Bambang Siswojo
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 70 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMOGRAMAN MESIN INJECT PLASTIC MOULDING BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) PADA PT INDO PRIMA PLASTIK Muhammad Sholahudin Nur Anwar; n/a Rahmadwati; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Programmable Logic Controller (PLC) merupakan salah satu anggota komputer yang menggunakan Integrated controller (IC) ataupun peralatan elektromekanik untuk melakukan fungsinya sebagai kontroler dalam penggunaanya bisa di aplikasikan dalam segala aspek mulai dari bidang laboratorium – bidang industri. Pada rancangan pengujian pemograman mesin inject plastic moulding berbasis PLC bertujuan untuk mampu memberikan pembaruan pada mesin inject plastic moulding tipe lama yang berbasis Relay sebagai kontrollernya di perusahaan PT INDO PRIMA PLASTIK yang dimana pada dasarnya mengikuti harga mesin terbaru merupakan sebuah beban bagi perusahaan yang sedang berkembang maju. Metode yang di gunakan adalah mengikuti skematik prinsip kerja mesin Inject moulding plastic tanpa harus mengubah alur kerja sistem, hanya saja lebih mengandalkan PLC sebagai kontrollernya dan menggunakan komponen perangkat pendukung yang sesuai dengan sistem. Dari pengujian di dapatkan simulasi perangkat PLC mampu memberikan dampak yang baik dan mampu memberikan respon yang baik selama proses kerja maupun dalam kondisi darurat. Hal ini juga tak luput dari penggunaan komponen pendukung yang sesuai, sehingga hasil dapat sesuai dengan harapan dan mampu di aplikasikan ke depan dengan komponen yang lebih spesifik   Kata kunci:   Programmable Logic Controller (PLC), inject plastic moulding,   ABSTRACT Programmable Logic Controller (PLC) is a member of a computer that uses integrated controller (IC) or electromechanical equipment to perform its functions as a controller its can be applied in all aspects ranging from the field of laboratory - industrial field. In design of programming testing plastic injecting machine aims to be able provide updates on the old type of Relay-based inject plastic molding machine as a controller in the company PT INDO PRIMA PLASTIK which basically the latest engine price is a burden for companies that are developing. The method is used the schematic working principle of Inject plastic molding machine without change the workflow of the system, it's just more rely on PLC as a controller and use the supporting device components in accordance with the system. the test in simulation PLC device able to give good impact and good response during work process and emergency condition. It also does not escape the use of appropriate supporting components, so that the results can be in accordance with expectations and able to apply forward with more specific components Keywords: Programmable Logic Controller (PLC), inject plastic moulding,
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN TURUNNYA BAHAN JENIS ACRYLONITRILE BUTADIENE STYRENE (ABS) PADA EXTRUDER PRINTER 3D MENGGUNAKAN KONTROLER PID Calvin Doro Giovanni; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi begitu maju pesat. contohnya dalam dunia printer. Printer biasanya dapat digunakan untuk mencetak sebuah dokumen yang diatur ukuran kertas dan jenisnya di komputer. Dengan kemajuan teknologi, sekarang telah ada printer 3D yang dapat membuat seperti miniature gelas, piring, mobil – mobilan dan lain-lain yang telah di desain di komputer. Pada printer 3D terdapat komponen didalam nya yaitu extruder. Extruder yaitu alat yang digunakan sebagai tempat jalur turunnya bahan pada printer 3D. Bahan yang digunakan pada printer 3D yaitu sejenis filament, contohnya ABS dan PLA. Masing- masing bahan memiliki kecepatan yang berbeda-beda di extruder. Pada penelitian ini adalah mengendalikan kecepatan turunnya bahan jenis ABS pada extruder printer 3D. Pada sistem ini menggunakan kontroler PID pada kendali kecepatan. Kontrol PID pada sistem ini menggunakan metode Ziegler-Nichols 1 dari perhitungan didapatkan parameter Kp = 3;Ki = 4.28;Kd = 0.525. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontroler PID mampu mengendalikan kecepatan sesuai dengan setpoint yang diinginkan dengan nilai steady state ­dan error steady state. Kata Kunci: Keceptan jalan bahan , Printer 3D, kontroler PID,  Ziegler-Nichols 2
