Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Praktik Komunikasi Inklusif Influencer Disabilitas di Instagram: Studi Kasus Akun @Jenniferrnatalie Fera Tri Susilawaty; La Ode Herman Halika; Sartika Sari Wardanhi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.423

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi inklusif oleh influencer disabilitas Indonesia melalui studi kasus akun Instagram @jenniferrnatalie. Teori komunikasi inklusif, representasi media, dan aktivisme digital digunakan sebagai landasan teoritis untuk menjelaskan bagaimana media sosial menjadi ruang partisipatif bagi penyandang disabilitas, khususnya komunitas Tuli. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, menganalisis 18 konten yang dipublikasikan antara November 2024 hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jennifer Natalie secara konsisten menggunakan simbol aksesibilitas seperti bahasa isyarat, caption, dan visual inklusif dalam kontennya. Narasi advokasi dan edukasi menjadi tema dominan, dengan pendekatan yang personal dan representatif. Respons audiens terhadap konten tersebut umumnya positif dan menunjukkan interaksi yang cukup aktif, terutama pada konten bertema keluarga dan pengalaman pribadi. Temuan ini mengindikasikan bahwa media sosial dapat berfungsi sebagai medium komunikasi inklusif yang efektif serta ruang pemberdayaan dan representasi diri penyandang disabilitas. Studi ini memperkuat pentingnya strategi komunikasi yang berbasis aksesibilitas dan inklusivitas dalam membangun kesadaran serta mendobrak stereotip tentang disabilitas. Kata kunci: Aksesibilitas; Disabilitas; Influencer; Instagram; Komunikasi Inklusif
MENGOPTIMALKAN KAMPANYE SOSIAL DIGITAL MELALUI MEDIA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI KALANGAN MILENIAL DESA TAPULAGA Sirajudddin; Muh. Rajab; La Ode Herman; Dian Trianita Lestari; La Taya; Harnina Ridwan
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Community Dedication
Publisher : Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of digital social campaigns through online media in increasing environmental awareness and behavior among millennials. Using a mixed approach (quantitative and qualitative), the study evaluates the relationship between content type, frequency of interaction, and platform selection with audience engagement and understanding of environmental issues. The results indicate that creative and interactive content, such as short videos, infographics, and educational quizzes, can motivate millennials to actively participate in campaigns and adopt environmentally friendly behaviors. Popular social media platforms such as TikTok, Instagram, and WhatsApp have proven effective in reaching and increasing audience engagement, with TikTok ranking highest in terms of engagement. Digital social campaigns not only disseminate information but also foster two-way communication that strengthens the internalization of environmental values ​​and supports sustainable attitudinal change. A structured communication strategy, prioritizing creative content and utilizing modern technology, is key to success in achieving sustainability goals. This study emphasizes the importance of optimal digital campaigns as innovative educational tools to mobilize millennial participation in environmental preservation.
Pemanfaatan Media Tiktok sebagai Sarana Proses Pembelajaran pada Siswa Menengah Pertama Negeri 11 Kendari La Ode Muh Umran; La Ode Herman; La Iba La Iba; Joko Joko; Muhammad Rajab; Mohammad Ricky Ramadhan Rasyid
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5243/kongga.v1i2.17

Abstract

Artikel ini membahas pemanfaatan media TikTok sebagai sarana pembelajaran pada siswa SMP Negeri 11 Kendari. Dengan tema "Siswa Pintar Yuk Manfaatkan TikTok dalam Proses Pembelajaran," kegiatan sosialisasi berlangsung selama 4 jam dan melibatkan siswa kelas VII. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, perizinan, sosialisasi materi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan positif pada pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengelola konten dan memahami proses pembelajaran dengan TikTok. Aplikasi TikTok, Keterampilan yang dilatih melibatkan berbicara, literasi, dan kreativitas. TikTok memungkinkan siswa merekam suara, video, menambahkan suara latar, dan melakukan kolaborasi dengan pengguna lain. Kegiatan dilengkapi dengan evaluasi langsung setelah penyampaian materi. Gambaran fitur-fitur TikTok membuktikan bahwa aplikasi ini memenuhi kebutuhan belajar dan menarik minat siswa. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa TikTok dapat dijadikan media pembelajaran yang baik, memenuhi kriteria interaktif dan menarik, Dengan demikian, hasil kegiatan pengabdian ini memberikan gambaran positif terkait potensi dan manfaat TikTok sebagai sarana pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik generasi milenial.
Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Michat sebagai Media Komunikasi Efektif melalui Fitur People Nearby La Ode Herman; La Ode Muh. Umran; La Iba La Iba; Joko Joko; Muhammad Rajab; Mohammad Ricky Ramadhan Rasyid
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v1i2.20

