Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Comparative effectiveness of microsurgery and endoscopic surgery in lumbar disc herniation: A systematic review and meta-analysis Arifin, Jainal; Gani, Karina Sylvana; Kennedy, Dave
Narra J Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v5i1.1214

Abstract

Lumbar disc herniation, a common degenerative disc disease, adversely affects quality of life and often necessitates surgical intervention. Microsurgery and endoscopic surgery have emerged as alternatives to traditional open surgery, offering reduced pain and shorter recovery times. The aim of this study was to compare the outcomes of microsurgery and endoscopic surgery for lumbar disc herniation, evaluating effectiveness, safety, and patient-reported outcomes. A systematic search was conducted across six databases (EBSCOhost, OVID, ScienceDirect, Scopus, PubMed, and Cochrane) using terms related to lumbar disc herniation, spine injury, minimally invasive biportal endoscopic spine surgery, and conventional microscopic discectomy. The risk of bias was assessed using the Newcastle-Ottawa Scale (NOS), and a random-effects meta-analysis calculated mean differences (MD) and 95% confidence intervals (CI). Among the 267 studies screened, two studies met the inclusion criteria for a meta-analysis assessing the functional outcomes and safety of microsurgery and endoscopic surgery in patients with spinal disorders. The meta-analysis indicated that patients who received microscopic surgery had no significant difference in terms of operation time (MD: 3.48; 95%CI: -14.74 –21.70; p=0.71; I²=90%), postoperative drainage (MD: 16.28; 95%CI: -2.33–34.89; p=0.09; I²=47%), postoperative length of stay (MD: -1.26; 95%CI: -2.52–0.00; p=0.05; I²=77%), and postoperative C-reactive protein (CRP) levels (MD: -13.49; 95%CI: -36.85–9.87; p=0.26; I²= 97%) compared to those treated with endoscopic surgery. In conclusion, microscopic surgery and endoscopic surgery yield similar outcomes in terms of operation time, postoperative drainage, postoperative length of stay, and postoperative CRP levels. Therefore, the choice of techniques should be guided by patient-specific factors, surgeon expertise, and the facilities available at the healthcare center.
PELATIHAN PERAWATAN DAN PERBAIKAN POMPA AIR SKALA RUMAH TANGGA BAGI MASYARAKAT DESA AMBAWANG KECAMATAN PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT Rendi Rendi; Muhammad Firman; Saifullah Arief; Budi Hartadi; Jainal Arifin
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 9, No 2 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v9i2.12033

Abstract

Penyuluhan dan pelatihan perawatan dan perbaikan pompa air skala rumah tangga telah dilaksanakan di Desa Ambawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Desa ini merupakan desa maju dengan mayoritas pekerjaan sebagai pekebun dan peternak. Meskipun demikian, desa ini belum memiliki akses air bersih, yang menyebabkan masyarakat membuat sumur dan menggunakan pompa air untuk memindahkan air ke rumah. Sayangnya, banyak pompa mengalami kerusakan karena kurangnya pemahaman tentang prinsip dasar dan teknik perawatan pompa. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, dilaksanakanlah pelatihan perawatan dan perbaikan pompa air. Metode pelaksanaan meliputi persiapan peralatan dan bahan pengabdian, pembuatan spanduk pengabdian, dan penyuluhan aktif demonstratif dengan penjelasan singkat dan demonstrasi perawatan dan perbaikan pada pompa air. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perawatan dan perbaikan pompa air, yang terlihat dari peningkatan tingkat pengetahuan dari 20% menjadi 95%. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, yaitu kemampuan untuk memahami sistem kerja pompa dan melakukan perawatan serta perbaikan secara mandiri.
Analisis Pengaruh Kalori Batubara dan Excess Air Pada Boiler CFB Dengan Metode CFD (Ansys) Erwald Mataufani, Caesariski; Sidiq, Abdurahim; Arifin, Jainal
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i1.13930

