Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Diseminasi teknologi penambahan suplemen pakan pada ikan gurami (Osphronemus gouramy) untuk peningkatan kesejahteraan petani ikan Grandiosa, Roffi; Rosidah, Rosidah; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.13861

Abstract

Praktek budidaya perikanan di Kabupaten Pangandaran sangat bergantung pada pengetahuan petani untuk mendukung produksi budidaya yang layak. Salah satu kendala utama adalah pengetahuan gizi yang sering menjadi biang keladi rendahnya produksi. Para pembudidaya budidaya di Desa Kertayasa yang tergabung dalam Kelompok Kawungsari cukup mapan di Pangandaran karena dikenal dengan budidaya ikan gurami (Osphronemus gouramy). Namun, pengetahuan pengayaan pakan dalam hal budidaya ikan yang sukses belum cukup berkembang. Inisiatif untuk menginformasikan dan mengarahkan petani tentang pengetahuan pengayaan pakan telah membawa hasil positif dimana petani sekarang cukup sadar akan faktor-faktor penting kualitas pakan seperti rasio konversi pakan, pengaruh pakan terhadap pertumbuhan dan inovasi pakan untuk mendukung produksi. ikan. Metode penyampaian materi dilakukan dengan presentasi, pelatihan dan simulasi, serta tanya-jawab dengan peserta yang bertujuan untuk mengetahui dan memberikan solusi atas kendala-kendala peserta dalam melakukan analisis data di bidang budidaya. Selanjutnya, pengetahuan tentang nutrisi pakan harus diberikan berulang kali dengan peningkatan panduan praktis dalam praktik nutrisi. Oleh karena itu keberhasilan budidaya di daerah pedesaan bergantung pada pengetahuan praktik terbaik untuk memberdayakan masyarakat berkembang.
Upaya kegiatan kuliah kerja nyata integratif mendorong motivasi petani ikan dalam peningkatan produksi ikan air tawar Grandiosa, Roffi; Rosidah, Rosidah; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19400

Abstract

Pembudidaya ikan di Desa Cintaratu yang tergabung dalam Kelompok Kaliwungu Rahayu di Pangandaran dikenal dengan budidaya ikan Tilapia, Mas dan Nilem. Kelompok budidaya ini disertifikasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, namun pengembangan budidaya ikan tergantung pada pengetahuan pembudidaya karena produksi di daerah setempat masih  belum efektif. KKN atau yang dikenal dengan Kuliah Kerja Nyata Universitas Padjadjaran telah membawa hasil positif dimana dosen bersama mahasiswa dan petani belajar bersama mengenai topik inovasi pakan dalam budidaya seperti aplikasi herbal dan probiotik melalui metoda Participatory Action Research Method. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa 100% petani ikan responden merasakan kegiatan pengabdian ilmiah memberikan manfaat terhadap peningkatan produksi dan peningkatan ilmu pengetahuan. Sekarang para pembudidaya menyadari faktor-faktor penting dari inovasi kualitas pakan ini yang berdampak nyata langsung pada turunnya rasio konversi pakan, meningkatnya pertumbuhan, meningkatnya pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan, membaiknya kesehatan dan produksi ikan. Pengetahuan praktik terbaik untuk mengimplementasikan kemajuan teknologi dalam budidaya sangat penting untuk memberdayakan budidaya ikan di daerah pedesaan.
Intensity and Prevalence Trichodina sp. on Tilapia Fish Seeds (Oreochromis niloticus) at the Jatiwangi Cultivation Pond, Majalengka Erna Nurhasanah; Mulyani, Yuniar; Zidni, Irfan; Grandiosa, Roffi
Grouper Vol. 16 No. 1 (2025): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v16i1.276

Abstract

The aim of this research is to determine the intensity and prevalence values ​​of Trichodina sp., using the scrapping method. Time and location of research from May to June 2024 at the Aquaculture Laboratory of the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Universitas Padjadjaran and the Parasitology Laboratory at the Cirebon Marine and Fishery Products Quality Control and Supervision Agency (BPPMHKP). Exploratory-descriptive research method. Morphological identification using random sampling is identified microscopically. The results of the research obtained an intensity value of 31.8 individuals/head. Meanwhile, the prevalence value was 79.16%. There are 5 species of Trichodina sp. found were Trichodina acuta, Trichodina heterodentata, Trichodina nobilis, Trichodina reticulata, and Trichodina nigra.
PENGARUH PREBIOTIK BERBASIS LIMBAH UDANG DALAM PAKAN BUATAN UNTUK MEMACU PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Permatasari, Dewi Intan; Haetami, Kiki; Maulina, Ine; Grandiosa, Roffi; Abun, Abun
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.96 KB) | DOI: 10.29406/jr.v10i2.4228

