Claim Missing Document
Check
Articles

TAX SOCIALIZATION AS A MODERATING VARIABLE OF NIK-NPWP IMPLEMENTATION ON TAXPAYER COMPLIANCE Ni Ketut Arista Ameliasari; Kadek Wulandari Laksmi P; Ketut Tanti Kustina; Putu Putri Prawitasari
Jurnal Ilmu Akuntansi Vol 8 No 2 (2025): JAZ:Jurnal Akuntansi Unihaz
Publisher : Universitas Prof.Hazairin,SH Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/vry3hq37

Abstract

This study aims to influence the effect of NIK-NPWP implementation on individual taxpayer compliance with tax socialization as a moderating variable. The research gap arising from inconsistent findings in previous studies regarding effectiveness of the NIK-NPWP policy in improving taxpayer compliance. The research method used a quantitative approach using purposive sampling. The sample consists of individual non-employee taxpayers registered at the KPP Pratama Badung Selatan who have completed NIK-NPWP integration and filed their 2024 annual tax return. Data collected through the distribution of questionnaires and analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS. The results of study reveal that the implementation of NIK-NPWP has a positive and significant effect on taxpayer compliance. Furthermore, tax socialization strengthens the relationship between NIK-NPWP implementation on taxpayer compliance. The findings indicating that effective tax socialization by tax authority enhance the impact of NIK-NPWP implementation. The study concludes that tax socialization plays a crucial role in amplifying the effectiveness of NIK-NPWP implementation. These results provide valuable insights for the Directorate General of Taxes to improve communication and educational strategies in promoting tax reformations while also enriching behavioral tax compliance theory in the context of administrative modernization.
  PENGARUH PENGGUNAAN CORETAX, TINGKAT PEMAHAMAN PERPAJAKAN, DAN SOSIALISASI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KOTA DENPASAR DENGAN PENGALAMAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI SEBAGAI VARIABEL MODERASI   Cahya Putri, Ni Made; Wulandari Laksmi, Kadek; Omika Dewi, I G. A. Agung; Tanti Kustina, Ketut
Jurnal Ilmu Akuntansi Vol 8 No 2 (2025): JAZ:Jurnal Akuntansi Unihaz
Publisher : Universitas Prof.Hazairin,SH Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/0atpg878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Coretax, tingkat pemahaman perpajakan, dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Denpasar, dengan pengalaman penggunaan teknologi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner online pada 384 responden yang telah menggunakan sistem Coretax. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Coretax, tingkat pemahaman perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan pengalaman penggunaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Pengalaman penggunaan teknologi memiliki pengaruh medium (f² = 0,343), sedangkan tingkat pemahaman perpajakan juga menunjukkan pengaruh medium (f² = 0,272). Sebaliknya, penggunaan Coretax dan sosialisasi perpajakan memiliki pengaruh lemah. Hasil moderasi menunjukkan bahwa interaksi pengalaman teknologi dengan pemahaman perpajakan memiliki pengaruh negatif dan signifikan, sedangkan interaksi dengan penggunaan Coretax menunjukkan pengaruh positif signifikan. Adapun interaksi pengalaman teknologi dan sosialisasi perpajakan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran teknologi dan literasi perpajakan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepatuhan pajak, namun strategi peningkatannya harus mempertimbangkan tingkat pengalaman teknologi wajib pajak.
Pengaruh Keberadaan Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Dan Risk Management Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Indeks LQ45 Di BEI) Dwipayana, I Made Restu; Kustina, Ketut Tanti
Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ) 21-31
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmbj.6.1.2026.21-31

Abstract

This study aims to investigate the influence of independent commissioners, audit committees, and risk management disclosure on firm value in companies listed in the LQ45 Index on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2022–2024. A quantitative approach was used, with secondary data obtained through documentation, and multiple linear regression employed for data analysis. A purposive sampling technique was applied, resulting in 30 companies that consistently appeared in the LQ45 index over the three-year period, producing 90 data observations. The findings reveal that all three variables significantly and positively affect firm value. Independent commissioners have a regression coefficient of 0.702 (p = 0.027), audit committees 0.741 (p = 0.000), and risk management disclosure 4.212 (p = 0.000), indicating that firms with stronger governance practices tend to be more highly valued in the market. These results imply that strengthening corporate governance through independent oversight, active auditing functions, and transparent risk disclosures is essential in boosting investor confidence and enhancing firm valuation.
Pengaruh Struktur Permodalan, Dewan Komisaris Independen, Dan Pengungkapan Kinerja ESG Terhadap Nilai Perusahaan Di Sektor Makanan Dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia Utaman, Gede Aditya Putra; Kustina, Ketut Tanti
Warmadewa Management and Business Journal (WMBJ) 32-41
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmbj.6.1.2026.32-41

