Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PODCAST DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS ULASAN DI KELAS VIII SMPN 17 BANDUNG Muhamad Fikri Maulana; Eggie Nugraha; Desti Fatin Fauziyyah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i2.4098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: kemampuan peserta didik sebelum dan setelah diterapkan pembelajaran menyimak teks ulasan yang berfokus pada struktur dan kaidah kebahasaan dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media podcast. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: sebelum diterapkan pembelajaran, peserta didik belum mampu dalam menyimak teks ulasan berfokus pada struktur dan kebahasaan, kecuali hanya 2 peserta didik dari kelas eksperimen yang mencapai nilai di atas KKM, sedangkan sisanya masih di bawah KKM sebanyak 27 peserta didik; dan setelah diterapkan pembelajaran, peserta didik sudah mampu dalam menyimak teks ulasan berfokus pada struktur dan kebahasaan, dengan 19 peserta didik dari kelas eksperimen yang mencapai nilai di atas KKM, sementara 10 peserta didik lainnya masih di bawah KKM. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menyimak teks ulasan berfokus pada struktur dan kebahasaan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media podcast di kelas VIII SMPN 17 Bandung berhasil menunjukkan perbedaan dan peningkatan hasil belajar peserta didik. Kata-kata Kunci:  Menyimak, Teks Ulasan, Model Problem Based Learning, Podcast
TINDAK TUTUR EKSPRESIF MENGKRITIK DALAM FILM GILA LU NDRO! DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT KELAS X SMA Lia Aprilia; Any Budiarti; Desti Fatin Fauziyyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1316

Abstract

This research aims to describe the expressive speech acts of criticizing in the movie Gila Lu Ndro! and its implication to the learning of anecdote text in class X SMA. The method used in this research is descriptive qualitative research method. The data source in this research is Gila Lu Ndro! movie. The data in this research are the utterances and their contexts that contain expressive speech acts of criticizing contained in the film Gila Lu Ndro. Data collection techniques in this research are listening, free-flowing and note-taking techniques. From this analysis, three things can be concluded: First, direct criticizing speech acts contained in the movie Gila Lu Ndro! are found as many as 20 utterances with several strategies, namely negative assessment as many as 9 utterances, defamation as many as 8 utterances, expression of opposition as many as 2 utterances, and problem statement as many as 1 utterance. Second, indirect criticizing speech acts contained in the movie Gila Lu Ndro! are found as many as 10 speech acts with several strategies, namely correction as much as 1 speech act, speech act for change 1 speech act, advice for change 3 speech acts, suggestion for change 2 speech acts, request for change 1 speech act, expression of uncertainty 1 speech act, and other instructions 1 speech act. Third, the implication of this research on the learning of anecdote text in class X SMA in KD 3.5 evaluates anecdote text from the aspect of implied meaning.
Membaca Dunia Anak dengan Bijak: Peran Guru dalam Pembelajaran Cerita Anak Realis Desti Fatin Fauziyyah; Dadang Sunendar; Sumiyadi Sumiyadi; Vismaia Sabariah Damaianti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5248

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran guru dalam pembelajaran berbasis cerita anak realis sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui data Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian ini, peran guru sangat penting sebagai motivator, inspirator, dan stimulator. Guru menciptakan pengalaman menyenangkan melalui pemilihan cerita anak realis sesuai dengan usia dan minat anak, menciptakan suasana menyenangkan, serta memperkaya cerita dengan kegiatan tambahan. Guru juga menggunakan pertanyaan terbuka dan memberikan umpan balik. Selain itu, peran guru melibatkan memberikan contoh, menanamkan nilai-nilai karakter yang baik, dan berkontribusi dalam pembentukan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif anak-anak. Guru juga membantu anak-anak mencari solusi terbaik dalam masalah sehari-hari mereka. Dengan demikian, guru tidak sebagai pendidik, pengarah dan pemandu anak-anak melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan dan berharga sepanjang hidup mereka.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MEMBANDINGKAN NILAI-NILAI DAN KEBAHASAAN DALAM CERITA RAKYAT DAN CERPEN PADA KELAS X SMKN 2 BANDUNG TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Saudia Nurbaity Suhendi; Titin Nurhayatin; Desti Fatin Fauziyyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1140

