Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Model pengelolaan sampah terpadu di Kota Surakarta Supratikno, Samudra Ivan; Warlina, Lina; Listyarini, Sri
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.361

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi penyelenggaraan, model pengelolaan sampah  dan mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengelolaan sampah di Kota Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Surakarta dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Sumber utama data penelitian ini yaitu data yang berasal hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan model pengelolaan sampah terpadu di Kota Surakarta. Prosedur pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dengan model interaksi dari Miles dan Huberman dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan Pengelolaan sampah terpadu di Kota Surakarta meliputi komponen hardware, orgware, dan brainware. Komponen hardware meliputi sarana prasarana pengelolaan sampah terpadu di Kota Surakarta yang meliputi kegiatan pengangkutan. Pengangkutan sampah dari sumber sampah seperti pedagang sayur, pedagang buah atau toko dilakukan dengan mengunakan gerobak sampah. Komponen orgware meliputi komponen manusia yaitu kegiatan pengumpulan sampah oleh masyarakat. Komponen brainware meliputi komponen kelembagaan yang mengatur dan mengelola sistem pengelolaan sampah terpadu yaitu pemerintah Kota Surakarta. Sedangkan pengelolaan sampah di lingkungan pasar dikelola oleh Dinas Pengelolaan Pasar.
The Influence of Perceptions on Fisherman Understanding and Fish Traders and Management Strategies of Sharks and Rays in Conservation Status in Cilacap Regency Rianto, Joko; Riani, Etty; Warlina, Lina
PELAGICUS Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/plgc.v4i1.11783

Abstract

Cilacap Regency is one of the giant Shark and ray landing sites on the south coast of Java. Engagement in fisheries management, such as RFMOs and CITES, requires regulations governing the use of sharks and rays in Indonesia. The successful application of these rules requires the support of fishermen and fish traders. The aim of the study was to determine the effect of the perceptions of fishermen and fish traders on the understanding of the management status of sharks and rays and management strategies. The research method uses a quantitative approach, instrument testing, and simple linear regression data analysis using SPSS 25 software. The Shark and Ray management strategy uses SWOT analysis. The results of the average social, economic interval (fisherman) level assessment were 2.27 (enough), perceptions of environmentally friendly fishing gear were 3.11 (good), perceptions of the existence of shark and ray resources were 2.52 (good), and the value of understanding indicators supported management of sharks and rays 2.27 (fairly understand). Assessment of social-economic indicators (fish traders) and perceptions 2.53 (good), perceptions of the existence of shark and ray resources 2.17 (adequate), and understanding in supporting shark and ray management 2.43 (comprehensive). The results of simple linear regression show that fishermen's socioeconomic indicators have a negative effect on understanding supporting Shark and ray management. Fishermen's perceptions of environmentally sound fishing gear, perceptions of the existence of shark and ray resources (fishermen and fish traders), and the socioeconomic conditions of fish traders have no influence on understanding supporting sharks and rays. The results of the SWOT analysis are in the Weakness and Opportunity cells, namely through efforts to limit products, increase the human resource capacity of business actors and related agencies, and ease of obtaining access to capital for fishermen.
ANALISIS DAYA DUKUNG PERAIRAN LAUT UNTUK BUDIDAYA IKAN DALAM KARAMBA JARING APUNG Soemarjati, Wiwie; Yuliana, Ernik; Warlina, Lina
PELAGICUS Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/plgc.v2i2.9821