PERANCANGAN DAN SIMULASI PENERAPAN PENGENDALI PID PADA SISTEM KENDALI TEGANGAN KELUARAN GENERATOR PESAWAT N219 DI PT. DIRGANTARA INDONESIA Azizul Hakim; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator DC merupakan komponen penting dalam sistem tenaga listrik pada pesawat terutama pesawat N219. Sebelum komponen dipasangkan ke badan pesawat terlebih dahulu komponen diuji kestabilannya termasuk generator pada pesawat N219 yang dilakukan pengujian laboratorium sistem elektrik di PT. Dirgantara Indonesia. Generator DC memiliki error steady state 3,5174%, maximum overshoot 12,5% dan settling time 5 detik. Pengontrolan dengan struktur PID dilakukan agar tegangan output generator DC memiliki error steady state kurang dari 3,5174%, settling time kurang dari 5 detik dan overshoot kurang dari 12,5%. Penalaan struktur PID dilakukan oleh metode Penalaan Kontroler menggunakan penala PID – pidTuner. Untuk menentukan jenis kontroler dan konstanta penguatan pada fungsi alih C(s) dapat diperoleh secara cepat, mudah dan akurat. Hal ini bertujuan agar sistem lebih tahan terhadap perubahan gangguan. Dan membuat respon sistem agar menyerupai perilaku respon model referensi. Kata Kunci: Generator DC, Tegangan Output, Struktur PID, PID - pidTuner. ABSTRACT The DC generator is an important component in power systems on aircraft, especially N219 aircraft. Before the components are attached to the fuselage, the components are tested for stability including the generator on the N219 aircraft that is done by the laboratory testing of the electrical system at PT. Dirgantara Indonesia. DC generator has steady state error 3,5174%, maximum overshoot 12,5% and settling time 5 second. Control with PID structure is done so that the DC generator output voltage has steady state error less than 3,5174%, settling time less than 5 second and overshoot less than 12,5%. PID structure tuning is done by the Controller Tuning method using the PID-pidTuner tuner. To determine the type of controller and the reinforcing constant on the transfer function C (s) can be obtained quickly, easily and accurately. It aims to make the system more resistant to disturbance changes. And make the system response to resemble the reference model response behavior. Keywords: DC Generator, Output Voltage, PID Structure, PID - pidTuner.
PENGONTROLAN SUHU PADA EXTRUDER PRINTER 3D MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO UNO Jabal Thareq Samudra; Bambang Siswojo; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extruder merupakan bagian dari Printer 3D yang terbuat dari almunium dan beberapa campuran logam yang berfungsi untuk melakukan proses Extrusion saat proses pencetakan pada Printer 3D. Extrusion sendiri merupakan proses pelelehan material atau biasa disebut Filament pembentuk hasil cetakan yaitu Prototype pada Printer 3D. Extruder dapat bekerja pada suhu kamar sampai 330°C, namun sering sering terjadi gangguan pada proses Extrusion yaitu ketidak stabilan suhu, sehingga perlu adanya pengontrolan yang nantinya dapat membuat proses extrusion berjalan tanpa masalah dan hasil extrusion sesuai dengan yang diinginkan. Pada perancangan ini sistem kontrol yang digunakan adalah Sistem Kontrol PID (Proporsional Integral Differensial) dengan menggunakan metode metode Ziegler-Nichols yang pertama. Aktuator yang digunakan berupa electric heater yang digunakan sebagai pemanas dan diletakan disamping Extruder. Sensor yang digunakan berupa resistor suhu yaitu Negative Temperature Coefficient (NTC). Dari hasil penelitian, sistem yang dirancang berhasil memenuhi spesifikasi kontrol yang telah ditentukan sehingga, pengendalian ini diharapkan mampu membuat proses prototyping dapat berjalan efektif dan efisien Kata Kunci: Extruder, PID,   ABSTRACT   Extruder is a part of a 3D