Abstract

Model pembelajaran merupakan ujung tombak kegiatan pembelajaran. Pemilihan model yang tidak tepat kerap menimbulkan dampak pada penurunan hasil belajar peserta didik. Model problem based learning (PBL) dengan fokus pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah oleh peserta didik membuat pembelajaran menjadi aktif dan atraktif. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk meninjau efektivitas model PBL dalam pembelajaran membandingkan nilai-nilai dan kebahasaan dalam cerita rakyat dan cerpen. Melalui pendekatan kuantitatif penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Penelitian ini menghasilkan peningkatan pada hasil belajar peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan model PBL yang dibandingkan melalui prates dan pascates. Selain perbandingan sebelum dan sesudah, diketahui nilai kelas eksperimen lebih unggul dari kelas kontrol yang menggunakan model direct instruction. Dengan rata-rata nilai yang diraih oleh kelas eksperimen untuk prates sebesar 43,96 dan rata-rata nilai pascates sebesar 84,15. Sementara rat-rata nilai prates yang diperoleh kelas kontrol sebesar 32,62 dan rata-rata nilai pascates sebesar 66,38. Selanjutnya hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi < 0.05 yang berarti bahwa problem based learning terbukti efektif untuk pembelajaran membandingkan nilai-nilai dan kebahasaan dalam cerita rakyat dan cerpen.
Analisis Konflik Batin Tokoh dalam Novel Ivanna van Dijk karya Risa Saraswati Laura Mawita B. R. Sembiring; Dheni Harmaen; Desti Fatin Fauziyyah
Artikulasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur novel Ivanna Van Dijk karya Risa Saraswati dan mendeskripsikan konflik batin yang dialami tokoh utama dalam Ivanna Van Dijk karya Risa Saraswati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya teknik catat dan baca, serta dokumentasi. Adapun hasil penelitian yaitu: pertama, struktur intrinsik yang terdapat pada novel Ivanna Van Dijk karya Risa Saraswati meliputi cerita, tema, latar (tempat, waktu, suasan), tokoh dan penokohan, plot (eksposisi, komplikasi, klimask, dan penyelesaian), sudut pandang (orang pertama tunggal dan orang ketiga tunggal), serta gaya bahasa (simile, metafora, alegori, personifikasi, hiperbola, tautologi, dan sarkasme). Kedua, konflik tokoh yang terdapat pada novel Ivanna Van Dijk karya Risa Saraswati meliputi konflik batin dan konflik fisik serta terdapat konflik internal dan eksternal.
Analisis Wujud Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Pembelajaran SMP Muhammadiyah 2 Kadungora Garut Sulastri, Novi; Hidayati, R. Panca Pertiwi; Fauziyyah, Desti Fatin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5 No 1 (2024): Vol. 5 No. 1, Mei 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/wistara.v5i1.5240

Abstract

Penelitian ini mengkaji ihwal wujud alih kode dan campur kode intern dari bahasa Indonesia ke bahasa Sunda dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 2 Kadungora Garut. Penelitian ini menarik untuk dikaji sebagai bahan evaluasi dan referensi pengajaran bahasa Indonesia yang lebih baik terhadap peserta didik yang masih kental penggunaan bahasa daerah dalam interaksinya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 2 Kadungora. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode simak dengan teknik rekam dan catat. Berdasarkan hasil analisis penulis memperoleh data alih kode dan campur kode intern dengan jumlah total 60 data. Penulis menemukan 35 data (58%) alih kode dengan wujud 27 kalimat dan 8 klausa. Lalu penulis juga menemukan 25 (41,2%) data campur kode dengan wujud 20 kata dan 5 frasa. Kata Kunci: Alih Kode; Bahasa; Bentuk, Campur Kode
ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA PADA NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA SEBAGAI ALTERNATIF LKPD Ramadhian, Luthfiana Najmi; Fauziyyah, Desti Fatin
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i1.4321

