Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Peran Regulasi Dalam Mengatasi Tantangan Hukum Fintech di Era Digital Hemy Maulana; Akhmad Chaerul Alvi; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.693

Abstract

Fenomena financial technology (fintech) telah merevolusi lanskap jasa keuangan global, termasuk di Indonesia, dengan menawarkan layanan keuangan yang lebih efisien, inklusif, dan berbasis teknologi digital. Namun, inovasi ini juga menghadirkan tantangan signifikan terhadap sistem hukum dan regulasi yang ada. Secara teoretis, perkembangan fintech dapat dianalisis melalui perspektif teori regulasi responsif (responsive regulation theory) yang menekankan perlunya fleksibilitas kebijakan dalam merespons dinamika pasar tanpa mengabaikan aspek perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan. Tujuan makalah ini adalah untuk mengkaji kerangka regulasi fintech di Indonesia dengan fokus pada peran dan sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta menganalisis tantangan hukum yang muncul akibat perkembangan teknologi finansial yang pesat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik studi pustaka, ditambah analisis komparatif terhadap regulasi fintech di beberapa negara maju seperti Singapura dan Inggris sebagai tolok ukur efektivitas kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi fintech di Indonesia masih dalam tahap adaptif, dengan sejumlah regulasi yang bersifat parsial dan sektoral. Terjadi tumpang tindih kewenangan antara OJK dan BI, serta belum adanya payung hukum yang terpadu untuk mengatur berbagai model bisnis fintech. Tantangan hukum yang diidentifikasi meliputi isu perlindungan data pribadi, perlindungan konsumen, pengawasan lintas yurisdiksi, dan integrasi kebijakan antar lembaga. Kesimpulan dari makalah ini menegaskan bahwa diperlukan kerangka regulasi yang holistik dan adaptif, berbasis prinsip kehati-hatian serta koordinasi yang lebih kuat antar lembaga pengawas. Pendekatan regulasi berbasis risiko dan teknologi (regtech) juga direkomendasikan untuk mendukung efisiensi pengawasan dan responsivitas hukum terhadap dinamika fintech yang terus berkembang.
Analisis Fintech Qris Terhadap Payment Dan Perilaku Konsumsi Genenasi Z Yaziid Akmal Gymnastiar Wijaya; Virza Setya Almindanu; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.694

Abstract

ujuan terhadap penelitian ini merupakan hasil mengetahui bagaimana transaksi berlangsung dan problem apa saja yang dialami mahasiswa Gen Z dalam menghadapi Gateway Pembayaran Teknologi Berbasis QRIS. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang akan diproses untuk memberikan petunjuk dari rumusan masalah. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) jumlah mahasiswa yang menerapkan transaksi payment gateway berbasis QRIS terus meningkat dari oktober 2021 sampai januari 2022, (2) masih ada banyak kendala dalam menerapkan aplikasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), dan (3) ada usaha yang telah dilakukan dalam mengatasi kendala tersebut dengan menginput artikel perihal aplikasi QRIS secara online. Nilai berkembang dari bulan berikutnya, berdasarkan daftar perkembangan QRIS. Artinya, siswa Gen Z pada zaman sekarang menggemari penggunaan QRIS. Mahasiswa dapat melakukan pembelian hanya dengan scan QRIS karena dianggap lebih mudah dalam pembayaran. Selain itu, pembeli tidak perlu mempersiapkan kembalian uang untuk transaksi pembelian tersebut. Transaksi pembelian juga dianggap lebih aman. karena tidak memiliki hubungan dengan uang kertas yang dikirim dari satu masyarakat ke masyarakat yang lain. Namun, meskipun aplikasi QRIS mungkin lebih praktis bagi mahasiswa generasi Z masa kini, orang-orang dari generasi sebelumnya lebih suka menggunakan kartu kredit karena tidak perlu membuka aplikasi dan hanya perlu membeli paket data.
Hubungan antara Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja dalam Lingkungan Organisasi Modern Rizky Mubarok; Mohammad Wahyu Dwi Hidayat; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan dalam suatu perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode deskriptif dan verifikatif, data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,64 menunjukkan bahwa 64% variasi dalam kinerja dan kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh motivasi kerja, sementara 36% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini sejalan dengan teori Robbins & Judge dan teori dua faktor Herzberg, yang menekankan pentingnya faktor intrinsik dan ekstrinsik dalam meningkatkan motivasi. Selain itu, hasil wawancara dengan manajemen menunjukkan bahwa perusahaan telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan motivasi, meskipun masih ada kekurangan dalam aspek kejelasan jenjang karier. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran motivasi kerja dalam membentuk budaya kerja yang produktif, harmonis, dan berkelanjutan.
Komunikasi Pimpinan yang Efektif: Kunci Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Johan Tri Arifin; Fadia Azahra; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.852

