Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EFEKTIVITAS TUTORIAL PENYELESAIAN SOAL UJIAN NASIONAL TERHADAP HASIL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA Sebastianus Fedi; Valeria Suryani Kurnila
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.086 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v7i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas bimbingan persiapan UN terhadap hasil UN matematika di SMP Bintang Timur Ruteng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen pada sampel tunggal. Populasi penelitian adalah 32 siswa peserta UN asal SMP Swasta Bintang Timur, tahun ajaran 2017/2018. Sampling bersifat jenuh, di mana seluruh 32 anggota populasi dilibatkan sebagai sampel. Hipotesis penelitian diuji dengan uji , di mana vs Nilai adalah nilai rataan UN matematika SMP Swasta Bintang Timur tahun ajaran 2016/2017, dengan varians 53,67; yang dipakai sebagai nilai acuan untuk membandingkan efek bimbingan khusus UN terhadap hasil UN tahun berikutnya, yaitu tahun 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan UN tahun 2017/2018 adalah 50,39 dengan varians 234,42. Diperoleh statistik sedangkan . Sehingga ditolak, tetapi diterima. Artinya, ada pengaruh positif dan sangat signifikan bimbingan khusus terhadap hasil UN matematika. Dalam hal ini, bimbingan khusus penyelesaian soal UN efektif meningkatkan hasil UN matematika di SMP Bintang Timur Ruteng.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran MIPA di Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) di Kota Ruteng Eufrasia Jeramat; Valeria Suryani Kurnila; Yohanes Kurniawan; Richardus Jundu
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 8, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v8i1.35528

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis media pembelajaran MIPA di SMPS di kota Ruteng, menganalisis aplikasi media Pembelajaran MIPA di Indonesia di SMP swasta, dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam penggunaan media pembelajaran MIPA di SMP swasta di kota Ruteng. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah  pendekatan kualitatif dan metode deskriptif.  Pengumpulan Data yaitu melalui  wawancara, observasi lapangan dan dokumen. Responden penelitian ini adalah siswa  SMPS Bintang Timur, SMPS St Petrus  dan SMP Karya Ruteng, guru MIPA dan  kepala sekolah di SMPS swasta tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran MIPA yang disediakan disekolah Swasta di Kota Ruteng minim, sehingga  penggunaan media pembelajaran MIPA masih belum lengkap dan kurang maksimal. Tetapi, guru-guru MIPA di SMPS dapat mengembangkan media pembelajaran yang bisa di manfaatkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Sehingga kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar sehingga minat belajar siswa meningkat.  Jenis-jenis media pembelajaran yang sering  digunakan oleh guru MIPA di SMPS di kota Ruteng adalah media cetak berupa buku pegangan guru, media visual yaitu gambar dan media realitas yaitu alat peraga lingkaran, persegi dan kerucut, herbarium kering serta puzzle sistem pencernaan. Faktor yang mempengaruhi penggunaan media pembelajaran adalah kesukaran materi, ketersediaan media, kesiapan siswa, waktu dan jumlah siswa.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP PADA MATEMATIKA DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP DI KECAMATAN LANGKE REMBONG Valeria Suryani Kurnila; Yohana Susanti Sunarti Danto; Ricardus Jundu; Silfanus Jelatu
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v7i1.5898

