Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IDENTIFIKASI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI WILAYAH KELURAHAN PARIT MAYOR KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Zakaria, Muhammad; Gunawan, Joni; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2484

Abstract

Meningkatnya kebutuhan dan persaingan dalam penggunaan lahan baik untuk keperluan produksi pertanian maupun untuk keperluan lainnya memerlukan pemikiran yang seksama dalam mengambil keputusan pemanfaatan yang paling menguntungkan dari sumber daya lahan terbatas. Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah suatu sistem informasi berbasis pemetaan dan geografi; yang merupakan sebuah alat bantu manajemen untuk memperoleh informasi dengan bantuan komputer yang berkaitan erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu peristiwa yang terjadi di muka bumi. Lahan yang digunakan tanpa memperhatikan kemampuannya akan menimbulkan perubahan dan permasalahan pada lahan tersebut, misalnya tanah longsor, banjir, kekeringan dan kerusakan-kerusakan lahan pertanian serta penurunan prodiktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan di Kelurahan Parit Mayor Kecamatan Pontianak Timur yang terjadi selama ± 9 tahun terakhir antara tahun 2004 s/d tahun 2012 dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Daerah penelitian terdapat di Wilayah Kelurahan Parit Mayor Kecamatan Pontianak Timur seluas 202,98 Ha Kata Kunci : SIG, Penggunaan Lahan
Identifikasi Sifat Kimia dan Status Kesuburan Tanah Untuk Tanaman Padi Pada Sawah Pasang Surut Di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. SAPUTRO, AGUS; Nusantara, Rossie Widia; Gunawan, Joni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara N, P dan K di lokasi penelitian serta berapa rekomendasi pemupukan yang sesuai untuk lahan sawah pasang surut di lokasi penelitian. Penelitian dilakukan di desa Sungai Dungun tepatnya di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah, dengan luas lahan 25 ha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Variabel pengamatan meliputi: kedalaman muka air tanah, uji pirit, tinggi genagan, pH lapangan, pH, N-total, P-tersedia, P-total, K-tertukar, K-total, C-organik, Kapasitas Tukar Kation, Kejenuhan Basa, kejenuhan al, bobot isi dan perhitungan kebutuhan pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muka air tanah tergolong dangkal sampai dalam antara 4 cm "“ 20 cm, pengujian pirit pada kondisi yang tidak berbahaya karena hasil pirit di lapangan dalam kondisi berbuih lambat dan tidak berbau, pH tergolong agak masam 4,83, N-total tergolong rendah yaitu 0,18%, P-tersedia tergolong tinggi yaitu 26,65 ppm, K-tertukar tergolong rendah yaitu 0,20 cmol (+) kg-1, C-organik tergolong rendah yaitu 1,54%, Kapasitas tukar kation tergolong rendah yaitu 10,19 cmol (+) kg-1, Kejenuhan basa tergolong sedang 39,23%. Rekomendasi pemupukan pada masing-masing lokasi untuk dosis pupuk urea : lokasi A1 sebesar 190 kg ha-1, lokasi A2 sebesar 199 kg ha-1, lokasi A3 sebesar 192 kg ha-1, lokasi A4 sebesar 184 kg ha-1, lokasi A5 sebesar 198 kg ha-1, untuk dosis pupuk SP-36 : lokasi A1 sebesar 18 kg ha-1, lokasi A2 sebesar 1 kg ha-1, lokasi A3 sebesar 84 kg ha-1, untuk lokasi A4 dan A5 sementara waktu disarankan tidak perlu melakukan pemupukan, untuk dosis pupuk KCL : lokasi A1 sebesar 54 kg ha-1, lokasi A2 sebesar 50 kg ha-1, lokasi A3 sebesar 50 kg ha-1, lokasi A4 sebesar 87 kg ha-1, lokasi A5 sebesar 96 kg ha-1. Kata kunci : Sawah pasang surut, sifat kimia tanah, status kesuburan, rekomendasi pemupukan.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN JAGUNG (Zea Mays) DI DESA PARIT LABAK KECAMATAN KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBU RAYA puladin, arip; gunawan, joni; gafur, sutarman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8908