Printer made of an almunium and some of alloy that use for Extrusion on Printer 3D’s  prototyping process. Extrusion is a process of melting the materials of 3D Printer or commonly known as fillament that shaping the result of printing process  which is known as prototype. Extruder is known as its capability for working at room temperature (25°C) up to 330°C however when extrusion process is on going, there is still some distrubance that are occurs namely the unstabilized of temperature. Therefore, there must be controlled system in order to remove or minimalize the distrubance and ensure that extrusion results is on point. On this study, control system that are used is PID (Proporsional Integral Differensial) using Ziegler-Nichols first method. The actuator used consist of an electric heater that is used as a heater and placed beside extruder. The sensor that are used is  Negative Temperature Coefficient that basically is a temperature resistance. From the results of the study, the system designed can reach the target from the set point that has been determined. Need, making this is expected to be able to make the extruder in the prototyping process can run well
Pengendalian Sudut Orientasi Pitch, Roll, dan Yaw Pada Quadcopter Menggunakan Kendali PID Berbasis ATMega328P Mustaghfirin Haris Prayogo; Bambang Siswojo; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot terbang adalah robot yang mampu terbang mengangkat beban diri sendiri. Robot terbang memiliki istilah lain yaitu Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Quadcopter merupakan salah satu jenis pesawat yang bisa diklasifikasikan sebagai UAV namun klasifikasi quadcopter masih di bawah UAV karena komponen pendukungnya tidak selengkap UAV sehingga pengendalian sudut orientasi quadcopter agar stabil tanpa bantuan pengendali tidak memungkinkan untuk tercapai. Penelitian ini menggunakan sensor gyroscope untuk pembacaan perubahan sudut orientasi quadcopter dan pengendali Proporsional Integral Differential (PID) untuk pengendalian sudut orientasi quadcopter agar dapat stabil. Stabil yang dimaksud adalah dapat mencapai setpoint 0°. Nilai parameter pengendali PID didapatkan dengan metode trial and error. Trial and error adalah metode menentukan parameter pengendali dengan cara perkiraan dan pengecekan sampai mendapatkan nilai parameter yang dapat mencapai setpoint. Setelah diberi nilai parameter pengendali PID yang tepat output sudut orientasi quadcopter dapat lebih cepat mencapai setpoint. Kata Kunci: Quadcopter, Sensor Gyroscope, Sudut Orientasi, Proporsional Integral Differential (PID).
Miniatur Alat Pengendali Suhu Ruang Pengovenan Body Mobil Menggunakan Kontroler PID Berbasis PLC Dengan Sistem Cascade Dimas Okta Ardiansyah; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.841 KB)

Abstract

Pada perkembangan industri otomotif dibutuhkan perangkat yang dapat bekerja secara otomatis sebagai pendukung proses produksi secara efisien baik dari waktu dan pekerja. Salah satunya adalah dalam bidang industri pengovenan body mobil dimana waktu pengovenan dan sirkulasi udara dapat diatur lebih efisien dan menghasilkan pengovenan yang baik.Penelitian ini menggunakan Programmable Logic Controller (PLC). Sensor suhu yang digunakan adalah sensor suhu PT100 yang mempunyai batas maksimal suhu terukur sebesar 150 oC dengan tingkat kesalahan rata-rata sebesar 0.5%. Set value yang diinginkan adalah suhu sebesar 80 oC dan suhu awal adalah 260C. Waktu yang diperlukan sistem untuk memanaskan ruang pengovenan dari suhu awal ruang 26 ºC sampai suhu set value 80 ºC adalah 12 menit. Waktu yang dibutuhkan sistem untuk mendinginkan suhu set value sampai suhu awal adalah 11 menit. Sistem kontrol yang digunakan untuk menstabilkan adalah kontroler PID (Proporsional, Integral Diferensial) yang dioperasikan secara cascade. Salah satu keuntungannya, sistem kontrol PID menggunakan sistem cascade lebih cepat dalam mengambil sebuah keputusan dan mudah dalam analisis. Dengan metode auto-tuning, maka pencarian parameter Kp, Ki dan Kd dapat lebih cepat dan tepat.
