Rif'an, Mochammad
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 62 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN ELECTRONIC LOAD CONTROLLER (ELC) SEBAGAI PENSTABIL FREKUENSI PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) Erdyan Setyo W.; Mochammad Rif'an; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.57 KB)

Abstract

Demi berkembangnya suatu pemerataan pembangunan suatu wilayah, maka diupayakan pemerataan ketersediaan tenaga listrik di semual wilayah dalam suatu negara. Hal itu ditunjang dengan pengembangan sumber – sumber tenaga listrik terbarukan, misalnya dalam PLTMH. Suatu sistem membutuhkan pengelolaan yang efisien. Dibuatlah suatu alat penunjang sistem PLTMH tersebut, salah satunya electronic load controller yang berfungsi menjaga stabilitas dan ketahanan sistem pembangkit akibat berbagai perubahan yang terjadi p[ada sisi beban. Perancangan ini bertujuan untuk merancang electronic load controller sebagai penstabil frekuensi pada PLTMH. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah melalui pendekatan perubahan frekuensi yang didapat berdasarkan perubahan tegangan yang terjadi akibat kondisi beban yang berubah pula. Pengujian menunjukkan pengendalian beban menggunakan elc mampu menjaga nilai daya beban pada kisaran nilai daya nominal dengan nilai error yang masih dapat ditolerir, yaitu rata – rata sebesar 1%.Kata kunci: Electronic Load Controller, frekuensi, Beban Utama, Beban Komplemen
PENGENDALIAN SUHU DAN WAKTU PROSES FERMENTASI DALAM PEMBUATAN YOGHURT BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLDAN HUMAN MACHINE INTERFACE Nuni Hutami Stanto; Mochammad Rif'an; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.433 KB)

Abstract

Yoghurt adalah suatu produk fermentasi yang diperoleh dari susu segar dengan biakan campuran Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillusmemiliki suhu optimum 45°C dan 35°C untuk hidup. Untuk itu, dalam pembuatan Yoghurt harus memperhatikan lingkungan (suhu) kedua mikroorganisme, agar mikroorganisme tersebut dalam produk akhirnya bisa hidup aktif dan berlimpah sehingga didapatkan keasaman yang sesuai. Pengendalian suhu antara 40-45°C sangat diperlukan pada proses fermentasi untuk mempercepat prosesnya menjadi (4-6 jam) dan menciptakan habitat yang baik untuk perkembangan mikroorganisme.Penelitian inimenggunakan sensor PT100 sebagai sensor utama untuk parameter pengontrol suhu dalam proses fermentasi dan Sensor pH Glass Electrode digunakan untuk mengetahui pH hasil proses fermentasi. PLC digunakan sebagai alat pengontrol utama dengan kontroler Proposional Integral. Proses perancangan kontroler Proposional Integral menggunakan metode Ziegler-Nichols. Pengujian akhir pada sensor suhu PT100 menunjukan kerja yang baik dengan prosentase kesalahan 0,433% dan Glass Electrode setelah dikuatkan sebesar 2,0998%. Hasil perhitungan parameter PI dengan metode Ziegler Nichols didapatkan nilai parameter PI terbaik yaitu Kp =13,3 dan Ti = 0,833 menit.Kata Kunci—Yoghurt, susu, PLC.I.
IMPLEMENTASI KONTROLER PID BERBASIS FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAY UNTUK PENGONTROL KECEPATAN MOTOR DC n/a Aprilianawati S.; Nanang Sulistiyanto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kontroler PID yang diimplementasikan ke dalam sebuah Modul FPGA Nexys 2 yang dioperasikan dalam frequensi 50 Mhz. Kontroler PID berbasis FPGA ini akan digunakan dalam sebuah sistem untuk mengatur kecepatan putaran motor DC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membuat sebuah rangkain PID, PWM, pembaca sensor, dan interface keyboard menggunakan kombinasi gerbang logika dan pengaturan waktu yang pada akhirnya akan diimplementasikan dalam FPGA. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan frekuensi 50 MHz, kontroler PID dapat mengeluarkan hasil perhitungan dengan sangat cepat sehingga dibutuhkan sebuah penahan agar rangkaian ini dapat bekerja sesuai dengan waktu sampling yang telah ditentukan.Untuk mengatur kecepatan motor DC, rangkaian PWM 16 bit dalam penelitian ini memiliki frekuensi sinyal keluaran 762,941 Hz dengan duty-cycle yang dapat diatur dari 0% sampai 100%. Selain itu, rangkaian pembaca sensor 16 bit dalam penelitian ini dapat membaca sinyal masukan dengan lebar frekuensi antara 2 Hz-65 kHz dengan sampling PID satu detik. Saat sinyal dari sensor kurang dari itu, sinyal tidak dapat terbaca, dan bila lebih dari itu, sinyal yang terbaca tidak sesuai dengan nilai yang sebenarnya karena sudah melebihi kapasitas.Kata Kunci : Kontroler PID, FPGA, Pengontrol kecepatan motor DC
RANCANG BANGUN INSULATION TESTER BERBASIS FUZZY LOGIC Firmansyah Adhitya G. B.; Ponco Siwindarto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setiap peralatan yang menggunakan energi listrik memiliki bahan isolasi sebagai pengaman. Bahan isolasi adalah bahan yang memberikan tahanan tinggi terhadap aliran arus listrik. Operasi dari peralatan listrik seperti transformator, motor, generator, dan kabel-kabel tergantung pada pemeliharaan tahanan isolasi. Tahanan isolasi tiap peralatan listrik memiliki batas minimal yang berbeda-beda. Perbedaan ini menyebabkan kesalahan dalam menentukan batas minimal tahanan isolasi. Oleh karena itu, diterapkan logika fuzzy dalam pengukuran tahanan isolasi. Kondisi peralatan listrik seperti motor dapat ditentukan berdasarkan nilai tahanan isolasi yang terukur. Pengujian sensor didapat tegangan pada megger mulai stabil pada tahanan 24,2 MΩ. Pengujian rangkaian pengondisi sinyal didapat rata-rata error sebesar 1,77%.   Kata kunci: Tahanan Isolasi, Logika fuzzy
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT MONITORING BIAYA TAGIHAN LISTRIK PORTABLE PADA PERALATAN LISTRIK n/a Zakaria; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.824 KB)

