Susmini Susmini
Unknown Affiliation

Published : 54 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ALAT KONTRASEPSI IUD DENGAN MINAT IBU NIFAS DALAM MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI RUANG NIFAS RS PANTI WALUYA MALANG Etik Trisnowati; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.175 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.402

Abstract

Alat kontrasepsi merupakan suatu pencegahan bertemunya sel telur oleh sperma atau pencegahan menempelnya sel telur yang dibuahi ke dinding rahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang alat kontrasepsi IUD dengan minat ibu nifas dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD. Desain penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan sebagai variabel independent minat ibu nifas dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD sebagai variavel dependent. Jumlah sampel 30 responden, diambil dengan proposive sampling, kemudian dilakukan uji statistik menggunakan uji sperman rank dengan tingkat kemaknaan 0,04%. Hasil uji statistik p value sebesar 0,004 < α = 0,05 dimana r hitung 0,510 > r tabel 0,361 artinya H1 diterima, ada hubungan pengetahuan tentang alat kontrasepsi IUD dengan minat ibu nifas dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,510. Disarankan bagi tenaga kesehatan di RS. Panti Waluya Malang khususnya bagian maternitas, untuk tetap memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu tentang alat kontrasepsi IUD mulai dini yaitu pada waktu hamil sampai melahirkan sehingga ibu berminat untuk menggunakan alat kontrasepsi IUD. Kata kunci: pengetahuan, minat, alat kontrasepsi IUD
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN ANAK USIA 10-12 TAHUN DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN PUBERTAS (SDN 02 Jambuwer Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang) Mutiara Kahayani; Dyah Widodo; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.168 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.823

Abstract

Pada anak usia sekolah akan mengalami masa perkembangan pubertas, dimana masa tersebut mereka mengalami perubahan fisik dan psikis yang pesat. Sebagian besar anak mengalami hal tersebut sebelum mereka belum ada yang tahu tentang apa itu perkembangan pubertas. Kebanyakan mereka mengaku merasa cemas, khawatir, deg-degan dan ingin tahu banyak tentang masalah itu apabila masa itu datang. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan anak usia 10-12 tahun dalam menghadapi perkembangan pubertas.Penelitian ini menggunakan desain penelitian ini adalah korelasi. Sampel populasi adalah seluruh siswa kelas 5 dan 6 di SDN 02 Jambuwer 2017 sejumlah 41 responden, dengan teknik total sampling. Pengambilan data dengan kuesioner dan analisa data menggunakan Uji Statistik Spearman (Rho) α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dari 41 responden didapatkan pengetahuan baik sebanyak 31 responden (75,6%) dan tingkat kesiapan yang baik pula sebanyak 35 responden (85,3%) siap dalam menghadapi perkembangan pubertas. Pada Uji Statistik Spearman (Rho), diperoleh hasil probabilitas 0,001, tingkat koefisien korelasi sedang 0,485, sehingga di simpulkan ada hubungan pengetahuan dengan kesiapan anak usia 10-12 tahun dalam menghadapi perkembangan pubertas di SDN 02 Jambuwer Kecamatan Kromengan.Hasil penelitian ini direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya, diharapkan menindak lanjuti peran orang tua dalam memberikan pengetahuan anak tentang perkembangan pubertas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI ANJURAN DENGAN MINAT MELAKUKAN IMUNISASI ANJURAN PADA BALITA DI POLIKLINIK IMUNISASI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Rani Kusumoningtyas; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.556 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.425

Abstract

Pemberian imunisasi merupakan tindakan pencegahan agar tubuh terhindar dari penyakit tertentu. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi adalah pengetahuan Ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi anjuran dengan minat melakukan imunisasi anjuran pada balita di Poliklinik Imunisasi Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Metode rancangan penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu yg membawa balitanya untuk Imunisasi di Rumah Sakit Panti Waluya Malang sejumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuisioner pada Ibu untuk mengetahui pengetahuan Ibu dan Minat Ibu melakukan Imunisasi Anjuran. Analisis data melalui uji spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Ibu yang baik: 47,5%, cukup: 35%, kurang 17,5% dan minat melakukan Imunisasi anjuran berminat:45%, cukup berminat 55%. Hasil Analisis menunjukkan nilai r = 0.611 sedang p = 0.000 ( < α 0.05 ) dengan arah korelasi yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan ibu tentang imunisasi anjuran maka hal ini akan meningkatkan minat ibu melakukan imunisasi anjuran. . Kata kunci: Imunisasi Anjuran, Ibu, Pengetahuan, Minat
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU DENGAN KEAKTIFAN IBU MENGIKUTI POSYANDU Marlina Sumida Liem; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.409 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1561