SISTEM KONTROL KECEPATAN MOTOR DC PADA ALAT PELONTAR BOLA TENIS LAPANGAN MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO UNO Felik Janetky Panuturi Situmeang; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenis adalah olahraga yang biasanya dimainkan antara dua pemain atau antara dua pasangan masing-masing dua pemain. Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola karet. Tenis dimainkan pada arena lapangan berbentuk persegi panjang, lapangan tenis dibagi dua oleh sebuah jaring yang berada ditengah-tengah. Sebelum atlet dapat bermain tenis lapangan, sebaiknya atlet mengenal dan menguasai dua metode pelatihan; umpan bola dan teknik pukulan. Selama ini pelatih tenis lapangan hanya mengarahkan bola secara manual kepada atletnya (feeding), sehingga proses latihan hanya berfokus pada pemberian bola, bukan pada perbaikan skill. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membuat mesin pelontar bola tenis lapangan, karena feeding dengan mesin pelontar bola dapat memberikan kesempatan bagi pelatih untuk memberikan feedback terhadap keterampilan atlet dalam memukul bola, dan mesin pelontar bola tenis lapangan untuk mengemulasikan berbagai metode pelatihan baik dari sisi umpan bola maupun teknik pukulan yang berlaku dalam bermain tenis lapangan untuk meminimalisir resiko cedera pada atlet. Oleh sebab itu perlunya menganalisa metode pelontaran pada mesin pelontar bola tenis lapangan. Dengan demikian dibutuhkan sebuah mesin pelontar bola tenis lapangan untuk mengetahui berbagai pola lontaran bola. Pelontar bola tenis lapangan menggunakan motor DC sebagai aktuatornya dan roda pelontar sebagai penyimpan energi rotasi dari motor DC. Kecepatan dari motor DC sangat berperan penting. Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem kendali untuk mengatur kecepatan roda pelontar, agar kecepatan tetap mendekati set point. Pada penelitian ini, akan dibahas mengenai sistem kendali dari kecepatan pelontar bola tenis lapangan menggunakan kontroler PID.  Hal ini dilakukan agar motor DC dengan kecepatan yang diinginkan. Pengujian pada skripsi ini menggunakan metode 1 Ziegler-Nichols, maka didapatkan nilai Kp = 4,8 ; Ki = 8 ; Kd = 0,72. Kata Kunci: Motor DC, Kontroler PID, Metode Ziegler-Nichols ABSTRACT Tennis is a sport that is usually played between two players or between two pairs of two players each. Each player uses a racket to hit a rubber ball. Tennis is played on a rectangular arena, a tennis court divided in two by a net in the middle. Before athletes can play tennis, athletes should know and master two training methods; ball bait and punch technique. During this time the field tennis coach only directs the ball manually to the athlete (feeding), so that the training process only focuses on giving the ball, not on improving skills. The solution to overcome this problem is to make a field tennis ball launching machine, because feeding with a ball throwing machine can provide an opportunity for the coach to provide feedback on the skills of athletes in hitting the ball, and field tennis ball throwing machines to emulate various methods of training from the bait ball or punch techniques that apply in playing tennis to minimize the risk of injury to athletes. Therefore, it is necessary to analyze the launching method in the field tennis ball throwing machine. Thus a tennis ball throwing machine is needed to find out various ball throw patterns. The field tennis ball thrower uses a DC motor as its actuator and launcher wheel as a rotating energy storage from a DC motor. The speed of a DC motor is very important. Therefore we need a control system to regulate the speed of the thrower wheel, so that the speed remains close to the set point. In this study, we will discuss the control system of the speed of tennis ball pitcher using the PID controller. This is done so that the DC motor is at the desired speed. The test in this paper uses the 1 Ziegler-Nichols method, then the value Kp = 4,8 ; Ki = 8 ; Kd = 0,72. Keywords: DC Motor, Speed, PID.