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan pelayanan listrik yang lebih baik menuntut adanya informasi listrik terpakai yang lebih detail dari kWh meter analog milik PLN. Masyarakat hanya bisa memperoleh informasi jumlah kWh yang terpakai dari kWh meter analog milik PLN. Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan diciptakannya sebuah alat monitoring biaya tagihan listrik yang dapat menampilkan nilai arus, tegangan, beda fasa dan biaya tagihan listrik. Alat monitoring yang dimaksud menggunakan sensor arus ACS712T ELC-05B untuk menyensor arus listrik PLN dan sensor tegangan untuk menyensor tegangan listrik PLN yang kemudian dikondisikan oleh rangkaian pengkondisi sinyal agar sesuai dengan ADC mikrokontroler. Arus dan tegangan masuk ke rangkaian detektor beda fasa untuk memperoleh nilai cos phi. Mikroprosesor ATmega8535 digunakan sebagai pengolah data yang dikombinasikan dengan keypad sebagai masukan dan LCD sebagai keluaran yang dapat menampilkan informasi nilai arus, tegangan, beda fasa, daya dan biaya tagihan listrik secara real time.KataKunci--Biaya Tagihan Listrik, ACS712, ATmega8535.
Ekstraksi Garis-Garis Lurus pada Citra Tanda Tangan Menggunakan Metode Transformasi Hough Yudhistira Nugrahadi Widayat; Adharul Muttaqin; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Transformasi Hough adalah suatu metode yang digunakan untuk mengekstraksi garis. Penelitian tentang ekstraksi garis lurus pada citra tanda tangan diperlukan untuk penelitian selanjutnya, misal penelitian tentang identifikasi tanda tangan.Setelah proses pengujian dilakukan, dapat ditarik suatu kesimpulan, yaitu besarnya nilai ambang berbanding terbalik terhadap jumlah garis lurus yang diekstraksi. Semakin besar nilai ambang yang diberikan, maka semakin sedikit garis lurus yang diekstraksi. Sebaliknya, semakin kecil nilai ambang yang diberikan, maka semakin banyak garis lurus yang diekstraksi.Besarnya nilai ambang yang diberikan juga berpengaruh terhadap akurasi proses ekstraksi. Jika nilai ambang yang diberikan terlalu kecil, maka ada kemungkinan elemen-elemen citra yang tampaknya tidak membentuk garis lurus menjadi ikut diekstraksi. Begitu juga jika nilai ambang yang diberikan terlalu besar, maka ada kemungkinan elemen-elemen citra yang membentuk garis lurus menjadi tidak diekstraksi.Kata kunci: ekstraksi garis, transformasi Hough.
Implementasi Discrete Cosine Transform Pada Field Programmable Gate Array Yan Felix Monangin; Waru Djuriatno; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.497 KB)