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan untuk masyarakat dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan. Pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan berbasis masyarakat secara optimal seperti Posyandu merupakan salah satu pendekatan dan pelayanan kesehatan dasar ditingkat masyarakat yang berguna untuk mengatasi masalah salah satunya kesehatan ibu, bayi dan balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan keaktifan ibu mengikuti posyandu, di posyandu Melati kelurahan Tlogomas. Desain penelitian yang digunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi di kelurahan Tlogomas Malang sejumlah 80 orang dengan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 30. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tentang Posyandu sebagian besar dikategorikan baik sebanyak 19 orang (63,33%), keaktifan ibu mengikuti Posyandu sebagian besar aktif sebanyak 22 orang (73,33%). Hasil analisis diperoleh nilai sgnifikan 0,007≤ 0,05) artinya terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu dengan keaktifan ibu mengikuti posyandu di Posyandu Melati Kelurahan Tlogomas Malang. Ibu dapat menambah pengetahuan dengan aktif berkomunikasi atau bertukar pikiran dengan ibu yang memiliki pengalaman, dengan demikian dapat memperoleh banyak informasi tentang posyandu, manfaat kesehatan yang didapatkan jika aktif mengikuti Posyandu. ABSTRACT Posyandu is one form of health efforts for the community with technical support from health workers. Optimal use of community-based health care facilities such as Posyandu is one approach and basic health services at the community level that are useful for addressing problems such as maternal, infant and toddler health. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge of mothers about posyandu with the activity of mothers participating in posyandu, at the Melati posyandu in Tlogomas village. The research design used was cross sectional. The population in this study were mothers who had babies in the village of Tlogomas Malang with a total of 80 people with a purposive sampling technique obtained as many as 30 samples. Analysis of the data using the Spearman rank test. The results showed that the knowledge of mothers about Posyandu was mostly categorized as good as 19 people (63.33%), the activity of mothers participating in Posyandu was mostly active as many as 22 people (73.33%). The results of the analysis obtained significant values of 0.007 ≤ 0.05) meaning that there was a relationship between the level of knowledge of mothers about the posyandu and the activity of mothers participating in the posyandu at the Melati Posyandu in Tlogomas Malang. Mothers can increase their knowledge by actively communicating or exchanging ideas with mothers who have experience, thus obtaining a lot of information about Posyandu, the health benefits that can be obtained if actively participating in Posyandu. Keywords : Level of ratification; activity; mother; posyandu.
HUBUNGAN SIKAP REMAJA PUTRI DENGAN PERAN IBU DALAM MENGHADAPI MENARCHE PADA KELOMPOK USIA 12-13 TAHUN DI KELAS VII SMPN 1 DAU MALANG Ekawati Ekawati; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.968

