Rif'an, Mochammad
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 62 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan dan Pembuatan Sensor Curah Hujan Tipe Tipping Bucket dengan Tampilan LCD Hendra Dwi Saputra; n/a Nurussa'adah; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.557 KB)

Abstract

Pemanfaatan hujan yang tepat dapat memberikan keuntungan yang banyak. Untuk itu diperlukan pemetaan wilayah curah hujan. Hal ini bertujuan agar dapat menentukan tingkatan siaga bencana untuk masing-masing daerah. Dalam pemetaan dibutuhkan alat untuk menghitung curah hujan yang turun. Di pasaran hanya terdapat alat ukur secara manual, sedangkan tidak tersedia alat ukur curah hujan yang dapat mengukur secara otomatis dan langsung melainkan diperlukan peralatan tambahan secara terpisah. Selain itu hasil pengukuran tidak dapat dilihat oleh publik. Oleh karena itu dibutuhkan alat yang bekerja secara otomatis yang dapat menampilkan hasil pengukuran secara langsung dan dapat dilihat langsung oleh publik. Dengan demikian masyarakat dapat melihat dan mengukur curah hujan yang turun. Pada perancangan dan pembuatan sensor curah hujan ini, sensor yang dibuat adalah tipe tipping bucket dengan resolusi pengukuran 0,5 mm. Hasil pengukuran ditampilkan melalui LCD Dot Matrix 2 x 16 karakter. Sensor yang dibuat dapat menyimpan data selama 24 jam. Selain itu, data hasil pengukuran dapat dikirm melalui komunikasi serial dan ditampilkan pada komputer, serta disimpan dalam bentuk database. Kata Kunci: curah hujan, tipping bucket, resolusi, database
DETEKSI RESPON FREKUENSI UMBI TROPIS MENGGUNAKAN METODE NEAR FIELD Abdulhafidz Muhammad; Mochammad Rif'an; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, menjelaskan tentang pengukuran karakteristik pada umbi tropis menggunakan metode near field. Pengukuran terdiri dari 6 jenis umbi yaitu kentang, bengkuang, ubi cilembu, singkong, iles-iles dan porang. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tingkat kensensitifan umbi tropis terhadap frekuensi yang diberikan. Reflektor horn dirancang untuk memantulkan radiasi elektromagnetik dari antena sehingga gelombang elektromagnetik menyebar dan menghasilkan distribusi medan magnet melalui mulut horn. Ketinggian reflektor horn didesain sesuai dengan jarak pada pola radiasi antena near field yaitu 20 cm. Range frekuensi pengukuran antara 1,4 GHz – 3,4 GHz. Pengukuran ini dilakukan dengan pengambilan 10 data yang kemudian dirata-rata dari 4 kali percobaan setiap bahan umbi tropis pada waktu yang berbeda. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan penurunan kadar air dengan semakin lamanya waktu pengujian disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme selama pengujian. Sehingga semakin lama waktu pengujian, kadar air dalam bahan menjadi semakin menurun. Dimana pada proses pengeringan, mikroorganisme tersebut memecah karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga hal ini menyebabkan air terikat yang berada dalam bahan akan terbebaskan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa umbi kentang bekerja pada range frekuensi 2,15-2,345 GHz. Umbi cilembu bekerja pada range frekuensi  2,095-2,2 GHz. Untuk bengkoang bekerja pada range frekuensi 2-2,12 GHz. Umbi singkong tidak dapat dideteksi karena tidak terdapat informasi pada hasil pengujian yang telah dilakukan. Umbi iles-iles bekerja pada range frekuensi 1,4-1,55 GHz dan 2,12-2,34 GHz. Untuk umbi porang bekerja pada range frekuensi 1,935-2,08 GHz. Kata kunci: Near Field, umbi tropis, reflektor horn, dan mikrostrip
Implementasi Kamera OV7670 Sebagai Pendeteksi Garis Pada Robot Line Follower Muhammad Rizal; Mochammad Rif'an; Waru Djuriatno
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.851 KB)

