This Author published in this journals
All Journal Zuriat
Murdaningsih H. K.
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemetaan QTL Resistensi Tanaman Jagung terhadap Penyakit Bulai Di Bogor M. Azrai; Murdaningsih H. K.; Neni Rostini; Sugiono Moeljopawiro; D. Ruswandi
Zuriat Vol 13, No 2 (2002)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v13i2.6747

Abstract

Sebagai bagian dari suatu penelitian kolaboratif AMBIONET (Asian Maize Biotechnology Network), Indonesia turut serta dalam kegiatan marker assisted selection (MAS) untuk pemuliaan jagung tahan bulai. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan 146 marka RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphism) yang berasosiasi dengan lokus karakter kuantitatif ketahanan dari 134 populasi genotip RIL (recombinant inbred lines) progeni CML 139 x Ki3. Penelitian dibagi atas dua tahap yaitu tahap analisis molekuler dan tahap pengujian di lapangan. Analisis molekuler memanfaatkan data dari Pusat Penelitian Internasional Jagung dan Terigu (CIMMYT), Mexico. Penelitian lapangan dilakukan di Bogor pada bulan Mei 2002 sampai Juli 2002. Data fenotipik (persentase serangan bulai) dianalisis dengan menggunakan program alpha lattice, sedangkan analisis QTL (Quantitative Trait Loci) menggunakan “software computer” program “Windows QTL Cartographer V.1.21”. Hasil analisis QTL menunjukkan bahwa dari 146 marka RFLP pada 134 populasi genotip RIL progeni CML 139 x Ki3, terdapat 14 marka yang terdistribusi pada enam kromosom dari 10 kromosom berdasarkan fenotaiping di Bogor. Efek aditif yang terdeteksi dalam analisis QTL pada umumnya bernilai negatif yang mengarah ke CML 139 (genotip peka).
TANGGAP EKSPLAN BATANG TIGA KULTIVAR LILI TERHADAP KOMBINASI BA DENGAN BEBERAPA TARAF 2,4-D PADA MEDIUM MS Farida Damayanti; Murdaningsih H. K.; Tien Herawati; Juliati Satria Darsa
Zuriat Vol 16, No 1 (2005)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v16i1.6784

Abstract

Tujuan Percobaan untuk mengetahui tanggap eksplan batang lili kultivar ‘Avignon’, ‘Snow Queen’, dan ‘Casa Blanca’ dalam pembentukan planlet, pembentukan bulblet dan/atau induksi kalus pada kombinasi 1 ppm BA dengan beberapa taraf 2,4-D pada medium Murashige-Skoog (MS). Percobaan dilakukan di Laboratoium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran sejak bulan November 1999 hingga bulan Februari 2000. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor perlakuan diulang empat kali. Faktor Pertama adalah kultivar dan faktor kedua adalah kombinasi 2,4-D dengan BA. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kultivar ‘Avignon’, ‘Snow Queen’, dan ‘Casa Blanca’ memiliki tingkat regenerasi yang berbeda. Kultivar ‘Avignon’ dan ‘Snow Queen’ memberikan tanggap terbaik untuk pembentukan planlet, pembentukan bulblet dan induksi kalus pada 0.1 ppm 2,4-D. Kultivar ‘Casa Blanca’ memberikan tanggap terbaiknyauntuk pembentukan planlet pada 0.3 ppm 2,4-D, untuk pembentukan bulblet pada 0.3 ppm 2,4-D dan 0.5 ppm 2,4-D, dan untuk induksi kalus pada 0.1 ppm 2,4-D.
Pemanfaatan Marka Rapd Untuk Mengestimasi Diversitas Genetik Progeni Half-Sib Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen Hasil Seleksi Ketahanan Boktor Dan Riap Pertumbuhan Neni Rostini; S. Sunarya; Murdaningsih H. K.; Anas Anas; F. Damayanti
Zuriat Vol 29, No 2 (2018): Zuriat Vol. 29 No. 2 (Desember 2018)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.651 KB) | DOI: 10.24198/zuriat.v29i2.15835

Abstract

Diversitas genetic pada progeni half sib dari  Paraserianthes falcataria diperlukan untuk mendukung program pemuliaan pada albasia. Tujuan penelitian  untuk mengestimasi diversitas genetik berdasarkan Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) dari  progeni half sib P. falcataria pada empat provenan yang berbeda, yaitu : Banjarnegara, Subang, Kediri dan Kuningan dari albasia yang telah diseleksi tahan terhadap boktor dan riap pertumbuhan.  Sampel daun diambil dari 160 kecambah yang dikoleksi dari 16 tetua dengan empat tetua dari masing masing provenan.  RAPD menggunakan 30 praimer polimorfik. Hasil penelitian menunjukkan diversitas genetik berdasarkan Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) dari  progeni half sib P. falcataria adalah PP/L=1.82, PPL=77.50% dan He=0.240.  Jarak genetik antar populasi berkisar antara 0.025 sampai 0.140 berdasarkan Gregorius (1974), dan antara 0.094 sampai 0.266 berdasarkan Nei (1972).  Beberapa progeni half sib dari tetua yang sama berada pada kluster yang sama. Pengklusteran provenan tidak berhubungan dengan distribusi berdasarkan geografi. Kekerabatan genetik di antara progeni half sib terbagi menjadi tiga grup berdasarkan Nei (1972). Progeny dari Kediri dan grup ketiga dari Kuningan.