Abstract

This study aims to analyze the influence of capital structure, independent board of commissioners, and environmental, social, and governance performance disclosure on the value of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022-2023 period. Capital structure is measured by the Debt to Equity Ratio (DER). The board of independent commissioners is measured by the number of commissioners divided by the independent commissioners. Disclosure of environmental, social, and governance  performance measured by ESG scores. The company's value is proxied using Price to Book Value (PBV). This study uses a quantitative approach with multiple linear regression method to test the relationship between variables. The data used are secondary data obtained from the financial statements  of food and beverage companies  listed on the Indonesia Stock Exchange and ESG disclosure reports for food and beverage listed  on the BGK Foundation. Samples were determined by purposive sampling method. The results of the analysis show that the capital structure has no effect on the value of the company. The independent board of commissioners and the disclosure of ESG performance show a positive and significant influence on the company's value. These findings indicate that the number of independent commissioners and ESG performance disclosures are the main factors that investors consider in assessing a company's performance, while capital structure has a more limited role in determining the value of the company.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Pajak Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Pratiwi, Ni Wayan Candra Satya; Dewi, Putu Pande R. Aprilyani; Diatmika, I Nyoman Gede Arya; Kustina, Ketut Tanti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1369

Abstract

Penelitian ini mengungkap bahwa pada periode pemulihan ekonomi pascapandemi 2021–2023, stabilitas laba tetap menjadi determinan utama return saham, sementara beban pajak korporasi secara signifikan menekan imbal hasil investor pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Temuan ini penting karena sektor barang konsumsi yang secara teoretis bersifat defensif justru mengalami volatilitas tinggi dan kinerja indeks yang tertinggal dibandingkan pasar utama, sehingga memunculkan anomali yang menuntut pengujian ulang relevansi sinyal fundamental dan fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan beban pajak terhadap return saham dalam konteks tersebut dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham diperoleh dari situs resmi BEI, dengan sampel 18 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 54 data observasi selama tiga tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda, dengan Earnings per Share (EPS) sebagai proksi kinerja keuangan, Effective Tax Rate (ETR) sebagai proksi beban pajak, dan return saham dihitung berdasarkan capital gain serta dividen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan ETR berpengaruh negatif dan signifikan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi teori sinyal dalam konteks pascakrisis sekaligus memberikan bukti empiris bahwa faktor fiskal memiliki peran yang semakin sensitif dalam pembentukan return saham bahkan pada sektor yang secara tradisional dianggap defensif. Secara praktis, manajemen perusahaan perlu menyeimbangkan strategi peningkatan profitabilitas dan efisiensi pajak guna menjaga serta memulihkan kepercayaan investor.   This study reveals that during the 2021–2023 post-pandemic economic recovery period, earnings stability remains a primary determinant of stock returns, while corporate tax burden significantly suppresses investor returns in consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This finding is noteworthy because the consumer goods sector traditionally regarded as defensive and stable experienced heightened volatility and lagging index performance compared to the broader market, creating an anomaly that necessitates a reassessment of the relevance of fundamental and fiscal signals. Accordingly, this study aims to analyze the impact of financial performance and corporate tax burden on stock returns within this context using a quantitative approach. Secondary data consisting of annual financial reports and stock prices were obtained from the official IDX website, with a sample of 18 firms selected through purposive sampling, resulting in 54 observations over three years. Multiple linear regression analysis was employed, using Earnings per Share (EPS) as a proxy for financial performance, Effective Tax Rate (ETR) for corporate tax burden, and stock returns calculated from capital gains and dividends. The results indicate that EPS has a positive and significant effect on stock returns, whereas ETR has a significant negative effect. Theoretically, this study reinforces signaling theory in a post-crisis context and provides empirical evidence that fiscal factors play an increasingly sensitive role in shaping stock returns even within a traditionally defensive sector. Practically, corporate management should balance profitability enhancement strategies with tax efficiency to sustain and restore investor confidence.  
Pengaruh Performance dan Effort Expectancy Terhadap Adopsi E-Wallet dan Keberlanjutan UMKM Kelapa: Peran Moderasi Dari Literasi Keuangan Digital Ni Putu Anika Diva Prashanti; Ketut Tanti Kustina
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3490

