Entrepreneurship education or entrepreneurship education to foster an entrepreneurial spirit in students through creative economic activities. So that this community service activity will later be able to change the mindset of students and be able to form students into business actors who have an entrepreneurial spirit in an innovative and creative way in order to develop business capabilities or be able to see opportunities with the spirit of Pro-growth (encouraging economic growth), Pro-job ( creating and expanding employment), and Pro-poor (reducing poverty). The service consists of two stages, stage 1) Providing motivation and introduction to the concept of entrepreneurship and stage 2) Assisting creative economic activities based Local potential.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN LITERASI FINANCIAL BAGI ORANG TUA DALAM MEMBENDUNG KONSUMERISME PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKARAJA
Miftakhur Rohmah;
Rafika Rahmadani;
Khafid Ismail
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.814 KB)
|
DOI: 10.56248/zadama.v1i1.24
Penentuan karakter anak bisa diawali dari pola asuh dan pola didik orang tua terhadap anak dengan pendekatan pendidikan yang tepat. Pendidikan ekonomi penting untuk diterapkan pada anak sedini mungkin terutama anak pada usia pra sekolah dan sekolah dasar, karena dengan pengenalan terhadap pengetahuan literasi keuangan sejak dini akan membuat anak terbiasa mengelola keuangan dengan baik dan benar dimasa yang akan datang sehingga ketika anak dewasa nanti akan terbiasa dalam mengelola keuangan sesuai dengan prioritas dan kebutuhan. Selain itu, penting pula untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pola berkonsumsi. Sehingga merubah pola dan budaya konsumerisme tersebut dapat dilakukan dengan edukasi ekonomi keuangan yang sesuai dengan literasi ekonomi. Untuk itu perlu adanya pendampingan pembelajaran ekonomi bagi orang tua pada anak untuk memanage jiwa konsumerisme. Observasi awal yang dilakukan tim pengabdi kepada mitra yakni sharing terkait permasalahan literasi financial, diperoleh hasil bahwa para orang tua khususnya ibu rumah tangga belum memiliki bekal pengelolaan keuangan yang baik dan tepat sehingga dalam berprilaku ekonomi sehari-hari belum tersistematis. Dampak lain dari minimnya literasi ibu rumah tangga pada pola pendidikan literasi keuangan kepada anak, turunan pendidikan yang keliru akan menghasilkan pola perilaku ekonomi yang keliru juga. Karenanya penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan bimbingan bagi orang tua untuk memberikan pemahaman pendidikan ekonomi pada anak sejak dini yang efektif dalam memanage jiwa konsumerisme, serta memberikan pengetahuan yang baru terkait literasi ekonomi untuk merubah pola hidup yang konsumtif menjadi perilaku yang ekonomis, mampu memetakan skala prioritas dalam berekonomi sehingga anak dimasa depan mampu menjawab tantangan zaman dengan bekal pengetahuan dan pendidikan literasi orang tua yang tepat. pada penelitian ini digunakan metode edukasi dengan praktik dan pelatihan, sharing, tanya jawab dan ceramah, serta pendampingan. Berjalannya program ini, tim pengabdian mencoba berupaya untuk mengenalkan pada ibu-ibu rumah tangga di desa sukaraja dengan memberikan pelatihan mengenai literasi financial yang sesuai dengan teori-teori yang relevan, sehingga penyampaian pendidikan kepada anak terkait pengelolaan keuangan yang baik sesuai dengan skala prioritas bukan sekedar keinginan. Pada Saat proses pengenalan dan pendampingan pelatihan yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat berjalan dengan baik karena pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan mereka. Motivasi peserta pelatihan cukup antusias. Hal ini menandakan adanya keinginan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berliterasi financial.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB MISKONSEPSI PESERTA DIDIK SMA
Miftakhur Rohmah;
Sigit Priyono;
Resti Septika Sari
UTILITY: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 01 (2023): February Edition
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Nurul Huda OKU Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30599/utility.v7i01.2165
Miskonsepsi dapat terjadi karena adanya kesalahan pengolahan konsep antara pendidik dan peserta didik. Maksud dari kesalahan pengolahan konsep yaitu adanya ketidak sesuaian antara penyampaian konsep oleh guru dengan penerimaan konsep yang diolah oleh peserta didik. Miskonsepsi dipandang sebagai faktor utama yang dapat menghambat peserta didik dan rujukan bagi pendidik dalam pembelajaran dan pengajaran. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti yakni 2 SMA Negeri dan 2 SMA Swasta yang dijadikan sampel penelitian. Tujuan dari peneltian yakni untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi peserta didik di tingkat SMA. Berdasarkan hasil penelitian miskonsepsi pada peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu karakteristik materi pembelajaran, pengetahuan yang berasal dari dalam diri siswa itu sendiri, minat dan motivasi untuk belajar yang kurang dari dalam diri siswa, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, dan pemakaian buku teks yang kurang maksimal. Faktor yang paling dominan terjadinya miskonsepsi adalah faktor interistik yang ada pada diri siswa sendiri yakni pengolahan pengetahuan yang sudah diterima dan menjadi suatu pengetahuan yang baru dibentuk, sehingga konsep kesalahan menelaah diawal akan mendominasi kekeliruan terjadinya miskonsepsi.