Abstract

The Pulang Pisau Steam Power Plant (PLTU) uses a CFB type boiler with a coal consumption of 4,054-5,260 kCal/kg. This research was carried out by modeling the CFB type boiler used in the Pulang Pisau PLTU using Autodesk Inventor 2021 then for the iteration process using Ansys Fluent 2022 R2, the excess air variation used is 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. Based on the results of iteration using Ansys Fluent 2022 R2 with 4,054-5,260 kCal/kg calorie coal, for the addition of 5% excess air, the temperature at the outlet furnace is 2,199°C, for the addition of 10% excess air, the temperature at the outlet furnace is 2,195°C , for the addition of 15% excess air, the temperature at the outlet furnace is 1,960°C, for the addition of 20% excess air, the temperature at the outlet furnace is 1,910°C, for the addition of 25% excess air, the temperature at the outlet furnace is 1,855°C, then it can be concluded that the final temperature at the boiler furnace outlet is still far from the set target of 840-850°C. Where the lowest temperature is at 25% excess air with a value of 1855°C. So it can be concluded that the best excess air requirement and that is closest to the target is 25% excess air.
Pemanfaatan Sekam Padi Sebagai Energi Listrik Alternatif Untuk Meningkatkan Kemandirian Energi Masyarakat Desa Malintang Amin, Ahmadil; Rendi; Jainal Arifin; Muhammad Firman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3392

Abstract

Desa Malintang di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya pada produksi padi. Namun, limbah sekam padi yang dihasilkan dari proses penggilingan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian energi desa melalui inovasi pemanfaatan sekam padi sebagai sumber energi alternatif berbasis teknologi Peltier. Metode kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi alat, dan evaluasi terhadap tingkat pemahaman masyarakat. Sosialisasi dilakukan kepada Kelompok Tani Hidayah Desa Malintang dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah pertanian menjadi energi listrik alternatif. Masyarakat mampu memahami prinsip kerja kompor biomassa berbasis modul Peltier dan mengoperasikannya secara mandiri. Program ini berkontribusi pada peningkatan kemandirian energi desa serta mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Desiminasi Inovasi Teknologi Pemanfaatan Oli Bekas Pada Kompor Alternatif: Desiminasi Inovasi Teknologi Pemanfaatan Oli Bekas Pada Kompor Alternatif Arifin, Jainal; Herlina, Firda; Saukani, Muhammad; Sidiq, Abdurahim; Panca Asmara, Yuli; Sasmito, Agus; Arief, Saifullah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedasarkan pengamatan pada Kecamatan Alalak desa Semangat dalam dan kecamatan mandastana desa bangkit baru, harga gas LPJ 3 Kg pada bulan Februari 2025 mencapai Rp 40.000/ tabung, harga ini jauh lebih tinggi dari harga eceran yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18.500/ tabung, tentunya sangat memberatkan bagi masyarakat yang membeli gas dengan selisih harga normalnya, disamping itu yang memicu mahalnya gas 3 Kg ialah, langkanya gas yang dijual pada warung dan agen-agen Lpj. Penggunaan minyak tanah sebagai bahan bakar kompor sudah ditinggalkan oleh masyarakat karena harganya ikut melabung tinggi berkisar Rp 15.000/ Liter, metode kegiatan ada terdiri dari pelaksanaan persiapan dan perencanaan, desain alat dan pembuatan, selanjutnya tim mengadakan sosialisasi dan pelatihan terhadap masyarakat, terakhir implementasi dan monitoring, dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut masyarakat dapat belalih pemakaian Gas Lpj ke kompor alternatif berbahan bakar oli bekas, dalam kegiatan tersebut tim membuat pelatihan perakitan alat dan didemonstraasikan langsung kepada masyarakat, antusias masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat bagus, terlihat dengan keseriusan mengikuti kegiatan yang kami laksanakan, adapun hasil kuesioner yang telah kami bagikan menunjukan 73% mereka menilai Sangat Puas, dan penilaian puas 23% sementara 0% kurang puas, penilaian ini dengan jumlah 30 orang masyarakat, harapan kepala desa bangkit baru.
Integrated Reporting and SDGs Disclosure: An Analysis of Factors Influencing the Quality of Integrated Reports in the Banking Sector Nurilah, Ririn; Deprianti, Gita; Arifin, Jainal; Yusnaini, Yusnaini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7138