SISTEM PENSTABILAN SUHU PELELEHAN PADA PRINTER TIGA DIMENSI MENGGUNAKAN KONTROLER PID Muhammad Taufiq Al-Ramadhan; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal yang mempengaruhi cepat-lambatnya proses cetak pada Printer 3D adalah ketahanan, kemantapan, maupun kestabilan suhu pelelehan bahan. Karenanya perlu dilakukan pengendalian agar suhu pelelehan tersebut dapat bertahan pada angka tertentu, sehingga gangguan dapat diminimalkan dan proses pencetakan tetap berjalan pada kinerja terbaiknya. Sistem kendali pada penelitian kali ini memakai kontroler PID dengan metode pertama dari Ziegler-Nichols untuk mendapatkan parameter kontrol, yakni Kp=35,56; Ki=1,975; dan Kd=160,02. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontroler PID tersebut dapat dikatakan mampu menjadikan suhu pelelehan bertahan sesuai dengan nilai yang dikehendaki (set point). Kata Kunci: Printer Tiga Dimensi, Suhu Pelelehan, Kontroler PID, Metode Pertama Ziegler-Nichols.
RANCANGAN SISTEM KONTROL POSISI PADA BASE ROBOT PUMA BERBASIS ARDUINO UNO Muhamamd Dimas Ali Cahya; Bambang Siswojo; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot merupakan sebuah alat mekanik yang dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor), dapat diprogram, dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda, bekerja otomatis, dan cerdas (kecerdasan buatan). Robot memiliki berbagai macam konstruksi, antara lain: robot mobil (mobile robot) yang dapat berpindah posisi dari satu titik ke titik yang lain dan robot manipulator (lengan) yang dapat bekerja menyerupai lengan manusia. Adapun yang disebut dengan robot PUMA (Programmable Universal Machine for Assembly) yaitu salah satu jenis robot yang sering digunakan dalam proses industri. Lengkapnya robot PUMA memiliki 6 derajat kebebasan (Degrees Of Freedom) dengan pergelangan tangan berebentuk bola dan di setiap DOF digerakan oleh motor servo. Motor servo adalah sebuah sistem kontrol posisi dengan aktuator motor listrik dengan sistem closed feedback. Penelitian ini membuat rancangan sistem pengontrol posisi pada base robot PUMA menggunakan mikrokontroler Arduino uno dengan kontroler PID. Menjaga agar posisi base robot tetap berdasarkan set point dan tahan terhadap ganngguan yang bermacam-macam dengan pembacaan oleh sensor potensiometer. ABSTRACT Robot is a mechanic device which can get information from the surroundings (by Sensor), Programed, do some different jobs, work automatically and clever (un natural clever behavior). Robot has some construction, such as mobile robot which can move different positions from one place to another place on manipulator robot (arm) which can work like human arm, also named PUMA robot (programmable Universal Machine for Assembly) is one of kind robots which is usually used in industry procedurs. Completely PUMA robot has 6 (degree of Freedom) with arm circle which have shape like a ball and in every DOF is moved by motor servo. Motor servo is a system control position with electric motor actuator with closed feed back system, this research made a plan of position control system at PUMA robot base. Which use Arduino uno microcontroller with PID controller to keep the position robot base is based on point set and hold from many kind of interruption with reading by potensiometer censor.