Abstract

ABSTRAKKabupaten Situbondo memiliki potensi pengembangan budidaya ikan dalam karamba jaring apung (KJA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian perairn, daya dukung, distribusi plankton dan klorofil-a serta aspek mikrobiologi perairan untuk budidaya ikan KJA di kawasan pesisir Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo. Metode penelitian menggunakan metode survei. Lokasi penelitian adalah perairan pesisir kawasan budidaya KJA Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo Propinsi Jawa Timur. Pengumpulan data parameter biofisik dilaksanakan selama dua bulan yaitu pada bulan Juni-Juli 2019 (musim kemarau). Analisis data meliputi analisis kesesuaian perairan, analisis daya dukung perairan dengan pendekatan kapasitas perairan, analisis plankton dan klorofil-a, dan analisis mikrobiologi (total bakteri dan Vibrio sp). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada zona I (90,75) ha terdapat 20,5 ha memiliki kriteria sangat sesuai dan dapat ditempati 404 unit KJA (1 unit=101,2383 m2). Pada zona II (49,23) ha terdapat 17,41 ha memiliki kriteria kelas sangat sesuai dapat ditempati 343 unit KJA. Zona III (82,9) ha dengan luasan 13,76 ha memiliki kriteria sangat sesuai dan dapat ditempati KJA sejumlah 217 unit. Jumlah KJA yang ada di Zona I adalah 10 unit (2,47%) dari kapasitas maksimum, dan pada Zona II terdapat 207 unit (60,34%), serta belum ada KJA pada zona III (0%). Perairan di lokasi penelitian sangat baik untuk kegiatan budidaya ikan di KJA, jumlah KJA zona I dan III masih memungkinkan untuk dikembangkan. Jumlah KJA di Zona II perlu dilakukan penataan ulang agar tidak terpusat di satu area dan perlu pengawasan agar peningkatan KJA tidak melebihi daya dukung perairan. ABSTRACTSitubondo Regency has the potential to develop fish farming in floating net cages (KJA). This study aims to analyze the suitability of waters, carrying capacity, distribution of plankton and chlorophyll-a as well as aspects of water microbiology for KJA fish farming in the coastal area of Kendit District, Situbondo Regency. The research method used the survey method. The research location is the coastal waters of KJA cultivation area, Kendit District, Situbondo Regency, East Java Province. Biophysical parameter data collection was carried out for two months, namely in June-July 2019 (dry season). Data analysis includes suitability analysis, carrying capacity analysis with water capacity approach, plankton and chlorophyll-a analysis, and microbiological analysis (total bacteria and Vibrio sp). The results showed that in the zone I (90.75) ha there was 20.5 ha which had very suitable criteria and could be occupied by 404 units of the marine cage (1 unit = 101.283 m2). In zone II (49.23) ha, there is 17.41 ha which has very suitable class criteria which can be occupied by 343 KJA units. Zone III (82.9) ha with an area of 13.76 ha has very suitable criteria and can be occupied by 217 units of KJA. The number of the marine cage in Zone I is 10 units (2.47%) of the maximum capacity, and in Zone II there are 207 units (60.34%), and there is no KJA in zone III (0%). The waters in the research location are very good for fish farming activities in KJA, the number of KJA zones I and III is still possible to be developed. The number of the marine cage in Zone II needs to be rearranged so that it is not concentrated in one area and it is necessary to monitor so that the increase in the marine cage does not exceed the carrying capacity.
Implementasi Ekoefisiensi Rumah Sakit Ramah Lingkungan (Green Hospital) di Rumah Sakit Daerah Nganjuk Effendi, Fenri Nur; Warlina, Lina; Nurmawati, Subekti
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i2.76469

Abstract

Rumah Sakit Daerah Nganjuk dalam menjalankan fungsi utamanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berupaya menerapkan eko-efisiensi pada kinerja manajemen dan operasional untuk mengimplementasikan rumah sakit ramah lingkungan (green hospital). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis upaya eko-efisiensi yang dilakukan untuk mengimplementasikan rumah sakit ramah lingkungan (green hospital). Metode penelitian adalah deskriptif observasional dengan melakukan wawancara mendalam (indepth interview) serta observasi langsung ke lapangan. Variabel penelitian adalah implementasi eko-efisiensi rumah sakit ramah lingkungan (green hospital). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi rumah sakit ramah lingkungan (green hospital) RSD Nganjuk belum dapat dilakukan sepenuhnya karena terdapat kriteria operasional yang belum dapat dilakukan. Upaya implementasi rumah sakit ramah lingkungan (green hospital) RSD Nganjuk berdasarkan analisis menggunakan metode AHP yang paling penting dilakukan adalah pada kriteria penggunaan bahan dan material yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sedangkan alternatif yang dilakukan adalah dengan membuat regulasi atau peraturan yang berwawasan eko-efisiensi dan ramah lingkungan. Kesimpulan penelitian adalah bahwa implementasi rumah sakit ramah lingkungan (green hospital) di RSD Nganjuk belum dapat dilakukan dengan sepenuhnya karena terdapat beberapa kriteria operasional yang merupakan persyaratan wajib tidak dapat dipenuhi dengan baik.  Kata Kunci: Implementasi Eko-efisiensi,   Rumah Sakit Ramah Lingkungan (Green Hospital)
Performance Intelligence of Sustainable Waste Management through SWOT Analysis at the 3R Waste Management Site in Subang Antapani, Bandung Rohman, Kukuh Padli; Warlina, Lina; Diva Awatara, I Gusti Putu
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.31024

Abstract

The city government, in its efforts to reduce waste being thrown into landfills, has attempted to build several 3R TPSs. On the other hand, 3R is still found not to be implemented optimally and there is still the practice of collecting, transporting, throwing away. From the research conducted, the status of TPS 3R Subang is rated in the poor category. For this reason, intelligence is needed to improve performance to the adequate category or the good category. The aim of this research is to  intelligence of improving the performance of TPS 3R Subang from low to medium or good. The analytical method used is a qualitative method with SWOT analysis. SWOT has two internal and external factors and  it is necessary to identify internal and external factors from TPS 3R Subang. The results of carrying out this intelligence obtained coordinates (0.6; 0.2), namely in quadrant I (SO), meaning that what shall be done to improve performance is to use strength to be able to seize every opportunity, namely optimizing the use of incinerator machines, optimizing terawang stone compost, maggot cultivation, and seize opportunities by selling cultivated in larger volumesWaste Management; Intelegence; SWOT; TPS 3R