Abstract

Navigasi line following merupakan salahsatu sistem navigasi autonomous mobile robot , dimana robottipe line follower ini bergerak mengikuti lintasan dalambentuk garis tebal. Tugas akhir ini merancang danmengimplementasikan kamera OV7670 pada robot linefollower beroda tipe differential drive untuk mendapatgambar dari lintasan. Dari gambar yang diperoleh dapatdideteksi jarak antara robot dengan tengah lintasan (l) danjuga sudut hadap robot dengan lintasan (α). DigunakanKontroler logika fuzzy untuk mengendalikan robot denganmasukan α dan l. Dengan bantuan kontroler Logika fuzzyrobot line follower mampu bernavigasi dengan baik. Denganmenggunakan kamera OV7670 robot line follower dapatmendeteksi jarak robot (l) dan sudut simpangan robot (α)dengan kesalahan rata rata pembacaan (l) 0.598 mm dankesalahan rata rata pembacaan (α) 0.69°.Kata Kunci : robot line follower, kontroler logika fuzzy,kamera OV7670, jarak robot dengan lintasan (l), sudut robotdengan lintasan (α)
Timbangan Digital Berbasis Sensor Flexyforce Dengan Output Suara Ita Dwi Purnamasari; Panca Mudjirahardjo; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.691 KB)

Abstract

Teknologi diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia agar mudah, cepat, tepat, akurat dan efisien. Penerapan teknologi dimanfaatkan dalam semua bidang, salah satu wujud penerapan sistem teknologi dalam bidang pengukuran adalah timbangan digital. Alat ini merupakan peraga sebagai alat pengukur suatu berat benda yang di harapkan dapat membantu tidak hanya para pedagangnya tetapi juga para pembeli dengan cara selain menampilkan hasil pengukuran berat melalui LCD,tetapi juga dikeluarkan melalui suara. Alat ini dirancang menggunakan sensor Flexiforce yang di desain untuk mengukur berat obyek. Sensor Flexiforce ini mengubah besaran fisik (berat) menjadi sebuah perubahan resistansi yang berbeda-beda untuk setiap pengukuran berat. Rangkaian yang digunakan untuk merubah keluaran sensor dari perubahan resistansi menjadi perbahan tegangan adalah menggunakan rangkaian jembatan Wheatstone dan rangkaian pengkondisi sinyal berupa rangkaian instrumentasi. Mikrokontroller yang digunakan untuk pengendali system adalah ATmega 8535, ISD (Information Storage Device)2560 digunakan sebagai penyimpan database suara. Sebagai verifikasi data teks digunakan LCD M1632. Pengujian dilakukan dengan menggunakan berat benda yang berbeda-beda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi berat benda yang ingin diukur beratnya serta mengeluarkan hasilnya dalam bentuk suara serta tampilan teks di LCD sesuai dengan berat  benda tersebut. Nilai kesalahan rata-rata pengujian alat secara keseluruhan adalah 4,32%.
SISTEM MONITORING SUDUT LINTASAN PAYLOAD TERHADAP TITIK GROUND CONTROL STATION Yoke Dadik Kristanto; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kompetisi Muatan Roket Indonesiatingkat perguruan tinggi (KOMURINDO) adalahsarana pendidikan dan untuk menarik minatsekaligus menyiapkan calon perekayasa handaldalam teknologi roket dan antariksa. TemaKOMURINDO 2014 adalah Long Range AttitudeMonitoring of Balistic Rocket RUM Payload dimana kita harus memonitor sikap muatan roket diudara dengan kecepatan pengiriman data yangrelatif tinggi, yaitu 57600 bps. sistem yang terdapatdalam muatan roket memerlukan beberapa sensoruntuk memonitor sikap. Pada penelitian inidibahas bagian monitoring sikap berupa sudutlintasan dari posisi ground control station denganmenggunakan GPS receiver dan sensor ketinggian.Monitoring sudut lintasan tersebut akanditampilkan dalam aplikasi perangkat lunak visualyang memuat sudut horisontal dan sudut vertikal.Sistem ini menggunakan nilai garis lintangdan garis bujur dari GPS receiver Ublox NEO-6Muntuk menghitung besar sudut horisontal,sedangkan sudut vertikal dihitung dari nilai garislintang dan sensor ketinggian BMP-180 sesuairumusan trigonometri. Pengujian menunjukkansistem monitoring dapat berfungsi dengan baikmenampilkan nilai sudut lintasan horisontal dansudut lintasan vertikal. Sudut lintasan horisontalmemiliki nilai rata-rata kesalahan sebesar 6.68%untuk jarak muatan roket dan GCS sebesar 5 m,nilai rata-rata kesalahan sebesar 1.90% untukjarak muatan roket dan GCS sebesar 10 m, nilairata-rata kesalahan sebesar 1.15% untuk jarakmuatan roket dan GCS sebesar 20 m. Sudutlintasan vertikal memiliki nilai rata-rata kesalahansebesar 7.11%.Kata kunci: KOMURINDO 2014, GPS, roket,monitoring, ground control station, sudut lintasan.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMBUKA PAGAR OTOMATIS MENGGUNAKAN MODUL BLUETOOTH HC-05 SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI Stefanus Christian; Ponco Siwindarto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pagar adalah salah satu benda yang paling sering kita lihat dan benda yang selalu  ada di  sebagian  besar bangunan.    Hal  ini  dikarenakan  pagar berfungsi sebagai pengaman rumah, pembatas kepemilikan tanah, memperindah tampilan eksterior, dll.  Meskipun sebagian besar fungsi pagar digunakan untuk pengaman rumah, tetapi masih belum bisa dikatakan aman dari berbagai kejahatan di sekitar bangunan.     Oleh  karena  itu  dilakukan  penelitian  untuk  mengatasi  masalah tersebut.   Penelitian ini menggunakan modul  Bluetooth HC-05 sebagai media komunikasi antara pagar dan remote controller. Modul Bluetooth HC-05 serta LCD  karakter  digunakan  sebagai  media  informasi  visual.     Mikrokontroler ATMega 328 digunakan sebagai alat pemroses utama. Penelitian ini merupakan pengembangan dari skripsi sebelumnya yang berjudul ―Sistem Keamanan Pintu Pagar Otomatis Menggunakan Voice Recognition‖ dimana pada penelitian sebelumnya menggunakan gelombang radio yang dipasang pada klakson kendaraan.   Penelitian tersebut bekerja pada saat tombol klakson ditekan dan sensor merespon output dari tombol tersebut yang selanjutnya pagar akan bergerak sesuai dengan indikator yang telah diberikan. Pada penelitian ini digunakan modul Bluetooth HC-05 sebagai  pemancar dan penerima sinyal.   Untuk pengujian penelitian sendiri dilakukan pengulangan pengambilan data dengan berbagai kondisi.   Dari pengambilan data tersebut diperoleh bahwa Bluetooth dapat melalukan pairing pada jarak 0 – 1029 cm dan tidak terpengaruh dengan sudut. Kata kunci— Pagar, Bluetooth, Mikrokontroler
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KECEPATAN KENDARAAN BERBASIS GPS DENGAN SMS SEBAGAI MEDIA PENGIRIMAN DATA Dony Hendra Lesmana; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.613 KB)