Abstract

Abstrak: Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap pada matematika dengan pemahaman konsep matematika Siswa SMP di Kecamatan Langke Rembong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 4 Langke Rembong yang berjumlah 196 siswa. Kemudian sampel dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 66 siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan tes. Angket digunakan untuk memperoleh data sikap siswa terhadap pembelajaran matematika. Tes digunakan untuk memperoleh data pemahaman konsep matematika siswa. Sebelum data dianalisis secara iferensial, dilakukan uji prasyarat analisis terlebih dahulu, yang meliputi uji normalitas dan uji linearitas. Hasil pengujian menunjukkan data berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan berpola linear. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan korelasi Product Moment. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap pada matematika dengan pemahaman konsep matematika siswa SMP di Kecamatan Langke Rembong Besarnya sumbangan sikap siswa pada matematika terhadap pemahaman konsep  matematika siswa adalah  sebesar  20,25% dan sisanya 79,75% ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.                                                                                                     Kata Kunci: sikap pada matematika, pemahaman konsep matematikaAbstract: The research aimed to determine the correlation between attitudes toward mathematics and students’ understanding of mathematical concepts in Langke Rembong District, NTT, Indonesia. This study was correlational research. The population in this study was196 eight grade students of SMPN 4 Langke Rembong. Then, the sample was selected by using the Simple Random Sampling technique and obtained a total sample of 66 students. Data collection techniques were carried out by questionnaire and test. The questionnaire was used to obtain data on student’s attitudes toward mathematics learning. Tests were used to obtain data on students’ understanding of mathematical concepts. Before the data was analyzed by using inferential statistic, the prerequisite analysis test was performed which includes the normality test and linearity test. The test results showed that the data was normally distributed and had linear patterns. After that, Product Moment correlation was used in hypothesis testing.  The results of this study showed that there was a positive and significant correlation between attitudes toward mathematics and the understanding of the mathematical concept of junior high school students in Langke Rembong District. The magnitude of the contribution of students' attitudes toward mathematics to students' understanding of mathematical concepts is 20.25%, and the remaining 79.75% is determined by other factors that did not include in the research.Keywords: attitudes in mathematics, understanding of mathematical concepts
Permainan Interaktif Berkarakter bagi Anak Kelompok Basis Gereja Santu Fransiskus dalam Mengembangkan Kemampuan Konservasi Valeria Suryani Kurnila; Apolonia Hendrice Ramda; Hildegardis Mulu; Eufrasia Jeramat; Ricardus Jundu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3373

Abstract

Konservasi merupakan salah satu realisasi perkembangan anak yang menyatakan bahwa sesuatu tetap konstan/konsisten meskipun ditempatkan dalam berbagai posisi dan permukaan wadah yang berbeda-beda. Hasil Penelitian pada 20 Sekolah Dasar di Kabupaten Manggarai menunjukkan bahwa kemampuan konservasi liquid dan substansi anak-anak usia 6-8 tahun masih sangat rendah. Anak-anak pada usia tersebut masih berada pada tahap operasional konkret. Oleh karena itu, cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah permainan. Permainan yang digunakan bersifat interaktif dan berkarakter dengan memanfaatkan permainan yang biasa mereka lakukan sehari-hari misalnya permainan ular tangga dan permainan kartu domino. Permainan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menjadi permainan Interaktif berkarakter. Agar bisa menjangkau anak-anak dari Sekolah Dasar yang bervariasi, maka kegiatan ini dilakukan di salah satu kelompok Basis Gereja, yaitu KBG Santu Fransiskus. KBG ini berada dalam sebuah Paroki yang biasanya melakukan kegiatan keagamaan. Sehingga kegiatan Permainan Interaktif berkarakter dilakukan secara terintegrasi dengan kegiatan keagamaan seperti renungan kitab suci, belajar lagu rohani dan doa bersama. Kegiatan dengan menggunakan permainan ini tidak hanya untuk anak usia 6-8 tahun, tapi juga untuk yang berusia 9 tahun. Kemampuan konservasi yang ingin ditingkatkan pun tidak hanya liquid dan substansi, tapi juga pada kemampuan konservasi panjang.
PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK USIA DINI SELAMA PANDEMI COVID-19 MELALUI PERMAINAN KONSERVASI MATEMATIKA Valeria Suryani Kurnila; Hildegardis Mulu; Viviana Murni; Sebastianus Fedi; Eufrasia Jeramat; Bedilius Gunur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 6 (2020): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.703 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v4i6.2718