Abstract

Lembar kerja peserta didik atau LKPD yang mumpuni dibutuhkan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi berbagai permasalahan pembelajaran sastra di sekolah.  Dalam pemilihan LKPD, seorang pendidik harus dengan cermat memilih materi yang sesuai dan relevan dengan peserta didiknya. Tidak sedikit pendidik yang masih kesulitan dalam membuat dan memilih bahan ajar yang sesuai dengan karakter peserta didik. Novel sebagai salah satu bentuk dari karya sastra terdapat dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Dalam hal ini analisis novel berhubungan dengan pembelajaran sastra yang dipelajari pada tingkat SMA/MA/Sederajat kelas XII. Hal tersebut berdasarkan pada Permendikbud No. 37 Tahun 2018, Kompetensi Dasar (KD) yang berkaitan dengan materi mengenai novel ini terdapat dalam KD 3.9 Menganalisis isi dan kaidah kebahasaan novel. Berkaitan dengan hal tersebut menganalisis isi novel salah satunya adalah analisis unsur intrinsik sebagai salah satu unsur yang terdapat dalam novel, unsur intrinsik pun memiliki banyak jenis salah satunya adalah konflik batin yang disebabkan oleh adanya dua gagasan atau lebih, atau keinginan yang saling bertentangan untuk menguasai diri sehingga mempengaruhi tingkah laku. Berdasarkan pemaparan tersebut maka penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar khususnya dalam menganalisis isi novel dengan hasil analisis yang diimplentasikan dalam sebuah LKPD untuk kelas XII.
PEMBELAJARAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI TEKS CERITA RAKYAT SECARA TERTULIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 PLERED Igar Siti Nurkholisoh; R. Panca Pertiwi Hidayati; Desti Fatin Fauziyyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1441

Abstract

This research is motivated by the ability to retell the contents of the story text. Because the learning model did not vary, students' interest decreased, this study focused on the ability to retell the contents of the story text with stages or processes. Therefore, the writer uses the inquiry model to teach retelling of the contents of the story in writing. The purpose of this study was to determine the ability of the writer to plan, implement and evaluate learning to retell the contents of the story; knowing the ability of students in learning to retell the contents of folklore texts in writing through the inquiry model; knowing the effectiveness of the inquiry model in learning to retell the contents of folklore texts in writing; determine the ability of students to learn between the experimental class using the inquiry model and the control class using the lecture method to retell the contents of folklore texts in writing. This study used a quantitative experiment with a quasi design,
Kajian Sosiologi Sastra Terhadap Unsur Moral pada Kumpulan Puisi Doa untuk Anak Cucu Karya W. S. Rendra sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di Kelas X SMA Irsyad Muhammad Ridhwan; Panca Pertiwi Hidayati; Desti Fatin Fauziyyah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): Desember : ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i1.10780

Abstract

This study aims to examine the moral elements in the poetry collection Doa Untuk Anak Cucu by W. S. Rendra. The results of the study, for alternative teaching materials for students at the Senior High School level class X. Students often find difficulties when analyzing the moral elements contained in poetry, one of the factors is the difficulty of finding the right teaching materials and only using teaching materials that are already available, there is no development of innovative teaching materials. This research uses descriptive qualitative method. The data source of this research is the book collection of poems Doa Untuk Anak Cucu by W. S. Rendra. The results of the analysis of moral elements in the poetry collection Doa Untuk Anak Cucu by W. S. Rendra, are as follows: Four moral elements were found, including man's relationship with himself, man's relationship with nature, man's relationship with society, and man's relationship with his God. The results of the data that have been studied fulfill the general characteristics of the study of the moral elements in poetry. Thus, the literary sociology analysis of the moral elements in the poetry collection Doa Untuk Anak Cucu by W. S. Rendra as an alternative literature teaching material in class X Senior High School, shows success.
Analisis Diksi dan Gaya Bahasa Pidato Presiden Jokowi 2021 Menggunakan Teori Gorys Keraf untuk Bahan Ajar SMP Medina Fatah, Haulla Putri; Dheni Harmaen; Desti Fatin Fauziyyah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024): Desember : ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i1.19671

Abstract

  This study aims to find diction and language style contained in Jokowi's Presidential speech at the 2021 MPR Annual Session by analyzing and utilizing the results of the analysis as an alternative for the preparation of teaching materials for students in grade IX SMP / MTs. This research is descriptive research. Descriptive research is research that describes the results of its analysis in a narrative manner. The data sources in this analysis are the video of President Jokowi's speech at the 2021 MPR Annual Session and several supporting tribes. The results of this analysis contain six types of diction, six types of comparison language style, three types of opposition language style, one type of linking language style, and one type of repetition style. In general, the text of Jokowi's Presidential speech at the 2021 MPR Annual Session uses denotative diction, periphrasis language style, prolepsis or anticipation language style, climax language style, and parallelism language style. The results of this analysis are then adjusted to the demands of the 2013 curriculum which contains Basic Competencies (KD) and Core Competencies (KI). In addition, it is adjusted to the criteria for teaching materials which are assessed based on language aspects, learner psychology, and readability. Then, the results of the analysis are used as alternative teaching materials in the form of modules used by students of grade IX SMP / MTs in learning Indonesian language about Persuasive Speech Texts.