Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

KEMANDIRIAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN PINRANG Saleh, Haeruddin; Suriani, Seri; Kaharuddin, A. Arwinsyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pinrang merupakan daerah otonomi dan diberi hak dalam mengelola potensi sumber-sumber ekonomi sebagai sumber penerimaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) begitu juga dalam bentuk dana bantuan yang diterima dari pusat yang dapat memberi pengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah. Dalam kajian ini digunakan peralatan kuantitatif diskriftip, sedangkan data didapat melalui survey dalam bentuk wawancara dan dokumentasi berbagai informasi yang diperoleh dari intansi mengelola keuangan daerah dan BPS tingkat kabupaten, adapun alat analisis berupa Microsoft Office Excel dan SPSS 23. Pada penelitian ini memberi gambaran bahwa Pendapatan Asli Daerah ada pengaruh secara positif artinya dengan meningkatnya PAD, terhadap kemandirian keuangan daerah juga mengalami peningkatan, untuk bantuan pendanaan (dana perimbangan) tidak memberi pengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah, hal ini terjadi karena besarnya dana perimbangan artinya banyak tergantuan terhadap bantuan pendanaan dari luar. Sebagai rekomendasi maka pemerintah daerah lebih meningkatkan penerimaan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui intensifikasi sumber penerimaan daerah seperti pajak, retribusi dan penerimaan lainnya, sehingga dapat dicapai kemandirian keuangan.
KEMANDIRIAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN PINRANG Saleh, Haeruddin; Suriani, Seri; Kaharuddin, A. Arwinsyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pinrang merupakan daerah otonomi dan diberi hak dalam mengelola potensi sumber-sumber ekonomi sebagai sumber penerimaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) begitu juga dalam bentuk dana bantuan yang diterima dari pusat yang dapat memberi pengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah. Dalam kajian ini digunakan peralatan kuantitatif diskriftip, sedangkan data didapat melalui survey dalam bentuk wawancara dan dokumentasi berbagai informasi yang diperoleh dari intansi mengelola keuangan daerah dan BPS tingkat kabupaten, adapun alat analisis berupa Microsoft Office Excel dan SPSS 23. Pada penelitian ini memberi gambaran bahwa Pendapatan Asli Daerah ada pengaruh secara positif artinya dengan meningkatnya PAD, terhadap kemandirian keuangan daerah juga mengalami peningkatan, untuk bantuan pendanaan (dana perimbangan) tidak memberi pengaruh terhadap kemandirian keuangan daerah, hal ini terjadi karena besarnya dana perimbangan artinya banyak tergantuan terhadap bantuan pendanaan dari luar. Sebagai rekomendasi maka pemerintah daerah lebih meningkatkan penerimaan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui intensifikasi sumber penerimaan daerah seperti pajak, retribusi dan penerimaan lainnya, sehingga dapat dicapai kemandirian keuangan.
KEGIATAN MAGANG PADA INDUSTRI DALAM MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA: (Studi kasus mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Bosowa) -, Haeruddin; Idris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Bososwa merupakan perguruan tinggi swasta yang menghasilkan lulusan yang diharapkansiap di dunia kerja.Sehingga perlu dilakukan suatu terobosan yaitu melakukan pembelajaran hubungannya dengan dunia kerja yaitu kegiatan magang pada industri dan instansi.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis dan menginterpretasi; pelaksanaan program magang pada industri yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan Manajemen Universitas Bosowa dalam hubungannya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa sebagai proses pembelajaran untuk menumbuhkan jiwa wirausaha. Jenis penelitian ini adalah eksplanatory, adapun responden adalah mahasiswa yang menggunakan sampel berjumlah 63 orang.Hasil penelitian diolah dan diskripsikan yaitu menujukkan bahwa kegiatan magang mempunyai pengaruh terhadap peningakatan pengetahuan tentang kewirausahaan artinya kegiatan magang mempengaruhi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terbukti. Pada kegiatan magang mahasiswa secara langsung berhubungan proses kerja pada industri. Sehingga mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan bagaimana berprilaku wirausaha dalam berbagai kegiatan sehingga meningkatkan kemampuan menumbuhkan jiwa entrepreneur.