Abstract

Abstrak: Kegiatan  pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada tahun 2019 di Kelompok Basis Gereja Santu Fransiskus Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan konservasi matematika yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konservasi bilangan bagi anak usia dini yang berusia 4-5 tahun. Kemampuan konservasi adalah salah satu tahap perkembangan anak yang menyatakan sesuatu (suatu objek) tetap konstan meskipun ditempatkan dalam berbagai posisi yang berbeda. Permainan konservasi matematika bagi anak usia 4-5 tahun di prioritaskan pada konservasi bilangan, sebagai salah satu hal  penting saat mereka mengenal bilangan. Kegiatan pengabdian dilakukan saat pandemi COVID 19 sedang melanda seluruh dunia melalui tahapan observasi, perencanaan, tindakan dan evaluasi. Sehingga pelaksanaannya dilakukan dengan kunjungan rumah dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan ini dilakukan selama 3 bulan. Berdasarkan hasil kegiatan, kemampuan konservasi bilangan anak usia 4-5 tahun meningkat, yang ditunjukkan oleh semakin meningkatnya jumlah konserver setelah kegiatan tersebut dilaksanakan.Abstract: This community service activity was a follow-up of the activities that had been conducted in 2019 at Kelompok Basis Gereja Santu Fransiskus. The activity was  carried out in the form of a mathematical conservation game that aimed to improve the ability to conserve numbers for young children aged 4-5 years. The ability of conservation is one of children's development stage which indicates that something (an object) remains constant even though placed in a variety of different positions. The mathematics conservation games for children aged 4-5 years were prioritised on conservation of numbers, as one of the important things when they recognise numbers. The community service activities were done during the COVID 19 pandemic through the stages of observation, planning, action and evaluation, so the activities were conducted with a home visit method and under strict health protocols. This program was conducted for 3 months. Based on the results of the activity, the conservation ability of numbers of children aged 4-5 years increased, which is indicated by the increasing number of concervers after the activity was carried out.
Mathematics anxiety maneuver in the process of creative thinking: A review of students in explaining the proving in front of the class Kristianus Viktor Pantaleon; Marselus Ruben Payong; Fransiskus Nendi; Emilianus Jehadus; Valeria Suryani Kurnila
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v6i1.918

Abstract

This qualitative research aims to reveal in depth the intervention of mathematical anxiety in creative thinking when the subject explains the questions of proof in front of the class. The research subjects were two prospective mathematics teacher students, one was a student with a high level of mathematics anxiety (CT) while the other was a student with a low level of mathematics anxiety (CR), but both subjects had equal mathematical abilities. Data were analyzed qualitatively through five stages: data analysis, data validity checking, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that both subjects can produce unique (original) ways of solving problems, but CR is more smooth, detailed, and flexible in thinking. In addition, this study also found that CR is not careful in thinking so that she makes small mistakes that are not intentional.
Implementasi Kurikulum 2013 pada Standar Isi Buku Teks Matematika Kelas VIII Apolonia Hendrice Ramda; Valeria Suryani Kurnila; Ricardus Jundu
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 2 No 2 (2018): JEP: Jurnal Eksakta Pendidikan
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jep/vol2-iss2/231