Abstract

Produksi budidaya benih ikan nila merah dipengaruhi ketersediaan pakan yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi benih ikan nila merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari prebiotik berbasis limbah udang dan menentukan dosis optimum sebagai bahan tambahan dalam formulasi pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan. Percobaan pemberian pakan dengan penambahan prebiotik berbasis limbah udang meliputi A (0%), B (1%), C (2%), dan D (3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pemberian prebiotik berbasis limbah udang pada pakan buatan berpengaruh sangat nyata terhadap laju pertumbuhan harian namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila merah. Perlakuan C dengan penambahan prebiotik berbasis limbah udang dosis (2%) 2g/100 gram pakan memberikan hasil tertinggi dengan peningkatan laju pertumbuhan harian dengan sebesar 1,23% dan nilai kelangsungan hidup benih ikan nila merah menjadi 92,5%
Growth Performance and Health Status of Giant Gouramy (Osphronemus gouramy Lac.) Seed Feeded With A Combination of Chitosan and Probiotic Supplements (Sinbiotic) Novian, Fitram; Grandiosa, Roffi; Rosidah, Dra; Pratiwi, Dian Yuni
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.854 KB) | DOI: 10.29406/jr.v11i1.4754

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the optimum level of addition of chitosan to the feed to increase the growth rate and daily feed consumption of giant gouramy. The method used in this research is an experimental method using a completely randomized design (CRD), which consists of five treatments and four replications. The treatments used were (A) giving 2.5 g/kg chitosan and 5 g/kg probiotics, (B) 5 g/kg chitosan and 5 g/kg probiotics, (C) 7 chitosan, 5 g/kg and 5 g/kg probiotics, (D) 10 g/kg chitosan and 5 g/kg probiotics, (E) without chitosan and probiotics (control). The test fish used were giant gouramy with a length of 7-9 cm and a weight of 7-9 g. The container used was hapa measuring 1 x 1 x 1 m3 as many as 20 pieces with a density of 20 fish for each treatment and 42 days of maintenance. The amount of feed given was 5% of the fish biomass. Data from observations of length and weight were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) with a 95% confidence level, if there was a significant difference, Duncan's multiple distance test was performed. The results showed that synbiotics administration of 7.5 g/kg chitosan and 5 g/kg probiotics on feed gave the best results with the highest absolute length growth of 4,48 ± 0,3 cm, the highest absolute weight growth of 24,03 ± 3,1 g, the highest daily growth rate of 57,20 ± 7,3 %, feed conversion ratio the lowest was 1.6 ± 0,3 and the highest survival was 98,8 ± 3,2 % in giant gouramy. Keywords: giant gouramy, synbiotic, growth,chitosan,probiotic
PENGARUH KOMBINASI PROBIOTIK DAN TEPUNG PISANG (Musa sp.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Hulu, Beni Putra Alva Ivano; Rostika, Rita; Grandiosa, Roffi; Iskandar, Iskandar
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.982 KB) | DOI: 10.29406/jr.v11i1.4758

Abstract

Kombinasi probiotik dan tepung pisang merupakan bahan tambahan pakan yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar optimum penambahan kombinasi tepung pisang dan probiotik pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022 – Mei 2022 di Kawasan Perikanan Darat Ciparanje Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah A kontrol (tanpa tepung pisang dan probiotik), B (tepung pisang 2,5 g/kg dan probiotik 10 g/kg), C (tepung pisang 5 g/kg dan probiotik 10 g/kg), D (tepung pisang 7,5 g/kg dan probiotik 10 g/kg), E (tepung pisang 10 g/kg dan probiotik 10 g/kg). Ikan yang digunakan adalah benih ikan nila. Wadah pemeliharaan yang digunakan adalah hapa berukuran 1 m3 sebanyak 15 buah dengan kepadatan 20 ekor ikan tiap perlakuan dan lama pemeliharaan selama 40 hari. Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3% dari biomassa ikan. Data hasil pengamatan panjang dan bobot dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%, apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan kadar optimum penambahan kombinasi tepung pisang dan probiotik pada pakan yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila berada pada perlakuan tepung pisang 7,5 g/kg pakan dan probiotik 10 g/kg pakan.
KOMBINASI KITOSAN DAN TEPUNG PISANG SEBAGAI SUPLEMEN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GURAME (Osphronemus gouramy) Grandiosa, Roffi; Febrianti, Dind Ayu; Iskandar, Iskandar; Rosidah, Rosidah
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v11i2.4815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar optimum penambahan kitosan pada pakan terhadap peningkatan laju pertumbuhan ikan gurame. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang tediri dari lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah (A) tanpa pemberian kitosan dan tepung pisang (kontrol), (B) pemberian kitosan sebesar 7,5 g/kg dan tepung pisang sebesar 5 g/kg, (C) pemberian kitosan sebesar 7,5 g/kg dan tepung pisang sebesar 10 g/kg, (D) pemberian kitosan sebesar 7,5 g/kg dan tepung pisang sebesar 15 g/kg, (E) pemberian kitosan sebesar 7,5 g/kg dan tepung pisang sebesar 20 g/kg. Ikan uji yang digunakan adalah ikan gurame dengan ukuran panjang 4 – 6 cm dan bobot 2 – 4 g. Wadah yang digunakan adalah hapa berukuran 1 x 1 x 1 m3 sebanyak 15 buah dengan kepadatan 15 ekor ikan tiap perlakuan dan lama pemeliharaan selama 42 hari. Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3% dari biomassa ikan. Data hasil pengamatan panjang dan bobot dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%, apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji jarak berganda Tukey. Hasil riset menunjukkan pemberian kitosan sebesar 7,5 g/kg pakan memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan panjang mutlak tertinggi sebesar 2,23 cm, pertumbuhan bobot mutlak tertinggi sebesar 1,93 g, laju pertumbuhan harian tertinggi sebesar 5,46%, rasio konversi pakan terendah sebesar 1,10 dan kelangsungan hidup tertinggi sebesar 93,3% pada ikan gurame.
ANALYSIS OF GROWTH PERFORMANCE AND FEED EFFICIENCY OF GIANT GOURAMY (Osphronemus gouramy) THROUGH THE ADDITION OF CHITOSAN AND PROBIOTICS Khayrurraja, Ayja; Grandiosa, Roffi; Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty; Iskandar, Iskandar
AQUASAINS Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v12i1.p1401-1412