EKSISTENSI BENDUNGAN BILI-BILI SEBAGAI TEMPAT KEGIATAN WIRAUSAHA BAGI MASYARAKAT DI KABUPATEN GOWA Jafar, Riska; Firmiaty, Sri; -, Haeruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Kabupaten Gowa memanfaatkan Waduk Bili-Bili sebagai tempat kegiatan wirausaha. Kemiskinan, pengangguran dan pendapatan yang rendah merupakan bagian dari persoalan ekonomi yang menjadi permasalahan berkepanjangan dan sulit mencari jalan keluarnya. Demi kelangsungan hidup, tidak banyak alternatif yang dapat dipilih kecuali membuka kegiatan ekonomi di sektor jasa dan perdagangan dalam bentuk sektor informal. Kegiatan sektor informal muncul dan berkembang tanpa adanya modal, keterampilan dan pola usaha yang memadai, karena hadir sebagai respon atas segala kondisi ketidakberdayaan dalam masyarakat. Masyarakat bergerak dalam bidang sektor informal karena dalam wilayah tersebut dimungkinkan hanya bermodalkan keterampilan dan pendidikan yang minim. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis profil dan aktivitas pedagang di Bendungan Bili-Bili. Penelitian dilakukan dengan observasi mendalam dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat disekitar Bendungan Bili-Bili memanfaatkan waduk tersebut untuk melakukan kegiatan wirausaha dalam bentuk usaha sektor informal. Bendungan Bili-Bili menjadi tujuan tempat rekreasi bagi masyarakat dari kota Makassar, sehingga dengan banyaknya masyarakat yang berkunjung memberi peluang kepada masyarakat yang ada disekitarnya untuk melakukan wirausaha. Keberadaan waduk Bili-Bili dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Orientasi keberadaan bendungan Bili-Bili menjadi suatu kawasan usaha sektor informal, berkembangnya usaha kuliner, wisata air dan wisata lainnya.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA MAKASSAR -, Muh. Subhan; Saleh, Haeruddin; Sapiri, Muhtar
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Pengaruh Locus of Control Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendapatan daerah Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menunjukkan hubungan yang bersifat sebab-akibat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 pegawai. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dengan menggunakan persentase, rata-rata, dan standar deviasi serta untuk analisis statistik inferensial menggunakan uji normalitas data, analisis regresi linear sederhana, dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan Locus of Control berada pada kategori sangat baik ditinjau dari segi indikator yaitu : Suka bekerja keras, meiliki inisiatif yang tinggi, Selalu berusaha untuk menemukan pemecahan masalah, selalu mencoba untuk berfikir seefektif mungkin, selalu mempunyai persepsi bahwa usaha harus dilakukan jika ingin berhasil. Kinerja Pegawai berada pada kategori sangat baik ditinjau dari indikator Kedisiplinan petugas pelayanan, Tanggung jawab petugas pelayanan, Kemampuan petugas pelayanan, Kesopanan dan keramahan petugas, berdasarkan analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar. Dari hasil analisa korelasi product moment diperoleh tingkat hubungan yang signifikan antara pengaruh locus of controli terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar dengan kategori Kuat
SEKTOR BASIS DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN ENREKANG (Studi Kasus Pada Kawasan Agropolitan Belajen) Ahmad, Sandi; Saleh, Haeruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada kawasan agropolitan Belajen Kabupaten Enrekang dengan menganalisis sector basis. Tulisan ini diarahkan untuk mengkaji dan menganalisis potensi hasil produksi komoditi holtikultura sebagai sektor basis yang dapat dikembangan dalam rangka mendukung kawasan agropolitan Belajen. Metode penelitian yang dipilih adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif. Alasan pengabungan kedua pendekatan tersebut, yaitu; (i) realitas yang berkembang tidak bersifat tunggal akan tetapi jamak, (ii) tulisan ini ditujukan untuk mendeskripsikan potensi ekonomi lokal terkait dengan pengembangan kawasan agopolitan Belajen, dan (iii) kawasan agropolitan Belajen sepenuhnya belum dikembangkan secara optimal melalui dukungan sarana dan prasarana, peran kelembagaan masyarakat dan penciptaan hasil produksi komoditi holtikultura berbasis agribisnis perdesaan. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa implementasi kawasan agropolitan penyediaan sarana dan prasarana produksi, kegiatan agribisnis dan pengembangan sumber daya manusia, sehingga produktivitas hasil pertanian dari pada masyarakat yang ada pada kawasan agropolitan mengalami perkembangan, dengan analisis kuantitatif dapat diketahui produk unggulan sebagai basis pengembangan kawasan agropolitan. Selanjutnya penentuan model untuk mengetahui bagaimana proses bekerjanya kawasan agropolitan, yang ditentukan oleh sarana dan prasarana,sumber daya manusia, kelembagaan, kebijakan dan potensi sumber daya alam.sehingga produksi pertanian sebagai sektor basis atau sebagai produk unggulan daerah
MENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KERAJINAN BAMBU -, Rafiuddin; Saleh, Haeruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sinjai memiliki kekayaan alam yang berlimpah ruah salah satunya hasil tanaman bambu.sebagaia bahan baku untuk mengembangkan ekonomi kreatif dalam bentuk anyaman bambu. Pengembangan ekonomi kreatif tentu menghasilkan dampak bagi masyarakat dan daerah lokalnya. Hal ini yang menjadi tujuan dalam penelitian ini, yaitu mengidentifikasi dampak pengembangan ekonomi kreatif berbasis kerajian bambu yang terjadi di wilayah kabupaten Sinjai, terutama dampak ekonomi. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung ke masyarakat, instansi pemerintah, pengrajin, dan tokoh masyarakat. Dari penelitian ini diketahui bahwa secara umum pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis pada peningkatan kemampuan dalam hal kerajian anyaman bambu menyebabkan dampak ekonomi yang positif bagi pengembangannya. Pernyataan masyarakat mengindikasikan terjadinya peningkatan dari segi pendapatan dan/atau usaha yang berkaitan dengan kegiatan usaha kecil pengolahan anyaman bambu di Kabupaten Sinjai. Selain itu, kegiatan usaha anyaman bambu menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup besar bagi masyarakat lokal maupun masyarakat di luar wilayah kabupaten Sinjai. Peningkatan pendapatan juga terjadi pada penerimaan daerah, terutama dari sektor perdagangan, dan pajak. Perlu adanya pembenahan terhadap manajemen usaha dan pelatihan yang lebih banyak lagi terhadap masyarakat lokal mengenai usaha kerajian bambu yang berlangsung di daerahnya untuk meningkatkan minat dan daya tarik masyarakat dalam berusaha sehingga meningkatkan ekonomi lokal wilayah kabupaten Sinjai