Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendampingan Pembelajaran Mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT: Pengabdian Amirulah Datuk; Arifin Arifin; Ahmad Atang; Yayuk Julyyanti; Idris Idris; Nur Wahida Yusuf; ST. Ramlah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6698

Abstract

Transformasi pendidikan menjadi agenda strategis nasional dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru melalui pendampingan implementasi pembelajaran mendalam di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan berkualitas yang adil dan mereta tanpa diskriminasi. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi kuranngya sosialisasi kepada guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang terkait implementasi pembelajaran mendalam, masih terdominasi pembelajaran berpusat pada guru, serta keterbatasan dalam menyusun aktivitas pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Dalam mewujudkan sebuah pendidikan yang berkualitas diperlukan adanya seorang guru yang berkarakter yaitu guru yang mampu menjadi fasilitator bagi peserta didiknya. Seorang guru juga perlu memberikan ruang bagi peserta didiknya untuk mengeksplor guna mengasah potensi, talenta, serta kemampuannya dalam berpikir kritis dan juga kreatif dalam memecahkan suatu permasalahan dalam kehidupannya. Guru memiliki peran strategis sebagai agen pembelajaran (learning agent), yaitu sebagai fasilitator, motivator, penggerak, perancang, sekaligus pemberi inspirasi bagi peserta didik dalam proses belajar. Dengan demikian tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan peserta pelatihan konsep tentang pembelajaran mendalam, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi pembelajaran, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang terkait pembelajaran mendalam, terutama pada aspek pengembangan aktivitas berpikir kritis, pembelajaran kontekstual, asesmen reflektif, dan keterlibatan aktif peserta didik. Guru di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam yang lebih kontekstual dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perspektif pedagogis guru serta mendukung penguatan kualitas pembelajaran. Kegiatan PKM ini dinilai efektif dalam membantu guru mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara lebih aplikatif dan berkelanjutan serta berdampak terhadap hasil belajar siswa serta mutu pendidikan di di SMA Negeri 1 Kupang Barat Kabupaten Kupang.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Untuk Meningkatkan Apresiasi Seni Tari Mahasiswa PGSD Muhammadiyah Kupang Felitciani Dwi Junitha Sanga Tolan; Zaqinah Ahmad; Arifin Arifin; Kenedi Kenedi
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2026): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v21i1.13088

Abstract

Latar Belakang: Apresiasi seni tari di kalangan mahasiswa PGSD masih cenderung rendah, terutama pada konteks budaya lokal Nusa Tenggara Timur. Rendahnya apresiasi ini berimplikasi pada kesiapan calon guru dalam mengintegrasikan seni tari ke dalam pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal dalam meningkatkan apresiasi seni tari mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama satu semester akademik. Subjek penelitian terdiri dari 28 mahasiswa PGSD semester IV yang mengikuti mata kuliah Pendidikan Seni Tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian tari-tarian lokal Timor seperti Tari Likurai, Tari Bonet, dan Tari Caci ke dalam kurikulum pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan emosional, pemahaman kultural, dan motivasi belajar mahasiswa. Tiga tema utama berhasil diidentifikasi: (1) peningkatan koneksi identitas budaya, (2) transformasi sikap estetik, dan (3) pengembangan kompetensi pedagogis berbasis kearifan lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran seni yang kontekstual dan relevan untuk pendidikan guru di daerah dengan keragaman budaya tinggi.