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi adopsi e-wallet pada UMKM kelapa di Kabupaten Jembrana serta implikasinya terhadap keberlanjutan usaha, dengan menempatkan literasi keuangan digital sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei kepada 140 pelaku UMKM pengguna e-wallet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa performance expectancy dan effort expectancy berperan signifikan dalam mendorong keputusan UMKM untuk mengadopsi e-wallet, yang menandakan bahwa persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan menjadi pertimbangan utama dalam pemanfaatan teknologi pembayaran digital. Selanjutnya, adopsi e-wallet terbukti memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan UMKM, terutama dalam mendukung efisiensi transaksi, kelancaran arus kas, dan stabilitas operasional usaha. Namun demikian, literasi keuangan digital tidak terbukti memperkuat hubungan antara adopsi e-wallet dan keberlanjutan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa manfaat praktis e-wallet lebih dominan dibandingkan tingkat literasi digital dalam memengaruhi keberlanjutan usaha, serta menegaskan bahwa kerangka teori UTAUT masih relevan dalam menjelaskan perilaku adopsi teknologi keuangan digital pada konteks UMKM.
Co-Authors Agung Gede Wikantara Andistan, Ignacia Betrya Arimbawa, Dewa Ketut Asri, Ni Kadek Onic Tiddyari Ayu, I Gusti Bagus Danadyaksa Wijaya Budiadnyan, Ni Putu Cahya Putri, Ni Made Desak Made Febri Purnama Sari Desak Made Sukarnasih Desak Made Sukarnasih Devy Leviyanthie Zulianto Dewa Ayu Komang Tri Adinda Dewi Dewa Ayu Nyoman Nathania Asuntya Dewa Ketut Arimbawa Dewi, Dewa Ayu Komang Tri Adinda Dewi, Putu Purnama Dwipayana, I Made Restu Evin Saputra Fitriani Gine Das Prena Gusi Putu Lestara Permana Harta, I Gede Eka Sujaya Henny Rahyuda I Dewa Gede Wahyu Dharma Suputra I Gede Cahyadi Putra I Gede Merta Nugrahita Suryawan I Gusti Ayu Agung Omika Dewi I Gusti Ayu Agung Pradnya Dewi I Gusti Ayu Agung Pradnya Dewi I Gusti Ayu Diah Utari I Gusti Ayu Diah Utari I Gusti Ayu Diah Utari I Gusti Ayu Diah Utari I Gusti Ayu Tirtayani I Gusti Bagus Wiksuana I Gusti Ngurah Putra Suryanata I Gusti Putu Ngurah Alit Putra I Gusti Surya Adi Wiandika I Nengah Wirsa I Nyoman Gede Arya Diatmika I Nyoman Raditya Suparsabawa I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Putu Vicky Suryadharma I.G.A Desy Arlita IGA Diah Utari Kadek Apri Suadnyani Kadek Dellavia Vinata Prabandari Kadek Lyana Prilandewi Krisnanda, Rama Adi Kurniawan, I Made Agus Adi Laksmi, Kadek Wulandari Larasati, Made Deny Claudia Luh Putu Mirah Arisanti Luh Putu Sri Utami Made Deny Claudia Larasati Mardiantari, Ni Komang Ayu Maulani, Salma Medianasuari, Ida Ayu Putu Dyah Millawati Milawati Mini Citra Wati, Mang Ni Kadek Dwi Permatasari Ni Kadek Onic Tiddyari Asri Ni Kadek Pande Febriyanti Ni Ketut Arista Ameliasari Ni Luh Putu Candra Dewi Ni Luh Putu Sariani Ni Putu Anika Diva Prashanti Ni Putu Budiadnyani Ni Putu Budiadnyani Ni Putu Indah Rahayu Ni Putu Linda Arya Pratiwi Ni Putu Suryawati Ni Wayan Lesya Pratiwi Omika Dewi, I G. A. Agung Pramudya, Made Reynaldo Pratiwi, Ni Wayan Candra Satya Prawitasari, Putu Putri Putri, Ayu Putu Diah Pradnyani Putri, Ida Ayu Kade Setia Putu Ayuni Kartika Putri Suardana Putu Budi Arnaya Putu Budihartanti Putu Gitta Gresia Putu Pande R. Aprilyani Dewi Putu Purnama Dewi Putu Putri Prawitasari Putu Sri Arta Jaya Kusuma Putu, Ni Luh Raka Saputra Rama Adi Krisnanda Septiani, Ni Kadek Ayu Putri Suparsabawa, I Nyoman Raditya Suputra, I Dewa Gede Wahyu Dharma Trista Dewi, Anak Agung Utaman, Gede Aditya Putra Utari, I Gst Ayu Diah Utari, I Gusti Ayu Diah Utari, I. G. A Diah Wahyu Santoso Aji Waja, I Gede Satiya Brana Wiagustini, Ni Luh Yuliani, Ni Luh Ayu Yunike Wulandari Wulandari Sugiarto