Optimasilasi Nilai Produk Melalui Perizinan P-IRT Pada IKM Keripik Bu Saroh Di Dusun Kumpul Sari
Rafika Rahmadani;
Miftakhur Rohmah;
Rusmiati Rusmiati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/joongki.v2i3.1747
Meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap pangan menjadikan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang kuliner berperan penting dalam penyediaan makanan untuk memenuhi permintaan konsumen. Sehingga dalam hal ini menjadi perhatian dan tugas penting bagi seluruh pihak baik pemerintah maupun produsen makanan untuk menjaga keamanan pangan yang diproduksinya serta distribusinya mampu menembus skala nasional. Keripik Bu Saroh di Desa Kumpul Sari merupakan salah satu pelaku usaha yang memproduksi keripik dari olahan umbi-umbian. Pelaku usaha ini cukup terkenal dan sering dikunjungi masyarakat. Namun produk keripik yang dihasilkan belum memiliki surat izin P-IRT dimana PIRT merupakan bentuk jaminan dari pemerintah mengenai makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi tentang PIRT dan prosedur mendapatkan PIRT pada IKM Keripik Bu Saroh. untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan kinerja pemasaran. Melalui pengabdian ini terjadi peningkatan nilai produk dengan memperoleh izin PIRT dan jangkauan pasar yang lebih luas.
Korelasi Penerapan Metode Auditory Intellectuality Repetition (AIR) Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS
Miftakhur Rohmah;
Yhadi Firdiansyah;
Rafika Rahmadani;
Okta Indriani
Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi
Publisher : Program Study of Accounting Education FKIP University of PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/neraca.v7i1.9336
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak metode atau sistem Auditory Intellectuality Repetition (AIR) terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 03 BP Peliung . Penenlitian ini berjenis eksperimen menggunakan desain Postest Control Group Design dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 03 BP Peliung berjumlah 158 siswa, sedangkan sampelnya siswa kelas VIII-1 dan VIII-2 berjumlah 64 siswa. Data dikumpulkan melalui tes yang dianalisis dengan uji Z. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar IPS siswa menggunakan metode AIR di kelas VII SMP Negeri 03 BP Peliung sedang yaitu dari 34 peserta didik terdapat 23 orang atau 67,65% perolehan nilai kategori sedang dengan nilai rata-rata 79,09 dan standar deviasi sebesar 7 ,71. Sementara hasil belajar peserta didik IPS tanpa menggunakan metode AIR di kelas VII SMP Negeri 03 BP Peliung sedang dimana dari 30 siswa terdapat 23 siswa atau 76,67% memperoleh nilai kategori sedang dengan nilai rata-rata 67,90 dan standar deviasi 7,70 . Hasil pnelitian juga menunjukkan terdapat pengaruh metode Auditory Intellectuality Repetition (AIR) terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VII SMP Negeri 03 BP Peliung.
Pengaruh Tingkat Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Produk Gadai Emas Di PT Pegadaian UPC Belitang
Sigit Priyono;
Miftakhur Rohmah;
Siti Afifah;
Endang Dwi Ningsih
UTILITY: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 02 (2023): August Edition
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Nurul Huda OKU Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Faktor yang menyebabkan kurang puasnya nasabah, yakni sarana yang disediakan PT. Pegadaian UPC Belitang masih kurang mencukupi, tidak terdapat nomor antrian nasabah, serta tempat parkir kendaraan kurang memadai serta terdapat pelayanan pilih kasih antar nasabah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh tingkat pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada produk gadai emas di PT. Pegadaian UPC Belitang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini memakai angket. Teknik analisis data menggunakan teknik uji deskriptif statistik, uji asumsi klasik yaitu normalitas dan homogenitas. serta dengan uji hipotesis menggunakan uji parsial. Adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada produk gadai emas pada PT. Pegadaian UPC Belitang. Hasilnya bisa dicermati dari thitung sebanyak 3.115 dengan signifikansi sebesar 0,003. Hasil tersebut menampilkan kalau nilai hitung lebih besar daripada nilai t tabel 2.005 dan nilai signifikansi lebih keci dari 0,005. dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel tingkat pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel kepuasan konsumen pada PT. Pegadaian UPC Belitang.