Abstract

Kendaraan merupakan sarana transportasi darat yang bermanfaat sekali dalam kehidupan sehari-hari terutama pekerjaan yang menuntut mobilitas. Namun minimnya sistem peringatan dan pengawasan terhadap pengendara seringkali menjadikan kendaraan sebagai mesin pembunuh. Pada jurnal berjudul “Aplikasi Mikrokontroller AT89C51 pada Pengukur Kecepatan” yang disusun oleh Pamungkas Daud dirancang sistem pengukur kecepatan kendaraan menggunakan Light Dependent Resistor (LDR) sebagai sensor. Sistem tersebut hanya mengukur kecepatan kendaraan pada suatu titik lokasi dan tidak dilengkapi fasilitas penyimpanan data kecepatan kendaraan Oleh karena itu diperlukan suatu sistem monitoring kecepatan kendaraan secara real time untuk menekan angka kecelakaan yang diakibatkan pengendara yang mengebut. Data posisi dan kecepatan GPS yang terpasang pada kendaraan akan dikirim secara kontinyu ke PC server melalui fasilitas SMS.Hasil pengujian data kecepatan GPS SkyNav SKM53 memberikan nilai kesalahan terkecil 3,851 km/jam dan kesalahan terbesar 9,089 km/jam. Kesalahan ini dapat diperbaiki dengan mengalikan data kecepatan GPS dengan konstanta 1,1457 yang merupakan gradien grafik perbandingan kecepatan GPS terhadap kecepatan kendaraan sehingga menghasilkan kesalahan terkecil 1,467 km/jam dan kesalahan terbesar 3,173 km/jam. Data monitoring kecepatan berhasil dikirim dengan interval waktu 1 menit melalui SMS dan sistem penerima berhasil menerima data posisi serta kecepatan sehingga dapat dijadikan referensi perilaku pengemudi sehari-hari.Kata kunci - Monitoring, Kecepatan Kendaraan, GPS, SMS.
IMPLEMENTASI FILTER DIGITAL FIR (FINITE IMPULSE RESPONSE) PADA FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAYS (FPGA) Rizki Jumadil Putra; Mochammad Rif'an; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.25 KB)