Abstract

The purpose of this study was to determine the optimum level of addition of chitosan and probiotics in feed to increase the growth rate and daily feed consumption of giant gouramy  (Osphronemus gouramy). The method used in this research is an experimental method of completely randomized design (CRD), which consists of five treatments and three replications. The treatments used were (A) without giving chitosan and probiotics (control), (B) giving chitosan at 7.5 g/kg feed and probiotics at 10 ml/kg feed, (C) giving chitosan at 7.5 g /kg feed and probiotics at 15 ml/kg feed, (D) chitosan at 7.5 g/kg feed and probiotics at 20 ml/kg feed, (E) chitosan at 7.5 g/kg feed and probiotics of 25 ml/kg feed. The parameters measured were absolute length absolute weight, specific growth rate, feed utilization efficiency ratio (EPP), survival rate, and water quality. Data were analyzed using the Anova test at the 5% level. The results showed that the addition of different concentrations of chitosan and probiotics to commercial feeds could affect growth, and EPP but did not affect the survival rate of giant gouramy. The results obtained during the study showed that treatment C with the addition of chitosan of 7.5 g/kg of feed and probiotics of 15 ml/kg of feed resulted in the highest absolute length growth of 4.87 cm, the highest absolute weight growth of 19,35 g, the highest daily growth rate was 46,08%, the feed efficiency was 91,5% and survival rate was 97,78%. Whereas in terms of the effectiveness of treatment B with the addition of chitosan 7.5 g/kg of feed and less probiotics, namely as much as 10 ml/kg of feed, the treatment was as good as treatment C.
THE EFFECT OF LAMTORO LEAF FLOUR (Leucaena leucocephala) IN FEED ON THE GROWTH OF TILAPIA (Oreochromis niloticus) Mukaromah, Fadilatul; Haetami, Kiki; Andhikawati, Aulia; Grandiosa, Roffi
AQUASAINS Vol. 12 No. 2 (2024): March 2024
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v12i2.p1441-1450

Abstract

Tilapia is favored for its rapid growth and adaptability to diverse aquatic environments, making it a widely cultivated fish. In fish farming activities, feed provides the largest contribution to the total production cost. So that farmers must use alternative feed to reduce feed costs. One alternative feed for tilapia that is easy to obtain, affordable and sustainably available is lamtoro leaves. The aim of this research was to determine the effect of adding lamtoro leaf flour to feed at different concentrations on the growth of tilapia (O. niloticus). The average weight of tilapia at the beginning of the study was 5,7 grams. This research was conducted for 40 days starting in May until June 2023, taking place in Kertayasa Village, Cijulang District, Pangandaran Regency. The method used in this research was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely treatment A: 100% commercial feed (control), treatment B: commercial feed + 5% lamtoro leaf flour, treatment C: commercial feed + 10% lamtoro leaf meal, and treatment D: commercial feed + 15% lamtoro leaf meal. Parameters observed included daily growth rate (SGR), absolute length growth, and water quality. The results indicated a significant effect (P<0.05) on the daily growth rate (SGR) by incorporating lamtoro leaf flour into the feed. The highest treatment, observed in treatment C at 50%/day, resulted in the maximum absolute length growth of 4.63 cm. The water quality parameters during the study were in the proper range for the life of tilapia (O. niloticus).  Providing lamtoro leaf flour in feed does not have a negative effect on growth and water quality. Keywords: Tilapia fish, lamtoro leaf meal, growth.