Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Paradigma Pedagogi Reflektif yang Dikombinasikan Dengan Flipped Classroom dalam Kelas Aljabar Linear Gabariela Purnama Ningsi; Emilianus Jehadus; Silfanus Jelatu; Valeria Suryani Kurnila; Lana Sugiarti; Apolonia Hendrice Ramda
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.826 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v6i3.6371

Abstract

Abstrak. Pendekaatan paradigma pedagogi reflektif adalah suatu prosedur pembelajaran yang di dalamnya terdapat interaksi antara mahasiswa dengan materi yang dipelajarinya yang damping oleh dosen sebagai fasilitator. Perancangan proses pembelajaran dilakukan sedemikian rupa sehingga mahasiswa menjadi pusat proses belajar dan dituntut untuk menemukan diri dalam kesadarannya untuk menggali pengetahuan serta nilai dengan penuh tanggungjawab. Penelitian ini, bertujuan untuk mendeskripsikan bahwa Paradigma Pedagodi Reflektif (PPR) yang dikombinasikan dengan Flipped Clasroom sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran, khususnya di tengah masa pandemic. Subjek penelitian untuk masing-masing kelas kontrol dan eksperimen berjumlah 19 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes tertulis dengan soal uraian berjumlah 5 nomor. Soal terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi mahasiswa yang diajarkan dengan menerapkan PPR yang dikombinasikan dengan Flipped Clasroom dengan mahasiswa yang diajarkan dengan metode konvensional. Sehingga berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan PPR yang dikombinasikan dengan Flipped Clasroom terhadap prestasi belajar mahasiswa. Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan agar para pengajar dapat menerapkan paradigma pedagogi reflektif yang dikombinasikan dengan flippedclassroom dalam kegiatan pembelajaran.Kata Kunci: Flipped Clasroom, Model Pembelajaran, Pedagodi Reflektif.
TRANSFORMASI ASESMEN DI SMA: MEMPERKUAT LITERASI SAINS DAN LINGKUNGAN UNTUK SISWA KELAS X Jeramat, Eufrasia; Ningsi, Gabariela Purnama; Raga, Polikarpus; Kurnila, Valeria Suryani
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v11i1.19696

Abstract

school students related to increasing awareness and concern for science and the environment in Ecosystem Materials. This type of research is research and development with a 4-D development model. Research subjects consisted of 40 class X students and validators consisted of 3 lecturers and 1 teacher. The research instruments used were validation sheets. Research data types are qualitative and quantitative data. The research shows that the scientific literacy-based assessment instrument is very valid logically with a percentage of 95.52% and the environmental literacy-based instrument with a percentage of 90.64% is very valid. Empirically, with a range of 0.35-0.75 for multiple choice questions, a range of 0.42-0.80 for essays. The results of the practicality assessment by teachers for instruments based on scientific literacy were 95.16% and environmental literacy was 96%. Meanwhile, instruments based on scientific literacy by students are 95.5% and environmental literacy is 94.25%. High reliability results with a range of 0.75% for multiple choice questions and description questions with very high reliability with a range of 0.88% Based on the research results, it can be concluded that the assessment instruments based on scientific literacy and environmental literacy on Ecosystem X material can be said to be suitable for use in the learning process. Suggestions that can be made are that teachers can develop assessment instruments in other materials to be able to optimize learning and develop innovative assessments that can increase students' understanding, motivate them to take action, and lead to a more caring attitude towards science and the environment. The implication of this research is the importance of a holistic, student-centered assessment approach in educating a generation that has high awareness and concern for science and environmental issues.