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola komunikasi pimpinan dan dampaknya terhadap motivasi kerja karyawan dalam konteks organisasi. Masalah motivasi kerja yang bervariasi seringkali disinyalir memiliki keterkaitan erat dengan pola komunikasi pimpinan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang berasal dari dua artikel jurnal utama: penelitian Yunus dan Karundeng (2021) yang mengkaji pola komunikasi di PT Wapoga Mutiara Industri, serta studi Pratama, Setyadji, dan Ashfahani (2020) yang meneliti pola komunikasi pimpinan dan motivasi kerja di Divisi Legal Corporate PT. Perintis Pelayanan Paripurna. Teknik analisis data yang diterapkan adalah reduksi data sebagaimana dikembangkan oleh Miles dan Huberman, meliputi tahap identifikasi, kategorisasi, penyisihan, dan interpretasi informasi relevan dari kedua sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi vertikal dan horizontal yang dominan, bahkan cenderung membentuk pola komunikasi "semua saluran" (all channel), memiliki korelasi positif yang signifikan dengan peningkatan motivasi kerja karyawan. Keterbukaan komunikasi pimpinan dan fasilitas untuk kolaborasi diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang adaptif, menumbuhkan rasa kepemilikan karyawan, dan pada akhirnya mendorong produktivitas organisasi secara keseluruhan. Implikasi praktis dari temuan ini menekankan pentingnya bagi setiap organisasi untuk secara proaktif mengembangkan dan memelihara pola komunikasi yang transparan, partisipatif, dan suportif di seluruh tingkatan guna mencapai kepuasan kerja dan kinerja yang optimal.
Peran Strategi Komunikasi dan Pemasaran Digital dalam Keputusan Pembelian di E-Commerce Shopee Muhammad Ilham Prayogo; Ilham Hilwa Zulfikar; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh e-commerce Shopee dalam menarik minat beli konsumen, dengan menekankan pada kombinasi pendekatan rasional dan emosional. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana elemen-elemen komunikasi pemasaran seperti periklanan digital, promosi penjualan, endorsement oleh influencer, interaksi media sosial, serta daya tarik emosional (seperti pesan yang menyentuh, humor, dan kedekatan personal) memengaruhi keputusan pembelian pengguna Shopee. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna aktif Shopee di Indonesia. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Secara parsial, pendekatan emosional melalui konten yang menyentuh sisi psikologis konsumen—seperti promo bertema hari besar, narasi inspiratif, dan citra keakraban—terbukti memiliki pengaruh kuat, terutama dalam meningkatkan loyalitas dan minat beli ulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemasaran digital di e-commerce tidak hanya ditentukan oleh kekuatan logika promosi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan ikatan emosional dengan konsumen. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaku bisnis digital untuk merancang strategi komunikasi pemasaran yang lebih humanis dan relevan dengan kebutuhan psikologis konsumen.
Pengaruh Kepuasan & Motivasi Kerja Terhadap Perilaku Organisasi Renata Aulia Zahra Hapsari; Satrio Habibullah; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1139