ANALISIS HIGHT ORDER THINKING SKILL BERDASARKAN SELF CONFIDENCE DAN SELF EFFICACY (STUDI PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS NURUL HUDA)
Miftakhur Rohmah;
Rafika Rahmadani;
Khafid Ismail;
Nanang Rifa'i;
Meli Damayanti
UTILITY: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 02 (2023): August Edition
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Nurul Huda OKU Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu komponen kognitif peserta didik yang menunjang. Factor-faktor yang mempengaruhi berfikir kritis yakni self confidence dan self efficacy. urgensi penelitian yakni untuk mendeskripsikan keterkaitan yang dikontribusikan Self Confidence Dan Self Efficacy terhadap Kemampuan Berfikir Kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi pada saat pembelajaran berlangsung denganaspek pengamatan self- confidence dan self efficacy dengan indicator yang telah ditentukan, sertawawancara mendalam untuk menggali informasi yang mendalam. Untuk menganalisis data,teknik yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan yakni teknik triangulasi waktu. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa kemampuan berfikir ktitis kategori tinggi 68,15%. Sedangkan Untuk self efficacy juga dapat dikategorikan baik, dengan adanya persiapan belajar sebelum perkuliahan dan mengumpulkan berbagai referensi sebagai bahan pembelajaran. Selain itu juga self confidence juga dapat muncul ketika adanya persiapan yang baik sebelum proses pembelajaran. Hubungan antara berpikir kritis, self-efficacy, dan self- confidence, sangat penting dalam keterampilan berpikir kritis.
Optimasilasi Nilai Produk Melalui Perizinan P-IRT Pada IKM Keripik Bu Saroh Di Dusun Kumpul Sari
Rafika Rahmadani;
Miftakhur Rohmah;
Rusmiati Rusmiati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/joongki.v2i3.1747
Meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap pangan menjadikan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang kuliner berperan penting dalam penyediaan makanan untuk memenuhi permintaan konsumen. Sehingga dalam hal ini menjadi perhatian dan tugas penting bagi seluruh pihak baik pemerintah maupun produsen makanan untuk menjaga keamanan pangan yang diproduksinya serta distribusinya mampu menembus skala nasional. Keripik Bu Saroh di Desa Kumpul Sari merupakan salah satu pelaku usaha yang memproduksi keripik dari olahan umbi-umbian. Pelaku usaha ini cukup terkenal dan sering dikunjungi masyarakat. Namun produk keripik yang dihasilkan belum memiliki surat izin P-IRT dimana PIRT merupakan bentuk jaminan dari pemerintah mengenai makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi tentang PIRT dan prosedur mendapatkan PIRT pada IKM Keripik Bu Saroh. untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan kinerja pemasaran. Melalui pengabdian ini terjadi peningkatan nilai produk dengan memperoleh izin PIRT dan jangkauan pasar yang lebih luas.
Optimasilasi Nilai Produk Melalui Perizinan P-IRT Pada IKM Keripik Bu Saroh Di Dusun Kumpul Sari
Rafika Rahmadani;
Miftakhur Rohmah;
Rusmiati Rusmiati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/joongki.v2i3.1747
Meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap pangan menjadikan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang kuliner berperan penting dalam penyediaan makanan untuk memenuhi permintaan konsumen. Sehingga dalam hal ini menjadi perhatian dan tugas penting bagi seluruh pihak baik pemerintah maupun produsen makanan untuk menjaga keamanan pangan yang diproduksinya serta distribusinya mampu menembus skala nasional. Keripik Bu Saroh di Desa Kumpul Sari merupakan salah satu pelaku usaha yang memproduksi keripik dari olahan umbi-umbian. Pelaku usaha ini cukup terkenal dan sering dikunjungi masyarakat. Namun produk keripik yang dihasilkan belum memiliki surat izin P-IRT dimana PIRT merupakan bentuk jaminan dari pemerintah mengenai makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi oleh konsumen. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi tentang PIRT dan prosedur mendapatkan PIRT pada IKM Keripik Bu Saroh. untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan kinerja pemasaran. Melalui pengabdian ini terjadi peningkatan nilai produk dengan memperoleh izin PIRT dan jangkauan pasar yang lebih luas.