Abstract

Lahan Gambut di Indonesia tersedia cukup. Di Kalimantan Barat, Lahan Gambut banyak dipergunakan sebagai lahan pertanian terutama untuk pengembangan tanaman Jagung. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman pangan dan pakan strategis dan saat ini produksinya belum mencukupi kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat. Kesesuaian lahan gambut di Desa Parit Labak perlu diteliti sehingga luarannya dapat dipakai untuk menunjang pengembangan tanaman jagung agar dapat berproduksi dengan maksimal sesuai potensinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status kesesuaian beserta mempelajari kendalanya, dan memberikan rekomendasi perbaikannya. Kegiatan evaluasi kesesuaian lahan di lakukan sampai tingkat subgrupdengan menampilkan faktor-faktor pembatas pada SPT 1 dan SPT 2. Faktor-faktor tersebut mengindikasikan bahwa kesesuaian lahan gambut tersebut tidak sesuai untuk selamanya bagi pengembangan tanaman jagung. Faktor- faktor tersebut adalah masalah retensi hara dan kondisi media perakaran. Di ketahui bahwa untuk mengubah status kesesuaian lahan potensialnya menjadi status S3 diperlukan beberpa tingkat perbaikan yang tinggi seperti melakukan pengapuran dan pemupukan serta perbaikan sifat fisik tanah. Kata Kunci: Evaluasi kesesuaian Lahan, lahan gambut, tanaman jagung (Zea Mays).
PENERAPAN PERTANIAN VERTIKULTUR DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS LIMBAH IKAN PADA IBU- IBU NELAYAN DI DUSUN NIRWANA, KECAMATAN SEI KAKAP Krisnohadi, Ari; Gunawan, Joni; YVI, Urai Suci
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v3i1.2969

Abstract

Penerapan Pertanian Vertikultur dan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Ikan bertujuan untuk membentuk suatu Kawasan Rumah Pangan Lestari  yang dapat menunjang Program Ketahanan Pangan dan secara langsung dapat meningkatkan Perekonomian Masyarakat Nelayan di daerah pesisir. Kehidupan masyarakat nelayan yang sebagian besar sebagai nelayan dan mempunyai lahan pekarangan sempit dan selalu terkena intrusi air laut, sehingga tidak subur. Pentingnya sayuran organik untuk kehidupan keluarga masyarakat nelayan menyebabkan transfer teknologi vertikultur yang murah dan mudah ditiru penting dilakukan. Untuk mengatasi permasalahan mitra beberapa solusi teknologi yang ditawarkan adalah transfer teknologi melalui pendampingan, penyuluhan, demplot dan pembuatan pupuk organik cair. Metode ceramah dan diskusi dan aplikasi langsung melalui penerapan teknik budidaya sayuran organik dengan metode vertikultur dilakukan sebagai media alih informasi yang bersifat interaktif dan berlangsung dua arah serta pembuatan pupuk organik cair dengan pemanfaatan limbah ikan. Metode ini merupakan inisiasi program dengan harapan kelompok mitra mempunyai pengetahuan dasar yang baik tentang pengetahuan budidaya tanaman sayuran secara organik. Sasaran peserta IbM adalah Kelompok Usaha (KU) Lina Sederhana yang terdiri dari kelompok wanita nelayan. Luaran yang dihasilkan adalah penerapan paket teknologi budidaya sayuran organik secara vertikultur, produk kemasan sayuran organik yang bernilai ekonomis tinggi dan mempunyai nilai tawar yang tinggi pada pemasarannya, paket pupuk organik yang bisa dibuat secara mandiri oleh kelompok mitra untuk mendukung pertumbuhan sayuran organik yang akan dihasilkan.Kata kunci: limbah ikan, pupuk organik cair, sayuran organik, vertikultur
Evaluasi Kesesuaian Lahan Pasang Surut untuk Tanaman Lada (Piper nigrum Linn.) di Desa Galing Kecamatan Galing Kabupaten Sambas Suriadi, Suriadi; Hazriani, Rini; Gunawan, Joni
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v13i1.80730

Abstract

Land evaluation is an approach for assessing the potential of land resources. Results of the evaluation will give information about land anduse necessary direction, and finally the value of production expectations that can be obtained. This study aims to identify the limiting factors for pepper plants in the Galing village, Galing sub-district, Sambas district. To create a class of actual and potential land suitability. This research was conducted in the village of   the District   Galing Galing Sambas   district,   then   followed   by analysis   of soil samples in the Laboratory of Chemistry and Soil Fertility Faculty of Agriculture Universitas Tanjungpura. The research started from December 2014 until Fabruari 2015. The results showed that there are two units of Soil Map is Sulfic Endoaquents and Typic Sulfaquents.   Actual   land   suitability   on   soil   type   Sulfic   Endoaquents   (SPT   1)   is   the appropriate marginal (S2) with inhibitors to Factor pepper plant is a low pH, nutrient availability, and the depth of the actual land sulfidik. Suitability for pepper plants are S3 nfx. While the actual land suitability on the type of Typic Sulfaquents (SPT 2) inhibiting factor is the low pH, nutrient availability, and the depth of the actual land sulfidik. Suitability for pepper plants are N-x. Recommendations for improvements in SPT 1 and SPT 2 is water regulation, liming and fertilizing N, P, and K with the processing level is medium to high, then the suitability of potential land for pepper plants in SPT 1 to be fit while on SPT 2 appropriate to marginal
EVALUASI KESUBURAN TANAH UNTUK REPLANTING KELAPA SAWIT DI AFDELING I (SATU) PTPN XIII KABUPATEN LANDAK Parulian, Adil Saut; Gunawan, Joni; Arief, Feira Budiarsyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2465

