Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PERSONAL BRANDING RIDWAN KAMIL MELALUI INSTAGRAM @ridwankamil Fauzan, Salman Al; Parsono, Slamet
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 2 No 2 (2024): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v2i2.6921

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemanfaatan media sosial Instagram dalam membangun personal branding Ridwan Kamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk personal branding yang telah dilakukan oleh Ridwan Kamil dengan memanfaatkan media sosial Instagram. Peneliti menganalisis bagaimana personal branding Ridwan Kamil dengan menggunakan empat dari delapan konsep personal branding yang dikemukakan oleh Peter Montoya (Siswiyanto, 2020:9). Keempat konsep tersebut adalah: (1) The Law of Specialization; (2) The Law of Leadership; (3) The Law of Personality; dan (4) The Law of Visibility. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme. Metode data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi kepada informan kunci dan informan ahli. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang dibangun oleh Ridwan Kamil mencerminkan sisi spesialisasi yang terlihat pada orisionalitas konten. Kemudian Ridwan Kamil menunjukkan sisi kepemimpinannya dengan mengedepankan ketegasan yang sejalan dengan data-data yang konkret dalam penyampaian-penyampaiannya. Ridwan Kamil juga menunjukkan kepribadian dirinya apa adanya, selaras dengan realita dan juga pada media sosialnya. Terakhir, Ridwan Kamil menunjukkan sisi visibilitasnya dalam menggunakan media sosial dengan selalu tampil pada Instagram pribadinya. Kata Kunci: instagram, media sosial, personal branding, Ridwan Kamil
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS PEMERINTAHAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) DALAM MENYEBARKAN INFORMASI P4GN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @infobnn_ri Hardian, Bayu Rafli; Parsono, Slamet
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 8 No 1 (2024): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jike.v8i1.6276

Abstract

Badan Narkotika Nasional (BNN) declares war against drugs through various efforts. BNN, as a government agency, has the obligation to disseminate information about Prevention, Eradication, Abuse, and Illicit Trafficking of Narcotics (P4GN) to the public to reduce the number of drug abusers. The purpose of this research is to determine the communication strategy of the government public relations of BNN in disseminating P4GN information through the Instagram social media account @infobnn_ri. This study uses the Communication Strategy Stages theory by Canggara (2014), which includes Establishing the Communicator, Establishing the Target Audience, Composing the Message, Establishing the Communication Media, and Evaluation. The approach used is descriptive qualitative through data collection techniques of interviews, observation, and documentation. The results of this study show that BNN's public relations implement a communication strategy in disseminating P4GN information through the Instagram account @infobnn_ri with several stages starting from appointing the Deputy and BNN work units as Communicators, determining the entire Indonesian public as the target audience for P4GN information content, composing the P4GN information content messages before publication, choosing Instagram as the communication media to disseminate P4GN information content, and conducting program evaluation and management evaluation to assess the success of the P4GN program and the communication strategy that has been implemented.
ANALISIS RESPONS PENGUNJUNG TERHADAP SIGN SYSTEM “TARIK” DAN “DORONG” Ali, Aditya; Purnama, Hadi; Parsono, Slamet
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 1 (2025): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i1.1493

Abstract

Sign system dibuat untuk membantu manusia berinteraksi dengan lingkungannya. Maka sebagai media visual, sign akan direspon manusia melalui tindakan, apakah sesuai sign tersebut atau tidak. Salah satu contohnya adalah respon pengunjung saat menghadapi sign system “Tarik” dan “Dorong” yang terdapat pada pintu depan minimarket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendorong respon tersebut. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan interpretatif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah para pengunjung minimarket. Faktor-faktor yang dikaji adalah faktor internal atau personal perilaku, dan faktor eksternal atau situasional perilaku. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa perilaku pengunjung yang abai dapat diklasifikasikan menjadi 3 macam, yakni: pertama, pengunjung yang sama sekali tidak memperhatikan sign system; kedua, pengunjung yang perilakunya tidak sesuai sign system; dan ketiga, pengunjung yang cenderung memilih pintu bertanda “Dorong” karena kebiasaan mendorong pintu. Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa perilaku pengunjung dipengaruhi oleh faktor internal berupa perhatian, persepsi, dan kebiasaan serta dipengaruhi oleh faktor eksternal yang meliputi sosio-kultural, ruang, dan waktu.
Disaster Communication among Flash Flood Victims in Garut Regency Milyane, Tita Melia; Djuwita, Amalia; Parsono, Slamet; Mukhlisiana , Lusy
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2024): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v17i2.3437