Abstract

Pengurangan jumlah perkalian, merupakan suatu cara untuk menghasilkan komputasi cepat Discrete Cosine Transform (DCT). Algoritma 1-D DCT Loeffler merupakan modifikasi dari persamaan 1-D DCT klasik yang mampu meminimumkan penggunaan operasi perkalian dari 64 pengali menjadi 11 pengali. Implementasi DCT ke perangkat keras FPGA Xilinx Spartan 3E dilakukan sebagai upaya efektifitas dan untuk mempercepat proses komputasi. Implementasi dengan FPGA artinya kita merancang sebuah perangkat keras langsung dengan cara mengkonfigurasi unit yang ada di FPGA. Pengkonfigurasian unit yang ada di dalam FPGA dapat dilakukan melalui skematic maupun dengan menggunakan Hardware Description Language (Verilog atau VHDL). Sumber data untuk implementasi DCT menggunakan mikrokontroler dengan operasi interupsi dengan pemicu clock FPGA. Akurasi perhitungan implementasi DCT menunjukkan adanya error yang masih dapat ditoleransi terhadap perhitungan DCT dengan MATLAB. Jumlah slice yang digunakan untuk implementasi unit 2-D DCT pada penelitian ini sebesar 54 % dari total 4656 slices.Kata kunci : Discrete Cosine Transform, Algoritma Loeffler-Ligtenberg-Moschytz, FPGA, VHDL, Xilinx ISE.
SISTEM ANTENNA TRACKER TERHADAP LINTASAN MUATAN ROKET (PAYLOAD) Akbar Waisakti Heranda; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi Muatan Roket Indonesia tingkat perguruan tinggi (KOMURINDO) adalah sarana pendidikan dan untuk menarik minat sekaligus menyiapkan calon perekayasa handal dalam teknologi roket dan antariksa. Tema KOMURINDO 2015 adalah Long Range Attitude Monitoring of Balistic Rocket RUM Payload di mana kita harus memonitor sikap muatan roket di udara dengan kecepatan pengiriman data yang relatif tinggi, yaitu 57600 bps. Untuk memaksimalkan penerimaan data setiap peserta juga wajib membuat sistem Ground Control Station (GCS) dan sistem antena yang memiliki kemampuan aktif melacak sinyal (Antenna Tracker-AT). Sistem Antenna Tracker (AT) adalah sebuah sistem kendali aktuator minimal 2 (dua) derajat kebebasan (pitch dan yaw) sebagai platform antena yang dapat bergerak aktif mengarahkan antena ke muatan roket di arah manapun ketika roket meluncur. Pengujian resolusi sudut motor stepper NEMA 23 bipolar sebagai aktuator horisontal (yaw) didapatkan hasil 0.90/ step dan kesalahan rata-rata pembacaan sudut sebesar 0.3%. Hasil pengujian resolusi sudut motor servo Dynamixel AX-12A sebagai aktuator vertikal dengan perubahan terkecil sudut adalah 10 setiap 3 bit dan kesalahan rata-rata pembacaan sudut sebesar 1.2%. Kata kunci: KOMURINDO, Antenna Tracker, stepper NEMA 23 bipolar, servo Dynamixel AX-12A
PENGATURAN POSISI PISTON SILINDER PNEUMATIC PADA LENGAN ROBOT KRAI Wahyu Suwito; Mochammad Rif'an; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.678 KB)

Abstract

Kontes Robot Indonesia (KRI) merupakan salah satu kegiatan mahasiswa untuk berkompetisi dalam bidang robotika tingkat nasional yang diadakan secara teratur oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI). Tugas akhir ini merancang sistem pengaturan posisi piston silinder pneumatic pada lengan robot KRAI. Kelebihan lengan robot yang menggunakan sistem pneumatic, pergerakan lengan robot semakin cepat serta beban pada robot juga semakin ringan. Piston silinder pneumatic juga bisa diatur posisinya. Pada perancangan ini akan mengatur posisi piston dengan menggunakan katup on/off, dengan target kerja kontroler katub yang dibuat adalah dengan toleransi 3 mm dari posisi yang diinginkan. Penggunaan katup on/off ini karena harganya yang cukup murah bila dibandingkan dengan regulator valve, , dan lebih menghemat biaya karena menggunakan katup on/off bekas dari pabrik yang memiliki harga cukup terjangkau yaitu Rp 250.000,00 , bila dibandingkan dengan regulator valve yang memiliki harga berkisar Rp 3.500.000,00. Untuk dimensi dari valve on/off adalah 7cm x 1cm x 2cm sedangkan untuk dimensi regulator valve adalah 15cm x 10cm x 10cm. Dengan katup on/off ini, dapat dibuat sebuah sistem yang memiliki fungsi sama dengan regulator valve, alat ini dapat menghentikan pergerakan piston sesuai dengan jarak yang diinginkan.Kata kunci : pengaturan piston pneumatic, katup on/off, KRAI.
Penerapan Floating Point Unit Sebagai Co-processor yang Diimplementasikan dengan Menggunakan FPGA Kanzi Mahfi; Mochammad Rif'an; Waru Djuriatno
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.849 KB)

Abstract

Sirkuit aritmatika merupakan bagian penting dari sistem digital. Dengan kemajuan luar biasa dalam VLSI, banyak sirkuit yang kompleks, yang kemarin tak terpikirkan menjadi mudah terealisasi saat ini.Dalam skripsi ini unit aritmatika bekerja berdasarkan standar IEEE 754 untuk bilangan floating point presisi tunggal telah diimplementasikan pada FPGA Spartan 3E. Unit aritmatika yang diimplementasikan memiliki unit pengolahan 32 bit yang mampu untuk melakukan operasi aritmatika seperti, penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian serta mampu menangani operasi perhitungan khusus yang tidak bisa dikerjakan oleh model operasi standar. Sintesis FPGA untuk unit aritmatika dilakukan dengan menggunakan Xilinx ISE 11.1.Hasilnya unit aritmatika ini mampu bekerja menghitung dua buah bilangan floating point presisi tunggal standar IEEE 754 dengan waktu yang dibutuhkan sebesar 233.689ns.   Kata Kunci— Floating Point, FPGA, Standar IEEE 754, Unit Aritmatika, Operasi Aritmatika.