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesesuaian buku teks Kemendikbud Matematika kelas VIII edisi revisi 2017 dengan Kurikulum 2013 dilihat dari Standar Isi yang meliputi aspek cakupan materi, Kompetisi Dasar, keluasan materi, kedalaman materi, dan keakuratan materi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis konten. Objek penelitian ini adalah materi buku yang terdapat dalam buku teks Matematika SMP kelas VIII edisi revisi 2017 yang diterbitkan oleh Puskurbuk. Data dianalisis dengan menggunakan instrumen yang telah divalidasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pendefinisian unit, penentuan sampel, pencatatan, pereduksian data, penarikan kesimpulan, dan penarasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian materi dalam buku dengan Standar Isi pada Kurikulum 2013 dilihat dari cakupan materi adalah sebesar 100%, Kesesuaian KD dalam buku dengan KD pada Kurikulum 2013 adalah sebesar 100%. Kesesuaian keluasan materi dalam buku dengan keluasan materi dalam Kurikulum 2013 adalah sebesar 98%. Tidak terdapat bahasan materi beserta contoh yang berkaitan dengan cara menentukan kuartil data ganda pada pokok bahasan Statistika. Kesesuaian kedalaman materi dalam buku dengan kedalaman materi dalam Kurikulum 2013 adalah sebesar 100%. Sedangkan keakuratan materi dalam buku adalah sebesar 88%. Terdapat beberapa ketidakakuratan materi dalam buku, seperti ketidaksesuaian contoh yang berkaitan dengan fungsi dan bukan fungsi, kesalahan operasi aljabar pada alternatif penyelesaian masalah dari contoh soal relasi dan fungsi, ketidakakuratan dalam penulisan persamaan pada alternatif jawaban pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, ketidakakuratan Pengertian lingkaran dan Statistika, dan ketidaksesuaian dalam penyajian contoh Prisma segidelapan. Hal ini kurang sesuai dengan implementasi Kurikulum 2013 yang terdapat dalam buku tersebut.
Peningkatan Kemampuan Literasi Matematika Melalui Pendekatan Problem Based Learning Bermuatan Penilaian Portofolio Valeria Suryani Kurnila; Margaretha Badus; Eufrasia Jeramat; Gabariela Purnama Ningsi
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi EULER: Volume 10 Issue 1 June 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/euler.v10i1.13963

Abstract

Currently, the government is aggressively optimizing students' literacy skills, including mathematical literacy skills. Today's problem is that the dominant students still have low mathematical literacy skills. Therefore, one solution is to apply a Problem Based Learning (PBL) model based on portfolio assessment. This study aims to determine the difference between students' mathematical literacy skills taught using the PBL learning model about portfolios and students' mathematical literacy skills using the direct learning model. Quasi-experimentation is the type of research using the Posttest Only Control Group Design. The population of the study was the seventh-grade students of SMPN 2 Cibal, who found 96 people spread over 3 classes. Samples were taken from the population in a randomized manner so that 32 students of class VIIC were obtained as the experimental group and 32 students of class VIIA as the control group. Data was collected from description testing and also equipped with student portfolio assessment results. The results of data analysis showed that the literacy skills of students who were taught using the PBL learning model showed a better portfolio than the literacy skills of students who used the direct learning model.
PERMAINAN MATEMATIKA BERBASIS KARAKTER SEBAGAI PENDEKATAN PEMBELAJARAN GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR Valeria Suryani Kurnila
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.729 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan media permainan matematika berbasis karakter terhadap prestasi belajar siswa SD. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Untuk mengetahui keefektifan permainan matematika berbasis karakter terhadap prestasi belajar siswa dianalisis dengan menggunakan uji one sample t test, dengan melakukan terlebih dahulu Uji normalitas yang digunakan adalah uji Skewness, lalu dilakukan uji homogenitas dengan menggunakan Levene Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Permainan Matematika berbasis Karakter efektif terhadap prestasi belajar matematika siswa SD.
Analysis of Translation Understanding from Verbal to Visual on Trigonometry Concept Silfanus Jelatu; Valeria Suryani Kurnila
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 9, No 3 (2019): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v9i3.3663

Abstract

Constructing representations in the form of visualization can help students connect with problem situations and facilitate students' ability to communicate their understanding of the problem. This implies the ability to translate mathematical concepts. This research is a descriptive study that aims to describe the ability to translate trigonometric ideas from verbal forms to visual forms of students. This research was conducted at mathematics education of STKIP Santu Paulus Ruteng which involved 75 first-level students as a sample. The results of this study indicate that the students’ at the mathematics education department of STKIP Santu Paulus Ruteng, especially in the new semester, were mostly still capable of teaching the translation of trigonometric concepts from verbal to visual forms, some of which were at the PU level with a percentage of 35.2%. In the second level, 30.6% is in the PUSM, SU category, 17.6%, NU is 13.8% and SM is 2.8%. The results of this research can be used as references for high school teachers to find out their graduation profile in terms of translational skills and also input for lecturers to be able to adjust the lecture process based on the characteristics that have been produced