Abstract

Menstruasi pertama (menarche) merupakan peristiwa pertanda masa subur sudah dimulai pada remaja putri. Normalnya menstruasi terjadi pada usia 11-16 tahun. Pada menstruasi pertama terjadi, muncul bermacam gambaran fantasi yang dibarengi dengan kecemasan dan ketakutan yang tidak riil, yang semuanya dikaitkan dengan masalah perdarahan. Sehingga menarche merupakan pengalaman yang traumatis bagi remaja putri. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap remaja dengan peran ibu dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 94 responden, sampelnya sebanyak 43 responden dengan menggunakan tehnik “Purposive sampling”. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian diperoleh data sebagian besar 18 (41,86%) responden mendapatkan peran ibu cukup baik dan sebagian kecil 4 responden (9,30%) mendapatkan peran ibu yang tidak baik. Sedangkan sikapnya sebagian besar 26 responden (60,50%) memiliki sikap favoreble dan sebagian kecil 17 responden (39,5%) bersikap unvaforeble. Analisa data dengan iju Spearman Rank diperoleh koefisien korelasi (ρ value) (0,001) < α (0,05) artinya ada hubungan antara peran ibu dengan sikap remaja putri usia 12-13 tahun dalam menghadapi menarche di SMPN 1 Dau Malang. Saran yang dapat direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat disempurnakan lagi dengan populasi yang lebih besar dan dengan penambahan metode pengukuran instrumen penelitian berupa pengamatan dan wawancara langsung dengan ibu dan remaja. ABSTRACT Menarche as first menstrual period is the most important event in young women as a sign of fertility. Normally menstruation occurs at the age of 11-16 years. At the menarche it appears various fantasy description coupled with anxiety and fear which are not real, those are associated with bleeding problems. So that menarche is a traumatic experience for female adolescents. The purpose of the study was to determine the relationship between female adolescent’s attitude and mother’s role in facing menarche. This study used correlational design with cross sectional approach. The population in this study was 94 respondents, samples were 43 respondents by using purposive sampling technique. The data analysis used by Spearman Rank test. The results obtained from the data were 18 respondents (41.86%) got good enough mother’s role and 4 respondents (9.30%) did not get good mother’s role. While for the female adolescent’s attitude of 26 respondents (60.50%) had favorable attitude and 17 respondents (39.5%) were unvaforeble. The data analysis by using Spearman Rank test showed correlation coefficient (ρ value) (0.001)
HUBUNGANPENGETAHUAN IBU TENTANG MANAJEMEN LAKTASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI DI POSYANDU SERUNI TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARUKOTA MALANG Hilarius Holan Woja; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.62 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.801

Abstract

Laktasi merupakan keseleruhan proses menyusui mulai dari Air Susu Ibu (ASI) diproduksi sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI esklusifsekurangnya selama enam bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan dengan makanan pendamping sampai usia dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibutentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI di Posyandu Seruni Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi di Posyandu Seruni Tlogomas sebanyak 80 orang pada bulan januari 2017dan sampel penelitian menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 45 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi, sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 27 orang (60,0%), perilaku pemberian ASI, hampir seluruhnya dikategorikan cukup yaitu sebanyak 35 orang (77,8%), dan hasil analisisdidapatkan nilai Signifikan = 0,006 (p value ≤ 0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan yaitu ada hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI di Posyandu Seruni Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN UPAYA REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI PREMENSTRUAL SYNDROME DI MAN MALANG 1 Intan Purwasih; Sri Mudayati; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.478 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.480

Abstract

Pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja dinilai masih rendah terutama pada pengetahuan mengenai pengenalan organ reproduksi menyangkut bentuk dan fungsinya serta cara perawatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan upaya remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome di MAN Malang 1. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Siswi kelas X MAN Malang 1 berjumlah 196 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan purposive sampling yang berjumlah 49 responden.Hasil penelitian diketahui hampir seluruh pengetahuan responden masuk kategori baik sebanyak 44 orang (89,8%). Upaya remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome berada dalam kategori sangat baik sebanyak 42 orang (85,7%). Terdapat hubungan yang subtansial atau sedang antara pengetahuan dengan upaya remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome di MAN Malang 1 denganp= 0,013 (p
GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA DIARE DI RUANG PERAWATAN ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTABARU Nadi Safirin Sibarani; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1073