Abstract

This study aims to examine the determinants influencing the quality of Integrated Reporting (IR) and Sustainable Development Goals (SDGs) disclosure in the banking sector. The growing demand for transparency and sustainability accountability has encouraged banks to adopt integrated reporting practices that combine financial and non-financial information to communicate long-term value creation. To address this issue, this study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA guidelines to ensure a transparent and systematic literature selection process. The data were obtained exclusively from the Scopus database covering publications from 2016 to 2025. Through a rigorous screening and eligibility process, 26 empirical articles were selected and analyzed using narrative thematic synthesis. The results show that the quality of IR and SDGs disclosure in the banking sector is mainly influenced by internal governance mechanisms, including board independence, board size, gender diversity, and audit quality. In addition, firm characteristics such as bank size and profitability are identified as important determinants, as larger banks tend to have greater resources and face stronger legitimacy pressures to disclose sustainability information. External factors, particularly regulatory mandates and institutional pressures, also contribute to improving reporting quality. However, the influence of leverage and financial performance shows inconsistent results across studies. Overall, the findings indicate that integrated reporting quality reflects the interaction between governance structures, organizational resources, and institutional pressures faced by banks.
Pelatihan Dan Pembuatan Pupur Babigi Gelinggang Kelor Bersama Ibu – Ibu Di Desa Kalahang Kabupaten Tabalong Firda Herlina; Robiatul Adawiah; Ice Trianiza; Yuli Panca; Agus Wiramsya Oscar; Faisal Rahman; Hazairin; Jainal Arifin; Mujiburahman
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 : Oktober (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has abundant biodiversity, yet its utilization is still limited to traditional consumption and has not been widely developed into economically valuable products. The leaves of galingale (Cassia alata) contain flavonoids, alkaloids, and tannins that are beneficial as antibacterials and antifungals, while the moringa leaves (Moringa oleifera) are rich in antioxidants, vitamins, and minerals beneficial for skin health. One local wisdom of the Kalimantan community is the pupur babigi, a traditional powder made from natural ingredients, which is now being abandoned due to the influx of modern cosmetic products. This community service activity aims to: (1) increase public knowledge about the contents and benefits of galingale and moringa leaves, (2) train the community in making pupur babigi, and (3) encourage the creation of micro-enterprises based on herbal products. The methods include preparation, socialization, practical training, mentoring, and evaluation, involving 25 participants (housewives and youth from the community). The results show an increase in participants' understanding from 20% (pre-training) to 85% (post-training). All participants were able to produce pupur babigi of good quality, and 80% expressed interest in developing the product as a business. In addition to skills transfer, this activity also raised collective awareness about the importance of utilizing local natural resources for economic empowerment.
Pembuatan Komposter Dan Pendampingan Masyarakat Dalam Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Kota Banjarmasin Firda Herlina; Mujiburrahman; Yuli Panca Asmara; Irawan Noor; Agus Wiramsya Oscar; Jainal Arifin; Idzani Muttaqin; Faisal Rahman; Rendi
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 : Agustus (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga merupakan salah satu persoalan lingkungan yang terus mengalami peningkatan akibat pertumbuhan penduduk, perubahan pola konsumsi, serta rendahnya tingkat pengelolaan sampah dari sumbernya. Sampah organik yang berasal dari aktivitas rumah tangga seperti sisa makanan, limbah dapur, kulit buah, dan dedaunan memiliki proporsi yang besar, namun sebagian besar masih dibuang secara langsung sehingga menyebabkan peningkatan volume sampah di tempat pembuangan akhir serta berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan teknologi tepat guna berupa komposter sederhana. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi permasalahan mitra, sosialisasi pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pelatihan pembuatan komposter, praktik pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik serta meningkatnya kemampuan masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah organik menggunakan komposter. Masyarakat mampu memahami prinsip kerja komposter, melakukan proses pengisian bahan organik, melakukan pemeliharaan selama proses dekomposisi, serta memanfaatkan kompos yang dihasilkan untuk tanaman. Penerapan teknologi komposter sederhana memberikan alternatif solusi pengurangan sampah rumah tangga sekaligus mendukung terciptanya perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis masyarakat mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.