SISTEM PENGENDALIAN SUHU MENGGUNAKAN METODE FUZZY PADA ALAT PENGERING JAMUR TIRAM SEBAGAI ALTERNATIF PENJEMURAN MATAHARI Andrew Kristantyo; Bambang Siswojo; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan perkembangan zaman yang semakin maju yang segalanya dapat dilakukan dengan alat elektronik, sehingga hal ini mendorong manusia untuk selalu mencari cara yang termudah untuk melakukan pekerjaan yang sulit. Salah satunya adalah inovasi yang akan diteiliti kali ini yaitu Alat Pengering Jamur Tiram. Seperti yang kita pahami jamur tiram ini memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk tubuh kita diantaranya adalah protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. (Eger G, Eden G, Wissig E. 1976). Dari alasan diatas itulah  dilakukan penelitian yang berjudul “Sistem Pengendalian Suhu Menggunakan Metode Fuzzy Pada Alat Pengering Jamur Tiram Sebagai Alternatif Penjemuran Matahari”. Nilai dari suhu dan kondisi jamur akan ditampilkan dalam Liquid Crystal Display (LCD) sehingga pemantauan akan lebih mudah yaitu hanya dengan melihat dari LCD. Selain itu diharapkan alat dapat membantu para pengusaha jamur dalam menghemat waktu untuk pengeringan sehingga dapat meningkakan produktifitas dan meningkatkan keuntungan dalam waktu yang terhitung singkat. Hasil pengujian pengeringan jamur dengan menggunakan metode fuzzy berlangsung selama 9 jam, dimana sistem mempunyai parameter kontrol Td=38Menit, Tr=77Menit, Tp=90Menit.   Kata Kunci— Jamur Tiram, Pengeringan, , Kontroller, Fuzzy
Co-Authors Aditya Ilmawan Putra Ahmad Iman Fathulloh Andrew Kristantyo Arief Rahman Hidayat Ariski Fadillah Azizul Hakim Azwan Mahadin Kusuma Bagus Leksono Wibowo Calvin Doro Giovanni Cornelius Johar S. Dandy Muhammad Dany Octodoputra Deaz Achmedo Giovanni S. Debraldi Resandono Deiean Prawira Nugraha Diams Agung Al Ayobi Dimas Okta Ardiansyah Diyan Agung W. Edo Dwi Respati Eka Bayu Prinandika Enov Asi Uliando Siahaan Erick Hidayat Erni Yudaningtyas Falah Heksananda Febi Syahputra Felik Janetky Panuturi Situmeang Ferditya Krisnanda Fikri Abdillah Giofanny Wihapratama Goegoes Dwi Nusantoro Hakiki Bagus Putro W. Handriawan Junianto Hanip Adzhar Hernawan Kristianto Hilmi Aziz Iqbal Alfawwazi Hakim Jabal Thareq Samudra Kukuh Priambodo Laksana Widya Peryoga Luthfan Prayoga M. Aziz Muslim Mochamad Ilham Fauzi Mochammad Arie Nugroho Mochammad Mukson Nunahar Moh. Ababiel Ramdhani Mohamad Kharist Alim Muchammad Najiulloh A. R. Muhamamd Dimas Ali Cahya Muhammad Arif Arsyad Muhammad Aziz Muslim Muhammad Ghazaly Silveraldi Firdaus Muhammad Miftahur Rokhmat Muhammad Sholahudin Nur Anwar Muhammad Taufiq Al-Ramadhan Mustaghfirin Haris Prayogo n/a Purwanto n/a Retnowati n/a Zaini Nur Yusuf Bahtiar Okta Hermawan Prihadya Surya Ramdhani Rahmadwati, n/a Reza Adin Firmansyah Reza Hermansyah Ramdhani Rievqy Alghoffary Rizqi Agung Nugroho Rovika Rizkiyan Ardanny Rusli, Mochammad Sabar Novenri Damanik Sektiyadi Bagus Hariyanto Taufiq Nor Ahmad Tery Nando Wisnu Wardana Tri Wahyu Oktaviana Putri Ulya Hafizha Asiswantara Ventario Amanda Wicaksana Rismawardi Wiyogo Darmawan Zzyo Chandra