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan pada anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan sampai sekarang kejadian diare masih menduduki peringkat tertinggi di sebagian besar wilayah indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik penderita diare di ruang perawatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru. Desain penelitian ini adalah deskriptif, sampel pada penelitian berjumlah 175 penderita diare yang dirawat di ruang perawatan Anak RSUD Kotabaru Tahun 2010, data yg didapat kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif yg disajikan dalam bentuk diagram Phi frekuensi serta diuraikan dgn prosentase dan narasi. Hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: penderita diare terbesar berdasarkan bulan terjadi di bulan April sebesar 21%, berdasarkan umur 0-1 tahun sebesar 47%,berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebesar 65%, berdasarkan derajat dehidrasi diare adalah dehidrasi sedang sebesar 81%, berdasarkan tidak ada komplikasi sebesar 73%. Berdasarkan Lama rawatan rata rata penderita diare adalah 1-3 hari perawatan sebesar 58%, berdasarkan keadaan sewaktu pulang adalah dengan keadaan sembuh sebesar 94%. Saran dari penelitian ini disampaikan kepada pihak rumah sakit agar lebih mengaktifkan PKMRS dalam hal ini kasus diare, memberikan penyuluhan pada orang tua antara lain tentang dampak dari panca roba terhadap pencemaran air dan udara oleh mikro organisme yang berpotensi besar menyebabkan diare, lebih berhati hati pada masa anak yang mulai dikenalkan makanan pendamping ASI karena sering terjadi reaksi alergi hingga akhirnya anak mengalami diare. ABSTRACT Diarrhea is one of the most common diseases in children around the world, including Indonesia.The incidence of diarrhea still occupy the highest rank in most of Indonesia. The purpose of this research is to identify the characteristic of diarrhea patient in the treatment room of childern General Hospital of Kotabaru Region. The design of this study is descriptive, the sample in the study amounted to 175 diarrhea sufferers treated in the treatment room of childern in Kotabaru Hospital 2010, the data obtained then processed and analyzed descriptively presented in the form of Phi frequency diagram and described with percentage and narration. The results of the study were obtained as follows: The largest diarrhea patient on the month occurred in April was 21%, based on age 0 - 1 years of 47%, based on gender of men by 65%, based on the degree of dehydration diarrhea is moderate dehydration of 81%, based on no complication of 73%. the largest based on the average treatment duration of diarrhea patients is 1-3 days of treatment by 58%, based on the circumstances when the home was with a state of cure of 94%. Suggestions from this research are submitted to the hospital to make PKMRS more active in this case diarrhea, giving counseling to parents, among others, about the impact of season on water and air pollution by microorganisms that have the potential to cause diarrhea, be more careful in the future children who began introducing complementary feeding of milk because of frequent allergic reactions to the end of the child experienced diarrhea. Keywords : Diarrhea; Characteristic; Room of childern.
HIPERTENSI PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR DENGAN LAMA PENGGUNAAN PIL KB Sepriandi Sepriandi; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.322 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.718

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dan banyak ditemukan pada masyarakat, salah satu faktor penyebabnya kemungkinan penggunaan kontrasepsi pil yang mengandung hormon estrogen dan progesteron yang akan meningkatkan tekanan darah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama penggunaan pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita pasangan usia subur. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang berusia 20-45 yang pasangan usia subur sebanyak 30 responden, menggunakan kuota sampling jumlah 30% dan dipilih secara acak, desain penelitian observasi analitik, dengan pendekatan case control, instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner, analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank α = 0,05. Hasil penelitian lama menggunakan pil KB lebih dari 1 tahun sebanyak 23 orang (76,7%) dan yang mengalami kejadian hipertensi ringan sebanyak 19 orang (63,3%). Dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan nilai signifikan sebesar 0,010 (p value ≤ 0,05) yaitu ada hubungan lama penggunaan pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita pasangan usia subur di Puskesmas Dinoyo Malang, artinya data dinyatakan signifikan. Sebanyak 23 orang (76,7%) lama menggunakan pil KB lebih dari 1 tahun dan 7 orang (23,3%) singkat menggunakan pil KB kurang dari 1 tahun. Sebanyak 19 orang (63,3%) yang mengalami kejadian hipertensi ringan sebagian besar lama menggunakan pil KB lebih dari 1 tahun. Hasil uji didapatkan p-value ≤ 0,05, yaitu ada hubungan lama penggunaan pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita pasangan usia subur di Puskesmas Dinoyo Malang. Saran yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan tekanan darah secara aktif serta perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan jenis kontrasepsi hormonal lainnya terhadap kejadian hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERSALINAN SC PADA IBU DI RSIA MELATI HUSADA MALANG Maria Kristiani; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.04 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.663

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan persalinan sectio caesaria pada ibu di RSIA Melati Husada. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif populasinya adalah ibu yang melahirkan di RSIA Melati Husada sesuai dengan kriteria inklusi. Besar sampel sebanyak 50 ibu dengan tehnik pengambilan sampel acidental sampling. Analisa data menggunakan analisa deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwabahwa mayoritas responden adalah ibu dengan rentang usia 20 – 40 tahun, tingkat pendidikan tinggi, ibu bekerja, gravida 2. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan persalinan SC adalah faktor janin 16%, faktor ibu 74%, faktor keduanya 10% ( faktor ibu dan janin) dan faktor lain-lain 0%. Disarankan untuk ibu hamil melakukan ANC (ante natal care) yang rutin, minimal 4 kali selama kehamilan, untuk mencegah terjadinya komplikasi dari persalinan Sectio Caesaria.