Abstract

This study aims to examine the relationship between job satisfaction, work motivation, and organizational behavior through a literature review approach. The analysis reveals that high job satisfaction—reflected in satisfaction with salary, job roles, coworker relations, promotion opportunities, and supervision—significantly contributes to positive employee behavior within the organization. Meanwhile, strong work motivation, both intrinsic and extrinsic, encourages performance enhancement and work engagement. These two variables complement each other in shaping Organizational Citizenship Behavior (OCB), which supports organizational productivity and effectiveness. The study emphasizes the crucial role of managers in fostering a supportive work environment through fair reward systems and effective communication. These findings provide both theoretical and practical contributions to the development of adaptive and sustainable human resource management strategies.
Manajemen Konflik Internal dalam Organisasi Studi Kasus pada PT. Ruyung Karya Mandiri Nauval Buya Dwi andhika; Muhammad Fauzan Adhima Subianto; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1146

Abstract

In a dynamic and competitive organizational environment, internal conflict is an unavoidable challenge that can significantly affect company performance. This study aims to identify the causes of internal conflict, the types of conflicts that occur, their impact on organizational performance, and strategies for managing them constructively. Using a qualitative approach with a case study method, the research was conducted at PT. Ruyung Karya Mandiri, a manpower service company. The findings reveal that internal conflicts arise from dissatisfaction with compensation, cultural differences between local employees and expatriates, and the lack of employee involvement in decision-making processes. These conflicts negatively impact productivity, employee loyalty, and operational effectiveness. However, through strategies such as cross-cultural training, employee involvement, and human resource mapping, conflicts can be managed as opportunities to improve work systems and enhance organizational performance. This study highlights the importance of strategic and adaptive conflict management in maintaining organizational stability.
Budaya Organisasi Mahasiswa Meningkatkan Kinerja di PT Mahar Agung Perkasa Moch Berlian Ananda Kharisma; Rafli Aldo Adriano; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1367

Abstract

Budaya organisasi di kalangan mahasiswa di PT Mahar Agung Perkasa memainkan peranan penting dalam meningkatkan kinerja serta produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai, norma, serta praktik yang terdapat dalam budaya organisasi dapat memengaruhi motivasi dan performa individu serta kelompok. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan anggota organisasi mahasiswa di perusahaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang solid, ditandai dengan kerjasama, komunikasi yang terbuka, dan saling mendukung antar anggota, mampu menciptakan suasana kerja yang positif. Selain itu, penerapan nilai-nilai seperti inovasi, tanggung jawab, dan etika kerja yang tinggi berkontribusi pada peningkatan kinerja individu dan kelompok. Penelitian ini merekomendasikan penguatan budaya organisasi melalui program pelatihan serta pengembangan yang fokus pada peningkatan keterampilan interpersonal dan kepemimpinan, sehingga bisa lebih memaksimalkan kinerja di PT Mahar Agung Perkasa. Dengan demikian, budaya organisasi mahasiswa tidak sekadar berfungsi sebagai identitas, melainkan juga sebagai penggerak utama untuk mencapai tujuan perusahaan.
Motivasi Kerja sebagai Faktor Pendorong Kinerja Karyawan PT Purnama Sinar Gemilang Brillian Yogi Al Ghifari; Yazid Jamaludin Al Azhar; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1435

Abstract

This study aims to analyze the influence of work motivation on improving employee performance at PT Purnama Sinar Gemilang. Work motivation is one of the key factors determining organizational success, as it directly affects employee productivity, discipline, and responsibility. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data collection techniques include in-depth interviews, direct observation, and documentation. Informants were selected purposively, consisting of employees and management involved in operational activities and human resource policies. The results of the study indicate that employee motivation remains fluctuating, influenced by intrinsic factors such as responsibility and pride in the job, as well as extrinsic factors including salary, work environment, and reward systems. These findings support Herzberg's Two-Factor Theory, which states that job satisfaction can be enhanced through a combination of motivator and hygiene factors. Furthermore, work motivation significantly contributes to improving both individual and organizational performance. Motivated employees tend to demonstrate better performance, greater discipline, and stronger enthusiasm in achieving targets. This study recommends the implementation of sustainable motivation strategies, such as recognition of achievements, career development opportunities, and a transparent and fair reward system. Consequently, PT Purnama Sinar Gemilang can foster a work environment that supports optimal performance and continuous productivity growth.
Konflik Korupsi akan berpengaruh pada Budaya Organisasi yang Buruk Darwis Dahlan; Muhammad Fadil Prakoso; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1517