Abstract

Replanting tanaman kelapa sawit merupakan salah satu upaya alternatif untuk mempertahankan kelangsungan perkebunan kelapa sawit. Akan tetapi, penggunaan lahan replanting untuk penanaman sawit dengan bibit baru memiliki beberapa kekurangan, diantaranya adalah tingkat produktivitas lahan serta adanya kemungkinan perubahan struktur tanah akibat penanaman kelapa sawit pada masa sebelumnya. Produktivitas lahan dipengaruhi oleh status hara serta tingkat kesuburan tanah. Oleh karena itu, sebelum dilakukan penanaman kembali pada lahan replanting, perlu diketahui kandungan pH tanah, Nitrogen, Fospor, Kalium, kandungan C-Organik, Kapasitas Tukar Kation dan tingkat Kejenuhan Basa sehingga dapat diketahui status kesuburan tanah pada lahan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode survey lapangan yang dilakukan pada areal perkebunan kelapa sawit Afdeling I PTPN XIII Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak. Sampel diambil dengan metode pengambilan sampel secara zig-zag pada titik yang telah ditentukan pada tiap blok, pengambilan sampel dilakukan pada dua kedalaman yaitu kedalaman 0-30 cm dan kedalaman 30-60 cm. Pengambilan sampel juga dilakukan terhadap dua lahan pembanding yaitu lahan perkebunan pribadi dan kawasan hutan, masing-masing sebanyak 10 titik pada dua kedalaman yang sama. Sampel tanah dari tiap lokasi dikompositkan dan kemudian dianalisa. Analisa tanah dilakukan di laboratorium kimia dan ditentukan statusnya berdasarkan PPT tahun 1983. Dari hasil penelitian diketahui status hara dan tingkat kesuburan tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah sehingga perlu dilakukan upaya-upaya guna meningkatkan status hara dan kesuburan tanah pada lahan tersebut agar dapat digunakan secara maksimal untuk penanaman tanaman kelapa sawit. Kata Kunci : Replanting, Kelapa Sawit, PTPN XIII
STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM DI DAERAH PASANG SURUT DESA PUNGGUR BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Tya, Kresensia Tya; Aspan, Asrifin; Gunawan, Joni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2675

Abstract

KRESENSIA TYA. Studi status hara Nitrogen, Fosfor dan Kalium di areal persawahan pasang surut Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Dibimbing oleh Ir. H. Asrifin Aspan, MS dan. Ir. H. Joni Gunawan, M.Sc. Pemanfaatan lahan pasang surut khususnya untuk tanaman padi yang banyak menghadapi kendala, secara umum memiliki kesuburan yang rendah serta kendala agrofisik yang tinggi dan beragam. Secara garis besar juga memiliki kesuburan yang rendah karena memiliki tingkat kemasaman tanah, dan adanya racun seperti pirit yang dapat berbahaya bila dalam keadaan teroksidasi. Untuk itu perlu diketahui ketiga unsur yang penting seperti Nitrogen, Fosfor Dan Kalium baik dalam bentuk tersedia dan total di tanah. Contoh tanah diambil di areal persawahan pasang surut Desa Punggur Besar yaitu pada dua kedalaman yaitu kedalaman 0-20 cm dan 20-50 cm pada 4 titik pengamatan, dengan 5 kali ulangan pada setiap titik, dan kemudian tanah dikompositkan. Diketahui bahwa pada kedalaman 0-20 cm hasil pengukuran Nitrogen, Fosfor Dan Kalium tersedia serta total tanah lebih tinggi dibandingkan kedalaman 20-50 cm.
Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto, Yulianto; Gunawan, Joni; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.261 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4018