Abstract

This study focuses on disaster communication among victims of flash floods on Friday night, July 15, 2022. According to data from the Regional Disaster Management Agency (BPBD), the severe rain caused 112 places to flood, 27 areas to experience landslides, and nine regions to experience floods and landslides simultaneously. This study aims to determine how the local government handles disaster communication and how victims of flash floods react to government-managed disaster relief efforts.  The theories used are public communication theory and the concept of disaster communication. The methodology used is qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews with victims and local governments and literature reviews. The results showed that the government has tried to deal with the impact of flooding and communicate it through radio media, local newspapers, civil apparatus, and community empowerment and family welfare (PKK); however, after the flood was over, some residents chose to stay at the location for various reasons and considerations. In contrast, some other residents decided to occupy a new residence provided by the local government. The government also uses social media and WhatsApp groups to coordinate with related agencies and community elements.
Strengthening digital Islamic activism: virtual ethnography of Bandung Hijrah Youth’s WhatsApp engagement Muhammad Sufyan Abdurrahman; Aqida Nuril Salma; Slamet Parsono; Aditya Ali; Septiana Yustika Widyaningrum
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i1.9372

Abstract

The Hijrah Movement in Greater Bandung represents a dynamic form of digitally mediated Islamic activism, where WhatsApp Groups (WAGs) play pivotal roles in dawah engagement. However, research on how digital platforms shape religious identity, trust formation, and communal accountability in online Islamic communities remains limited. This study examined how the hyper-personal model can explain the role of WAGs in fostering relational intimacy and sustaining collective identity within a movement. Using a qualitative virtual ethnography approach, including in-depth interviews and content analysis of WAG Kopdar Masjid BDG Raya, this research investigates the mechanisms through which asynchronous communication, selective self-presentation, and feedback loops influence community engagement. Findings reveal that WAGs enhance perceived trust and belonging by enabling curated self-disclosure, reinforcing positive group norms, and facilitating collaborative decision-making. These digital interactions strengthen spiritual bonds and extend to offline initiatives such as charity programs and Dawah safaris, bridging digital and traditional religious mobilisation. The study advances the hyper-personal model by demonstrating its applicability to digitally mediated Islamic activism. It offers empirical evidence that digital platforms reshape authority structures, spiritual discourse, and social cohesion in contemporary Islamic communities. It also highlighted the potential risks of misinformation, echo chambers, and platform dependency. This research mainly contributes to Islamic studies, digital communication, and social movements, providing insights into the complex interplay between online and offline religious engagement.
Penerapan Teknologi Media Tanam Hidroponik untuk Mewujudkan Wisata Pertanian di Desa Cimekar Parsono, Slamet; Zakiyuddin, Ahmad; Utami, Indri
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1681