Abstract

Berbicara tentang proses komunikasi, perlu kita ketahui bersama bahwa komunikasi yang efektif ialah komunikasi yang melibatkan pertemuan secara tatap muka atau yang biasa disebut dengan komunikasi langsung. Dengan melakukan komunikasi langsung dengan lawan bicara, efek atau umpan balik bisa didapatkan secara real-time atau langsung pada saat itu juga. Permasalahan yang sering dialami adalah ketika mahasiswa yang sedang melakukan tugas perkuliahan yang melibatkan informan di daerah sekitar menjadi terhambat karena tidak ada media yang pas untuk mendapatkan informan. Selain itu, masih banyak orang yang menganggap MiChat sebagai aplikasi yang bermuatan negatif, padahal fitur yang disediakan bisa membawa kita pada hal-hal positif. Solusi yang ditawarkan dari permasalahan tersebut adalah mengedukasi peserta sosialisasi tentang bagaimana cara bijak menggunakan aplikasi MiChat dengan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia. Tujuan tersebut dilaksanakan dengan metode sosialisasi serta pendampingan kepada para peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menguasai salah satu bentuk perkembangan teknologi.
Bimbingan Teknis Pengenalan Internet Sehat Sebagai Upaya Menuju Masyarakat Berkemajuan Muhammad Yusuf; Asriani Asriani; La Ode Herman; La ode Agus Said; Muh. Rijal; La Manguntara; Aminuddin Aminuddin; Niniek Endang; La Bilu
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v2i1.30

Abstract

Pelatihan pengenalan internet sehat bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Lamokato, Kabupaten Kolaka adalah sebuah inisiatif untuk meningkatkan literasi digital di komunitas tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat sesi pelatihan yang mencakup berbagai topik, seperti penggunaan media sosial dengan bijak, menjaga privasi dan keamanan data pribadi, serta mendapatkan informasi kesehatan yang akurat. Pendekatan partisipatif diterapkan dalam pelatihan ini untuk memastikan keterlibatan aktif peserta. Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital para peserta, dengan 60% dari mereka menilai pelatihan ini cukup baik. Mayoritas peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan internet secara positif dan aman. Pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi komunitas, membantu ibu-ibu PKK menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penggunaan internet yang sehat dan aman.
Penggunaan Media Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Pemasaran UMKM di Era Digital 4.0 La Ode Herman; Fera Tri Susilawaty; Asrul Jaya; Saidin Saidin; Moh. Ricky Ramadhan
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v3i1.47

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMP Negeri 17 Kendari mengenai pentingnya peran UMKM dalam perekonomian lokal dan potensi WhatsApp sebagai media komunikasi pemasaran di era digital 4.0. Melalui pendekatan edukatif partisipatif, siswa dibekali dengan materi tentang strategi digital marketing, fitur-fitur WhatsApp Business, dan praktik pembuatan konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa-siswi mengalami peningkatan literasi digital dan minat terhadap kewirausahaan. Permainan reflektif serta sesi diskusi juga mendukung keterlibatan aktif dan pemahaman mendalam peserta. Kendala teknis seperti keterbatasan akses internet menjadi tantangan, namun tidak mengurangi efektivitas kegiatan secara keseluruhan. Sosialisasi ini diharapkan menjadi model edukasi yang berkelanjutan dalam memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mendukung UMKM lokal berbasis teknologi digital.