Abstract

Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto (1) Joni Gunawan dan Rini Hazriani (2) (1)Mahasiswa (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada beberapa tipe penggunaan lahan yaitu lahan Karet, Padi, Palawija, Semak belukar dengan metode survey lapangan kemudian dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu yang diperlukan kurang lebih 4 bulan dimulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap penyajian hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang dengan variabel pengamatan yaitu pH, C Organik, N Total, P Tersedia, P Total, K dd, K Total, Ca, Mg, KTK, KB. Upaya untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah dilokasi penelitian maka diambil 8 sampel tanah pada setiap penggunaan lahan kemudian tanah tersebut dikompositkan menjadi 1 sampel tanah selanjutnya dianalisis di Laboratorium. Hasil analisis di Laboratorium menunjukkan beberapa sifat kimia tanah pada lokasi penelitian memiliki kandungan dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Hal ini disebabkan oleh pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam sampai sangat masam. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya rekomendasi pengelolaan berupa pengapuran pada setiap pengguanan lahan dan kapur yang digunakan adalah kapur Dolomit [CaMg(CO3)2] karena daya netralisir dan kandungan Ca dan Mg nya lebih tinggi dibandingkan jenis kapur lainnya. Kapur yang dibutuhkan untuk tanaman karet adalah 1,67 ton Ca(MgCO3)2/ha dan tanaman palawija adalah 1,97 ton Ca(MgCO3)2/ha. Sedangkan kebutuhan pupuk N dalam pupuk Urea untuk tanaman karet 223,18 kg Urea/ha, tanaman padi 237,48 kg Urea/ha, tanaman palawija 283,29 kg Urea/ha. Kebutuhan pupuk P dalam pupuk SP36 untuk tanaman karet 124,17 kg SP36/ha, untuk tanaman padi 57,6 kg SP36/ha, untuk tanaman palawija 127,06 kg SP36/ha. Kebutuhan pupuk K dalam pupuk KCl untuk tanaman karet 196,57 kg KCl/ha, untuk tanaman padi 99,22 kg KCl/ha, untuk tanaman palawija 99,69 kg KCl/ha. Kata Kunci : Kesuburan Tanah, Status Hara, Penggunaan Lahan, Desa Pangkal Baru
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Karet Di Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas Erpiani, Erpiani; Akhmad, Asmahan; Gunawan, Joni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4039

Abstract

Evaluasi lahan merupakan bagian bentang alam yang mencakup pengertian lingkungan termasuk iklim, topografi, bahkan keadaan vegetasi alam. Adapun evaluasi kesesuaian lahan pada hakekatnya berhubungan dengan evaluasi untuk budidaya perkebunan dan pertanian. Lahan yang di evaluasi adalah lahan yang terletak di Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas seluas 60 Ha. Lingkup penelitian ini hanya dibatasi pada aspek kesesuian lahan untuk tanaman karet, Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan dan hasil analisis sifat kimia tanah dilaboratorium di ketahui bahwa tempat penelitian memiliki 2 jenis tanah yaitu tanah mineral dan tanah gambut. Pada SPT 1 memiliki kelas kesesuaian lahan aktual tidak sesuai pada saat ini (N1fx) dengan faktor pembatas pH tanah dan kedalaman sulfidik. Sedangkan kelas kesesuaian lahan potensialnya (S3) sesuai marginal. Pada SPT 2 memiliki kelas kesesuaian lahan aktual ( N1fb) tidak sesuai pada saat ini dengan faktor pembatas pH tanah, bahaya banjir sedangkan kelas kesesuaian lahan potensialnya (S3) sesuai marginal. Kata Kunci: Evaluasi Kesesuaian Lahan tanaman karet.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN NANAS (Ananas Comosus Merr) DAN LIDAH BUAYA (Aloe barbadensis Miller) DI DESA PARIT LABAK KECAMATAN KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBU RAYA Putra, Andre Dwi Nanda; Gunawan, Joni; Asadi, Asadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 1: April 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i1.7490

Abstract

Karakteristik lahan gambut di Desa Parit Labak Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya sangat cocok untuk budidaya tanaman Nanas (Ananas comosus Merr) dan Lidah Buaya (Aloe Bardanensis Milller) . Nanas dan Lidah Buaya adalah tanaman industri yang memilikin peluang dan potensi untuk dikembangkan sebagai suatu komoditas unggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan di lokasi penelitian untuk pengembangan tanaman nanas (Ananas comosus Merr) dan Lidah Buaya (Aloe Bardanensis Milller) beserta kendala dan rekomendasi perbaikannya. Hasil evaluasi kesesuaian lahan sampai tingkat sub group menampilkan faktor-faktor pembatas pada SPT 1 dan SPT 2 yang mengindikasikan perlunya pengelolaan lahan dalam upaya pemanfaatan lahan. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) menyajikan informasi spasial berupa peta kesesuaaian lahan untuk tanaman nanas dan Lidah Buaya serta informasi luas area dari masing-masing satuan peta tanah. Hasil evaluasi lahan menunjukkan terdapat beberapa faktor pembatas pada SPT 1 yaitu ketebalan dan kematangan gambut dan pada SPT 2 ketebalan gambut. Upaya evaluasi kesesuaian lahan perlu didukung dengan pemberian rekomendasi pengelolaan antara lain rekomendasi perbaikan drainase, rekomendasi pengapuran dan rekomendasi pemupukan. Kata Kunci : Nanas Dan Lidah Buaya, Evaluasi kesesuaian lahan, Gambut.