Abstract

Agricultural-based tourism villages are a great opportunity for rural communities to explore the potential of their area. Through hydroponic plant processors on limited land it provides a special attraction for visitors / tourists. This article reviews how the socialization and outreach activities of hydroponic planting media to residents of RW 28 Cimekar Village, Cileunyi District, Bandung Regency. The goal is to generate a climate for agricultural tourism in Cimekar Village and increase employment and income for the surrounding community. The method used is one of them by directly visiting the community which is concentrated in several places to conduct counseling. Socialization activities are carried out by conducting direct simulations on how hydroponic plant technology is able to develop in limited land. The result is that the community feels how the transfer of technology for this hydroponic growing media can be easily practiced.
Pengaruh Endorsment Brand Skincare The Aubree Terhadap Brand Awareness Di Instagram @Theaubreeofficial Sekarpratiwi, Khairunnisa; Parsono, Slamet
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecantikan di Indonesia terus berkembang pesat, termasuk merek-merek skincare lokal seperti The Aubree.Salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan brand awareness brand skincare The Aubree adalah melaluiendorsement di media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh endorsementterhadap brand awareness The Aubree di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tekniksurvei dan menyebarkan kuesioner kepada 160 responden yang merupakan pengikut akun Instagram@theaubreeofficial. Variabel yang diteliti adalah endorsement sebagai variabel bebas (X) dan brand awarenesssebagai variabel terikat (Y). Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana, uji t, dan uji F untuk mengukursignifikansi pengaruh, serta uji koefisien determinasi untuk melihat kontribusi variabel independen terhadap variabeldependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa endorsement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap brandawareness. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis untuk strategi pemasaran digital dan memberikanrekomendasi untuk meningkatkan keterlibatan konsumen di media sosial. Kata Kunci: brand awareness, endorsement, Instagram, skincare, The Aubree.
Pengaruh Penggunaan Code-Mixing Pada Copywriting Terhadap Brand Image Barenbliss Di Media Sosial Amalia, Likha Dwi; Parsono, Slamet
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan code-mixing pada copywriting konten terhadap brand imageBarenbliss di Instagram @barenbliss_id. Code-mixing, atau pencampuran bahasa, menjadi tren dalam pemasarandigital, khususnya di media sosial, karena dianggap mampu menarik perhatian audiens yang beragam. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan code-mixing memengaruhi persepsi audiens terhadap brandimage Barenbliss, termasuk aspek modernitas, kedekatan, dan relevansi merek dengan target pasar. Metode yangdigunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei daring kepada pengikut akun @barenbliss_id. Kuesionerdirancang untuk mengukur persepsi audiens terhadap konten yang menggunakan code-mixing. Data dianalisismenggunakan regresi linear untuk melihat hubungan antara penggunaan code-mixing dan brand image. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa penggunaan code-mixing secara signifikan meningkatkan brand image Barenbliss dimata audiens. Konten dengan campuran bahasa Indonesia dan Inggris dianggap lebih menarik, relevan, danmencerminkan karakter merek yang modern serta dekat dengan generasi muda. Kesimpulannya, strategi code-mixingdalam copywriting dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkuat citra merek di media sosial. Penelitian inimemberikan wawasan bagi praktisi pemasaran digital dalam mengembangkan strategi komunikasi yang lebihengaging untuk audiens multibahasa. Kata Kunci : code-mixing, copywriting, brand image, Instagram.
Strategi Branding Vannisa Brownies Dalam Membangun Brand Awareness Melalui Instagram @vannisabrownies Hilmiyah, Assyifa; Parsono, Slamet
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu elemen penting dalam membangun reputasi perusahaan adalah kesadaran merek. Vannisa Browniesmenggunakan strategi branding untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap produk brownies mereka melaluikonten media sosial Instagram. Melalui konten edukasi, mereka menyebarkan informasi tentang variasi produkbrownies dan keunggulan bahan berkualitas tinggi yang digunakan, sambil juga memasukkan pesan promosi. Penelitiingin mengetahui bagaimana strategi branding Vannisa Brownies menggunakan konten edukasi di Instagram@vannisabrownies untuk meningkatkan pengetahuan merek. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptifdigunakan untuk pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini menggunakan teoristrategi branding Gelder SV (2005), yang terdiri dari tiga subanalisis: brand positioning, brand identity, dan brandpersonality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vannisa Brownies menggunakan strategi branding di Instagramyang menekankan konten informatif dan edukatif. Mereka menggunakan bahan berkualitas tinggi dan variasi rasayang unik untuk menonjolkan keunggulan produk mereka. Penggunaan logo, desain kemasan, dan palet warna unikdigunakan untuk membangun identitas merek dan membedakannya dari pesaing. Komunikasi aktif di feed, cerita, danreel Instagram menunjukkan kepribadian merek. Vannisa Brownies telah mencapai tahap pemahaman merek, yangberarti perusahaan harus terus meningkatkan interaksi dengan audiens, memperluas jangkauan konten, danmempertahankan konsistensi dalam distribusi konten untuk memperkuat posisinya di mata publik. Ini adalah tahappenting dalam upaya perusahaan untuk membangun kesadaran merek. Kata Kunci: Vannisa Brownies, Brand awareness, Edukasi, Instagram, Strategi Branding.
Strategi Penyebaran Konten Edukasi Pt Bio Farma Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terkait Vaksinasi Influenza Melalui Instagram @Update.Imun Natakusumah, Nasywamaraya; Parsono, Slamet
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyebaran konten edukasi oleh PT Bio Farma dalammeningkatkan kesadaran vaksinasi influenza melalui Instagram @update.imun. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, danobservasi. Penelitian ini mengacu pada teori karakteristik new media (sitasi lister) yaitu: (1) Digital; (2) Interactive;(3)Hypertextual; (4) Virtual; (5) Networked; (6) Stimulated. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategipenyebaran konten edukasi PT Bio Farma melalui Instagram @update.imun telah memanfaatkan karakteristik mediabaru. Penyebaran konten edukasi informasi vaksinasi influenza oleh PT Bio Farma dilakukan melalui Instagram@update.imun yang kontennya dikemas dalam format visual dan video yang menarik untuk meningkatkan perhatianmasyarakat. Selain itu, Instagram @update.imun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kampanyeedukasi, memperkuat hubungan, dan menciptakan obrolan yang mendalam terkait vaksinasi influenza. Selanjutnya,@update.imun memanfaatkan fitur Instagram berupa tagar, mention, dan link untuk memperluas jangkauan kontendan mempermudah masyarakat mencari informasi vaksinasi influenza lebih lanjut. Berikutnya, @update.imunmemanfaatkan fitur live session pada Instagramnya agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam diskusi sehinggamendapatkan informasi lebih personal yang dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya vaksinasi influenza. Lalu,@update.imun melalukan kolaborasi dengan komunitas, organisasi, dan influencer yang dapat memperluas cakupankampanye vaksinasi influenza. Kemudian, @update.imun merancang elemen visual menarik dengan memakai temaretro 80-an agar sesuai dengan target audiens utama yaitu Gen Z dan milenial. Strategi ini diharapkan dapatmeningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi influenza dan memberikan wawasan bagipengelolaan komunikasi kesehatan di media sosial. Kata Kunci: Strategi penyebaran konten, Edukasi vaksinasi, Kesadaran vaksinasi influenza, Instagram Update Imun,Karakteristik Media Baru