Abstract

Corruption remains a significant concern in Indonesia due to its extensive impact on government stability, public trust, and national economic performance. Although Indonesia's Corruption Perception Index (CPI) score improved in 2024, its global ranking still reflects substantial challenges in upholding integrity. This research employs a literature review method to analyze the causes and impacts of corruption as well as the effectiveness of anti-corruption policies such as Good Corporate Governance (GCG), gratuity control systems, and Whistleblowing Systems (WBS). The findings reveal that the root of corruption in Indonesia lies not only in weak oversight and policies but also in organizational cultures that tolerate corrupt practices. Therefore, transforming organizational culture and enforcing ethical values are crucial to establishing a transparent, accountable, and high-integrity work environment. This study recommends improving organizational culture, consistently enforcing codes of ethics, and strengthening the legal culture as comprehensive strategies to reduce corruption and enhance the nation's competitiveness.
Co-Authors Ageng Samudera Agustinu Tri Atmojo Ahmad Abbas Akhmad Chaerul Alvi Alfian Rizki Badarudin Andi Wardhana Anis Rahmawati Ningrum Anna Marina Anna Marina Aufi Nur Masita Bagus Dwi Priyanto Bilal Baswedan Bima Sholihul Umam Brillian Yogi Al Ghifari Bulan Ajeng Rayhana Darwis Dahlan Desipradani, Gita Dita Alifyah Asmara Fadia Azahra Faisal Arief Akhmad Prasojo Fam Soo Fen Fani Tsania Putri Farrel Ariefandy Radhiya Haqqi Firmansyah Firmansyah Gambong Dwi Prakoso Hemy Maulana Idrawahyuni Idrawahyuni Ilham Hilwa Zulfikar Ilham Leosta Attoillah Iqbal Bagaswara Irgi Achmad Farezi Ismail Rasulong Jalaludin Rabbani Johan Tri Arifin Maf’ula Nurhidayah Mahendra Satria Zulkarnain Maretasari, Rina Marsa Duo Cikita Maziah kholidia Misbahul Millah Moch Berlian Ananda Kharisma Moch Dwi Toby Mohammad Ayaz Mohammad Wahyu Dwi Hidayat Muhammad Alfin Putra Mulya Muhammad Fadil Prakoso Muhammad Fauzan Adhima Subianto Muhammad Furqon Muhammad Hafizan Muhammad Ilham Prayogo Muhammad Rayhan Yasser Nento Nadia Charissa Nashihatus Saidah Nauval Buya Dwi andhika Nonita Rahmatiyah Arfianty Norman Diaz Brahmantio Nur Choidah Rafli Aldo Adriano Regal Galih Sabala Renata Aulia Zahra Hapsari Rini Falensia Rizky Mubarok Sabri Balafif Satrio Habibullah Sekar Galuh Septyawati Septy Ayu Ladhuri Setio Dharma Negara Siti Salbiyah Soo Fen Fam Syamsul Hidayat Talitha Marcella Salsabila Teguh Santoso Thahir Lenamah Titis Rahayu Tri Danarti Tri Kurniawati Umi Fatimatus zahro Valensia Marsha Agustin Virza Setya Almindanu Wa Ode Rayyani Walidul Muharrom warsidi warsidi WIDAYAT - Wildan Alamudi Yanuar Azka Amali Yazid Jamaludin Al Azhar Yaziid Akmal Gymnastiar Wijaya