Abstract

Filter FIR merupakan filter digital yang mempunyai impulse terbatas. FPGA merupakan salah satu hardware yang dapat mengaplikasikan Filter FIR.Kelebihan memakai FPGA untuk pemrosesan sinyal digital antara lain adalah mempunyai kemampuan untuk menangani beban komputasi yang berat karena FPGA bekerja secara paralel.Hasil pengujian Filter FIR yang telah diimplementasikan pada FPGA menunjukkan ketika filter digital FIR diberi masukan sinyal sinusoida 20-22.000 Hz, maka sinyal dibawah 20.000 Hz tetap diloloskan, sedangkan sinyal diatasnya akan teredam. Hal ini menunjukkan kinerja dari filter FIR, baik dengan metode Hamming window, Blackman window maupun Hanning window, filter akan meloloskan sinyal yang frekuensi nya lebih rendah dari frekuensi cut-off yaitu sebesar 20KHz, dan akan meredam frekuensi diatasnyaKata Kunci— FPGA, Filter FIR, Modul Hamming window, Hanning window, Blackman window.
Desain dan Implemetasi Grid-Based Map Sebagai Sistem Pengenalan Posisi Pada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Divisi Beroda Nur Iskandar Juang; Waru Djuriatno; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.07 KB)

Abstract

Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) merupakan ajang perlombaan robotika nasional yang terdiri atas Divisi Beroda dan Divisi Berkaki. Salah satu masalah yang sering dihadapi dalam perlombaan adalah pengenalan posisi robot. Tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan grid-based map sebagai sistem pengenalan posisi pada robot beroda. Pada peta yang dirancang terdapat informasi mengenai jarak bagian depan, belakang, kiri dan kanan robot pada posisi tertentu. Sensor ultrasonik PING))) digunakan robot digunakan untuk mengukur jarak robot terhadap dinding dan sensor magnetic compass digunakan robot untuk menentukan arah orientasi robot terhadap arena pertandingan. Berdasarkan hasil pengujian sensor ultrasonik PING))), dapat diketahui rata-rata kesalahan pengukuran jarak adalah sebesar 0,23 cm dengan kesalahan terbesar adalah 0,4 cm. Hasil pembacaan sensor magnetic compass menunjukkan rata-rata kesalahan pembacaan sudut sebesar 1,8° dengan kesalahan pembacaan terbesar sebesar 4°. Dari hasil pengujian keseluruhan, sistem pengenalan posisi menggunakan grid-based map dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan perancangan yang diinginkan.Kata Kunci : grid-based map, KRPAI divisi beroda, magnetic compass, sensor ultrasonik.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATISASI PENERANGAN DAN MOTION DETECTOR SEBAGAI PROTEKSI KERAMBA PADA SENTRA BUDIDAYA IKAN M. Saddam Rizky D.; Mochammad Rif'an; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.484 KB)

Abstract

Keramba merupakan salah satu metode budidaya ikan yang banyak dijumpai di Jawa Timur, salah satunya terdapat  di Desa  Jatiguwi Sumberpucung kab. Malang yang berdekatan dengan bendungan Karangkates. Kondisi existing yang dialami masyarakat di Desa Jatiguwi yaitu sering terjadinya pencurian ikan dan perusakan jala keramba dikarenakan tidak adanya penerangan pada malam hari. Solusi yang dibuat masyarakat setempat selama ini yaitu membuat penerangan dengan cara menarik kabel konduktor dari rumah ketengah danau sejauh 500 meter dan dijaga setiap malam. Hal tersebut jelas berbahaya apabila kabel konduktor terkelupas atau terjadi hubung singkat, sehingga dibutuhkan sistem penerangan dan proteksi keramba yang aman dan efisien. Hasil pengujian sistem terhadap blok rangkaian charging menunjukkan bahwa untuk mengisi accu dari 10,2V – 12,03V dibutuhkan waktu selama 3,5 jam dengan arus rata-rata 1,3Ah. Hasil pengujian sistem terhadap blok cuk converter menunjukkan bahwa rangkaian cuk converter mampu menaikkan dan menurunkan tegangan dengan selisih rata-rata sebesar 5,66%. Hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa sistem telah bekerja dengan baik dengan mensuplai tegangan konstan rata-rata sebesar 9,8V sebagai masukan lampu LED dengan selisih rata-rata 1,95% terhadap tegangan acuan. Energi total yang dibutuhkan sistem dalam satu hari sebesar 4,9Ah. Kata kunci : Keramba, Penerangan, Sistem Proteksi, Cuk Converter.